Part 8

Setelah urusan kamar mandi selesai, Fira pergi ke meja bar. Dia memesan wine dan merasa kan nya sedikit demi sedikit, dia benar-benar yakin akan merasa kan wine itu.

Yah sebelum nya belum pernah, bahkan ke bar saja tidak pernah kecuali ketika kasus Patrick waktu itu dan di tambah saat ini dialah yang jadi pemeran utama di permainan ini.

Seorang pria yang melihat lekuk tubuh Fira merasa tertarik. Terlihat pria itu adalah orang kaya, dari segi wibawa nya juga terlihat, pria itu terlihat sudah memasuki kepala lima.

Dia mendekati Safira.

"Nona, bergabung dengan saya?" tanya pria itu pada Fira.

Wanita itu meneliti tubuh pria yang ada di depan nya.

"Sudah tua. Tidak tau umur," ucap Fira kembali fokus pada minuman nya.

Dia merasa sangat asing dengan wine itu namun meninggal kan sensasi tak biasa di lidah nya.

Tiba-tiba pria di belakang Fira mengeluar kan beberapa Black Card. "Bagaimana?" tanya pria itu pada Fira. Yang di tanya melihat apa yang di keluar kan pria itu dari dompet nya. Dia kemudian tersenyum manis melihat Black Card itu.

"Tidak perlu!" ucap Fira menagambil Card itu dan meletak kan pada pria di depan nya.

"Tapi kau yakin bermain dengan ku? Aku sudah bersuami," ucap Fira di buat lemas.

"Aku tidak peduli, asal kan saya bisa dekat dengan anda Nona," ucap pria itu sambil menengadah kan tangan ke arah Fira meminta tangan wanita itu.

Fira bangkit dan tidak menerima tangan itu.

"Di mana?" tanya Fira. Pria itu berjalan dan mengarah kan Fira ke salah satu meja bar di sana.

Duduk diam sebentar, Fira mengamati wanita yang berada di sekitaran pria itu.

"Pergi!" perintah pria itu, semua wanita yang ada di sana langsung meninggal kan meja dan menatap iri ke arah Fira yang bisa dekat dengan salah satu pelanggan bar yang katlya raya.

"Nona, apa...."

"Kau tidak bertanya siapa suami ku?" tanya Fira meminum Wine di depan nya.

Pria di depan Fira diam-diam tersenyum.

"Tidak Nona, jika pun suami anda datang. Saya bisa mengatasi nya," jawab pria itu.

Segerombolan pria datang tiba-tiba datang ke meja Fira dan pria kepal lima itu.

"Nyo..."

"Pergilah! Aku muak melihat kalian, jika tidak aku sendiri yang akan bertindak di luar nalar!" ucap Fira dengan tegas.

"Dia pikir hanya dia yang bisa bersenang-senang?" batin Fira.

Mau tidak mau, para pengawal memilih mundur dari pada mengambil resiko.

Fira mendekat ke arah pria itu dan duduk di pangkuan nya. Hal ini sama seperti yang di lihat Fira di mansion, siapa lagi jika bukan shine dan wanita nya.

"Apa yang harus ku laku kan? Aku belum pandai?" tanya Fira. Bola mata yang sangat polos itu membuat pria tua itu terlena.

Tangan nya dengan genit langsung menempel pada punggung Fira dan meraba hingga bahu.

Fira mulai merasa kan suhu tubuh nya mulai panas, merasa di raba seperti itu, dia merasa sangat nyaman. Dan tak terasa dia mulai bergerak tak beraturan.

Pria itu mulai tersenyum melihat mangsa nya sudah berada di dalam kendali.

Dia tersenyum ke arah pengawal nya.

Tiba-tiba dia merasa kan pangkuan nya sangat ringan.

DOR DOR

Dia temaba kan di udara terdengar begitu nyaring membuat para penghuni baru kabur seketika.

BUG

"Berani nya kau!" ucap seorang suara bariton sambil mengayun kan tangan nya ke arah pria yang berani menyentuh istri nya.

Pria itu berdiri hendak melawan dan memerintah kan pengawal nya, namun setelah melihat wajah yang berani memukul nya, dia langsung bertekuk lutut dan merangkak ke arah pria itu.

"Maaf Tuan Shine, saya tidak tau jika Nona itu adalah milik anda," ucap pria itu memegang kaki Shine.

"Ahahahaha, kamu tidak bertanya tadi. Aku..aku sudah mengatakan nya tadi ahhh," Fira menjawab dan berjalan sempoyongan ke arah suami nya dan berakhir jatuh karena tidak bisa menahan berat tubuh lagi. Wanita itu juga tertawa tidak jelas sambil menjelas kan.

Untung saja Shine dengan cepat menangkap tubuh Fira hingga tak terjatuh ke lantai marmer bar itu.

"Wow, kenap tiba-tiba wajah mu ada di depan ku. Aishhh, hahaha kau sangat jelek," ucap Fira sambil melihat wajah Shine dari bawah karna pria itu sedang menahan tubuh nya.

Ingin sekali Shine melempar kan istri nya itu ke dalam kandang buaya, tapi tidak terjadi karena dia malah meletak kan Fira dengan benar di salah satu sofa yang ada di sana.

"Tuan, apa saya sudah bisa keluarrr?" Pria itu tiba-tiba berteriak tak terkendali.

DOR

DOR

Dia temba kan sekaligus mengenai kaki dan paha pria itu. Tidak ada ucapan yang keluar, hanya tatapan dingin dan rahang yang mengeras di tuju kan oleh Shine.

"Bagian mana lagi yang bersentuhan dengan tubuh istri ku?" tanya Shine pelan namun mengandung suara membunuh nya.

"Tidak ada lagi Tuan, ahh," pria itu kembali berteriak.

Satu temba kan kembali di luncur kan oleh Shine ke paha sebelah kiri pria itu. Dia melihat dengan jelas tadi, bahwa paha kanan dan kiri milik pria itu di Duduki bokong istri nya.

"Mmmm, panassss," suara Fira menghenti kan aksi gila Shine yang ingin membunuh secara perlahan mangsa nya.

Shine melempar kan pistol itu ke arah Xavier yang berdiri tegak sejak tadi.

"urus dia!" perintah Shine.

Dia langsung menuju ke arah Fira dan mengangkat wanita itu ke dalam dekapan nya dan keluar dari bar meninggal kan kerumunan di sana.

"Mmmm,enak," ucap Fira karena merasa kan leher Shine yang dingin. Dia, tangan nya semakin menjelajah dan memegangi tangan sang suami.

Shine meletak kan Fira di kursi depan dan memasang kan seat belt istri nya dengan cepat.

Dia kemudian masuk ke kursi oengemutdan memaju kan mobil dengan cepat.

Tidak ada suara yang keluar dari mulut sang pria, hanya ocehan Fira yang terdengar sejak tadi berceloteh dengan tidak jelas.

"Ahhh, ku mohon lepas kan ini. Ahhh, panas sekali," ucap Fira secara berulang-ulang membuat Shine kesal.

Dengan terpaksa pria itu melepas kan seat belt Fira agar waniritu bebas. Namun salah, dia yang membuat wanita itu semakin bertingkah liar.

Dia melihat Fira semakin berani membuka pakaian mini wanita itu. Tanktop tipis yang di guna kan Fira sudah mulai beranta kan bah kan hampir lepas.

Tangan Shine memegang tanktop tipis yang hampir terlepas itu. Fira justru beralih ke tubuh Shine.

Tangan nya malah meraba-raba tangan Shine hingga sampai ke dada pria itu.

Shine mulai tidak fokus mengemudi, beberapa kali Fira hampir menyentuh milik nya dan menciumi leher nya.

"Safira, sadar lah, kita sedang berad di dalam mobil," ucap Shine.

Bagaimana seorang wanita yang sudah mabuk dan di di berikan obat perangsang bisa sadar dan mendengar keluhan Shine. Fira kini beralih ke kancing kameja Shine karena sejak tadi tangan nya selalu di tepis di bagian bawah.

Wanita itu membuka satu persatu kancing kameja Shine dan menciumi perut sixpack sang suami. Di sana terasa dingin membuat Fira betah berlama-lama.

Shine mengerang dengan keras, tubuh nya mulai bereaksi. Biasa nya dia bisa mengendali kan diri bukti nya selama hampir tiga tahun dia bisa menahan hasrat nya sebagai laki-laki.

Perkiraan tak terduga, tangan Fira mengelus milik nya sambil menciumi perut Shine.

Mobil secara tiba-tiba berhenti mendadak karena Shine menginjak rem dengan tiba-tiba.

Tangan nya menahan kepala sang istri agar tidak mengenai dashboard mobil.

"Kau yang memaksa ku! Jangan menyesal nanti," ucap Shine mengarah kan Mulut Fira ke arah milik nya.

Jangan lupa like nya 😊👍👍👍

Horas ✋✋✋

Terpopuler

Comments

Shuhairi Nafsir

Shuhairi Nafsir

membosankan dengan sikapnya Fira cewek murahan. lebih teruk daripada Sabrina. Fira kamu telah menjatuhkan maruah sebagai seorang wanita yg dinamakan isteri

2023-05-30

1

🍒🍓~♡SugarBerry♡~🍓🍒

🍒🍓~♡SugarBerry♡~🍓🍒

lanjut

2023-02-07

0

imah

imah

wow belah duren gaessss

2023-02-07

0

lihat semua
Episodes
1 Flashback 1
2 Flashback 2
3 Flashback 3
4 Part 4
5 Part 5
6 Part 6
7 Part 7
8 Part 8
9 Part 9
10 Part 10
11 Part 11
12 Part 12
13 Part 13
14 Part 14
15 Part 15
16 Part 16
17 Part 17
18 Part 18
19 Part 19
20 Part 20
21 Part 21
22 Part 22
23 Part 23
24 Part 24
25 Part 25
26 Part 26
27 Part 27
28 Part 28
29 Part 29
30 Part 30
31 Part 31
32 Part 32
33 Part 33
34 Part 34
35 Part 35
36 Part 36
37 Part 37
38 Part 38
39 Part 39
40 Part 40
41 Part 41
42 Part 42
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Part 47
48 Part 48
49 Part 49
50 Part 50
51 Part 51
52 Part 51
53 Part 53
54 Part 54
55 Part 55
56 Part 56
57 Part 57
58 Part 58
59 Part 59
60 Part 60
61 Part 61
62 Part 62
63 Part 63
64 Part 64
65 Part 65
66 Part 66
67 Part 67
68 Part 68
69 Part 69
70 Part 70
71 Part 71
72 Part 72
73 Part 73
74 Part 74
75 Part 75
76 Part 76
77 Part 77
78 Part 78
79 Part 79
80 Part 80
81 Part 81
82 Part 82
83 Part 83
84 Part 84
85 Part 85
86 Part 86
87 Part 87
88 Part 88
89 Part 90
90 Part 90
91 Part 91
92 Part 92
93 Part 93
94 Part 94
95 Part 95
96 Part 96
97 Part 97
98 Part 98
99 Part 99
100 Part 100
101 Part 101
102 Part 102
103 Part 103
104 Part 104
105 Part 105
106 Part 106
107 Part 107
108 Part 108
109 Part 109
110 Part 110
111 Part 111
112 Part 112
113 Part 113
114 114
115 Part 115
116 Part 116
117 Part 117
118 Part 118
119 Part 119
120 Part 120
121 Part 121
122 Part 122
123 Part 123
Episodes

Updated 123 Episodes

1
Flashback 1
2
Flashback 2
3
Flashback 3
4
Part 4
5
Part 5
6
Part 6
7
Part 7
8
Part 8
9
Part 9
10
Part 10
11
Part 11
12
Part 12
13
Part 13
14
Part 14
15
Part 15
16
Part 16
17
Part 17
18
Part 18
19
Part 19
20
Part 20
21
Part 21
22
Part 22
23
Part 23
24
Part 24
25
Part 25
26
Part 26
27
Part 27
28
Part 28
29
Part 29
30
Part 30
31
Part 31
32
Part 32
33
Part 33
34
Part 34
35
Part 35
36
Part 36
37
Part 37
38
Part 38
39
Part 39
40
Part 40
41
Part 41
42
Part 42
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Part 47
48
Part 48
49
Part 49
50
Part 50
51
Part 51
52
Part 51
53
Part 53
54
Part 54
55
Part 55
56
Part 56
57
Part 57
58
Part 58
59
Part 59
60
Part 60
61
Part 61
62
Part 62
63
Part 63
64
Part 64
65
Part 65
66
Part 66
67
Part 67
68
Part 68
69
Part 69
70
Part 70
71
Part 71
72
Part 72
73
Part 73
74
Part 74
75
Part 75
76
Part 76
77
Part 77
78
Part 78
79
Part 79
80
Part 80
81
Part 81
82
Part 82
83
Part 83
84
Part 84
85
Part 85
86
Part 86
87
Part 87
88
Part 88
89
Part 90
90
Part 90
91
Part 91
92
Part 92
93
Part 93
94
Part 94
95
Part 95
96
Part 96
97
Part 97
98
Part 98
99
Part 99
100
Part 100
101
Part 101
102
Part 102
103
Part 103
104
Part 104
105
Part 105
106
Part 106
107
Part 107
108
Part 108
109
Part 109
110
Part 110
111
Part 111
112
Part 112
113
Part 113
114
114
115
Part 115
116
Part 116
117
Part 117
118
Part 118
119
Part 119
120
Part 120
121
Part 121
122
Part 122
123
Part 123

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!