“Kenapa mereka menatapku seperti itu ?” Mark merasa terganggu dengan tatapan banyak pasang mata yang mengarah pada dirinya.
“Lihat pemuda yang di sana itu.” seorang pengunjung Mall menuju ke arah Mark. “Apa dia abnormal atau apa... berkencan dengan seorang manekin ?”
“Entahlah mungkin dia memang kelainan.” timpal pengunjung lain yang ikut menatap ke arah Mark dan tersenyum kecil kemudian berlalu.
Ada pengunjung lainnya yang menetap ke arahnya seorang anak kecil dan ibunya.
“Ibu manekin yang di bawa
kakak itu cantik sekali. Aku mau itu bu, belikan aku satu untuk teman main ku di rumah nanti.” ucap seorang anak lelaki yang mengira menaikan itu dibeli di mall tersebut.
“Mike untuk apa kau menyimpan manekin ? Kau ini lelaki bukan anak perempuan.” tolak sang ibu tegas dan mengajaknya segera pergi dari sana.
“Pasti mereka sedang membicarakan aku dan menganggap aku gila.” Mark kembali mendapati banyak pasang mata lainnya yang menetap pada dirinya sambil berbisik-bisik dan tersenyum kecil. “Sudahlah...”
Mark tak menghiraukannya lagi dan cepat pada apa yang mereka pikirkan tentang dirinya dan segera menuju ke pusat baju wanita.
“Baju mana yang pantas untuknya ?” Mark bingung setibanya di pusat baju wanita. Ada banyak model dan pilihan bagus di sana yang membuatnya semakin bingung harus memilih yang mana.
“Aku tidak tahu jika tidak melihatnya mencoba pakaian ini sendiri.”
Mark mengambil beberapa baju yang menurutnya bagus tapi ia bingung bagaimana bisa Fiona memakainya. “Apa aku harus memakaikannya ?” wajahnya pun sedikit kamera saat membayangkan Iya akan melepas baju Fiona dan menggantinya dengan pakaian baru.
“Aku ganti bajunya sekarang saja.” Mark bermaksud melepas baju Fiona. “Oh sepertinya tidak sopan melepas bajunya di sini.” membatalkan melepaskan baju yang dikenakan Fiona saat ini.
Pria itu kemudian menuju ke ruang ganti yang ada di sisi timur stand. Ya, dia masuk salah satu ruang ganti bersama Fiona dan menutup pintunya rapat-rapat.
“Baiklah kita coba baju ini dulu.” Mark mulai melepas kancing baju kemeja Fiona. “Argh.... !!” tiba-tiba Fiona berubah menjadi manusia kembali dan berteriak dengan keras saat pria itu bermaksud melepas bajunya.
“Oh...” Mark seketika melepaskan tangannya dari tubuh Fiona dan terlihat belahan tubuh wanita itu yang menonjol juga terlihat sexy yang membuat nya serasa akan mimisan. Baginya Fiona yang berubah dalam wujud manusia bisa membuatnya benar-benar merasa aneh saat berada di dekatnya.
“Apa yang kau lakukan ?” Fiona memegang bajunya dan menutupi bagian tubuhnya yang terlihat sembari mundur menjauh.
“Ssts... aku tidak bermaksud melakukan apapun padamu aku hanya ingin mengganti bajumu. Aku tak mengira saja kau berubah menjadi manusia kembali.” jelas Mark membela dirinya.
“Kuharap kau bukan pria mesum seperti kebanyakan pria, tuan.”
“Jelas saja aku bukan pria jenis seperti itu. Aku akan keluar sekarang kau ganti baju mu. Kabari aku saat kau selesai berganti baju.” Ia pun segera keluar dari ruang ganti dan memilih menunggu di depan pintu untuk menghindari pemikiran buruk Fiona pada dirinya.
Di dalam Fiona mencoba semua baju yang dibawakan oleh Mark tadi.
“Seleranya bagus juga. Aku mau ini dan beberapa baju lainnya.” memilih baju yang menurutnya pantas untuk ia pakai. “Tuan, aku sudah selesai.”
Mark membuka pintu ruang ganti dan masuk ke sana.
“Ini tuan baju yang ku pilih.” Fiona menyerahkan baju yang cocok dan sesuai dengan seleranya. “Dan yang ini tidak usah.” memberikan tiga potong baju yang menurutnya tidak pantas ia pakai.
Pria itu kemudian menerima baju dari Fiona dan mengajaknya keluar dari ruang ganti. Tentu saja seketika gadis itu berubah menjadi manekin kembali setelah berada di luar ruang ganti.
Saat hendak menuju ke kasir di tengah jalan ia bertemu dengan temannya.
“Mark... kau belanja baju wanita ? Apa kau sudah punya kekasih sekarang ?” sapa pria itu kemudian menghampiri Mark.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 85 Episodes
Comments
sigigi manis
Bahkan anak kecil saja sampai terpesona
2023-02-03
0
agen hijau
Engga coba bikini saja
2023-02-03
0