Shine kurang suka dengan perlakuan Safira saat ini.
"Bekerja sama lah Tuan Shine yang terhormat, mommy dan Dad Dika sedang ada di sini," bisik Fira dengan pelan.
Akhir nya Shine mau bekerja sama dengan Fira.
Mendengar nama mommy dan Dad nya di sebut akhir nya dia mau bekerja sama. Namun hati nya bimbang saat ini, apa dia harus mengata kan tentang perceraian nya yang sudah dekat ke pada Mommy dan Dad nya, dia bimbang, apa ini memang jalan terakhir untuk rumah tangga nya?
"Mommy?" ucap Fira tiba-tiba membuat Shine menjadi fokus. Safira dan Rosaline sama-sama berpelu kan. Kemudian memberi kan salam pada Dika, dan di sambut wajah datar tak berekspresi pria itu.
"Shine, ikut Dad. Baby, masak lah sesuatu kami ada urusan sebentar," ucap Dika Berdiri dan di angguki oleh Ros.
"Ingat waktu kita hanya tiga jam, jangan lebih. Suruh pelayan untuk membantu mu!" perintah Dika kemudian berjalan di ikuti Shine.
Sesampai nya di ruang kerja, baru saja pintu tertutup, sebuah pukulan melayang ke perut Shine.
"Aku tidak peduli dengan wanita mu yang selalu kau bawa ke mansion murahan mu ini dan menyiksa bahkan membunuh istri mu. Aku tidak peduli, tapi jangan pernah membuat istri ku menangis bahkan menyalah kan ku atas kesalahan mu!" perintah Dika dengan tegas.
Dia sengaja tidak memukul wajah sang putra karena nanti akan berimbas pada diri nya juga. Jika ke perut nya sang Nyonya tidak akan melihat bekas nya nanti.
Shine merasa kan tekanan pukulan itu lumayan kuat. Ini lah Dad nya jika menyangkut sang mommy sangat sensitif.
Shine menahan napas agar tidak.mebgeluar kan suara kesakitan nya. Wajah nya di buat sedatar mungkin.
"Jangan menahan nya, Max saja tidak tahan dengan pukulan ku!" ucap Dika duduk santai di sofa yang ada di sana.
Mendengar itu Shine langsung menghirup udara dengan kasar, baru kali Shine mendapat kan pukulan sekeras ini. Memang Dika dan Max ada di atas nya, para mafia itu memang bukan saingan nya, karena sejarah nya mereka adalah pembangunan dunia bawah tanah Browns.
Shine tidak mau menerima turunan dad nya. Dia tidak mau menjadi pemimpin klan Black Sky. Dia ingin menjadi orang biasa di atas kekuatan nya sendir dan Dika menghargai keputusan sang anak.
"Aku mendengar kalian akan cerai dalam beberapa Minggu lagi," seru Dika menatap Shine.
Shine langsung melihat tak percaya ke arah Daddy nya. "Apa wanita itu mengadu pada Daddy?" batin Shine
"Jauh kan pikiran mu jika berpikir Istri mu mengadu pada Daddy. Dan ingat mommy mu tidak mengetahui nya," seru Dika.
Dia berdiri dari duduk nya. "Jangan menyesal seperti ku dulu Shine!" ujar Dika lalu berjalan ke arah sofa yang lebih lebar di sana. Dia menyandar kan tubuh nya di sofa itu dan tiduran.
"Dan ingat, jangan membuat istri ku menangis, sejak awal dia sudah berusaha menasehati mu untuk tidak bermain wanita, air mata nya terlalu berharga untuk anak bodoh seperti mu!" perintah Diak dengan tegas.
Lalu dia benar-benar mencoba untuk tidur sebelum sang istri memanggil diri nya untuk makan. dalam waktu dekat neraka harus kembali lagi ke Spanyol karena ada urusan yang tidak bisa di hindari di sana.
Sekitar satu jam berlalu, Shine bersama dengan Sama-sama turun dari ruang kerja karena sudah di panggil oleh pelayan.
Shine bisa melihat kekompa kan antara mommy dan istri kontrak nya.
"Kau lihat mommy mu, dia sangat menyukai istri mu," ucap Dika sambil berjalan dan menyapa istri kecil nya.
"CK, apa yang masuk Baby? Ralat, resep apa yang kau berikan pada koki?" ejek Dika di sertai candaan nya.
Ros merasa di permalu kan di sini, terutama di depan menantu nya yang bisa memasak.
"Isss, jangan seperti itu. Aku kan malu di depan menantu jika di ejek seperti itu," ucap Ros memeluk sang suami dan mencubit perut sixpack suami nya.
Dika hanya tertawa menerima kekerasan dalam rumah tangga yang selalu di terima nya.
"No Mom, Fira justru bersyukur ada mommy yang memberi kan resep nya," jawab Fira tersenyum manis.
"By, duduk lah di sini! Aku akan membuat makanan untuk mu," ucap Fira tersenyum bahagia.
Dika melihat perubahan wajah putra nya.
Tapi Dika tidak menanya kan nya karena dia takut istri nya akan tau nanti tentang rumah tangga sang putra yang tidak baik-baik saja.
Shine duduk dan ikut dalam sandiwara Fira. Dia cukup bersyukur karena Fira bisa menyenang kan mommy nya.
Dengan telaten Fira melayani Shine. Wajah senang penuh senyum dan bahagia itu bisa di lihat Shine dari wajah istri kontrak nya.
Ros juga yang ada di sana sangat senang melihat putra dan mantu nya sangat dekat seperti dia dan sang suami.
"Cepat-cepat lah punya anak yah, Mommy sangat menanti nya" ucap Ros sambil melihat ke dua orang di depan nya.
"Uhuk...uhuk," mendengar itu spontan Safira langsung tersedak.
Shine juga spontan memberi kan minuman pada Safira.
"Hati-hati nak!" ucap Ros. Safira tersenyum mendengar nasehat sang mertua.
Shine hanya biasa saja mendengar ucapan mommy nya dan melihat wajah datar dad nya.
Bagaimana bisa dia akan mengecewakan sang mommy jika seperti ini? Dia adalah wanita yang Shine paling sayangi di dunia nya.
"Sayang, bisa kah kita di sini sebentar lagi saja? Aku ingin menghabis kan waktu sebentar lagi saja di sini bersama mereka."
Wajah Ros di buat semenyedih kan mungkin. Memang dia ingin di sini sebentar lagi, tapi dia juga tidak boleh egois.
"Tidak apa-apa jika tidak bisa," ucap Ros menunduk.
Hening beberapa saat, akhir nya Dika buka suara.
"Apa yang ingin kamu laku kan di sini?" tanya Dika.
Ros terlonjak. Benarkah?" tanya nya. Dika mengangguk mengiya kan perkataan sang istri.
"Batas nya sampai tengah malam," jawab Dika.
Ros merasa senang, dia langsung memberi kan ciuman singkat untuk sang suami. Dika yang di pancing tentu saja itu tidak cukup.
Dia langsung menahan tengkuk sang istri dan tanpa malumat bibir sang istri di depan anak dan menantu nya.
Fira langsung syok, bagaimana bisa pasangan di depan nya seperti ini? Dia menatap ke arah Shine yang biasa saja. "Apakah ini memang sudah biasa?" batin Fira.
"Sudah tua, jangan seperti itu," ucap Ros tersenyum ke arah Dika. Pria itu hanya mengelus lembut rambut sang istri.
Setelah adegan tak terduga itu selesai, Ros buka suara.
"Aku ingin kita pergi ke pantai," seru Ros.
"Mom, aku banyak pekerjaan. Tidak bisa bersama kalian," ujar Shine.
Ros menghela napas.
"Sayang kita pulang saja, seperti nya kehadiran ku tidak di ingin kan di sini," ujar Ros lesu.
"Mom? Come on. Baiklah, Shine ikut," putus Shine pada akhir nya. Dia tidak mungkin membiar kan mommy nya sedih bukan?
Segera semua orang packing barang-barang dan lain nya.
Tidak hanya itu penguasa juga sudah meyiap kan semua keamanan di saat di lantai. Sterilisasi lah yang paling penting.
Dika bisa melihat menantu sedang tidak nyaman ketika ingin masuk ke dalam kamar dan mempacking baju nya. Dika tua mereka beda kamar. Dika sengaja mengajak sang istri ke luar dari mansion terlebih dahulu.
Setelah melihat sang mertua pergi, Fira langsung masuk dan memnyiap kan barang-barang nya.
Setelah selesai, Fira dan Shine sama-sama keluar dari kamar.
"Bersikap lah sewajar nya, ingat..."
"Sebentar lagi kita akan bercerai," potong Fira.
"Tenanglah, kita akan bercerita sesuai perjanjian. Aku hanya ingin menikmati masa-masa sebagia orang kaya Tuan Shine Damian" jawab Fira enteng.
Shine hanya memasang wajah datar nya saat mendengar jawaban Safira.
Seseorang juga di tempat yang berbeda sedang bersiap untuk pergi ke pantai.
Dia sudah mendapat kabar bahwa pantai itu sudah di steril kan oleh penguasa, namun dia tetap bersikeras pergi ke sana
"Nyonya Safira Browns," ucap nya saat melihat foto cantik sang wanita.
Jangan lupa like nya 😊👍👍
Horas ✋✋✋
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 123 Episodes
Comments
Laili Rochmah
si Levi mana?
2025-03-18
0
As Lamiah
semangat safir menuju kebebasan yg mungkin akan jadi buronan Shin semoga safir bisa merasakan bahagia walau sebentar 💓💓💓 semangat tour semoga sehat selalu 💪💪💪 semangat tour
2023-02-09
0