Mark menyelesaikan makannya dengan cepat dan tak lama berselang setelahnya ia pun pulang ke rumah.
Dalam perjalanan pulang menuju ke rumah manekin yang dibawanya hidup kembali, di saat hanya ada mereka berdua dalam mobil.
“Tuan terima kasih sudah membelikanku banyak baju baru hari ini.” celetuk Fiona pada tuannya.
“Ouh...” Mark sedikit terkejut sambil menekuk wajahnya dengan perubahan Fiona yang mendadak. “Kau sejujurnya kau selalu mengagetkanku setiap saat kau berubah.” menarik nafas panjang.
“Maaf tuan aku tidak bermaksud untuk mengagetkan mu. Aku sendiri juga tidak bisa mengontrol perubahan diriku.”
“Dan satu lagi banyak orang mengira aku gila saat membawamu keluar belanja tadi.” entah kenapa Mark tak bisa menyimpan hal itu lebih lama dalam hatinya dan mengungkapkannya begitu saja.
“Ya tuan aku tahu itu. Aku bisa mendengar percakapanmu dengan orang lain meskipun aku sudah berubah ke wujud manekin. Tapi menurutku tuan banyak juga yang ingin memiliki diriku serta memujiku.” jawab Fiona yang malah memuji dirinya sendiri dan membuat Mark tak bisa berkata-kata lagi.
“Aku tidak tahu bagaimana sebenarnya karakter gadis ini.” Mark melirik Fiona meskipun tak bicara padanya.
Tak lama kemudian mereka tiba di rumah. Mereka berdua masuk ke rumah bersamaan.
Dari luar rumah ada beberapa pasang mata yang sempat melihat sekilas ke rumah Mark.
“Mark pulang ke rumah bersama seorang gadis ?” ucap seorang lelaki yang juga merupakan tetangga depan rumah Mark yang menatap tak percaya. “Oh biarlah dia bersenang-senang dengan gadisnya menghabiskan malam setelah bertahun-tahun menjomblo.” pria itu pun tersenyum kecil kemudian berlalu begitu saja.
Satu jam berikutnya terlihat Mark sudah berada di kamarnya dan bersiap untuk tidur. Di kamar lain juga terlihat Fiona yang sedang berbaring dan memejamkan matanya.
“Argh... !” baru saja ia memejamkan matanya 5 menit, tubuhnya terasa geli dan betapa terkejutnya gadis itu saat ternyata ada seekor kecoa yang merayap di wajahnya. “Pergi kau kecoa kotor !” menyingkirkan kecoa yang bajunya menjijikkan dari wajahnya.
“Ooh...” Meskipun kecoa tadi sudah tak ada tapi ia masih merasakan wajahnya kotor dan pergi kamar mandi untuk membersihkan wajahnya.
Fiona kembali berbaring di atas tempat tidurnya. Baru lima menit memejamkan mata tiba-tiba ia merasa ada sesuatu yang menggigit ujung jari kakinya.
“Argh.... tikus !!” teriaknya kencang sambil melompat dari tempat tidurnya. “Bagaimana bisa ada tikus di sini ?” Fiona merasa jijik kakinya bekas disentuh tikus maka ia pun kembali ke kamar mandi untuk membersihkan kakinya.
“Semoga tak ada apa-apa lagi setelah ini.”
Fiona kembali berbaring dan memejamkan matanya. Baru lima menit terbaring sesuatu kembali jatuh di kepalanya.
“Argh.... laba-laba !!” teriaknya ketakutan sampai keluar kamar dan berlari masuk ke kamar tuannya.
“Fiona ada apa ? Sedari tadi aku mendengarmu berteriak.” Mark yang baru memejamkan matanya setelah dua kali mendengarkan Fiona kini harus membuka matanya kembali.
“Tuan tolong aku. Singkirkan laba-laba ini dari kepalaku.”
“Oh...” Mark baru paham apa penyebab gadis itu berteriak. Ia pun turun dari tempat tidurnya lalu mengambil laba-laba beserta sarangnya dari atas kepala Fiona.
“Te-terimakasih tuan.” ucap Fiona terbata-bata dan terlihat masih takut. “T-tuan bolehkah malam ini aku tidur di sini ? Aku takut setelah kecoa, tikus dan juga laba-laba nanti ada ular yang masuk ke kamar.” ucapnya lagi dengan memohon yang membuat Mark menahan ketawa saat melihatnya.
“Ternyata dia takut pada binatang kecil seperti itu ?” batin Mark sampai tak bisa menahan tertawa dan menutup bibirnya.
“Bagaimana tuan, apakah aku boleh tidur di sini ?”
“Ya boleh.” jawab Mark singkat.
Dan Fiona pun segera naik ke tempat tidur, berbaring di samping tuannya. Dalam beberapa menit saja gadis itu pun sudah terlelap.
“Sial aku tak bisa tidur.” satu jam setelahnya Mark tak bisa tidur karena biasanya ia hanya tidur seorang diri di tempat tidur.
“Bagaimana bisa dia tidur sepulas ini ?” gumam Mark beralih menatap Fiona yang sama sekali tak bergerak.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 85 Episodes
Comments
pusat herba
Sebenarbya Fiona itu siapa ya
2023-02-05
0