Eps. 6 Kembali Menjadi Manekin

Mark, terakhir membawa Fiona menunjukkan ruang kerjanya dimana di sana banyak sekali terdapat lukisan.

“Ini ruang kerja ku.” Mark masuk ke ruang kerjanya dengan Fiona yang mengikutinya.

“Lukisan...” Fiona menatap ke dinding di mana di sana banyak tergantung lukisan cantik juga di lantai dimana di sana banyak terdapat kanvas dan peralatan melukis.

“Itu...” pandangan gadis itu tertuju pada sebuah lukisan yang mirip sekali dengan dirinya. “Apa ini aku ?” menunjuk lukisan dirinya.

“Ya, itu kau.”

“Bagaimana bisa kau melukis diriku ?”

Mark pun kemudian menjelaskan awal mulanya dia melukis sosok gadis impiannya hinnga berakhir ia memesan sebuah patung lilin.

“Jadi aku benar-benar ciptaannya ?” Fiona menatap Mark dengan tatapan bingung tak tahu haruskah ia bersyukur karena pria itu menciptakan dirinya atau justru sebaliknya.

Mereka kemudian keluar dari ruangan itu.

“kruuk...” Fiona segera menoleh dan menatap perut Mark yang berbunyi.

“Sial...” gumam Mark merasa malu melihat gadis itu menertawai dirinya yang lapar.

“Letak dapur tadi di sana ya ?” Fiona menuju ke sebuah tempat. Tanpa menunggu jawaban dari Mark, ia pun segera menuju ke tempat yang ia tunjuk.

“Hey apa yang mau kau lakukan di sana ?” Mark pun mengejar Fiona.

Di dalam dapur, Fiona langsung menuju ke kulkas dan melihat ada apa saja disana.

“Jangan bilang kau mau memasak.” Mark melihat Fiona mengeluarkan beberapa sayur dan bumbu dari kulkas.

“Benar, kau duduk dan tunggu saja. Anggap saja aku harus melayani mu sebagai tuan ku.”

“Hey... !” Mark mencoba melarang Fiona untuk memasak namun gadis itu bahkan sudah memasukkan semua sayuran dan mengolahnya. “Baiklah aku akan menunggu mungkin ada salahnya membiarkannya memasak.

“hmm...” Mark mencium aroma lezat masakan 10 menit kemudian. “Sepertinya lezat, tapi siapa yang tahu ?”

Pria itu duduk dengan sabar menunggu masakan matang.

“Ini dia tuan, silahkan cicipi masakan ku.” lima menit kemudian Fiona menghidangkan masakan yang sudah matang ke meja.

Dan tanpa harus disuruh untuk yang kedua kalinya, Mark pun segera menyantap nya. “Ya, lumayan rasanya untuk masakan buatan dari seorang manekin.

Fiona hanya tersenyum kecil mendengar pujian yang ditujukan untuknya.

“Ayo makanlah.” ucap Mark melihat gadis itu hanya diam saja sama sekali tidak menyentuh peralatan makan di depannya. “Jika kamu tak mengambilnya maka nanti keburu aku habiskan.”

“Makan saja tuan. Aku sama sekali tidak merasa lapar.” dan jawaban dari Fiona itu menyadarkan jika di situ adalah boneka dan tidak mungkin baginya untuk makan.

“Aku akan menghabiskannya jika begitu.”

“Ding-dong...” suara di rumah yang berbunyi berulang kali, tanpa ada yang membukanya.

“Aku seperti mendengar suara bel, tuan.” ucap Fiona bisa mendengarkan suara meskipun terdengar lirih.

“Siapa yang bertamu pagi-pagi begini ?” Mark menara peralatan makan dan mencoba menancapkan indera pendengarnya.

“Ding-dong.”

“Ya, aku bisa mendengarnya.” celetuk Mark mendengar suara bel yang berbunyi nyaring.

Ia kemudian keluar dari dapur dan menuju ke ruang tamu untuk membuka pintunya.

“klak.” pintu terbuka terlihat sosok seorang lelaki dibalik pintu.

“Thomas... ada apa ?” Mark memanggil nama teman pelukisnya.

“Sebenarnya aku kehabisan cat minyak dasar sedangkan aku harus menyerahkan lukisanku itu pada customerku 2 jam lagi. Dan kau tahu toko peralatan lukis sebelum buka jam segini.” Thomas menjelaskan permasalahannya.

“Aku sepertinya punya cat dasar baru yang belum ku pakai. Biar ku lihat dulu jika ada kau boleh membawanya semua.” Mark menanggapi kemudian mengajak temannya itu untuk masuk dan menunggu.

Karena sudah terbiasa ke sana maka Thomas memilih untuk mengikuti Mark masuk ke ruang kerja.

“Ini dia catnya. Kau boleh membawanya.” Mark menyerahkan tiga cat dasar pada Thomas.

“Terimakasih.”

Di saat akan balik dan melewati dapur, Thomas mencium aroma lezat dari sana. “Kau masak apa ?”

Thomas pun masuk ke dapur dan betapa terkejutnya ia saat melihat seorang gadis duduk di kursi.

“Kau membuatku terkejut saja. Ku kira siapa gadis cantik itu, ternyata hanya manekin saja.” tersenyum kemudian berbalik sambil menepuk bahu Mark yang hanya mengerutkan keningnya saja.

Terpopuler

Comments

rubah manis

rubah manis

❤️❤️

2023-02-19

0

pusat herba

pusat herba

Lanjut

2023-02-05

0

lihat semua
Episodes
1 Eps. 1 Pameran Lukisan
2 Eps. 2 Nightmare
3 Eps. 3 Kejadian Aneh
4 Eps. 4 Bukan Halusinasi
5 Eps. 5 Pemberian Nama
6 Eps. 6 Kembali Menjadi Manekin
7 Eps. 7 Noda Cat
8 Eps. 8 Membeli Baju Baru
9 Eps. 9 Mencoba Baju Baru
10 Eps. 10 Tidak Waras
11 Eps. 11 Menumpang Tidur
12 Eps. 12 Sebuah Pelukan
13 Eps. 13 Ikut Pameran
14 Eps. 14 Dewi Fortuna
15 Eps. 15 Pengunjung Dari Butik
16 Eps. 16Tawaran Kerja
17 Eps. 17 Jawaban Untuk Tuan Jimmy
18 Eps. 18 Hari Pertama Di Butik
19 Eps. 19 Cepat Pakaikan Bajuku
20 Eps. 20 Omzet Meningkat
21 Eps. 21 Populer
22 Eps. 22 Bertemu Manajer Agency Model
23 Eps. 23 Mengambil Alih Kontrak
24 Eps. 24 Pindah Kerja
25 Eps. 25 Membersihkan Noda Cat
26 Eps. 26 Pergi Ke Stark Model
27 Eps. 27 Sesi Pemotretan
28 Eps. 28 Gagal Fokus
29 Eps. 29 Menghindar
30 Eps. 30 Demam
31 Eps. 31 Demam Turun
32 Eps. 32 Lelah
33 Eps. 33 Mencuri Dengar
34 Eps. 34 Hanya Kebetulan
35 Eps. 35 Rasa Iri
36 Eps. 36 Membakar Galeri
37 Eps. 37 Aroma Minyak
38 Eps. 38 Penyebab Kebakaran
39 Eps. 39 Terpukul
40 Eps. 40 Mark Demam
41 Eps. 41 Mampir Ke Galeri
42 Eps. 42 Tak Bisa Melukis
43 Eps. 43 Pikiran Rileks
44 Eps. 44 Ide Mengalir
45 Eps. 45 Ikut Pameran
46 Eps. 46 Pesanan Banyak
47 Eps. 47 Rival Baru
48 Eps. 48 Mood Kembali Hilang
49 Eps. 49 Pernyataan Cinta
50 Eps. 50 Balasan Dari Fiona
51 Eps. 51 Kembali Melukis
52 Eps. 52 Bermanja
53 Eps. 53 Tambalan Sementara
54 Eps. 54 Rekaman CCTV
55 Eps. 55 Terungkapnya Pelaku
56 Eps. 56 Elvis Kabur
57 Eps. 57 Tetangga Baru
58 Eps. 58 Lukisan Tak Ternilai
59 Eps. 59 Lukisan Viral
60 Eps. 60 Rekening Gendut
61 Eps. 61 Kencan Private
62 Eps. 62 Foto Viral
63 Eps. 63 Menguping
64 Eps. 64 Elvis Pulang
65 Eps. 65 Pemantik Api Yang Tertinggal
66 Eps. 66 Lukisan Cantik
67 Eps. 67 Mencuri Lukisan
68 Eps. 68 Lukisan Yang Hilang
69 Eps. 69 Akun Terblokir
70 Eps. 70 Mengosongkan Rumah
71 Eps. 71 Jalanan Mirip Dengan Masa Depan
72 Eps. 72 Janji Fiona
73 Eps. 73 Membantu Nona Pearl
74 Eps. 74 Menculik Fiona
75 Eps. 75 Fiona Hilang
76 Eps. 76 Sampai Di Rumah Elvis
77 Eps. 77 Laporan Kehilangan
78 Eps. 78 Menjual Fiona
79 Eps. 79 Membuat Ulang Fiona
80 Eps. 80 Tak Sama
81 Eps. 81 Kebakaran
82 Eps. 82 Fiona Berpamitan
83 Eps. 83 Elvis Tertangkap
84 Eps. 84 Di Ujung Asa
85 Eps. 85 Kejadian Berulang
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Eps. 1 Pameran Lukisan
2
Eps. 2 Nightmare
3
Eps. 3 Kejadian Aneh
4
Eps. 4 Bukan Halusinasi
5
Eps. 5 Pemberian Nama
6
Eps. 6 Kembali Menjadi Manekin
7
Eps. 7 Noda Cat
8
Eps. 8 Membeli Baju Baru
9
Eps. 9 Mencoba Baju Baru
10
Eps. 10 Tidak Waras
11
Eps. 11 Menumpang Tidur
12
Eps. 12 Sebuah Pelukan
13
Eps. 13 Ikut Pameran
14
Eps. 14 Dewi Fortuna
15
Eps. 15 Pengunjung Dari Butik
16
Eps. 16Tawaran Kerja
17
Eps. 17 Jawaban Untuk Tuan Jimmy
18
Eps. 18 Hari Pertama Di Butik
19
Eps. 19 Cepat Pakaikan Bajuku
20
Eps. 20 Omzet Meningkat
21
Eps. 21 Populer
22
Eps. 22 Bertemu Manajer Agency Model
23
Eps. 23 Mengambil Alih Kontrak
24
Eps. 24 Pindah Kerja
25
Eps. 25 Membersihkan Noda Cat
26
Eps. 26 Pergi Ke Stark Model
27
Eps. 27 Sesi Pemotretan
28
Eps. 28 Gagal Fokus
29
Eps. 29 Menghindar
30
Eps. 30 Demam
31
Eps. 31 Demam Turun
32
Eps. 32 Lelah
33
Eps. 33 Mencuri Dengar
34
Eps. 34 Hanya Kebetulan
35
Eps. 35 Rasa Iri
36
Eps. 36 Membakar Galeri
37
Eps. 37 Aroma Minyak
38
Eps. 38 Penyebab Kebakaran
39
Eps. 39 Terpukul
40
Eps. 40 Mark Demam
41
Eps. 41 Mampir Ke Galeri
42
Eps. 42 Tak Bisa Melukis
43
Eps. 43 Pikiran Rileks
44
Eps. 44 Ide Mengalir
45
Eps. 45 Ikut Pameran
46
Eps. 46 Pesanan Banyak
47
Eps. 47 Rival Baru
48
Eps. 48 Mood Kembali Hilang
49
Eps. 49 Pernyataan Cinta
50
Eps. 50 Balasan Dari Fiona
51
Eps. 51 Kembali Melukis
52
Eps. 52 Bermanja
53
Eps. 53 Tambalan Sementara
54
Eps. 54 Rekaman CCTV
55
Eps. 55 Terungkapnya Pelaku
56
Eps. 56 Elvis Kabur
57
Eps. 57 Tetangga Baru
58
Eps. 58 Lukisan Tak Ternilai
59
Eps. 59 Lukisan Viral
60
Eps. 60 Rekening Gendut
61
Eps. 61 Kencan Private
62
Eps. 62 Foto Viral
63
Eps. 63 Menguping
64
Eps. 64 Elvis Pulang
65
Eps. 65 Pemantik Api Yang Tertinggal
66
Eps. 66 Lukisan Cantik
67
Eps. 67 Mencuri Lukisan
68
Eps. 68 Lukisan Yang Hilang
69
Eps. 69 Akun Terblokir
70
Eps. 70 Mengosongkan Rumah
71
Eps. 71 Jalanan Mirip Dengan Masa Depan
72
Eps. 72 Janji Fiona
73
Eps. 73 Membantu Nona Pearl
74
Eps. 74 Menculik Fiona
75
Eps. 75 Fiona Hilang
76
Eps. 76 Sampai Di Rumah Elvis
77
Eps. 77 Laporan Kehilangan
78
Eps. 78 Menjual Fiona
79
Eps. 79 Membuat Ulang Fiona
80
Eps. 80 Tak Sama
81
Eps. 81 Kebakaran
82
Eps. 82 Fiona Berpamitan
83
Eps. 83 Elvis Tertangkap
84
Eps. 84 Di Ujung Asa
85
Eps. 85 Kejadian Berulang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!