Eps. 2 Nightmare

Masih di hari yang sama Mark kembali memamerkan lukisannya yang lain karena tiga lukisannya sudah terjual.

“Aku mau lukisan Elton ini.” ucap seorang pengunjung lelaki berebut lukisan dengan pengunjung lain yang memperebutkan satu lukisan terakhir.

“Seandainya saja salah satu dari gadis yang ku lukis itu menemani hidupku....” Mark harusnya tersenyum lebar karena karyanya laku keras namun justru kebalikannya, pria itu menangis dalam hatinya setelah sekian lamanya ia membujang dan hanya beberapa kali yang bisa dihitung dengan jari menjalin hubungan dengan beberapa wanita dan harus kandas begitu saja dalam waktu yang singkat.

“Apa kau akan mengingat ku ?” gumam wanita itu kemudian segera menghilang begitu Mark menatap ke arahnya.

Beberapa jam kemudian acara pameran lukisan itu pun usai. Semua pelukis yang ada di sana pulang, termasuk Mark.

“huft....” pria berambut blonde lurus dan bermata hazel itu berdiri di depan cermin menatap siluet dirinya. Dengan hidungnya yang mancung dan dagu berlesung memperlihatkan jika dirinya tidak jauh dari kata tampan tapi kenapa selain tak ada gadis yang sesuai tipenya, juga tak ada gadis yang tertarik padanya belakangan ini.

Ia pun beralih menatap foto kedua orang tuanya di dinding.

“Ayah... ibu... aku akan meneruskan jejak kalian sebagai pelukis dan menurunkan pada putra atau putri ku nanti.” gumamnya lirih mengingat janjinya pada mereka sepuluh tahun lalu saat kedua orang tuanya masih hidup.

Setelah cukup lama memandangi foto kedua orang tuanya, Mark kemudian masuk ke galeri lukis nya. Sebuah ruangan khusus di mana dia bekerja menyapukan kuasnya membuat lukisan yang indah.

“Klik.” Mark menyalakan lampu untuk menerangi ruangan yang gelap.

Awalnya pria itu hanya melihat sebuah kanvas kosong di sana dan merapikan kuasnya saja. “Malam masih panjang, aku akan melukis satu lukisan sebelum aku tidur.” ia memang tak bisa mengontrol dirinya saat memegang kuas.

“mmm...” Mark memejamkan mata sebelum menyapukan kuasnya ke canvas.

Ya, pria itu membayangkan sosok gadis impiannya. “Rambutnya hitam, panjang dan lembut.” Mark mulai melukis rambut gadis impiannya. “Matanya...” ia kemudian melukis mata bulat berwarna coklat dengan bulu mata yang lentik.

“Hoahem....” Dua jam kemudian pria itu merasa mengantuk. “Aku lanjutkan saja besok.”

Mark menyudahi melukisnya yang sudah selesai pada tahap wajah. Ia mematikan kembali ruangan itu dan masuk ke kamarnya.

“klik.” pria itu mematikan lampunya dan menyalakan lampu tidur yang temaram agar membuat tidurnya lebih nyenyak.

“zsss...” terdengar suara dengkur halus beberapa menit kemudian. Mungkin karena ia kelelahan dan membuatnya tidur mendengkur.

Dalam tidurnya Mark bermimpi melihat sebuah kejadian. Anehnya dalam mimpi nya ia melihat sosok gadis yang tadi dilukisnya sebelum ia tidur.

“din...” di sebuah jalanan yang ramai dengan tingkat kemacetan tinggi terlihat seorang gadis yang membuka kaca mobil untuk melihat jalanan di depannya.

“Jika tidak buru-buru maka aku akan terlambat bekerja.” gadis itu terlihat terburu-buru dengan berulang kali melirik jam yang melingkar di tangannya.

“klak.” gadis tadi memilih turun dari mobil dan berlari di tengah jalan raya untuk mengejar waktu.

“brak-bruk.” di tengah jalan ada sebuah truk besar yang menghantam sebuah bus di dekat gadis tadi.

“Argh.... !” teriak para korban yang terjebak dalam bus saat bus jatuh ke samping dan berputar.

“boom !” belum tempat para penumpang bus itu keluar dari sana terus meledak dan terbakar menghanguskan semua penumpang yang ada di dalamnya.

“Argh....!” ternyata api dari bus yang terbakar menyebar ke sekitar dan membakar kendaraan lainnya juga siapa saja yang ada di dekatnya, termasuk gadis tadi.

“Tolong aku... aku tidak ingin mati di sini.” rintih gadis itu saat melihat tubuhnya terbakar dan tak ada yang membantu dirinya.

Terpopuler

Comments

Ucy (ig. ucynovel)

Ucy (ig. ucynovel)

ceritanya keren 👍

2023-02-27

1

sari tebu oyy!

sari tebu oyy!

mungkin saja nanti ada peri lewat yang mengembangkan permintaanmu dan sesegera mungkin mendapatkan kekasih, mark

2023-02-05

0

red riding hood

red riding hood

punya firasa mungkin saja lukisannya berubah jadi hantu

2023-02-05

0

lihat semua
Episodes
1 Eps. 1 Pameran Lukisan
2 Eps. 2 Nightmare
3 Eps. 3 Kejadian Aneh
4 Eps. 4 Bukan Halusinasi
5 Eps. 5 Pemberian Nama
6 Eps. 6 Kembali Menjadi Manekin
7 Eps. 7 Noda Cat
8 Eps. 8 Membeli Baju Baru
9 Eps. 9 Mencoba Baju Baru
10 Eps. 10 Tidak Waras
11 Eps. 11 Menumpang Tidur
12 Eps. 12 Sebuah Pelukan
13 Eps. 13 Ikut Pameran
14 Eps. 14 Dewi Fortuna
15 Eps. 15 Pengunjung Dari Butik
16 Eps. 16Tawaran Kerja
17 Eps. 17 Jawaban Untuk Tuan Jimmy
18 Eps. 18 Hari Pertama Di Butik
19 Eps. 19 Cepat Pakaikan Bajuku
20 Eps. 20 Omzet Meningkat
21 Eps. 21 Populer
22 Eps. 22 Bertemu Manajer Agency Model
23 Eps. 23 Mengambil Alih Kontrak
24 Eps. 24 Pindah Kerja
25 Eps. 25 Membersihkan Noda Cat
26 Eps. 26 Pergi Ke Stark Model
27 Eps. 27 Sesi Pemotretan
28 Eps. 28 Gagal Fokus
29 Eps. 29 Menghindar
30 Eps. 30 Demam
31 Eps. 31 Demam Turun
32 Eps. 32 Lelah
33 Eps. 33 Mencuri Dengar
34 Eps. 34 Hanya Kebetulan
35 Eps. 35 Rasa Iri
36 Eps. 36 Membakar Galeri
37 Eps. 37 Aroma Minyak
38 Eps. 38 Penyebab Kebakaran
39 Eps. 39 Terpukul
40 Eps. 40 Mark Demam
41 Eps. 41 Mampir Ke Galeri
42 Eps. 42 Tak Bisa Melukis
43 Eps. 43 Pikiran Rileks
44 Eps. 44 Ide Mengalir
45 Eps. 45 Ikut Pameran
46 Eps. 46 Pesanan Banyak
47 Eps. 47 Rival Baru
48 Eps. 48 Mood Kembali Hilang
49 Eps. 49 Pernyataan Cinta
50 Eps. 50 Balasan Dari Fiona
51 Eps. 51 Kembali Melukis
52 Eps. 52 Bermanja
53 Eps. 53 Tambalan Sementara
54 Eps. 54 Rekaman CCTV
55 Eps. 55 Terungkapnya Pelaku
56 Eps. 56 Elvis Kabur
57 Eps. 57 Tetangga Baru
58 Eps. 58 Lukisan Tak Ternilai
59 Eps. 59 Lukisan Viral
60 Eps. 60 Rekening Gendut
61 Eps. 61 Kencan Private
62 Eps. 62 Foto Viral
63 Eps. 63 Menguping
64 Eps. 64 Elvis Pulang
65 Eps. 65 Pemantik Api Yang Tertinggal
66 Eps. 66 Lukisan Cantik
67 Eps. 67 Mencuri Lukisan
68 Eps. 68 Lukisan Yang Hilang
69 Eps. 69 Akun Terblokir
70 Eps. 70 Mengosongkan Rumah
71 Eps. 71 Jalanan Mirip Dengan Masa Depan
72 Eps. 72 Janji Fiona
73 Eps. 73 Membantu Nona Pearl
74 Eps. 74 Menculik Fiona
75 Eps. 75 Fiona Hilang
76 Eps. 76 Sampai Di Rumah Elvis
77 Eps. 77 Laporan Kehilangan
78 Eps. 78 Menjual Fiona
79 Eps. 79 Membuat Ulang Fiona
80 Eps. 80 Tak Sama
81 Eps. 81 Kebakaran
82 Eps. 82 Fiona Berpamitan
83 Eps. 83 Elvis Tertangkap
84 Eps. 84 Di Ujung Asa
85 Eps. 85 Kejadian Berulang
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Eps. 1 Pameran Lukisan
2
Eps. 2 Nightmare
3
Eps. 3 Kejadian Aneh
4
Eps. 4 Bukan Halusinasi
5
Eps. 5 Pemberian Nama
6
Eps. 6 Kembali Menjadi Manekin
7
Eps. 7 Noda Cat
8
Eps. 8 Membeli Baju Baru
9
Eps. 9 Mencoba Baju Baru
10
Eps. 10 Tidak Waras
11
Eps. 11 Menumpang Tidur
12
Eps. 12 Sebuah Pelukan
13
Eps. 13 Ikut Pameran
14
Eps. 14 Dewi Fortuna
15
Eps. 15 Pengunjung Dari Butik
16
Eps. 16Tawaran Kerja
17
Eps. 17 Jawaban Untuk Tuan Jimmy
18
Eps. 18 Hari Pertama Di Butik
19
Eps. 19 Cepat Pakaikan Bajuku
20
Eps. 20 Omzet Meningkat
21
Eps. 21 Populer
22
Eps. 22 Bertemu Manajer Agency Model
23
Eps. 23 Mengambil Alih Kontrak
24
Eps. 24 Pindah Kerja
25
Eps. 25 Membersihkan Noda Cat
26
Eps. 26 Pergi Ke Stark Model
27
Eps. 27 Sesi Pemotretan
28
Eps. 28 Gagal Fokus
29
Eps. 29 Menghindar
30
Eps. 30 Demam
31
Eps. 31 Demam Turun
32
Eps. 32 Lelah
33
Eps. 33 Mencuri Dengar
34
Eps. 34 Hanya Kebetulan
35
Eps. 35 Rasa Iri
36
Eps. 36 Membakar Galeri
37
Eps. 37 Aroma Minyak
38
Eps. 38 Penyebab Kebakaran
39
Eps. 39 Terpukul
40
Eps. 40 Mark Demam
41
Eps. 41 Mampir Ke Galeri
42
Eps. 42 Tak Bisa Melukis
43
Eps. 43 Pikiran Rileks
44
Eps. 44 Ide Mengalir
45
Eps. 45 Ikut Pameran
46
Eps. 46 Pesanan Banyak
47
Eps. 47 Rival Baru
48
Eps. 48 Mood Kembali Hilang
49
Eps. 49 Pernyataan Cinta
50
Eps. 50 Balasan Dari Fiona
51
Eps. 51 Kembali Melukis
52
Eps. 52 Bermanja
53
Eps. 53 Tambalan Sementara
54
Eps. 54 Rekaman CCTV
55
Eps. 55 Terungkapnya Pelaku
56
Eps. 56 Elvis Kabur
57
Eps. 57 Tetangga Baru
58
Eps. 58 Lukisan Tak Ternilai
59
Eps. 59 Lukisan Viral
60
Eps. 60 Rekening Gendut
61
Eps. 61 Kencan Private
62
Eps. 62 Foto Viral
63
Eps. 63 Menguping
64
Eps. 64 Elvis Pulang
65
Eps. 65 Pemantik Api Yang Tertinggal
66
Eps. 66 Lukisan Cantik
67
Eps. 67 Mencuri Lukisan
68
Eps. 68 Lukisan Yang Hilang
69
Eps. 69 Akun Terblokir
70
Eps. 70 Mengosongkan Rumah
71
Eps. 71 Jalanan Mirip Dengan Masa Depan
72
Eps. 72 Janji Fiona
73
Eps. 73 Membantu Nona Pearl
74
Eps. 74 Menculik Fiona
75
Eps. 75 Fiona Hilang
76
Eps. 76 Sampai Di Rumah Elvis
77
Eps. 77 Laporan Kehilangan
78
Eps. 78 Menjual Fiona
79
Eps. 79 Membuat Ulang Fiona
80
Eps. 80 Tak Sama
81
Eps. 81 Kebakaran
82
Eps. 82 Fiona Berpamitan
83
Eps. 83 Elvis Tertangkap
84
Eps. 84 Di Ujung Asa
85
Eps. 85 Kejadian Berulang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!