Eps. 17 Cerewet

Afsha tak bisa berkata apapun selain mengikuti wanita yang menurutnya adalah pelayan di rumah mewah tempatnya berada saat ini.

“Kenapa diam saja ?” tanya wanita itu karena tak ada respon darinya.

“Ah ya, nyonya.” jawab Afsha tanpa tahu harus memanggil siapa namanya.

“Safa kau lupa nama ku ? Aku saja ingat nama mu.”

“Maaf aku tidak begitu ingat Nyonya, dan namaku Afsha.” jawab Afsha menjelaskan sejujurnya.

“Kau ini masih muda tapi memorimu buruk. Panggil saja aku kak Amla.” terang wanita itu kembali memperkenalkan dirinya. “Semalam kau memperkenalkan dirimu namamu Safa.” masih teringat gadis itu menyebut nama Safa bukan Afsha.

“Mungkin kamu hanya salah dengar.” Afsha menyangkalnya. “Berati semalam Safa yang mengambil alih tubuh ini dan meminta bekerja di sini sebagai pelayan. Sial.” batinnya mengumpat dalam hati.

“Kau sarapan dulu sebelum mencuci pakaian tuan Ammar.” ucap pelayan menunjukkan menu sarapan untuk para pelayan yang berbeda dengan menu sarapan untuk tuan rumah mereka.

“Baik kak Amla.”

Afsha duduk setelah mengambil sarapan dan segera menyantap nya bersama kak Amla yang duduk di sampingnya.

“Tuan Ammar siapa, aku tidak mengetahuinya ? Benar-benar sial tanpa obat, kepribadian lain berhasil mengambil alih diriku.” Afsha hanya bisa menarik nafas panjang mendapati nasibnya yang sekarang ini menjadi seorang pelayan.

“Tapi jika dipikir-pikir tidak buruk juga berada di sini karena aku bisa makan gratis dan juga mendapatkan gaji nanti daripada harus pulang ke rumah.” batinnya lagi untuk menyemangati dirinya sendiri.

Kak Amla kemudian membawanya menuju ke ruang cuci. “Ini pakaian tuan yang harus kau cuci.”

“Ya kak.”

Kak Amla segera pergi dari sana dan melanjutkan pekerjaan lainnya sedangkan Afsha mulai mencuci baju tuan rumah.

“Kenapa pakaian nya putih semua ?” Afsha memasukkan semua pakaian yang berwarna putih ke dalam mesin cuci. “Siapa dia sebenarnya ?”

Baru saja dia memasukkan semua pakaian putih dan akan menuangkan sabun ke dalam mesin cuci terdengar suara derap langkah kaki yang cepat berhenti tepat di belakangnya.

“Jangan tuangkan sabun itu !” ucap seorang pria seketika langsung menarik sabun dari tangan Afsha.

“Ah....” Afsha terkejut kemarin baru balik dan lebih terkejut lagi melihat sosok yang dilihatnya. “Kau-kau...” dia ingat dengan jelas pria dihadapan itu adalah pria yang marah badannya tempo hari saat ia mengejar pencuri dan tak sengaja membuat lengannya memar.

“Itu bukan sabun cuci untuk baju ku.” dr. Ammar kemudian menjelaskan jika sabun itu untuk baju pelayan. “Ini sabun ku.” mengambil sabun yang berbeda dan tentunya lebih mahal dari sabun tadi.

“Ya, baik tuan.” Afsha menerima sabun tersebut dan segera menuangnya ke mesin cuci.

Namun sungguh tak disangka pria tadi belum juga pergi dari sana dan masih mengawasinya entah kenapa.

“Kau terlalu keras memutarnya.” ucap dr. Ammar kemudian merubah mode cucian ke mode lembut.

“Maaf tuan, aku tidak tahu.” ucap Afsha walaupun dalam hati sebenarnya ia mengumpat karena selama di rumah iya tak pernah melakukan pekerjaan tersebut dan semua bajunya tentu saja dicucikan oleh pelayan di rumahnya.

“Begini saja kau tidak bisa.” ucap dr. Ammar lagi saat Afsha kesulitan mengeluarkan baju dari dalam mesin cuci.

“Cerewet sekali pria ini.” batin Afsha yang hanya bisa mengangguk sambil minta maaf dan diam mendengarkan semua omelan panjang lebar tuannya itu.

Terpopuler

Comments

neng ade

neng ade

ada hikmah nya juga kan ..jadi bisa cara mencuci baju dngn mesin cuci ..

2023-02-08

1

lihat semua
Episodes
1 Eps. 1 Perjodohan
2 Eps. 2 Memberikan Ponsel
3 Eps. 3 Kabur Dari Rumah
4 Eps. 4 Afsha Hilang
5 Eps. 5 Kunjungan Rayhan
6 Eps. 6 DPO
7 Eps. 7 Belum Ada Kabar
8 Eps. 8 Pencopet
9 Eps. 9 Menangkap Pencopet
10 Eps. 10 Penginapan Baru
11 Eps. 11 Petir
12 Eps. 12 Kecurian
13 Eps. 13 Keluar Dari Penginapan
14 Eps. 14 Pusing Melanda
15 Eps. 15 Menjadi Pelayan
16 Eps. 16 Dimana ini?
17 Eps. 17 Cerewet
18 Eps. 18 Perfeksionis
19 Eps. 19 Masih Kotor
20 Eps. 20 Pel Kembali
21 Eps. 21 Rumah Sakit Aspetar
22 Eps. 22 Penghentian Investigasi
23 Eps. 23 Hari Gajian
24 Eps. 24 Hadiah Koin
25 Eps. 25 Menyemir Sepatu
26 Eps. 26 Tamu Di Depan Rumah
27 Eps. 27 Kepribadian Yang Lain
28 Eps. 28 Sebuah Timpukan
29 Eps. 29 Kembali Ke Kepribadian Utama
30 Eps. 30 Teringat Pada Safa
31 Eps. 31 Kembali Terusik
32 Eps. 32 Sebuah Tes
33 Eps. 33 Mencari Informasi Tentang Hana
34 Eps. 34 Obat Gratis
35 Eps. 35 Mencoba Obat
36 Eps. 36 Mencoba Obat
37 Eps. 37 Memaksa Minum Obat
38 Eps. 38 Kesalahan Saat Setrika
39 Eps. 39 Air Mata Bawang
40 Eps. 40 Mengusik Tidur
41 Eps. 41 Tetap Ketahuan
42 Eps. 42 Hukuman
43 Eps. 43 Kebaikan Hati dr. Ammar
44 Eps. 44 Berita Dari Surat Kabar
45 Eps. 45 Putri Yang Hilang
46 Eps. 46 Afsha Bebas
47 Eps. 47 Nomor Tak Dikenal
48 Eps. 48 Aroma Daging Kambing
49 Eps. 49 Kenalkan Aku Padanya
50 Eps. 50 Tertarik Pada Afsha
51 Eps. 51 Mengaku Sebagai Kekasih
52 Eps. 52 Undangan Pernikahan
53 Eps. 53 Pergi Ke Acara Pernikahan
54 Eps. 54 Berakting Sebagai Kekasih
55 Eps. 55 Berhasil Kabur
56 Eps. 56 Menghubungi Abizar Cailey
57 Eps. 57 Telepon Dari Ayah Afsha
58 Eps. 58 Bertemu dr.Ammar
59 Eps. 59 Permintaan Pertama
60 Eps. 60 Palm Tree Island Qatar
61 Eps. 61 Bertemu Dengan Abizar
62 Eps. 62 Permintaan Kedua Afsha
63 Eps 63 Ajakan Pulang
64 Eps. 64 Pulang Paksa
65 Eps. 65 Mencari Masalah
66 Eps. 66 Di Usir Dari Rumah
67 Eps. 67 Mengantar Afsha Pulang
68 Eps. 68 Sampai Di Rumah
69 Eps. 69 Menolak Reward
70 Eps. 70 Hati Yang Kosong
71 Eps. 71 Saling Teringat
72 Eps. 72 Obat Habis
73 Eps. 73 Mengkonsumsi Obat Lama
74 Eps. 74 Menurtup Jam Praktek Kerja
75 Eps. 75 Menyadarkan Afsha
76 Eps. 76 Mencuri First Kiss
77 Eps. 77 Saling Memikirkan
78 Eps. 78 Saling Merindukan
79 Eps. 79 Mengungkap Rasa
80 Eps. 80 Menunggu Reaksi
81 Eps. 81 Hubungan Resmi
82 Eps. 82 Semakin Rindu
83 Eps. 83 Mengunjungi Afsha Lagi
84 Eps. 84 Berkunjung Ke Kantor
85 Eps. 85 Alergi Bunga
86 Eps. 86 Pengajuan Syarat
87 Eps. 87 Tunangan Dadakan
88 Eps. 88 Sepasang Cincin
89 Eps. 89 Ke Rumah dr. Ammar
90 Eps. 90 Bertemu Nyonya Fatima
91 Eps. 91 Rencana Nyonya Fatima
92 Eps. 92 Ngantuk Berat
93 Eps. 93 Reaksi Alergi Obat
94 Eps. 94 Interogasi
95 Eps. 95 Mengungkap Jati Diri
96 Eps. 96 Berkunjung Ke Rumah Afsha
97 Eps. 97 Pembatalan Sepihak
98 Eps. 98 Belum Mendapat Restu
99 Eps. 99 Permohonan Resign
100 Eps. 100 Sepucuk Surat
101 Eps. 101 Pernikahan
102 Eps. 102 Kelahiran Buah Hati
Episodes

Updated 102 Episodes

1
Eps. 1 Perjodohan
2
Eps. 2 Memberikan Ponsel
3
Eps. 3 Kabur Dari Rumah
4
Eps. 4 Afsha Hilang
5
Eps. 5 Kunjungan Rayhan
6
Eps. 6 DPO
7
Eps. 7 Belum Ada Kabar
8
Eps. 8 Pencopet
9
Eps. 9 Menangkap Pencopet
10
Eps. 10 Penginapan Baru
11
Eps. 11 Petir
12
Eps. 12 Kecurian
13
Eps. 13 Keluar Dari Penginapan
14
Eps. 14 Pusing Melanda
15
Eps. 15 Menjadi Pelayan
16
Eps. 16 Dimana ini?
17
Eps. 17 Cerewet
18
Eps. 18 Perfeksionis
19
Eps. 19 Masih Kotor
20
Eps. 20 Pel Kembali
21
Eps. 21 Rumah Sakit Aspetar
22
Eps. 22 Penghentian Investigasi
23
Eps. 23 Hari Gajian
24
Eps. 24 Hadiah Koin
25
Eps. 25 Menyemir Sepatu
26
Eps. 26 Tamu Di Depan Rumah
27
Eps. 27 Kepribadian Yang Lain
28
Eps. 28 Sebuah Timpukan
29
Eps. 29 Kembali Ke Kepribadian Utama
30
Eps. 30 Teringat Pada Safa
31
Eps. 31 Kembali Terusik
32
Eps. 32 Sebuah Tes
33
Eps. 33 Mencari Informasi Tentang Hana
34
Eps. 34 Obat Gratis
35
Eps. 35 Mencoba Obat
36
Eps. 36 Mencoba Obat
37
Eps. 37 Memaksa Minum Obat
38
Eps. 38 Kesalahan Saat Setrika
39
Eps. 39 Air Mata Bawang
40
Eps. 40 Mengusik Tidur
41
Eps. 41 Tetap Ketahuan
42
Eps. 42 Hukuman
43
Eps. 43 Kebaikan Hati dr. Ammar
44
Eps. 44 Berita Dari Surat Kabar
45
Eps. 45 Putri Yang Hilang
46
Eps. 46 Afsha Bebas
47
Eps. 47 Nomor Tak Dikenal
48
Eps. 48 Aroma Daging Kambing
49
Eps. 49 Kenalkan Aku Padanya
50
Eps. 50 Tertarik Pada Afsha
51
Eps. 51 Mengaku Sebagai Kekasih
52
Eps. 52 Undangan Pernikahan
53
Eps. 53 Pergi Ke Acara Pernikahan
54
Eps. 54 Berakting Sebagai Kekasih
55
Eps. 55 Berhasil Kabur
56
Eps. 56 Menghubungi Abizar Cailey
57
Eps. 57 Telepon Dari Ayah Afsha
58
Eps. 58 Bertemu dr.Ammar
59
Eps. 59 Permintaan Pertama
60
Eps. 60 Palm Tree Island Qatar
61
Eps. 61 Bertemu Dengan Abizar
62
Eps. 62 Permintaan Kedua Afsha
63
Eps 63 Ajakan Pulang
64
Eps. 64 Pulang Paksa
65
Eps. 65 Mencari Masalah
66
Eps. 66 Di Usir Dari Rumah
67
Eps. 67 Mengantar Afsha Pulang
68
Eps. 68 Sampai Di Rumah
69
Eps. 69 Menolak Reward
70
Eps. 70 Hati Yang Kosong
71
Eps. 71 Saling Teringat
72
Eps. 72 Obat Habis
73
Eps. 73 Mengkonsumsi Obat Lama
74
Eps. 74 Menurtup Jam Praktek Kerja
75
Eps. 75 Menyadarkan Afsha
76
Eps. 76 Mencuri First Kiss
77
Eps. 77 Saling Memikirkan
78
Eps. 78 Saling Merindukan
79
Eps. 79 Mengungkap Rasa
80
Eps. 80 Menunggu Reaksi
81
Eps. 81 Hubungan Resmi
82
Eps. 82 Semakin Rindu
83
Eps. 83 Mengunjungi Afsha Lagi
84
Eps. 84 Berkunjung Ke Kantor
85
Eps. 85 Alergi Bunga
86
Eps. 86 Pengajuan Syarat
87
Eps. 87 Tunangan Dadakan
88
Eps. 88 Sepasang Cincin
89
Eps. 89 Ke Rumah dr. Ammar
90
Eps. 90 Bertemu Nyonya Fatima
91
Eps. 91 Rencana Nyonya Fatima
92
Eps. 92 Ngantuk Berat
93
Eps. 93 Reaksi Alergi Obat
94
Eps. 94 Interogasi
95
Eps. 95 Mengungkap Jati Diri
96
Eps. 96 Berkunjung Ke Rumah Afsha
97
Eps. 97 Pembatalan Sepihak
98
Eps. 98 Belum Mendapat Restu
99
Eps. 99 Permohonan Resign
100
Eps. 100 Sepucuk Surat
101
Eps. 101 Pernikahan
102
Eps. 102 Kelahiran Buah Hati

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!