"Apa yang terjadi saat aku pergi membawa Safira?" tanya Shine to the point.
Kini giliran Xavier yang akan di interogasi oleh Shine. Xavier buka tipe orang yang akan adu otot, otak nya bisa dia andal kan dalam segala hal.
"Tidak terjadi apa-apa, aku hanya memberi kan pelajaran pada pria itu dan anak buah nya tidak terima dan menyerang balik. Aku melarang anggota lain untuk ikut bergabung," jelas Xavier ingin pergi.
"Jangan menutupi hal sekecil apa pun dari ku, atau kau akan ku tendang dari perusahaan ku," seru Shine dengan tenang. Namun ucapan nya membuat Xavier berhenti.
Mau tidak mau dia harus mencerita kan semua nya. Meski pun dia tidak memberi tahu pada Shine, pasti bos nya itu juga akan mengetahui nya.
"Elvio Anggara, putra tunggal dari pemilik perusahaan Anggara Grup, partner bisnis tuan besar," jelas Xavier.
"Apa hubungan nya dengan istri ku?" tanya Shine lagi.
"Dia mengetahui pernikahan kontrak Nyonya dengan Tuan. Bah kan dia tau kapan kontrak itu akan berakhir."
"Hubungan nya dengan diri nya, apa dia...,"
"Benar Tuan, dia berpesan pada saya bahwa dia jatuh cinta pada Nyonya," jelas Xavier.
Wajah Shine tampak mengeras. "Rendahan," ucap nya.
**
Safira yang sejak tadi bolak balik dari apotik satu ke apotik lain nya mulai merasa lelah. Dia sejak tadi sudah mencari di berbagai apotik bahkan warung-warung kecil, sama sekali tidak ada yang menjual obat kontrasepsi.
Tidak mungkin dia pergi ke rumah sakit besar hanya untuk mencari itu bukan. Dia bisa di judge orang sebagai wanita apa nanti nya.
Dia menghapus keringat di wajah nya. Dia saat ini di depan sebuah rumah sakit.
"Mau minum?" tanya seorang pria tiba-tiba menawar kan minum pada Safira.
Wanita itu melihat siapa pria baik yang menawar kan nya minuman di tengah dahaga nya.
"Kau..."
"Safira bukan?" tanya pria itu.
"Alexxx, Kenap kau di sini?" tanya Safira melihat jas putih yang melekat pada tubuh pria itu.
Alex adalah mantan Safira sewaktu SMA kelas sebelas. Namun mereka putus karena orang tua Alex tidak setuju dengan hubungan Safira yang sebatang kara.
"Seperti yang aku lihat, aku seorang dokter di sini," jawab Alex tersenyum bahagia melihat Safira.
"Kamu sendiri, apa yang kau laku kan di sini?" tanya Alex menatap lekat ke arah Safira.
"Aku sedang jal..., Aku tinggal di sini bersama suami ku," ucap Safira.
Dia bisa melihat perubahan wajah Alex yang berubah masam itu.
Safira tau Alex masih menyukai nya sampai saat ini. Terlihat dari tatapan Alex yang masih sama seperti dulu pada nya. Dia tidak ingin memberi kan harapan palsu pada mantan nya itu.
Alex hanya tersenyum tapi tidak seperti senyuman sebelum nya.
"Bisa kah itu tetap menjadi teman Safira. Setidak nya kita sama-sama tinggal di negara ini kita bisa berbicara meski pun tidak menjalin hubungan spesial," tanya Alex
"Aku sudah punya suami Lex," jawab Safira. Terdiam beberapa saat Safira buka suara lagi.
"Tapi jika sebagai teman boleh saja," jawab Safira tidak ingin mematah kan kemauan Alex.
"So what you do here?" tanya Alex.
Safira hampir lupa tujuan utama nya datang ke sini. Dia melihat Alex mengguna kan jas putih, berati dia bisa lebih mudah untuk mendapat kan obat itu.
Jangan lupa like nya 😊👍👍
Horas ✋✋✋
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 123 Episodes
Comments
Titin Itin
lnjuuuut thoooor
2023-02-14
0
As Lamiah
waw gak nyangka ya safir banyak fens nya semoga safir bisa mendapatkan kebahagiaan yg safir harapkan dan mendapatkan kasihsayang yg tulus
semangat tour semoga sehat selalu 💪💪💪 semangat tour
2023-02-14
0
Desilia Chisfia Lina
wih apa nih yang akan di lakukan shien tau istrinya banyak yang menyukai
2023-02-14
0