08. Menjemput Riana

Riana sedang bersiap untuk berangkat kerja pagi ini. Dia tidak mengindahkan ucapan Ethan jika dirinya harus datang ke apartemennye lebih pagi dan menyiapkan keperluannya ke kantor.

Kali ini dia ingin membantah perintah bos satu itu, lagi pula Riana tidak meminta dirinya jadi asisten pribadinya. Hanya pak Wijaya saja yang mengatakannya pada Ethan. Dan sialnya, laki-laki itu dengan senang hati menerimanya.

Tujuannya bukan untuk membantunya, tapi untuk mengerjai Riana. Riana tahu itu, jadi pagi ini dia akan membantah perintah bosnya yang dingin dan sombong.

"Dia pikir aku bisa di permainkan enak saja. Lebih baik aku mengabaikan ucapannya kemarin." kata Riana bicara sendiri.

Dia menyiapkan sarapan untuknya dan juga bekal makan siang. Kali ini Riana ingin membawa bekal makan siang. Setelah selesai, dia makan dengan lahap.

Baru dua kali suapan, tiba-tiba suara ketukan pintu dari luar dengan keras mengagetkan Riana yang sedang asyik makan sarapan. Dia kaget, siapa pagi-pagi menggedor pintu rumahnya dengan keras.

'Siapa sih pagi-pagi sudah bikin orang kesal. Gedor pintu tidak ada akhlak." kata Riana menyudahi makanannya.

Seingat dia tidak pernah ambil kreditan dari pinjol, tapi kenapa ada orang yang menggedor pintu dengan kesar. Riana membuka pintunya, tampak laki-laki dengan wajah dingin dengan baju santai.

Dia kaget, kenapa Ethan ada di depan rumahnya dengan pakaian biasa saja. Kerutan di keningnya membuat Ethan menatap datar pada Riana.

"Aku sudah bilang sama kamu, kenapa tidak datang ke apartemenku?" tanya Ethan.

"Tapi, apa yang anda lakukan pak? Kenapa hanya berpakaian seperti itu?" tanya Riana heran.

"Ambil bajuku di mobil, bawa kemari dan cepat pilih salah satunya untuk aku pakai ke kantor." kata Ethan.

"Hei, anda ini kenapa sih?"

"Kamu asistenku, kalaiu kamu tidak datang pagi-pagi ke apartemenku. Maka aku yang akan datang ke rumahmu, memilihkan baju kerjaku dan menyiapkan sarapan untukku." kata Ethan duduk di ruang tamu.

Riana bingung, kenapa jadi seperti ini?

"Cepat ambil bajuku di mobil, Riana!"

"Ck! Ribet banget sih punya bos." ucap Riana.

Dia lalu keluar rumah dengan kesal, menuju mobil Ethan dan melihat baju-baju yang di gantung. Memilih salah satunya untuk di pakai oleh Ethan, mengambil dasi dan juga celana serta jasnya. Setelah semua di tangan, Riana kembali masuk ke dalam rumahnya.

Moodnya rusak gara-gara Ethan datang dengan tingkah anehnya. Dia menyerahkan baju pada Ethan dengan wajah kesalnya.

"Nih, apa anda tidak bisa memilih sendiri?" tanya Riana.

"Tidak."

"Ck, kemarin-kemarin anda bisa memakai baju dan memilih sendiri. Kenapa sekarang jadi aneh sih." kata Riana masih menggerutu.

"Waktu itu mamaku yang pilihkan, aku tidak biasa memakai baju formal. Jadi mamaku yang memilihkan, karena sekarang aku punya asisten. Jadi biar asistenku saja yang memilih baju kantorku." kata Ethan memakai baju kemejanya.

Dia memakai celana panjang langsung karena dia memakai celana pendek tipis saja. Tentu saja membuat Riana sedikit malu karena Ethan sembarangan memakai baju. Di rumahnya?

Bos aneh, pikir Riana. Dia lalu masuk ke dalam dapur untuk meneruskan sarapannya. Tak lama Ethan menyusul, dia melihat Riana sedang sarapan.

"Kamu menyiapkan sarapan untukku?" tanya Ethan duduk di depan Riana.

"Mana ada saya menyiapkan sarapan untuk anda." jawab Riana masih mengunyah makanannya.

"Ini apa? Ini sarapan untukku?" tanya Ethan dengan mengambil kotak makan di depannya.

Riana menatap tangan Ethan mengambil kotak makan itu. Ethan membukanya, lalu memakannya bekal makan siang Riana. Riana menghela nafas panjang, entah dia pasrah sekali dengan bekal makan siang di makan oleh Ethan.

"Enak juga makanannya." kata Ethan.

Kini mereka bersiap untuk pergi ke kantor. Sejak tadi Riana diam saja, dia malas untuk menanggapi ucapan Ethan. Sejak menjadi sekretaris Ethan, Riana selalu di buat kesal olehnya.

_

Sampai di kantor, mereka berdua di sambut oleh beberapa karyawan yang sudah datang. Riana diam saja, dia tahu dapat tatapan aneh dan juga iri oleh beberapa karyawati di kantornya karena kedekatannya dengan Ethan.

"Mereka belum tahu saja kalau bos di depanku itu sangat aneh dan menyebalkan." ucap Riana pelan.

Entah kenapa Ethan begitu ramah pada karyawan yang berpapasan dengannya. Di sapa oleh karyawan, dia tersenyum dan bicara seperlunya. Membuat karyawan yang di balas sapaannya jadi senang sekali.

Berbeda dengan Riana, dia jengah melihat sikap Ethan yang sok ramah dan hangat pada mereka. Keduanya pun masuk ke dalam lift khusus, hanya berdua saja.

"Ramah pada orang itu kunci bos yang selalu di sukai oleh bawahan." kata Ethan.

"Tapi pertama kali datang kemari, anda begitu dingin dan terlihat malas menyapa mereka. Apa sekarang jadi berubah karena makan sarapan di rumah saya?" sindir Riana.

"Hahah! Benar juga, aku sebenarnya malas sekali menyapa mereka yang caper di depanku. Tapi entah kenapa, kok sekarang jadi berbeda ya. Mungkin benar karena gara-gara makan sarapan di rumahmu itu. Hahah!" ucap Ethan dengan tawa senangnya.

Riana membola, dia jengah sekali ucapan Ethan yang di sindir malah tertawa senang. Lift terbuka, mereka pun segera menuju ruangan. Ethan masuk ke dalam ruangannya dan Riana menyimpan tasnya di meja kerjanya. Mengambil tab yang ada jadwal Ethan.

Dia membukanya dan melihat jadwal hari ini. Ternyata ada kunjungan keluar. Kunjungan ke proyek pembuatan hotel yang sebentar lagi rampung dalam satu bulan ke depan. Setelah itu mereka akan bertemu klien di hotel Kharisma.

Riana pun masuk ke dalam ruangan Ethan, melaporkan jadwal hari ini pada bosnya itu.

"Jadwalku hari ini apa Riana?" tanya Ethan.

"Ada kunjungan ke proyek pembangunan hotel pak. Dan setelah itu ada pertemuan dengan pak Sandi untuk membicarakan kerja sama pembuatan mall di Batam." kata Riana.

"Pertemuan dengan pak Sandi? Di mana?" tanya Ethan.

"Di hotel Kharisma." jawab Riana.

"Hemm, baiklah. Kita kerjakan sesuai jadwal, kamu siapkan saja semuanya. Pasti ada berkas kerja sama kan?" tanya Ethan.

"Ya pak."

"Oke, satu jam lagi kita pergi ke tempat proyek." kata Ethan.

"Baik pak."

Riana pun kembali keluar dari ruangan Ethan. Dua akan menyiapkan proposal dan juga berkas kerja sama untuk pertemuan dengan pak Sandi di hotel Kharisma.

_

_

*********************

Terpopuler

Comments

Aidah Djafar

Aidah Djafar

huuuu Eth Eth maen samber aja bekal orang 🤦🤣🤣

2023-09-20

0

꧁༒☬SCORPIO☬༒꧂

꧁༒☬SCORPIO☬༒꧂

Jadiin istri aja Than, no ribet-ribet

Cemungut Author..........

2023-02-21

0

nonsk2711

nonsk2711

lanjut

2023-02-10

0

lihat semua
Episodes
1 01. Kedatangan Ethan
2 02. Peralihan Pimpinan
3 03. Tugas Baru jadi Bos Baru
4 04. Di Kerjai
5 05. Datang Ke Rumah Pak Wijaya
6 06. Jadi Asisten Pribadi
7 07. Mengantar Pulang
8 08. Menjemput Riana
9 09. Di Apartemen
10 10. Sahabat Dan Pacar
11 11. Makan Di Pinggir Jalan
12 12. Mengajak Ke Rumah
13 13. Pembicaraan Di Meja Makan
14 14. Riana Kesal
15 15. Memarahi Sang Boss
16 16. Di Pesawat
17 17. Kejutan Dari Sahabat Dan Kekasih
18 18. Hubungan Yang Retak
19 19. Nasehat Penumpang Pesawat
20 20. Cerita Pak Wijaya
21 21. Mode Dingin
22 22. Meminta Maaf
23 23. Ngambek
24 24. Meminta Cuti
25 25. Bertemu Natasya
26 26. Nomor Kontak
27 27. Izin Cuti
28 28. Pulang
29 29. Ribut Masalah Dukun Parjo
30 30. Cerita Marni
31 31. Menyentuh Hati Ibu
32 32. Menculik Riana
33 33. Syukurlah Datang
34 34. Bisik-Bisik Tetangga
35 35. Tidak Tahan
36 36. Tentang Hati
37 37. Surat Perjanjian
38 38. Jadi Asisten Lagi
39 39. Kolornya
40 40. Membuat Cemburu
41 41. Di Mobil
42 42. Parfum
43 43. Menghilangnya Sang Bos
44 44. Galau
45 45. Melihatmu
46 46. Besok Menikah
47 47. Tidak Jadi Marah
48 48. Isi Kolor
49 49. MP +
50 50. Rumah Baru
51 51. Natasya Ke Kantor
52 52. Image
53 53. Seretaris Itu, Istriku
54 54. Bertemu Pak Rudy
55 55. Kunjungan Sahabat
56 56. Masalah Daby
57 57. Gaya Baru
58 58. Menjemput Di Stasiun
59 59. Gaya Nungg!n9
60 60. Pertemuan Tak Terduga
61 61. Hantu Gentayangan
62 62. Tamu
63 63. Drama In Dosiar
64 64. Enam Belas Tahun Lalu
65 65. Sepasang Suami Istri
66 66. Cerita Bu Naimah
67 67. Meminta Sampel
68 68. Semoga Kabar Baik
69 69. Hasilnya
70 70. DNA Yang Cocok
71 71. Keakraban Riana Dan Bu Naimah
72 72. Melahirkan
73 73. Emir Syahban Wijaya
74 74. Kegelisahan Riana
75 75. Apa? Menikah?!
76 76. Ekspart 1
77 77. Ekspart 2
78 78. Ekspart 3
Episodes

Updated 78 Episodes

1
01. Kedatangan Ethan
2
02. Peralihan Pimpinan
3
03. Tugas Baru jadi Bos Baru
4
04. Di Kerjai
5
05. Datang Ke Rumah Pak Wijaya
6
06. Jadi Asisten Pribadi
7
07. Mengantar Pulang
8
08. Menjemput Riana
9
09. Di Apartemen
10
10. Sahabat Dan Pacar
11
11. Makan Di Pinggir Jalan
12
12. Mengajak Ke Rumah
13
13. Pembicaraan Di Meja Makan
14
14. Riana Kesal
15
15. Memarahi Sang Boss
16
16. Di Pesawat
17
17. Kejutan Dari Sahabat Dan Kekasih
18
18. Hubungan Yang Retak
19
19. Nasehat Penumpang Pesawat
20
20. Cerita Pak Wijaya
21
21. Mode Dingin
22
22. Meminta Maaf
23
23. Ngambek
24
24. Meminta Cuti
25
25. Bertemu Natasya
26
26. Nomor Kontak
27
27. Izin Cuti
28
28. Pulang
29
29. Ribut Masalah Dukun Parjo
30
30. Cerita Marni
31
31. Menyentuh Hati Ibu
32
32. Menculik Riana
33
33. Syukurlah Datang
34
34. Bisik-Bisik Tetangga
35
35. Tidak Tahan
36
36. Tentang Hati
37
37. Surat Perjanjian
38
38. Jadi Asisten Lagi
39
39. Kolornya
40
40. Membuat Cemburu
41
41. Di Mobil
42
42. Parfum
43
43. Menghilangnya Sang Bos
44
44. Galau
45
45. Melihatmu
46
46. Besok Menikah
47
47. Tidak Jadi Marah
48
48. Isi Kolor
49
49. MP +
50
50. Rumah Baru
51
51. Natasya Ke Kantor
52
52. Image
53
53. Seretaris Itu, Istriku
54
54. Bertemu Pak Rudy
55
55. Kunjungan Sahabat
56
56. Masalah Daby
57
57. Gaya Baru
58
58. Menjemput Di Stasiun
59
59. Gaya Nungg!n9
60
60. Pertemuan Tak Terduga
61
61. Hantu Gentayangan
62
62. Tamu
63
63. Drama In Dosiar
64
64. Enam Belas Tahun Lalu
65
65. Sepasang Suami Istri
66
66. Cerita Bu Naimah
67
67. Meminta Sampel
68
68. Semoga Kabar Baik
69
69. Hasilnya
70
70. DNA Yang Cocok
71
71. Keakraban Riana Dan Bu Naimah
72
72. Melahirkan
73
73. Emir Syahban Wijaya
74
74. Kegelisahan Riana
75
75. Apa? Menikah?!
76
76. Ekspart 1
77
77. Ekspart 2
78
78. Ekspart 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!