Part 5

Di malam hari, Safira tiduran di ranjang sambil meratapi nasib nya.

Ternyata dia tidak hamil saat melakukan nya bersama dengan Shine waktu itu.

Kehidupan nya saat ini pun sangat lah menyedih kan, meski pun tidak perlu berusaha payah mencari uang seperti dulu dia sama sekali tidak bahagia.

Tidak seperti impian nya dulu, mempunyai anak, suami yang baik. Hidup sederhana di tengah kebahagiaan keluarga. sangat jauh.

Hidup di mansion ini seperti hidup di tengah hutan bagi nya. Kesepian, merasa bodoh dan tidak di anggap. Tidak ada beda nya saat hidup di negeri Cina.

Tidak terasa air mata Safira terjatuh. Dia mulai menangis, seperti biasa pelampiasan nya hanyalah menangis. Tiba-tiba ponsel nya berdering, ternyata itu panggilan masuk dari ibu mertua. Dengan cepat Safira menetral kan wajah nya dan menghapus air mata nya.

"Halo mom," ucap Safira dengan tersenyum dan penuh sopan.

"Hai Sayang, apa kabar?" tanya Ros di seberang sana.

"Baby, kau ingin terlambat? Sekalian saja tidak usah pergi." Terdengar suara ayah mertua Safira di seberang sana.

"Nak, to the point saja. Kapan mommy akan punya cucu? Sudah hampir tiga tahun loh. Bukan nya memaksa, tapi mommy sangat ingin."

"Cepat Baby!"

"Sudah itu saja, mommy harus pergi. By..." ucap Ros di seberang sana langsung menarik kan ponsel nya.

Safira menghela napas. "Anak? Mimpi mu terlalu jauh mommy, maaf aku akan mengecewakan mu," ucap Safira tertunduk lesu. Lagi-lagi air mata nya menjadi pelampiasan diri nya.

Hampir tiga jam meratapi nasib, Safira tiba-tiba menghapus air mata nya dengan kasar. Dia turun dari ranjang dan pergi ke cermin. Dia berkaca di sana.

Srak

Alat make up yang ada di sana bersera kan di lantai. Dia benci melihat benda kecanti kan itu, dia membenci nya.

"Bodoh, kenapa harus tampil selalu cantik di depan nya. Dia tidak tertarik sama sekali dengan mu," ucap Safira pada diri nya sendiri sambil melihat ke arah cermin.

Safira memandangi diri nya yang saat ini. Menor, terlalu banyak gaya, bahkan dress nya saat ini harga nya di luar nalar. Hanya berada di rumah saja hsrus mengguna kan dress seperti ini. "Sungguh membosan kan!" ucap Safira. Dia dalam bola mata itu tersirat penampa kan meremeh kan.

Beberapa saat dia memandangi diri nya di cermin, akhir nya dia menuju ranjang nya. Tidak peduli kaki nya tidak beralas dan menginjak bebrapa pecahan kaca membuat kaki nya terluka dan mengeluar kan darah.

Dua bulan lagi, dia akan keluar dari mansion yang tidak memiliki penghuni ini, dia sudah cukup menjadi patung bernafas di mansion ini. Safira mulai menutup mata, namun dia mendengar ada suara mobil yang memasuki mansion.

Safira terbangun dan melihat siapa yang berada di mobil itu. Safira bisa menebak yang berada di mobil adalah Shine, namun dia masih terus saja menatap mobil itu.

Benar tebakan nya, ada wanita lain yang di bawa Shine ke dalam mansion. Entah siapa nama wanita itu, tapi Shine juga pernah membawa nya ke mansion ini.

Safira tersenyum pahit, "CK, jangan terlalu berharap Safira," batin wanita itu. Dia memilih kembali ke atas ranjang dan menutup mata, dia tidak melaku kan kegiatan yang seperti biasa nya menyambut kepulangan Shine. Dia juga tidak peduli dengan apa yang di laku ke dua orang itu.

Sedang kan Shine di bawah, melihat tidak ada Safira, dia berhenti sebentar. Kepala pelayan yang melihat itu melihat ada seseorang yang kurang.

"Maaf Tuan, saya akan memanggil Nyonya," ucap nya. Namun jari Shine menghenti kan niat pelayan.

Shine naik ke atas dan meninggal kan wanita yang di bawa nya ke mansion. Yah, selalu ada batasan untuk setiap wanita yang di bawa eh Shine ke mansion cukup hanya sampai di ruangan makan saja, tidak lebih.

Shine berhenti di depan pintu kamar Safira sejenak, entah apa yang di pikir kan pria itu, dia kembali melanjut kan langkah nya.

Shine mengganti pakaian nya dan hendak turun ke bawah, namun tidak jadi dan dia l bij memilih merebah kan diri di atas ranjang. Dia bersandar dan menjadi kan tangan nya sebagia sandaran nya.

Dia mengambil sebuah foto dari laci meja nya, dia adalah cinta pertama Shine. Mereka berpisah saat menempuh sekolah menengah pertama. Sayang nya wanita itu pergi meninggal kan bumi dan meninggal kan Shine sendirian, sejak itu lah dia mulai mengenal dunia malam dan bermain dengan wanita-wanita bayaran.

Sama hal nya dengan Safira, Shine benar-benar mengingat bahwa dia tidak melaku kan apa pun pada wanita itu karena obat penambah gairah itu sudah hilang di ganti kan dengan rasa sakit untuk menahan nya saat itu. Dia tidak mampu lagi berpindah ke apartemen nya dan memilih menumpang tidur di sana.

Dia juga kaget ketika mendengar seorang wanita yang meminta pertanggung jawaban dari nya. Yah Shine menerima pernikahan oyt dan mencup Safira adalah wanita murahan yang gila uang.

Dia meletak kan foto itu di atas meja dan mulai merubah kan diri, dia sama sekali tidak peduli dengan wanita nya yang berada di bawah.

Hanya dia bulan lagi, drama wanita murahan yang di kata kan oleh Shine akan berkahir

Tidak ada yang tau kenapa Shine selalu membawa wanita yang berbeda setiap kembali ke mansion.

Namun melarang mereka masuk ke lantai atas dan hanya membiar kan Safira bebas berkeliaran di sana.

Pagi hari nya, matahari mulai menampak kan diri nya dan cahaya nya mulai menyinari bumi Pertiwi. Seorang pria terbangun karena terusik dengan cahaya itu.

Samar dia mulai membuka mata, yah itu adalah Shine. Pria sejuta pesona yang selalu membuat wanita di luaran sana menjerit-jerit.

Tidak kalah dari Daddy nya, Shine juga seorang player tapi itu dulu setelah kematian sang kekasih.

Shine melihat seorang wanita sedang berjalan-jalan di kamar nya. Bolak balik ke sana kemari entah melaku kan apa.

Shine siaga ketika melihat wanita itu bukan lah wanita yang sering di lihat nya.

"Siapa?" batin Shien. Dia mulai menetral kan mata nya dan melihat siapa wanita yang berada di sana.

Ternyata itu adalah istri kontrak nya, namun kali ini wanita itu tidak berpakaian lebih seperti sebelum-sebelum nya. Kaos polos kebesaran dan rambut yang di ikat asal-asalan di tambah wajah natural tanpa make up membuat Shine terpesona.

Namun sesaat kemudian dia sadar, dia tidak akan terpesona oleh rayuan atau apa pun itu tentang Safira. Dia bangkit berdiri seolah-olah tidak ada manusia di sana.

Safira yang biasa nya selalu tersenyum meski pun di abai kan tidak lagi menunjuk kan tingkah bodoh nya lagi. Dia benar-benar fokus pada pekerjaan nya.

Shine juga merasa aneh, biasa nya Safira akan tersenyum pada nya atau sekedar menyapa nya meski pun dia tidak menyahut nya sama sekali.

Setelah menyelesai kan semua tugas nya di sana, Safira keluar dari sana dan beberes di meja makan, para pelayan sudah menata makanan di sana.

Setelah semua selesai, dia duduk dan menunggu sang suami. Dia tidak berbicara sedikit pun pada pelayan.

Seorang pelayan tiba-tiba memanggil nya.

"Nyonya, Nona Sabrina ingin meminjam kan satu dress pada Nyonya. Dia menyuruh Nyonya mengambil nya dan me.beri kan pada saya," ucap pelayan itu.

"Siapa Sabrina?" tanya Safira pura-pura tidak tau. Pada hal dia sudah yakin bahwa Sabrina itu adalah wanita nya sang suami.

Semua wanita yang selalu datang ke mansion selalu saja semena-mena pada Safira. Jika dia tidak menurut, dia akan di ancam di lapor kan pada Shine, hal itu sukses membuat Safira takut dan menuruti permintaan para wanita Shine.

"Dia adalah wanita yang di bawa Tuan kemarin Nyonya," Jawab pelayan itu.

"Suruh dia ke sini!" perintah Safira dengan dingin. Pelayan yang berada di sekitar meja makan sangat terkejut mendengar suara Safira.

"Ba...ba..ik Nyonya," pelayan itu gugup karena suara dingin Safira.

Tidak terkecuali Shine yang berada di tangga. Dia terkejut mendengar penola kan Safira, dia merasa ada sesuatu yang aneh dengan sikap wanita itu. Dia tetap berada di sana dan ingin melihat ke lanjutan masalah ini.

Wanita yang bernama Sabrina itu dengan cepat datang ke meja makan.

"Wanita sialan, siapa kau yang menyuruh ku datang menemui mu hah?" teriak Sabrina kencang.

Semua wanita yang di bawa ke mansion tidak mengetahui siapa sebenar nya Safira.

Tapi melihat wanita itu bebas di mansion ini dan bisa naik ke lantai atas mereka semua sangat iri.

pernah sekali mereka menebak Safira adalah istri Shine, tapi tidak mungkin karena tidak ada kabar tentang itu. Tidak mungkin pernikahan seorang pria penguasa tidak di liput bukan?

"Safira yang sudah duduk dan sedang memakan buah dengan santai terlonjak mendengar teria kan keras itu.

Dia langsung berdiri dan menatap tajam ke arah Sabrina.

Tangan nya dengan cepat meraih rambut panjang Sabrina dan mendorong wajah Sabrina ke buah yang tadi di makan nya.

"Jaga sopan santun mu *** *** sialan, ini bukan mansion mu," ucap Safira dengan dingin

Sabrina merasa sangat malu di depan para pelayan. Dia ingin menampar Safira, namun tidak jadi karena melihat Shine berada di tangga.

Wanita licik seperti Sabrina mulai bertingkah. Mata nya melihat ke arah meja di mana air panas ada di samping Safira.

Dengan cepat wanita itu sengaja mengambil air minum panas itu dan meletak kan nya sebentar di tangan Safira.

Sabrina mendekat dan menarik tangan Safira tiba-tiba dan menyiram kan air panas itu pada tangan nya.

"Ahh, panasss," teriak Sabrina dengan keras.

Safira merasa aneh, wanita di hadapan nya sungguh bodoh.

Tiba-tiba Shine berada di belakang mereka.

"Apa yang terjadi?" tanya Shine dengan dingin.

"Dia...dia menyiram kan air panas ke tangan ku," adh Sabrina menampak kan wajah sedih nya. Di langsung berhamburan ke pelukan Shine.

Shine menatap tajam ke arah Safira.

"Apa benar?" tanya Shien dengan dingin.

Tanpa basa-basi, Safira mengambil air panas yang ada di sana dan menyiram kan air itu ke tangan nya. Meskipun terasa panas dan rasa nya akan melepuh, Safira tetap bertahan.

"Puas?" ucap Safira melihat ke arah Shine. Setelah itu dia meninggal kan drama menjijik kan itu.

Shine merasa aneh dengan sikap istri nya itu. Sebenar nya dia melihat kejadian itu, apa salah nya jika dia bertanya.

Shine melihat kepergian wanita itu ke lantai atas. Ada sesuatu yang tersirat di pikiran pria itu.

Makasih untuk yang selalu hadir🙏

Jangan lupa like nya 😊👍👍👍

Horas ✋✋✋

Terpopuler

Comments

Shhh just Secret

Shhh just Secret

seiring dengan berjalan nya waktu..hati seorang isteri pasti akan terbiasa akan sikap sang suami..yang Playboy..jika Safira mau..bisa akan dia menjadi playgirl..biar impas gitu

2023-03-11

0

🍒🍓~♡SugarBerry♡~🍓🍒

🍒🍓~♡SugarBerry♡~🍓🍒

woww

2023-02-05

0

🍒🍓~♡SugarBerry♡~🍓🍒

🍒🍓~♡SugarBerry♡~🍓🍒

next

2023-02-05

0

lihat semua
Episodes
1 Flashback 1
2 Flashback 2
3 Flashback 3
4 Part 4
5 Part 5
6 Part 6
7 Part 7
8 Part 8
9 Part 9
10 Part 10
11 Part 11
12 Part 12
13 Part 13
14 Part 14
15 Part 15
16 Part 16
17 Part 17
18 Part 18
19 Part 19
20 Part 20
21 Part 21
22 Part 22
23 Part 23
24 Part 24
25 Part 25
26 Part 26
27 Part 27
28 Part 28
29 Part 29
30 Part 30
31 Part 31
32 Part 32
33 Part 33
34 Part 34
35 Part 35
36 Part 36
37 Part 37
38 Part 38
39 Part 39
40 Part 40
41 Part 41
42 Part 42
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Part 47
48 Part 48
49 Part 49
50 Part 50
51 Part 51
52 Part 51
53 Part 53
54 Part 54
55 Part 55
56 Part 56
57 Part 57
58 Part 58
59 Part 59
60 Part 60
61 Part 61
62 Part 62
63 Part 63
64 Part 64
65 Part 65
66 Part 66
67 Part 67
68 Part 68
69 Part 69
70 Part 70
71 Part 71
72 Part 72
73 Part 73
74 Part 74
75 Part 75
76 Part 76
77 Part 77
78 Part 78
79 Part 79
80 Part 80
81 Part 81
82 Part 82
83 Part 83
84 Part 84
85 Part 85
86 Part 86
87 Part 87
88 Part 88
89 Part 90
90 Part 90
91 Part 91
92 Part 92
93 Part 93
94 Part 94
95 Part 95
96 Part 96
97 Part 97
98 Part 98
99 Part 99
100 Part 100
101 Part 101
102 Part 102
103 Part 103
104 Part 104
105 Part 105
106 Part 106
107 Part 107
108 Part 108
109 Part 109
110 Part 110
111 Part 111
112 Part 112
113 Part 113
114 114
115 Part 115
116 Part 116
117 Part 117
118 Part 118
119 Part 119
120 Part 120
121 Part 121
122 Part 122
123 Part 123
Episodes

Updated 123 Episodes

1
Flashback 1
2
Flashback 2
3
Flashback 3
4
Part 4
5
Part 5
6
Part 6
7
Part 7
8
Part 8
9
Part 9
10
Part 10
11
Part 11
12
Part 12
13
Part 13
14
Part 14
15
Part 15
16
Part 16
17
Part 17
18
Part 18
19
Part 19
20
Part 20
21
Part 21
22
Part 22
23
Part 23
24
Part 24
25
Part 25
26
Part 26
27
Part 27
28
Part 28
29
Part 29
30
Part 30
31
Part 31
32
Part 32
33
Part 33
34
Part 34
35
Part 35
36
Part 36
37
Part 37
38
Part 38
39
Part 39
40
Part 40
41
Part 41
42
Part 42
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Part 47
48
Part 48
49
Part 49
50
Part 50
51
Part 51
52
Part 51
53
Part 53
54
Part 54
55
Part 55
56
Part 56
57
Part 57
58
Part 58
59
Part 59
60
Part 60
61
Part 61
62
Part 62
63
Part 63
64
Part 64
65
Part 65
66
Part 66
67
Part 67
68
Part 68
69
Part 69
70
Part 70
71
Part 71
72
Part 72
73
Part 73
74
Part 74
75
Part 75
76
Part 76
77
Part 77
78
Part 78
79
Part 79
80
Part 80
81
Part 81
82
Part 82
83
Part 83
84
Part 84
85
Part 85
86
Part 86
87
Part 87
88
Part 88
89
Part 90
90
Part 90
91
Part 91
92
Part 92
93
Part 93
94
Part 94
95
Part 95
96
Part 96
97
Part 97
98
Part 98
99
Part 99
100
Part 100
101
Part 101
102
Part 102
103
Part 103
104
Part 104
105
Part 105
106
Part 106
107
Part 107
108
Part 108
109
Part 109
110
Part 110
111
Part 111
112
Part 112
113
Part 113
114
114
115
Part 115
116
Part 116
117
Part 117
118
Part 118
119
Part 119
120
Part 120
121
Part 121
122
Part 122
123
Part 123

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!