4. Tes Para Anak Jalanan

“Pria kaya raya, kita ini dari keluarga terhormat, seperti ini” ucap mami Syntia.

Joy menatap wajah Deva dan kembali menghembuskan nafas sedikit panjang, “bukankah dia mirip dengan pengamen itu?” ujar Joy.

“apa?! Jangan sembarangan kamu joy! Dia ini putra keluarga kaya raya, mana mungkin bisa mirip dengan anak jalanan itu, sudah jangan liat pengamen itu, berikan saja uang nih, dia pasti sangat bersyukur dengan uang itu” mami syntia kesal dan memberikan selembar uang seratus ribu pada joy.

Joy hanya mengangguk dan membuka jendela mobilnya sambil memberikan kode pada Ray dan Melvin untuk mendekat, setelah mereka mendekat Joy memberikan uang itu pada Melvin yang memegang botol air kosong yang berisi beberapa receh di sana.

“Terima kasih nona” ujar Melvin, diikuti senyum dari Ray, pria itu terus tersenyum menatap wajah cantik Joy.

“Joy cepat tutup kacanya, mereka bau orang miskin!” umpat mami syntia.

Joy memandang kedua orang pengamen itu dan memberi kode maaf tanpa suara.

.

“Bos emang gue bau ya?” gumam Melvin.

Ray tidak menggubris hanya mengedikkan bahu, “sayang berada di keluarga yang tidak benar” gumam ray pada dirinya sendiri.

“bos ngomong apa?” tanya Melvin,

Ray menggeleng, “ayo kita beli makan siang” ujar brian, dia mengeluarkan beberapa lembar uang ratusan ribu dan diberikan pada Melvin.

“heran gue, kalau dari tadi bos keluarkan uang kita gak perlu ngamen, ngapain sih kita ngamen bos” tanya Melvin heran, bahkan uang yang diberikan Ray padanya lebih banyak dari uang yang orang tadi berikan padanya.

Ray hanya tersenyum datar, “diam dan laksanakan perintah tanpa banyak bertanya” ucap Ray datar.

Melvin segera mengangguk, bisa bahaya jika Ray yang normal mengamuk, Melvin memang belum pernah melihat mode ray yang mengamuk tapi dia sering diberi nasehat oleh para tetua agar menjaga Ray dalam kondisi normal, karena jika ray mengamuk orang orang akan mati di tangan Ray, terakhir Ray mengamuk adalah saat kelahiran adiknya Ratu, orang orang yang membuat mommy ay dan Ratu dalam kondisi kritis habis di tangan Ray sampai ke akar akarnya. Umur 16 tahun Ray bahkan membunuh kepala klan mafia yang mengganggu keluarganya.

“Baik Bos” Melvin segera berlari menuju warung nasi untuk membelikan beberapa bungkus nasi beserta lauknya dan mengganti uang yang dia punya dengan uang receh dan memasukkan beberapa uang pada nasi bungkus itu.

Ray terlihat duduk di trotoar di persimpangan lampu merah, dia bersama beberapa anak jalanan sedang bernyanyi bersama, dengan suara petikan gitarnya, Ray bernyanyi diiringi anak anak jalanan itu. Mereka semua tidak tau siapa Ray, yang mereka tau Ray adalah kakak baik hati yang sering membantu mereka ketika mereka di palak oleh para preman yang berusaha menarik pungutan liar pada mereka.

“Bos nasi bungkus sudah datang” teriak Melvin dari jauh.

Beberapa anak jalanan tampak kegirangan dengan kedatangan Melvin mereka semua memang menunggu nasi bungkus yang biasa Melvin bawakan untuk mereka jika Ray dan Melvin sedang mengamen di sana, Ray dan Melvin memang sering berpindah tempat mengamen.

“Berbaris!” perintah Ray. Semua anak jalanan yang ada di sana segera berbaris sejajar di depan Melvin untuk mengambil jatah nasi bungkus.

Melvin membuka buku yang berjudul IPA, biasanya dia selalu membawa buku yang berbeda beda, kadang matematika, kadang IPA, kadang sejarah, sesuai keinginan hatinya, kali ini buku IPA yang dia bawa.

Anak diurutan pertama maju, umurnya sekitar 6 tahunan, tapi sudah harus bekerja keras mencari sesuap nasi, anak anak jalanan itu rata rata tidak memiliki Pendidikan.

Melvin membuka halaman buku itu secara acak dan menunjuk satu kalimat yang cukup singkat pada anak itu, “ayo baca” ujar Melvin.

Anak kecil itu mengambil nafas panjang, sudah sejak Ray datang dan membagikan buku cara membaca pada anak anak itu, dia mulai bisa membaca seperti ajaran Ray dan Melvin, Kedua orang itu memang suka datang ke jalanan mengajarkan anak jalanan cara menghasilkan uang tanpa mencuri, dan cara membaca agar mereka tidak dibodohi oleh orang orang.

“F – O fo T- O to S-I Si datang N Sin T-E Te S-I Si datang s Sis, Fo to sin te tis …” anak itu mulai membaca paragraph yang ditunjuk Melvin dengan sangat lambat, walau begitu dia mulai bisa membaca huruf waktu pertama kali dia tidak bisa membaca, Ray dan Melvin mengajarkannya secara lembut dan memberi hadiah jika dia sudah bisa sampai pada pencapaian yang bagus.

Anak di urutan pertama selesai membacakan paragraph singkat dan langsung diberikan satu buah nasi bungkus oleh Melvin.

“Ye!! Makasih kak Melvin!” teriak anak itu girang, dulu beberapa kali dia tidak mendapatkan nasi bungkus yang dia inginkan, walau menunjukkan wajah memelas Ray dan Melvin tidak memberikan hadiah apapun karena dia belum bisa membaca, jadi anak itu bertekad belajar untuk bisa mendapatkan nasi plus beberapa rupiah yang diselipkan di dalam plastic nasi bungkus itu.

“Iya, lain kali harus lebih lancar” ujar Melvin lalu mulai menguji anak kedua.

Anak kecil itu duduk disebelah Ray dan membuka bungkusan nasinya langsung di sebelah ray.

“wuuuaaahhhh ayam goreng! Makasih bos!” pekiknya kesenangan, tidak lupa dia berterima kasih pada ray yang duduk disebelahnya.

Ray tersenyum dan mengangguk pelan, “enak kan? Uangnya simpan jangan di kasih orang mengerti?!”

“Iya bos! Tapi bos kemana beberapa minggu ini? adi sudah capek capek belajar tapi bos tidak ada” gumam pria kecil itu sambil melahap makanannya dengan sangat rakus.

“berkeliling dong, adi tidak lupa belajar terus kan? Jangan berhenti belajar walau abang tidak ada” ujar ray. Dia memang biasakan dirinya memanggil abang, tapi entah kenapa gara gara Melvin yang memanggilnya bos, anak anak jalanan itu memanggilnya dengan sebutan bos bukan abang.

“baik bos, tapi ada preman baru yang menguasai tempat ini bos, mereka terus meminta uang yang sudah kami kumpulkan” adu anak kecil itu.

Alis Ray sedikit naik dan dia berhenti memetik gitarnya, kali ini ray ebih serius mendengarkan celotehan anak kecil itu.

“Biasanya mereka datang tidak tentu, kalau mereka datang kami harus memberikan uang kami, adi mau cepat cepat pulang dan memberikan uang ini pada ibu” celoteh Adi si anak jalanan.

Ray hanya diam, sebuah senyuman evil muncul dari bibirnya, Melvin yang melihat itu langsung bergidik ngeri, walau bukan dalam mode mengamuk Ray tetap mengerikan dika sedikit emosi.

“Setoran!!!” teriak beberapa anak muda bertato dari arah beberapa meter dari Ray dan Melvin, anak anak Jalanan yang tadinya berbaris di depan Melvin kini berlari dan sembunyi di belakang Melvin.

“Bos! Itu orangnya” adu Adi, tangannya yang sedang menyuap nasi bergetar sangking ketakutannya.

Ray tersenyum dan mengusap kepala adi dengan lembut, “makan saja, biar abang yang urus” Ray yang duduk mulai tegak dan merenggangkan tangannya dengan santai.

...🍐🍐🍐🍐🍐...

Terpopuler

Comments

Renireni Reni

Renireni Reni

aduhh.....pas bner tuh tukang palak dtg....

2023-03-21

1

Astuti Setiorini

Astuti Setiorini

mafia berhati malaikat mau membantu anak jalanan good

2023-02-23

1

🐊⃝⃟ ⃟🍒⁰¹

🐊⃝⃟ ⃟🍒⁰¹

ksian ya ank*jlnanan,,

2023-02-14

0

lihat semua
Episodes
1 1. Prolog
2 2. The Real Ray
3 3. Pengamen
4 4. Tes Para Anak Jalanan
5 5. Sisi lain Ray
6 6. Kabur
7 7. Klub
8 8. Mengantar Pulang
9 9. Misteri Tanda Merah
10 10. Raya Bosan
11 11. Kencan buta
12 12. Pemilihan Bodyguard
13 13. Menghayal
14 14. Klub
15 15. Bodyguard Hot
16 16. Pulang
17 17. Ray Jahil
18 18. Heboh
19 19. Iri
20 20. Emosi
21 21. Penculikkan
22 22. Ray Gigolo
23 23. Penculikan ke 2
24 24. Penculikan membawa berkah
25 25. Masih Bodyguard
26 26. Eksekusi
27 27. Ray Mesum
28 28. Rencana Kabur
29 29. Bodyguard Rasa Pacar
30 30. Kalah Telak
31 31. Bosan
32 32. Tempat senang senang Ray
33 33. Aldo Murka
34 34. Dipanggil Mommy
35 35. Squisy
36 36. Dijemput
37 37. Menolak
38 38. Debut
39 39. Permohonan Ray
40 40. Kembali
41 41. Pembicaraan dalam Mobil
42 42. Pesta
43 43. Heboh
44 44. Pengumuman Pertunangan
45 45. Bicara dengan Aldo
46 46. Belajar Beladiri
47 47. Bercerita
48 48. Mafia itu Keren
49 49. CCTV
50 50. Korban
51 51. Pesta Ulang Tahun
52 52. Kejutan Raynald
53 53. Isi Kado
54 54. Rencana Ruby
55 55. Hadiah
56 56. Ke puncak
57 57. Jurang
58 58. Mengungkapkan Kebenaran
59 59. Uncle Lara dan Uncle leon
60 60. Interogasi
61 61. Kena Hajar Mommy
62 62. Tunangan ku adalah Bodyguard ku
63 63. Mommy Ay
64 64. Keluarga Joy
65 65. Melamar
66 66. Salah Sangka
67 67. Penguntit
68 68. Ancaman
69 69. Butik
70 70. Mengancam
71 71. Ray Pengen Berdua
72 72. Keluarga Nanda (Revisi)
73 73. Melvin Marah
74 74. Ketahuan Joy
75 75. Alasan Pingsan
76 76. Syarat
77 77. Jadian
78 78. Obat Perangsang
79 79. Ganti Rencana
80 80. Rezeki atau Bencana?
81 81. Senjata makan Tuan
82 82. Salah Tebak
83 83. Pernikahan
84 84. Ruby menyerah
85 85. Proposal Diterima
86 86. Menahan Diri
87 87. Mata Panda
88 88. No Signal
89 89. Honeymoon
90 90. Melamar
91 91. Drakula
92 92. Paginya Pasutri
93 93. Berita mengejutkan
94 94. Sisi Gelap
95 95. Bos Cemburu
96 96. Hamil
97 97. Pemeriksaan
98 98. Disambut keluarga
99 99. Ngidam
100 100. Nasib Ruby
101 101. Ray Marah
102 102. Nasib
103 103. Akhir Bahagia
104 Pengumuman novel Baru
Episodes

Updated 104 Episodes

1
1. Prolog
2
2. The Real Ray
3
3. Pengamen
4
4. Tes Para Anak Jalanan
5
5. Sisi lain Ray
6
6. Kabur
7
7. Klub
8
8. Mengantar Pulang
9
9. Misteri Tanda Merah
10
10. Raya Bosan
11
11. Kencan buta
12
12. Pemilihan Bodyguard
13
13. Menghayal
14
14. Klub
15
15. Bodyguard Hot
16
16. Pulang
17
17. Ray Jahil
18
18. Heboh
19
19. Iri
20
20. Emosi
21
21. Penculikkan
22
22. Ray Gigolo
23
23. Penculikan ke 2
24
24. Penculikan membawa berkah
25
25. Masih Bodyguard
26
26. Eksekusi
27
27. Ray Mesum
28
28. Rencana Kabur
29
29. Bodyguard Rasa Pacar
30
30. Kalah Telak
31
31. Bosan
32
32. Tempat senang senang Ray
33
33. Aldo Murka
34
34. Dipanggil Mommy
35
35. Squisy
36
36. Dijemput
37
37. Menolak
38
38. Debut
39
39. Permohonan Ray
40
40. Kembali
41
41. Pembicaraan dalam Mobil
42
42. Pesta
43
43. Heboh
44
44. Pengumuman Pertunangan
45
45. Bicara dengan Aldo
46
46. Belajar Beladiri
47
47. Bercerita
48
48. Mafia itu Keren
49
49. CCTV
50
50. Korban
51
51. Pesta Ulang Tahun
52
52. Kejutan Raynald
53
53. Isi Kado
54
54. Rencana Ruby
55
55. Hadiah
56
56. Ke puncak
57
57. Jurang
58
58. Mengungkapkan Kebenaran
59
59. Uncle Lara dan Uncle leon
60
60. Interogasi
61
61. Kena Hajar Mommy
62
62. Tunangan ku adalah Bodyguard ku
63
63. Mommy Ay
64
64. Keluarga Joy
65
65. Melamar
66
66. Salah Sangka
67
67. Penguntit
68
68. Ancaman
69
69. Butik
70
70. Mengancam
71
71. Ray Pengen Berdua
72
72. Keluarga Nanda (Revisi)
73
73. Melvin Marah
74
74. Ketahuan Joy
75
75. Alasan Pingsan
76
76. Syarat
77
77. Jadian
78
78. Obat Perangsang
79
79. Ganti Rencana
80
80. Rezeki atau Bencana?
81
81. Senjata makan Tuan
82
82. Salah Tebak
83
83. Pernikahan
84
84. Ruby menyerah
85
85. Proposal Diterima
86
86. Menahan Diri
87
87. Mata Panda
88
88. No Signal
89
89. Honeymoon
90
90. Melamar
91
91. Drakula
92
92. Paginya Pasutri
93
93. Berita mengejutkan
94
94. Sisi Gelap
95
95. Bos Cemburu
96
96. Hamil
97
97. Pemeriksaan
98
98. Disambut keluarga
99
99. Ngidam
100
100. Nasib Ruby
101
101. Ray Marah
102
102. Nasib
103
103. Akhir Bahagia
104
Pengumuman novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!