“Malam tuan besar, nona saya temukan sedang melarikan diri ke Club, jadi saya menjemputnya langsung begitu tau keberadaan nona tuan” ujar Ray.
Steve mengulum senyum, merasa bangga dengan kehebatan dari bodyguard yang baru dia pesan, padahal perjanjiannya mereka akan bekerja besok pagi tapi mereka sudah bisa memulangkan joy pada pukul 9 malam, memang cukup malam bagi anak gadis untuk pulang tapi itu termasuk keajaiban karena biasanya kalau joy melarikan diri akan pulang pukul 1 pagi itu pun kalau ketahuan olehnya.
“baiklah letakkan dia di dalam kamarnya, dan nanti akan ada pembantu yang menggantikan bajunya, dan pembantu itu akan menunjukkan kamar kalian berdua” ujar Steve dingin, dia memang selalu bersikap dingin dengan siapa saja termasuk keluarganya sendiri.
.
Pukul 6 pagi Ray bangun dan memasuki kamar Joy, pria itu berjalan pelan menuju tempat di mana joy tidur, sudah terlihat joy menggunakan baju tidurnya, Ray mendekat pada joy dan mencuri ciuman pada kening gadis itu, “Akan aku dapatkan hatimu, setelah itu kau tidak bisa lari dariku Joy” gumam ray pelan.
“Joy! Bangun!” teriak Ray berusaha membangunkan gadis itu.
“hmmm” hanya lenguhan kecil yang keluar dari mulut joy, tapi gadis itu tidak mau membuka matanya.
“Sayangku Joy bangun” panggil Ray pelan sambil sesekali mengusap pipi joy dengan lembut. Tapi tetap gadis itu tidak membuka matanya, dia memang paling susah bangun jika sudah tertidur. Tidak jauh dari Ray, Melvin geleng geleng kepala liat tingkah bos nya yang luar biasa absurd, bisa bisanya Ray mencari kesempatan dalam kesempitan untuk mengelus pipi gadis yang dia suka, di tambah dia memanggil gadis itu dengan panggilan sayang, untung saja tidak ada yang dengar kecuali dia dan joy yang dipastikan masih berada di alam mimpinya.
“Bos~” panggil Melvin untuk memberi peringatan pada Ray.
“apaan sih, udah sana siapkan air hangar buat di dalam bak mandi, jangan mengganggu waktu ku bersenang senang” usir Ray.
Melvin menghela nafas panjang, baru berjalan pelan menuju kamar mandi milik Joy.
Sementara Ray kembali dengan kesenangan barunya, dia kembali mengelus pipi Joy dengan lembut, tapi kali ini Joy sedikit terusik gadis itu membuka sedikit matanya dan tanpa sadar menepis tangan Ray yang ada di pipinya, gadis itu berpikir ada sesuatu yang menempel di pipinya dan membuat dia merasa geli.
Ray hanya mengulum senyum, tidak terlihat panik saat mata joy terbuka dan tangannya di tepis. “Nona, ayo bangun, anda bisa terlambat ke sekolah” sapa Ray dengan akting malaikat super.
“euunnggghhh gue masih ngantuk!” umpat Joy kesal dia kembali bersembunyi di dalam selimut yang sudah dia angkat ke atas.
“Nona~ kalau tidak bangun akan saya ceburkan ke dalam bak mandi” ancam Ray.
Joy kali ini diam, ternyata gadis itu sudah kembali tertidur saat Ray kembali membuka selimut itu.
Ray semakin tertawa pelan melihat wajah Joy yang kembali tidur, dia semakin gemas dengan wajah tidur Joy, Ray mendekatkan wajahnya dan sekali lagi diam diam mencium pipi Joy sambil mengelus puncak kepala Joy. “Semakin hari kamu semakin menggemaskan Joy” bisik Ray.
“Bos~ ayolah jangan mengganggu gadis itu lagi, dia harus sekolah bos, nanti kita di pecat, bos tidak bisa menggoda dia lagi” Melvin berusaha memberi peringatan pada bos mafia nya.
“Berisik, udah sana pergi, biarkan gue ganggu wanita gue” usir Ray.
Melvin menghembuskan nafas panjang, lalu dia keluar untuk menjaga dari luar agar tidak ada yang masuk ke dalam dan mengetahui apa yang Ray lakukan pada Joy.
“Joy~ joy sayang~ bangun” panggil Ray.
Tapi sayang panggilan lembut Ray tidak berpengaruh pada Joy, gadis itu masih setia memejamkan matanya.
“Nona! Bangun nona, kalau tidak bangun juga akan saya masukkan langsung ke dalam bak mandi!” ancam Ray sekali lagi. Jangan tanya Ray tega atau tidak, selama yang menjahili Joy adalah dirinya maka dia akan tega melakukan itu, tapi jika orang lain jangan harap bisa pulang dengan baik baik saja, karena ray akan membuat orang itu terluka atau setidaknya mendapat trauma.
“Euungghhh Lima menit lagi” gumam Joy masih dengan mata terpejam, nyawa gadis itu mulai terkumpul tapi dia masih malas untuk bangun dari tempat tidurnya.
“Nona Joy! Jika anda tidak bangun saya akan benar benar menggendong nona dan memasukkan nona dalam bak mandi” ujar Ray.
“Lima menit lagi! Berisik banget sihhh!” gerutu Joy kesal.
“dalam hitungan ketiga kalau nona tidak bangun akan langsung saya lakukan” peringat Ray.
“Gak akan berani” balas Joy sambil sedikit tersenyum meremehkan.
“Satu” Bukannya bangun, Joy malah semakin mengeratkan pelukannya pada bantal guling, mata gadis itu semakin tertutup.
“dua” Joy sudah kembali tertidur pada hitungan kedua.
“Tiga!” Ray langsung menarik selimut dan bantal guling yang di peluk Joy membuat gadis itu otomatis membuka matanya.
“Rayy!!!” Joy memekik kencang saat tubuhnya sudah di gendong Ray dengan sangat mudah dan dia langsung dibawa ke kamar mandi, ngantuk yang Joy rasakan langsung hilang dan berganti wajah ketakutan serta syok.
‘byuurrr’
“RAYYYY!!!!” pekik Joy saat dengan mudahnya Ray melepaskan tangannya dan menceburkan Joy ke dalam bak yang sudah berisi air hangat. Gadis itu memekik dan menatap Ray dengan kesal. “Gue tuan lo! Seenaknya nyeburin gue seperti ini!” umpat Joy kesal.
“Selamat mandi nona, jika tidak cepat cepat mandi nanti saya yang akan memandikan nona” ujar Ray sambil mengulum senyum dan mengedipkan sebelah matanya, dia perlahan keluar dari kamar mandi, sementara Joy hanya bisa melongo syok melihat tingkah bodyguard barunya.
Begitu Ray benar benar keluar Joy berlari kearah pintu dan langsung mengunci pintu itu, sekarang dia sudah 100 persen sadar dan tidak mengantuk lagi.
“Ada bodyguard ngancam tuannya!” gerutu Joy kesal, dia akhirnya mempercepat mandinya takut ancaman Ray akan benar benar di lakukan, Jantung Joy tidak berdisko lagi tapi sudah salto akibat ulah Ray.
.
Pukul setengah tujuh Joy sudah siap dengan pakaian sekolahnya, gadis itu melirik ke arah Ray dan Melvin yang berdiri di depan pintu kamarnya dengan tas sekolah gadis itu.
“Besok jangan membangunkan ku seperti itu!” umpat Joy kesal.
“saya tidak bisa berjanji nona, karena saya harus memastikan nona tidak telat datang ke sekolah” balas Ray.
“Lo!! Aarrggghhh” Joy mengepalkan tangannya kesal dan berjalan sambil menghentak hentakkan kakinya kesal, setiap ucapannya selalu bisa di balas oleh Ray, dan Joy sudah tidak ada kartu untuk membalas Ray, sekarang entah siapa tuannya, joy hanya bisa mengumpat kesal dengan tingkah bodyguard barunya.
Dibelakang Joy, Ray terus menahan tawanya, dia suka melihat wajah kesal Joy, apa lagi tadi dia sudah bisa mencium dan menyentuh joy.
...🍍🍍🍍🍍🍍...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 104 Episodes
Comments
🌹bunda 2A & 2S🌹
🤣🤣🤣si ray menang byk, pepet terus ray jgn kasih kendor
2023-04-28
1
Renireni Reni
wahh...bisa dpt jatah tiap pagi tuhh si ray
2023-03-22
0
🐊⃝⃟ ⃟🍒⁰¹
astaga bodygard yg sangat menggemaskan 😀😀😂nanti di melfin ksh jdh dg teman Joy ya Thor😂😀yang nama nanda
2023-02-23
1