Masih di hari yang sama Mark kembali memamerkan lukisannya yang lain karena tiga lukisannya sudah terjual.
“Aku mau lukisan Elton ini.” ucap seorang pengunjung lelaki berebut lukisan dengan pengunjung lain yang memperebutkan satu lukisan terakhir.
“Seandainya saja salah satu dari gadis yang ku lukis itu menemani hidupku....” Mark harusnya tersenyum lebar karena karyanya laku keras namun justru kebalikannya, pria itu menangis dalam hatinya setelah sekian lamanya ia membujang dan hanya beberapa kali yang bisa dihitung dengan jari menjalin hubungan dengan beberapa wanita dan harus kandas begitu saja dalam waktu yang singkat.
“Apa kau akan mengingat ku ?” gumam wanita itu kemudian segera menghilang begitu Mark menatap ke arahnya.
Beberapa jam kemudian acara pameran lukisan itu pun usai. Semua pelukis yang ada di sana pulang, termasuk Mark.
“huft....” pria berambut blonde lurus dan bermata hazel itu berdiri di depan cermin menatap siluet dirinya. Dengan hidungnya yang mancung dan dagu berlesung memperlihatkan jika dirinya tidak jauh dari kata tampan tapi kenapa selain tak ada gadis yang sesuai tipenya, juga tak ada gadis yang tertarik padanya belakangan ini.
Ia pun beralih menatap foto kedua orang tuanya di dinding.
“Ayah... ibu... aku akan meneruskan jejak kalian sebagai pelukis dan menurunkan pada putra atau putri ku nanti.” gumamnya lirih mengingat janjinya pada mereka sepuluh tahun lalu saat kedua orang tuanya masih hidup.
Setelah cukup lama memandangi foto kedua orang tuanya, Mark kemudian masuk ke galeri lukis nya. Sebuah ruangan khusus di mana dia bekerja menyapukan kuasnya membuat lukisan yang indah.
“Klik.” Mark menyalakan lampu untuk menerangi ruangan yang gelap.
Awalnya pria itu hanya melihat sebuah kanvas kosong di sana dan merapikan kuasnya saja. “Malam masih panjang, aku akan melukis satu lukisan sebelum aku tidur.” ia memang tak bisa mengontrol dirinya saat memegang kuas.
“mmm...” Mark memejamkan mata sebelum menyapukan kuasnya ke canvas.
Ya, pria itu membayangkan sosok gadis impiannya. “Rambutnya hitam, panjang dan lembut.” Mark mulai melukis rambut gadis impiannya. “Matanya...” ia kemudian melukis mata bulat berwarna coklat dengan bulu mata yang lentik.
“Hoahem....” Dua jam kemudian pria itu merasa mengantuk. “Aku lanjutkan saja besok.”
Mark menyudahi melukisnya yang sudah selesai pada tahap wajah. Ia mematikan kembali ruangan itu dan masuk ke kamarnya.
“klik.” pria itu mematikan lampunya dan menyalakan lampu tidur yang temaram agar membuat tidurnya lebih nyenyak.
“zsss...” terdengar suara dengkur halus beberapa menit kemudian. Mungkin karena ia kelelahan dan membuatnya tidur mendengkur.
Dalam tidurnya Mark bermimpi melihat sebuah kejadian. Anehnya dalam mimpi nya ia melihat sosok gadis yang tadi dilukisnya sebelum ia tidur.
“din...” di sebuah jalanan yang ramai dengan tingkat kemacetan tinggi terlihat seorang gadis yang membuka kaca mobil untuk melihat jalanan di depannya.
“Jika tidak buru-buru maka aku akan terlambat bekerja.” gadis itu terlihat terburu-buru dengan berulang kali melirik jam yang melingkar di tangannya.
“klak.” gadis tadi memilih turun dari mobil dan berlari di tengah jalan raya untuk mengejar waktu.
“brak-bruk.” di tengah jalan ada sebuah truk besar yang menghantam sebuah bus di dekat gadis tadi.
“Argh.... !” teriak para korban yang terjebak dalam bus saat bus jatuh ke samping dan berputar.
“boom !” belum tempat para penumpang bus itu keluar dari sana terus meledak dan terbakar menghanguskan semua penumpang yang ada di dalamnya.
“Argh....!” ternyata api dari bus yang terbakar menyebar ke sekitar dan membakar kendaraan lainnya juga siapa saja yang ada di dekatnya, termasuk gadis tadi.
“Tolong aku... aku tidak ingin mati di sini.” rintih gadis itu saat melihat tubuhnya terbakar dan tak ada yang membantu dirinya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 85 Episodes
Comments
Ucy (ig. ucynovel)
ceritanya keren 👍
2023-02-27
1
sari tebu oyy!
mungkin saja nanti ada peri lewat yang mengembangkan permintaanmu dan sesegera mungkin mendapatkan kekasih, mark
2023-02-05
0
red riding hood
punya firasa mungkin saja lukisannya berubah jadi hantu
2023-02-05
0