“Jangan bilang lo ada les lagi?” selidik Sonia.
Kepala Joy perlahan mengangguk pelan.
“Yahhh joy, ada barang limited edisi yang hanya keluar 10 buah di dunia, dan 3 diantaranya ada di indo, gue mau pesan itu, katanya baru keluar di mall yang biasa kita datangi” seru Sonia.
“Upppss sayang banget udah gue ambil satu, dan sisanya tinggal dua, jadi kalian berempat harus berebut untuk mendapatkan itu” celetuk Ruby.
“ambil aja buat kalian gue cari yang tidak keluar di indo aja” ujar Joy.
“mana mungkin lo dapat, emang sehebat apa orang tua lo sampai bisa mendapatkan itu” sindir Ruby lagi.
Joy akhirnya menatap ruby, “kenapa sih, sejak SMP lo selalu anggap gue sebagai saingan lo, padahal lo udah ambil semua yang gue inginkan, tolong jangan ikut campur pembicaraan gue sama teman teman gue” sindir joy.
“Ehhh jangan sok ya lo! Lo pikir gue iri dengan yang lo punya! Lo itu yang selalu mengikuti apa yang gue punya dan inginkan jangan memutar balikkan fakta ya! Buktinya Aldo bisa sama gue dan lo sampai sekarang masih ngejar ngejar ke kasih gue!” bentak Ruby.
Joy menatap kesal pada Ruby dan aldo yang masih saling menggenggam tangan, ‘lo pikir gue ngejar dia karena emang gue yang pengen?! Kalau aldo gak ngasih harapan ke gue! Gak bakal gue kejar dia!’ pekik Joy, namun sayang dia hanya berteriak di dalam hati, “Gak akan, gue gak akan mengejar dia lagi” ujar Joy.
Wajah aldo sedikit terkejut begitu mendengar ucapan Joy tapi pria itu berusaha untuk menetralkan wajahnya, berpura pura tidak terjadi apapun atas ucapan joy.
...🥑🥑🥑🥑🥑...
“Nona mau kemana?” tanya Ray begitu Joy memasuki mobilnya.
Joy hanya diam dan tidak menjawab apapun dia sibuk melamun. Tangannya bergerak merogoh ponsel dan membaca pesan masuk dari aldo.
📩“Maaf udah buat lo sakit hati sama gue, sebenarnya bukan maksud gue diamin lo, ruby sebenarnya selalu ngancam ingin bunuh diri jika gue memutuskannya, apa hati lo udah benar benar hilang untuk gue? Tidak bisakah lo menunggu sedikit lagi? Atau lo mau menjadi selingkuhan gue? Please joy gue masih sayang sama lo” pesan yang dikirim oleh aldo.
Inilah alasan kenapa Joy masih berharap pada aldo, pria itu memberikan janji pada Joy dan sesekali memberikan perhatian padanya, joy yang kekurangan perhatian dan kasih sayang dari pria, langsung tidak berkutik dengan Aldo yang bersikap seperti itu padanya.
Pandangan Joy tiba tiba menggelap karena kini tangan ray menutup mata joy yang sedang membaca pesan dari aldo.
“maaf nona, pesan seperti ini tidak baik anda baca” ujar Ray sambil mengambil ponsel dari tangan Joy.
“Kembalikan ponsel gue!” perintah Joy.
Ray menggeleng dan menghapus pesan yang aldo kirim untuk Joy, bukan hanya itu ray juga menghapus kontak aldo dan memblokir aldo dari ponsel milik joy.
“Lo apa apaan sih Ray! kembalikan ponsel gue sekarang juga!” perintah Joy sekali lagi tapi kali ini dengan sedikit emosi.
Ray akhirnya mengembalikan ponsel milik Joy, “nona tidak mau pergi ke tempat les ya?” tanya Ray untuk mengganti suasana hati Joy.
“Lo hapus pesan gue?! Dan lo hapus kontak milik Aldo! Lo apa apan sih! Lo itu hanya bodyguard gue!” maki Joy.
Melvin yang berada di kursi supir segera mengendarai mobil dan menghentikan mobil itu di tempat yang tidak banyak orang lalu Lalang.
“Lo hanya bodyguard! Gue bisa memecat lo kapan aja! Jangan sok berkuasa!” kembali Joy memaki Ray meluapkan segala emosi yang sejak tadi dia pendam, sebenarnya dia tidak terlalu marah dengan Ray, tapi sejak tadi kepala gadis itu pusing dengan perasaannya dan dia sedang emosi, karena ray melakukan kesalahan makanya joy langsung menumpahkan emosinya begitu aja.
Ray yang dimaki Joy hanya diam, setelah joy melimpahkan semua kekesalannya baru pria itu mendorong tubuh joy hingga dia terbaring di kursi dan Ray berada di atasnya menindih gadis itu.
“Pria seperti itu tidak cocok dengan nona, anda boleh marah pada saya, tapi jangan kembali pada pria seperti itu, dia hanya bisa menyakiti anda nona” gumam Ray sambil menatap mata Joy lekat.
‘deg deg deg’ Joy merasa nafasnya sesak karena saat ini ray hanya berjarak setengah jengkal dari wajahnya.
“Apa nona mengerti ucapan saya?” tanya Ray pelan.
Joy hanya mengangguk pelan dan memukul pelan dada Ray meminta pria itu menjauh dari badannya. Dua orang itu kembali duduk dan joy memukul mukul dadanya yang terasa berdetak sangat kencang, “bodyguard apaan yang menindih tuannya” sindir Joy, wajah gadis itu sudah memerah layaknya buah tomat.
“Saya bahkan bisa melakukan apapun yang tuan saya inginkan” bisik Ray tepat di telinga Joy, membuat gadis itu semakin merinding dan menahan nafas.
“kalau gitu gue perintahkan jangan pernah mengganggu perasaan gue dengan aldo” ujar joy.
Ray menggeleng, “saya melindungi tuan saya jika dia akan terluka, dan pria itu akan melukai nona, jadi saya akan melakukan apapun perintah tuan saya tapi tidak untuk membuatnya terluka” jelas Ray.
“aneh banget sih, kalau gue suruh bunuh aldo apa akan dilaksanakan?” canda Joy.
“Siap dilaksanakan nona mau di bunuh dengan cara apa?” tanya Ray.
Mata Joy melotot tidak percaya dengan ucapan Ray, padahal dia hanya bercanda, “lo bercandakan? Mana mungkin lo mau bunuh orang hanya karena perintah gue?” seru Joy tidak percaya.
Ray mendekatkan wajahnya pada Joy, “apa ada kebohongan di mata saya? Nona? Apa harus saya bunuh sekarang bisa nona percaya?”
“jangan! Oke oke gue percaya! Jangan membicarakan tentang pembunuhan lagi! Tadi gue hanya bercanda!” teriak Joy panik, gadis itu sedikit takut melihat mata kejujuran dari mata ray.
“baik perintah di batalkan” ujar Ray.
Joy langsung bernafas lega mendengar ucapan Ray, dia mengelus elus dadanya karena tadi sempat ketakutan.
“Nona takut??” tanya Ray.
Joy menatap Ray dengan wajah serius, “ya takut lah! Lo pikir ada orang yang gak takut jika membicarakan tentang pembunuhan! Jangan pernah bercanda seperti itu lagi! Jantung gue berasa mau copot” bentak Joy kesal.
“Nona ada dunia gelap yang mampu membunuh orang jika orang itu melakukan kesalahan, nona tidak boleh takut karena saya akan melindungi nona” ujar Ray.
“siapa sih yang mau bunuh gue! Gue itu bukan anak seorang raja atau anak presiden! Hanya anak orang kaya yang bertebaran di seluruh dunia! Mana mungkin ada yang mau membunuh gue!” pekik joy.
“tapi sepertinya nona salah, nona tetap di dalam mobil” perintah ray, dia dan Melvin sudah keluar dari dalam mobil karena ada beberapa pria ber jas Hitam yang mengelilingi mobilnya yang terparkir.
...🍐🍐🍐🍐🍐...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 104 Episodes
Comments
Alejandra
Sedikit mirip kisah cinta Mommy Ara nich...
2023-10-09
1
who am I
diem diem si aldo minta dijotos sama si ray 😉
2023-06-26
0
Renireni Reni
kamu blm tau joy bahaya apa di depanmu
2023-03-22
0