Eps. 20 Pel Kembali

Dr. Ammar masuk ke salah satu kamar pelayan yang ada di rumahnya. “Siapa yang tadi mengepel kamarku ?” tanyanya dengan nada tinggi.

Sontak saja tiga pelayannya berkumpul di sana saling pandang dan terlihat takut dengan kemarahan tuannya itu.

“Apa ada masalah, tuan ?” Cala memberanikan diri bertanya karena hari ini adalah tugasnya mengepel.

“Masalah... sudah pasti ada masalah jika aku kemari mencari kalian.” masih dengan nada tinggi menatap satu per satu pelayan di hadapannya.

“Hari ini yang mengepel kamar tuan adalah Afsha.” jelas Kak Cala sambil gemetar Bukan maksudnya untuk melaporkan pelayan baru itu, tapi karena jika dia tidak jujur maka tuan Ammar akan semakin marah padanya.

“Gadis itu... dia...” dr. Ammar segera berbalik dan terlihat semakin marah menuju ke kamar Afsha. “Hey keluar kau cepat !”

Afsha tidak tahu kenapa pria itu tiba-tiba berada di depan pintu kamarnya dengan nada tinggi.

“Ya, apa tuan memanggilku ?” Afsha membuka pintu kamar dan menjawab panggilan tuannya dengan tenang.

“Kau....” dr. Ammar tak bisa lagi menahan amarahnya. “Ikut aku.” ia segera menarik Afsha lalu mengajak masuk ke kamarnya.

Afsha tak tahu apa maksud pria tersebut yang membanting tangannya dengan keras.

“Lihat lantai ini ?” pria itu menujuk ke lantai. “Ya... ?” Afsha ikut menatap lantai yang ditunjuk.

“Kau ini sebenarnya bisa bekerja atau tidak ? setelah mengepel bukannya lantai ini tambah bersih tapi makin kotor. Bagaimana kerjamu itu sebenarnya ?” dengan nada yang semakin tinggi sampai Afsha menutup kedua telinganya.

“Maaf.”

“Hanya itukah yang bisa kau kerjakan ?”

dr. Ammar kemudian menyerahkan alat pel yang tadi diambilnya pada Afsha. “Sekarang kembali bersihkan.”

“Apa ?” pekik Afsha dengan mata yang terbelalak, malam-malam begini harus mengulangi lagi pekerjaannya.

“Ayo bersihkan kembali.” ulangnya lagi.

Afsha pun segera bergerak dan mulai mengepel kamar tersebut dengan jengkel juga mengumpat dalam hati, “Jika saja aku tak melarikan diri dari rumah dan juga tak butuh uang maka aku tak sedih melakukan pekerjaan

rendah ini.” tentu saja Afsha tak ingin identitasnya itu sampai terbongkar atau dia akan kembali ke rumahnya dan menerima perjodohan nya.

dr. Ammar ternyata tak keluar dari kamarnya dan tetap berada di sana untuk mengawasi kerja Afsha.

“Itu yang di sana belum kau pel. Bagaimana sih cara kerjamu ini ?”

Afsha hanya bisa menarik nafas panjang mendengar omelan tuan dokter itu sambil mengapel tempat yang ditunjuk oleh pria tersebut.

Jujur gadis itu sebenarnya sudah berada di ujung lelah dan juga mengantuk berat melakukan pekerjaan rumah seperti ini.

“Aku sudah selesai mengepelnya, tuan. Bolehkah aku kembali sekarang ?” ucapnya sambil menahan menguap karena semakin merasa mengantuk.

“Tunggu dulu.” dr. Ammar memanggil kembali Afsha saat gadis itu hendak keluar dari sana. “Setelah aku memeriksanya baru kau boleh pergi.”

Mau tak mau Afsha pun berhenti menunggu instruksi selanjutnya.

“Sebenarnya ini masih sedikit kotor tapi tak apalah kau boleh pergi sekarang.” ucapnya berbaik hati.

Afsha berbalik dan karena mengantuk berat tak sengaja ia menendang ember air yang membuatnya sedikit tumpah dan tentu saja membuatnya terpeleset.

“Ahh...”

dr. Ammar dengan sigap menangkap tubuh Afsha yang ambruk ke belakang ke arahnya.

Afsha menatap tepat ke dr. Ammar dan ia pun mendorong tubuh pria tersebut, tak ingin dekat-dekat dengannya. Karena dr. Ammar masih memeluknya erat maka secara otomatis Afsha pun ikut jatuh saat pria tersebut jatuh ke lantai.

Terpopuler

Comments

red riding hood

red riding hood

Kasihan afsha

2023-02-26

0

lihat semua
Episodes
1 Eps. 1 Perjodohan
2 Eps. 2 Memberikan Ponsel
3 Eps. 3 Kabur Dari Rumah
4 Eps. 4 Afsha Hilang
5 Eps. 5 Kunjungan Rayhan
6 Eps. 6 DPO
7 Eps. 7 Belum Ada Kabar
8 Eps. 8 Pencopet
9 Eps. 9 Menangkap Pencopet
10 Eps. 10 Penginapan Baru
11 Eps. 11 Petir
12 Eps. 12 Kecurian
13 Eps. 13 Keluar Dari Penginapan
14 Eps. 14 Pusing Melanda
15 Eps. 15 Menjadi Pelayan
16 Eps. 16 Dimana ini?
17 Eps. 17 Cerewet
18 Eps. 18 Perfeksionis
19 Eps. 19 Masih Kotor
20 Eps. 20 Pel Kembali
21 Eps. 21 Rumah Sakit Aspetar
22 Eps. 22 Penghentian Investigasi
23 Eps. 23 Hari Gajian
24 Eps. 24 Hadiah Koin
25 Eps. 25 Menyemir Sepatu
26 Eps. 26 Tamu Di Depan Rumah
27 Eps. 27 Kepribadian Yang Lain
28 Eps. 28 Sebuah Timpukan
29 Eps. 29 Kembali Ke Kepribadian Utama
30 Eps. 30 Teringat Pada Safa
31 Eps. 31 Kembali Terusik
32 Eps. 32 Sebuah Tes
33 Eps. 33 Mencari Informasi Tentang Hana
34 Eps. 34 Obat Gratis
35 Eps. 35 Mencoba Obat
36 Eps. 36 Mencoba Obat
37 Eps. 37 Memaksa Minum Obat
38 Eps. 38 Kesalahan Saat Setrika
39 Eps. 39 Air Mata Bawang
40 Eps. 40 Mengusik Tidur
41 Eps. 41 Tetap Ketahuan
42 Eps. 42 Hukuman
43 Eps. 43 Kebaikan Hati dr. Ammar
44 Eps. 44 Berita Dari Surat Kabar
45 Eps. 45 Putri Yang Hilang
46 Eps. 46 Afsha Bebas
47 Eps. 47 Nomor Tak Dikenal
48 Eps. 48 Aroma Daging Kambing
49 Eps. 49 Kenalkan Aku Padanya
50 Eps. 50 Tertarik Pada Afsha
51 Eps. 51 Mengaku Sebagai Kekasih
52 Eps. 52 Undangan Pernikahan
53 Eps. 53 Pergi Ke Acara Pernikahan
54 Eps. 54 Berakting Sebagai Kekasih
55 Eps. 55 Berhasil Kabur
56 Eps. 56 Menghubungi Abizar Cailey
57 Eps. 57 Telepon Dari Ayah Afsha
58 Eps. 58 Bertemu dr.Ammar
59 Eps. 59 Permintaan Pertama
60 Eps. 60 Palm Tree Island Qatar
61 Eps. 61 Bertemu Dengan Abizar
62 Eps. 62 Permintaan Kedua Afsha
63 Eps 63 Ajakan Pulang
64 Eps. 64 Pulang Paksa
65 Eps. 65 Mencari Masalah
66 Eps. 66 Di Usir Dari Rumah
67 Eps. 67 Mengantar Afsha Pulang
68 Eps. 68 Sampai Di Rumah
69 Eps. 69 Menolak Reward
70 Eps. 70 Hati Yang Kosong
71 Eps. 71 Saling Teringat
72 Eps. 72 Obat Habis
73 Eps. 73 Mengkonsumsi Obat Lama
74 Eps. 74 Menurtup Jam Praktek Kerja
75 Eps. 75 Menyadarkan Afsha
76 Eps. 76 Mencuri First Kiss
77 Eps. 77 Saling Memikirkan
78 Eps. 78 Saling Merindukan
79 Eps. 79 Mengungkap Rasa
80 Eps. 80 Menunggu Reaksi
81 Eps. 81 Hubungan Resmi
82 Eps. 82 Semakin Rindu
83 Eps. 83 Mengunjungi Afsha Lagi
84 Eps. 84 Berkunjung Ke Kantor
85 Eps. 85 Alergi Bunga
86 Eps. 86 Pengajuan Syarat
87 Eps. 87 Tunangan Dadakan
88 Eps. 88 Sepasang Cincin
89 Eps. 89 Ke Rumah dr. Ammar
90 Eps. 90 Bertemu Nyonya Fatima
91 Eps. 91 Rencana Nyonya Fatima
92 Eps. 92 Ngantuk Berat
93 Eps. 93 Reaksi Alergi Obat
94 Eps. 94 Interogasi
95 Eps. 95 Mengungkap Jati Diri
96 Eps. 96 Berkunjung Ke Rumah Afsha
97 Eps. 97 Pembatalan Sepihak
98 Eps. 98 Belum Mendapat Restu
99 Eps. 99 Permohonan Resign
100 Eps. 100 Sepucuk Surat
101 Eps. 101 Pernikahan
102 Eps. 102 Kelahiran Buah Hati
Episodes

Updated 102 Episodes

1
Eps. 1 Perjodohan
2
Eps. 2 Memberikan Ponsel
3
Eps. 3 Kabur Dari Rumah
4
Eps. 4 Afsha Hilang
5
Eps. 5 Kunjungan Rayhan
6
Eps. 6 DPO
7
Eps. 7 Belum Ada Kabar
8
Eps. 8 Pencopet
9
Eps. 9 Menangkap Pencopet
10
Eps. 10 Penginapan Baru
11
Eps. 11 Petir
12
Eps. 12 Kecurian
13
Eps. 13 Keluar Dari Penginapan
14
Eps. 14 Pusing Melanda
15
Eps. 15 Menjadi Pelayan
16
Eps. 16 Dimana ini?
17
Eps. 17 Cerewet
18
Eps. 18 Perfeksionis
19
Eps. 19 Masih Kotor
20
Eps. 20 Pel Kembali
21
Eps. 21 Rumah Sakit Aspetar
22
Eps. 22 Penghentian Investigasi
23
Eps. 23 Hari Gajian
24
Eps. 24 Hadiah Koin
25
Eps. 25 Menyemir Sepatu
26
Eps. 26 Tamu Di Depan Rumah
27
Eps. 27 Kepribadian Yang Lain
28
Eps. 28 Sebuah Timpukan
29
Eps. 29 Kembali Ke Kepribadian Utama
30
Eps. 30 Teringat Pada Safa
31
Eps. 31 Kembali Terusik
32
Eps. 32 Sebuah Tes
33
Eps. 33 Mencari Informasi Tentang Hana
34
Eps. 34 Obat Gratis
35
Eps. 35 Mencoba Obat
36
Eps. 36 Mencoba Obat
37
Eps. 37 Memaksa Minum Obat
38
Eps. 38 Kesalahan Saat Setrika
39
Eps. 39 Air Mata Bawang
40
Eps. 40 Mengusik Tidur
41
Eps. 41 Tetap Ketahuan
42
Eps. 42 Hukuman
43
Eps. 43 Kebaikan Hati dr. Ammar
44
Eps. 44 Berita Dari Surat Kabar
45
Eps. 45 Putri Yang Hilang
46
Eps. 46 Afsha Bebas
47
Eps. 47 Nomor Tak Dikenal
48
Eps. 48 Aroma Daging Kambing
49
Eps. 49 Kenalkan Aku Padanya
50
Eps. 50 Tertarik Pada Afsha
51
Eps. 51 Mengaku Sebagai Kekasih
52
Eps. 52 Undangan Pernikahan
53
Eps. 53 Pergi Ke Acara Pernikahan
54
Eps. 54 Berakting Sebagai Kekasih
55
Eps. 55 Berhasil Kabur
56
Eps. 56 Menghubungi Abizar Cailey
57
Eps. 57 Telepon Dari Ayah Afsha
58
Eps. 58 Bertemu dr.Ammar
59
Eps. 59 Permintaan Pertama
60
Eps. 60 Palm Tree Island Qatar
61
Eps. 61 Bertemu Dengan Abizar
62
Eps. 62 Permintaan Kedua Afsha
63
Eps 63 Ajakan Pulang
64
Eps. 64 Pulang Paksa
65
Eps. 65 Mencari Masalah
66
Eps. 66 Di Usir Dari Rumah
67
Eps. 67 Mengantar Afsha Pulang
68
Eps. 68 Sampai Di Rumah
69
Eps. 69 Menolak Reward
70
Eps. 70 Hati Yang Kosong
71
Eps. 71 Saling Teringat
72
Eps. 72 Obat Habis
73
Eps. 73 Mengkonsumsi Obat Lama
74
Eps. 74 Menurtup Jam Praktek Kerja
75
Eps. 75 Menyadarkan Afsha
76
Eps. 76 Mencuri First Kiss
77
Eps. 77 Saling Memikirkan
78
Eps. 78 Saling Merindukan
79
Eps. 79 Mengungkap Rasa
80
Eps. 80 Menunggu Reaksi
81
Eps. 81 Hubungan Resmi
82
Eps. 82 Semakin Rindu
83
Eps. 83 Mengunjungi Afsha Lagi
84
Eps. 84 Berkunjung Ke Kantor
85
Eps. 85 Alergi Bunga
86
Eps. 86 Pengajuan Syarat
87
Eps. 87 Tunangan Dadakan
88
Eps. 88 Sepasang Cincin
89
Eps. 89 Ke Rumah dr. Ammar
90
Eps. 90 Bertemu Nyonya Fatima
91
Eps. 91 Rencana Nyonya Fatima
92
Eps. 92 Ngantuk Berat
93
Eps. 93 Reaksi Alergi Obat
94
Eps. 94 Interogasi
95
Eps. 95 Mengungkap Jati Diri
96
Eps. 96 Berkunjung Ke Rumah Afsha
97
Eps. 97 Pembatalan Sepihak
98
Eps. 98 Belum Mendapat Restu
99
Eps. 99 Permohonan Resign
100
Eps. 100 Sepucuk Surat
101
Eps. 101 Pernikahan
102
Eps. 102 Kelahiran Buah Hati

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!