9. Misteri Tanda Merah

“Kamu di pecat Cody!” ujar papi Steve pada Bodyguard Joy.

“Tapi tuan, nona muda sudah turun” ujar bodyguard joy.

“Pukul berapa ini? aku suruh agar dia tidak terlambat datang, sekarang pukul 8 pagi baru dia turun” kata Papi steve.

Cody sang bodyguard hanya bisa menunduk sedih karena dia di pecat dari pekerjaannya baru 1 bulan bekerja.

“yang sabar ya” ledek Joy sambil menepuk bahu bodyguardnya. Gadis itu dengan santainya menyantap sarapan pagi bersama keluarganya, padahal sudah jelas dia akan telat ke sekolah.

Mami syntia melirik Putri kandungnya yang baru saja turun, dia mengepalkan tangannya menahan amarah tapi tetap menjaga keanggunannya di depan sang suami dan anak laki lakinya.

“Senang Joy? Kamu baru saja memecat bodyguard baru mu?” tanya papi Steve.

Joy menoleh dan melahap roti yang baru dia oleskan selai kacang, “tolong garis bawahi pi, yang memecat adalah papi, bukan Joy, yang memperkerjakan dia juga papi bukan joy!” ujar Joy dengan santai.

“JOY! Ini sudah bodyguard yang ke 24 yang di pecat karena ulahmu!! Apa kamu tidak kasian pada semua bodyguard itu?!” omel papi Steve.

“Sekali lagi joy tekankan bukan joy yang memecat melainkan papi dan mami! Kalau soal perilaku joy, joy hanya mencontoh kalian berdua, jadi jangan salahkan joy!” keluh Joy, dia segera meninggalkan meja itu tanpa menunggu tanggapan dari kedua orang tuanya.

“JOY! PAPI MU MASIH MAU BICARA! TIDAK SOPAN MENINGGALKAN SEPERTI ITU!” pekik mami Syntia sudah hilang ke anggunan yang sejak tadi dia jaga.

Joy sama sekali tidak berhenti dia hanya melambaikan tangan dan bersikap acuh.

“Ini semua karena didikanmu! Seandainya putri ku masih hidup dia tidak akan seperti joy!” sindir Steve, pria itu langsung pergi meninggalkan Syntia dan Sandy putra pertamanya di meja makan.

“arrrhhhggg joy!!!” umpat Syntia kesal, dia memang selalu di banding bandingkan karena Syntia adalah istri kedua Steve, istri pertamanya hanya melahirkan satu anak perempuan lalu meninggal saat melahirkan setelah tumbuh beberapa tahun anak perempuannya meninggal karena penculikan, karena itu Joy sangat di jaga, sebenarnya Steve sangat menyayangi Joy, tapi dia tidak pandai mengucapkannya, makanya hanya ada pertengkaran antara ayah dan anak itu.

“Sudah lah mam, semakin mami mengekang joy, dia akan semakin memberontak, semua ini juga salah mami yang terlalu mengatur dia” ujar sandy.

“kamu tidak mengerti Sandy! Kita ini adalah bangsawan! Jadi kita harus sempurna!” pekik Syntia, dia memang terlalu terobsesi dengan para bangsawan inggris yang sangat sempurna, sampai Joy dijadikannya seperti manekin yang bisa dia atur sesuka hati.

Sandy geleng geleng kepala melihat obsesi mami Syntia pada Joy, “terserah mami, Sandy tidak bisa memberi nasehat lagi” pria itu akhirnya pergi juga meninggalkan syntia sendiri di sana.

...🍈🍈🍈🍈🍈...

“Ahhhh capeknya~” keluh joy dan ke tiga temannya, mereka baru saja selesai membersihkan WC dan taman sekolah, hukuman bagi mereka yang telah datang.

Sonia yang sedang menyandarkan kepalanya di meja tiba tiba mengangkat kepalanya menatap ke tiga temannya, “kalian ingat gak? Di antar siapa tadi malam?” tanya Sonia tiba tiba.

“paling seperti biasa bodyguard Joy datang dan mengantarkan kita masing masing menuju rumah” ujar Icha. Memang biasanya jika mereka ke Klub maka hanya ada dua kemungkinan, mereka akan tertidur di sana sampai pagi atau di antar oleh bodyguard Joy yang sudah mengetahui Joy kabur dari rumah.

“Tapi kok gue ngerasa gak bodyguard joy yang mengantar kita, Joy! Apa kata bodyguard lo?” tanya Sonia pada Joy yang masih saja diam dan membaringkan kepalanya di meja.

“Apaan sih! Gue masih mual nih! Sumpah tadi malam gue mabuk banget sampai rasanya bibir gue bengkak, apa gue mulai alergi alcohol ya?” kata Joy, beberapa kali dia memegang bibirnya karena merasa ada sensasi aneh pada bibirnya.

Nanda memicingkan matanya begitu menyadari ada tanda merah pada leher Joy, dia segera mendekat dan memastikan tanda yang dia lihat itu ****** atau kena gigit nyamuk.

“Joy, lo bilang sama gue, lo pulang dalam keadaan aman kan?” tanya Nanda panik.

“Apaan sih Nan, geli tau” Joy berusaha mengelak dari tangan nanda yang terus menyentuh tanda merah pada lehernya.

“Ya ampun joy leher lo kenapa?” Pekik Sonia begitu memperhatikan tanda merah yang di perhatikan nanda.

“gigit nyamuk”jawab Joy santai.

Nanda semakin mendekatkan wajahnya pada leher Joy ingin memperhatikan tanda merah itu ada bentolnya atau hanya tanda merah biasa, “hmmmm~ joy! Ini bukan di gigit nyamuk, ini cupa__” mulut Nanda langsung di bekap Icha agar suaranya langsung terhenti.

“Lo bilang ****** liat liat siskon dong” ujar icha dengan suara yang agak pelan.

Nanda segera melihat suasana kelasnya yang untung saja kosong karena pada di ruang lab, sedangkan ke empat gadis itu baru selesai mengerjakan hukuan mereka. “gak ada orang neng jadi aman” kata Nanda.

“Cupang apaan sih ?” tanya Joy tiba tiba.

“Udah berapa tahun lo tinggal di Indonesia! ****** itu kissmark!” jelas Sonia.

“HAH?! Bercanda kalian?? Mana mungkin merah di leher gue ini kissmark?!” Joy cepat cepat mengambil kaca dalam tas nya untuk melihat tanda merah di lehernya, “yakin kalian ini kissmark?!” tanya joy sekali lagi.

“Joy lo gak sadar dicium sama orang? Lo aman kan joy? Bangun masih di kamar kan?” tanya Nanda beruntun.

“Sh*t! Cha minta bedak lo!” kata Joy. Dia masih belum mau menjawab pertanyaan nanda, ketiga temannya masih menatap dia dengan wajah penasaran. Joy akhirnya menurunkan kacanya dan menatap ketiga temannya, “Gue gak ingat gimana caranya gue pulang, yang pasti gue bangun sudah ada di dalam kamar gue, kalian ingat gak sih wajah cowok yang dekati gue tadi malam?”

Ketiga temannya serentak menggelengkan kepala, “alcohol yang kita minum kemaren emang dosisnya sangat tinggi, jadi gue gak inga tapa apa” ujar Icha.

“Sama gue gak ingat juga” sahut Nanda.

“Mobil gue aja masih nangkring di klub” tambah Sonia.

“iisss jijik banget gue! First Kiss gue sama cowok gak jelas!” Joy mengusap usap bibirnya karena merasa jijik dengan apa yang terjadi pada dirinya.

“hahahha sana cari orangnya dan minta tanggung jawab” Icha mulai tertawa melihat tingkah joy.

“Issss apaan sihh! Mana mau gue sama cowok kayak dia” umpat Joy.

“Ngapa? Karena kurang kaya?” ledek Sonia.

“Ya elah bukan karena itu, hati gue gak terima di sentuh sama tu cowok, pokoknya mulai sekarang gue gak bakal ma uke klub itu lagi, kita pindah klub” putus Joy.

“Ya ampun Joy, gue udah jadi member di sana, payah kalau pindah pindah lagi” protes Sonia.

“mending kita pindah aja deh, ke tempat cowok baru gue aja gimana?” tawar Icha.

“terserah asal jangan di tempat kemarin!” ujar joy.

...🥑🥑🥑🥑🥑...

Terpopuler

Comments

Renireni Reni

Renireni Reni

pindahhh club

2023-03-21

1

Cucu Ulpah

Cucu Ulpah

pindah kemanapun pasti kamu bakal tetap d ikutin am ray joy

2023-02-02

1

Lucia Sri

Lucia Sri

blm tahu dia siapa dibalik semua nya itu

2023-01-28

0

lihat semua
Episodes
1 1. Prolog
2 2. The Real Ray
3 3. Pengamen
4 4. Tes Para Anak Jalanan
5 5. Sisi lain Ray
6 6. Kabur
7 7. Klub
8 8. Mengantar Pulang
9 9. Misteri Tanda Merah
10 10. Raya Bosan
11 11. Kencan buta
12 12. Pemilihan Bodyguard
13 13. Menghayal
14 14. Klub
15 15. Bodyguard Hot
16 16. Pulang
17 17. Ray Jahil
18 18. Heboh
19 19. Iri
20 20. Emosi
21 21. Penculikkan
22 22. Ray Gigolo
23 23. Penculikan ke 2
24 24. Penculikan membawa berkah
25 25. Masih Bodyguard
26 26. Eksekusi
27 27. Ray Mesum
28 28. Rencana Kabur
29 29. Bodyguard Rasa Pacar
30 30. Kalah Telak
31 31. Bosan
32 32. Tempat senang senang Ray
33 33. Aldo Murka
34 34. Dipanggil Mommy
35 35. Squisy
36 36. Dijemput
37 37. Menolak
38 38. Debut
39 39. Permohonan Ray
40 40. Kembali
41 41. Pembicaraan dalam Mobil
42 42. Pesta
43 43. Heboh
44 44. Pengumuman Pertunangan
45 45. Bicara dengan Aldo
46 46. Belajar Beladiri
47 47. Bercerita
48 48. Mafia itu Keren
49 49. CCTV
50 50. Korban
51 51. Pesta Ulang Tahun
52 52. Kejutan Raynald
53 53. Isi Kado
54 54. Rencana Ruby
55 55. Hadiah
56 56. Ke puncak
57 57. Jurang
58 58. Mengungkapkan Kebenaran
59 59. Uncle Lara dan Uncle leon
60 60. Interogasi
61 61. Kena Hajar Mommy
62 62. Tunangan ku adalah Bodyguard ku
63 63. Mommy Ay
64 64. Keluarga Joy
65 65. Melamar
66 66. Salah Sangka
67 67. Penguntit
68 68. Ancaman
69 69. Butik
70 70. Mengancam
71 71. Ray Pengen Berdua
72 72. Keluarga Nanda (Revisi)
73 73. Melvin Marah
74 74. Ketahuan Joy
75 75. Alasan Pingsan
76 76. Syarat
77 77. Jadian
78 78. Obat Perangsang
79 79. Ganti Rencana
80 80. Rezeki atau Bencana?
81 81. Senjata makan Tuan
82 82. Salah Tebak
83 83. Pernikahan
84 84. Ruby menyerah
85 85. Proposal Diterima
86 86. Menahan Diri
87 87. Mata Panda
88 88. No Signal
89 89. Honeymoon
90 90. Melamar
91 91. Drakula
92 92. Paginya Pasutri
93 93. Berita mengejutkan
94 94. Sisi Gelap
95 95. Bos Cemburu
96 96. Hamil
97 97. Pemeriksaan
98 98. Disambut keluarga
99 99. Ngidam
100 100. Nasib Ruby
101 101. Ray Marah
102 102. Nasib
103 103. Akhir Bahagia
104 Pengumuman novel Baru
Episodes

Updated 104 Episodes

1
1. Prolog
2
2. The Real Ray
3
3. Pengamen
4
4. Tes Para Anak Jalanan
5
5. Sisi lain Ray
6
6. Kabur
7
7. Klub
8
8. Mengantar Pulang
9
9. Misteri Tanda Merah
10
10. Raya Bosan
11
11. Kencan buta
12
12. Pemilihan Bodyguard
13
13. Menghayal
14
14. Klub
15
15. Bodyguard Hot
16
16. Pulang
17
17. Ray Jahil
18
18. Heboh
19
19. Iri
20
20. Emosi
21
21. Penculikkan
22
22. Ray Gigolo
23
23. Penculikan ke 2
24
24. Penculikan membawa berkah
25
25. Masih Bodyguard
26
26. Eksekusi
27
27. Ray Mesum
28
28. Rencana Kabur
29
29. Bodyguard Rasa Pacar
30
30. Kalah Telak
31
31. Bosan
32
32. Tempat senang senang Ray
33
33. Aldo Murka
34
34. Dipanggil Mommy
35
35. Squisy
36
36. Dijemput
37
37. Menolak
38
38. Debut
39
39. Permohonan Ray
40
40. Kembali
41
41. Pembicaraan dalam Mobil
42
42. Pesta
43
43. Heboh
44
44. Pengumuman Pertunangan
45
45. Bicara dengan Aldo
46
46. Belajar Beladiri
47
47. Bercerita
48
48. Mafia itu Keren
49
49. CCTV
50
50. Korban
51
51. Pesta Ulang Tahun
52
52. Kejutan Raynald
53
53. Isi Kado
54
54. Rencana Ruby
55
55. Hadiah
56
56. Ke puncak
57
57. Jurang
58
58. Mengungkapkan Kebenaran
59
59. Uncle Lara dan Uncle leon
60
60. Interogasi
61
61. Kena Hajar Mommy
62
62. Tunangan ku adalah Bodyguard ku
63
63. Mommy Ay
64
64. Keluarga Joy
65
65. Melamar
66
66. Salah Sangka
67
67. Penguntit
68
68. Ancaman
69
69. Butik
70
70. Mengancam
71
71. Ray Pengen Berdua
72
72. Keluarga Nanda (Revisi)
73
73. Melvin Marah
74
74. Ketahuan Joy
75
75. Alasan Pingsan
76
76. Syarat
77
77. Jadian
78
78. Obat Perangsang
79
79. Ganti Rencana
80
80. Rezeki atau Bencana?
81
81. Senjata makan Tuan
82
82. Salah Tebak
83
83. Pernikahan
84
84. Ruby menyerah
85
85. Proposal Diterima
86
86. Menahan Diri
87
87. Mata Panda
88
88. No Signal
89
89. Honeymoon
90
90. Melamar
91
91. Drakula
92
92. Paginya Pasutri
93
93. Berita mengejutkan
94
94. Sisi Gelap
95
95. Bos Cemburu
96
96. Hamil
97
97. Pemeriksaan
98
98. Disambut keluarga
99
99. Ngidam
100
100. Nasib Ruby
101
101. Ray Marah
102
102. Nasib
103
103. Akhir Bahagia
104
Pengumuman novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!