Kembalinya Musuh Lama (3)

"Ha...hati manusia?" tanya Lili

"Iya. Tidak hanya hati manusia saja. Bahkan ada yang meminum darah gadis yang masih perawan." terang Darkie

"A...Apa?!" kaget Lili

"Ya Tuhan, tempat apa ini? Kenapa sangat mengerikan. Tuhan, tolong kembalikan aku ke duniaku yang tenang dan damai. Aku tidak mau tinggal disini. Tidak...tidak...aku pasti bermimpi. Aku bermimpi kan?!" batin Lili dengan wajah ketakutan.

"Nona Lili, kau baik-baik saja? Kau terlihat pucat?" tanya Moonly sambil mendekat ke arah Lili. Lalu ia mengalihkan pandangannya ke arah Darkie. Dengan wajah masam, ia mulai memarahi Darkie yang menakutti Lili.

"Tuan Darkie, apa yang kau lakukan? Lihatlah, nona Lili sekarang ketakutan mendengar perkataanmu."

"Aku tidak menakutinya. Apa yang aku katakan memang benar. Bukankah kalian berdua juga mengetahuinya?!"

"Kau!"

"Sudah...sudah kalian berdua jangan bertengkar. Nona Lili, aku akan membuatkanmu salad buah. Aku akan mengajak Darkie untuk membeli buah-buahan." terang Sunny

"Aku tidak mau!"

"Oh ayolah!"

"Tidak!"

"Huh...kepala batu!

"Terus?!"

"Mati saja kau!"

"Kau yakin dengan kata-katamu, Sunny?!"

"Kenapa? Apa kau takut?!"

"Tidak. Hanya saja aku khawatir kalau aku mati, tidak ada yang menyayangimu lagi selain aku!"

"Puffftt...hahaha...kau sangat narsis!"

"Bukankah kau menyukainya?!"

"Heleh...pria sepertimu apa yang menarik?! nol besar?!"

"Sunny, aku peringatkan kau...jangan membangunkan naluri seorang pria. Kau takkan bisa melawan!" kata Darkie sambil menyentuh beberapa helai rambut Sunny.

"Persetan denganmu!" bentak Sunny sambil menepiskan tangan Darkie yang menyentuh rambutnya.

"Ayo Moonly, kau ikut denganku!" ajak Sunny sambil menarik tangan Moonly

"Eh...eh...Nona Lili, kami akan segera kembali. Tetap disana ya! Sunny, pelan-pelan!"

Keduanya pun berjalan keluar pintu dan terdengar suara pintu ditutup dengan keras. Seketika itu suasana di dalam kamar Lili hening seketika. Ada dua manusia yang tenggelam dalam keheningan. Tak ada sepatah kata yang keluar dari keduanya. Hanya terdengar suara kicauan sepasang burung merpati yang sedang memadu kasih diatas pohon. Lili merasakan atmosfir dingin mencengkam didalamnya. Ia melirik ke arah Darkie yang masih berdiri di sampingnya dengan mulut tertutup.

"Pria ini benar-benar sesuatu. Ia sama sekali tidak berbicara sepatah kata pun. Dia ini makhluk apa sih?! Aku merasa ditemani patung berwujud manusia!" batin Lili

Merasa dirinya diperhatikan Lili, Darkie pun menoleh. Melihat Darkie menyadari bahwa ia diperhatikan olehnya, Lili pun kaget.

"Ada apa nona?"

"Tidak ada apa-apa."

"Lalu kenapa kau memandangku?!"

"Hanya memandang saja tidak boleh. Memangnya kau seorang artis papan atas gitu?!"

"Artis? Apa itu artis? Makanan kah?!"

"Ini orang kenapa yang ada di otaknya hanya makanan...makanan! Seekstrim itu kah selera makannya?!" batin Lili

"Artis adalah seorang publik figur yang dikagumi semua orang dan seluruh dunia mengakui kemampuan dan bakatnya. Seperti ia memerankan beberapa drama, film, menyanyi dsb." terang Lili

"Apa lebih tenar dari seorang raja?"

"Mm...bisa dibilang raja juga artis. Artis di zaman dulu. Bahkan sekalipun raja atau tokoh-tokoh penting yang saat itu meninggal, baik kisah kehidupannya, kemampuannya dan semua perjuangannya pasti dikenang oleh semua orang. Sekalipun mereka semua sudah meninggal dunia, orang akan selalu mengenal dan mencintai mereka. Bahkan membukukan kisah mereka. Hebat kan?!"

"Ya... itu hebat sekali."

"Oh ya Darkie, bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?!"

"Katakan?"

"Mm...menurutmu ratu itu orang yang seperti apa?"

"Kenapa kau bertanya seperti itu?"

"Entah kenapa saat aku melihat ekspresi wanita itu, aku merasa dia sangat membencinya. Apakah dia mempunyai banyak musuh? Ataukah dia dibenci oleh semua orang?"

"Aku tidak tahu"

"Kenapa kau tidak tahu? Bukankah kau pernah melayaninya?"

"Aku hanya melayani Yang Mulia. Orang yang melayani permaisuri, bukanlah aku. Melainkan orang lain."

"Lalu siapa dia?"

"Orang kepercayaan permaisuri dan dia sudah mengikutinya sejak permaisuri masih muda."

"Siapa namanya?"

"Aku tidak tahu."

"Kenapa kau tidak tahu?! Bukankah barusan kau bilang, dia orang kepercayaan permaisuri dan sudah mengikuti permaisuri sejak ia masih muda. Berarti sudah sangat lama sekali, ia mengabdi kepada permaisuri kan? Sungguh aneh jika kau tidak mengetahui namanya? Jangan bilang kalau kau juga tidak tau wajahnya. Kau pasti mengarang kan?!"

"Aku tidak mengarang. Aku tau wajahnya dan seperti apa dia. Tapi aku memang tidak tahu namanya?!"

"Kenapa?"

"Karena dia tidak pernah memberitahukan namanya ke semua orang."

"Lalu bagaimana permaisuri memanggilnya? Tanpa nama?"

"Tidak juga. Aku pernah mendengar permaisuri memanggilnya. Hanya julukannya saja bukan namanya."

"Hahh??"

"Aku tahu kau pasti bertanya-tanya, kenapa permaisuri memanggil dia dengan julukannya, bukan namanya."

"Itu benar. Ceritalah."

" Itu karena..."

Belum sempat melanjutkan perkataannya, terdengar suara pintu dibuka. Sunny dan Moonly membawa lima mangkuk yang berisi salad buah yang telah selesai mereka buat. Satu mangkuk berukuran besar dibawa oleh Sunny, sementara empat mangkuk berukuran sedang dibawa oleh Moonly. Keduanya berjalan menuju sofa putih panjang yang didepannya terdapat meja putih panjang dengan ukiran bunga-bunga disisinya. Lili berjalan menuju sofa itu diikuti Darkie dibelakangnya. Lili pun duduk ditengah-tengah sofa putih panjang tersebut.

"Nona ini salad buah yang kau minta." kata Sunny sambil menyodorkan satu mangkuk besar yang didalamnya berisi bermacam-macam jenis buah segar dengan toping keju dan coklat dan meletakkannya diatas meja tepat di didepan Lili.

"Tunggu...apa ini tidak terlalu berlebihan?" tanya Lili sambil memegang sendok ditangan kanannya.

"Tidak nona. Kami berdua tahu nona sangat menyukainya. Jadi kami sengaja membuatkan porsi yang besar untuk nona." jawab Sunny dengan senyuman.

Lalu Sunny mengambil satu per satu mangkuk yang ada di atas nampan Moonly dan meletakkannya di atas meja. Melihat Ketiganya berdiri di depannya, Lili pun mendehem.

"Ahem...kenapa kalian masih berdiri? Duduk dan makanlah denganku!" ajak Lili sambil memberi isyarat tangan agar mereka berdua duduk di sofa yang masih kosong. Ketiganya saling berpandangan satu sama lain.

"Hey kenapa kalian malah saling berpandangan? Ayo duduk dan cobalah!" kata Lili sambil menarik tangan mereka satu per satu dan memaksanya duduk di sofa yang kosong.

Melihat ketiganya duduk dengan wajah tegang, Lili pun berjalan mengambil satu per satu mangkuk dan memberikannya kepada mereka bertiga. Lalu ia pun duduk kembali ke tempatnya. Melihat ketiganya hanya memandangi mangkuk yang dipegangnya, Lili pun menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Haiyoo...kalian tidak mau mencobanya? Ini enak sekali loh?" kata Lili sambil menyuapkan beberapa sendok ke dalam mulutnya. Melihat Lili makan dengan lahapnya, ketiganya pun mencoba satu suapan ke dalam mulutnya.

"Bagaimana? Enak kan?"

Terpopuler

Comments

dita18

dita18

thorr mf mau nanya,,apa di dunia nya sang raja udh ada mayonaise thorr?😁🙏🙏

2022-07-23

2

@khoir_yayol

@khoir_yayol

semngt thor next

2021-01-11

1

Ririn

Ririn

mereka gak bisa

2021-01-10

1

lihat semua
Episodes
1 Jatuh
2 Hutan Misterius
3 Pria Berjubah Hitam
4 Zwart Land
5 Perjanjian Dengan Raja Iblis
6 Bloody Castle
7 Bloody Castle 1
8 Bloody Castle 2
9 Satu Cermin Dua Wajah
10 Satu Cermin Dua Wajah 1
11 Satu Cermin Dua Wajah 2
12 Satu Cermin Dua Wajah 3
13 Satu Cermin Dua Wajah 4
14 Tidak Ada Alasan
15 Kembalinya Musuh Lama
16 Kembalinya Musuh Lama (1)
17 Kembalinya Musuh Lama (2)
18 Kembalinya Musuh Lama (3)
19 Kembalinya Musuh Lama (4)
20 Kembalinya Musuh Lama (5)
21 Kembalinya Musuh Lama (6)
22 Kembalinya Musuh Lama (7)
23 Kembalinya Musuh Lama (8)
24 Kembalinya Musuh Lama (9)
25 Kembalinya Musuh Lama (10)
26 Kembalinya Musuh Lama (11)
27 Petualangan Baru
28 Mimpi
29 Hutan Kematian
30 Hutan Kematian 1
31 Hutan Kematian 2
32 Hutan Kematian 3
33 Hutan Kematian 4
34 Hutan Kematian 5
35 Hutan Kematian 6
36 Janji di bawah Senja
37 200 Tahun (Pertemuan pertama)
38 200 Tahun (Kekuatan Misterius)
39 200 Tahun (Pengemis Tampan)
40 200 Tahun (Benci Dan Cinta)
41 200 Tahun (Benci Dan Cinta 1)
42 200 Tahun (Benci Dan Cinta 2)
43 200 Tahun (Benci Dan Cinta 3)
44 200 Tahun (Benci Dan Cinta 4)
45 200 Tahun (Benci Dan Cinta 5)
46 200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius)
47 200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius)
48 200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 1)
49 200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 2)
50 200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 3)
51 200 Tahun (Perpisahan)
52 200 Tahun (Bertemu untuk Berpisah)
53 200 Tahun (Maaf & Terima kasih)
54 200 Tahun (Pergi Selamanya)
55 200 Tahun (Perjamuan awal Kehancuran)
56 200 Tahun (Pernikahan)
57 Kembalinya Sang Ratu Iblis
58 Kembalinya Sang Ratu Iblis 1
59 Kembalinya Sang Ratu Iblis 2 (Raja Elf)
60 Kembalinya Sang Ratu Iblis 3 (Pertarungan sengit)
61 Kembalinya Sang Ratu Iblis 4 (Pembebasan)
62 Kembalinya Sang Ratu Iblis 5 (Reuni)
63 Kembalinya Sang Ratu Iblis 6 (Antara Dendam dan Cinta)
64 Kembalinya Sang Ratu Iblis 7 (Boneka Mana)
65 Kembalinya Sang Ratu Iblis 8 (Pertemuan Kakak Adik)
66 Kembalinya Sang Ratu Iblis 9
67 Musim Gugur, Cinta Bersemi
68 Jujur Saja
69 Musim Gugur dan Daun Maple Merah
70 Pertemuan Pertama di Musim Gugur
71 Maple Cintaku
72 Api Cemburu
73 Calon istriku hanya kau!
74 Aku menunggumu
75 Kebahagiaan atau...
76 Trust and Betrayal
77 Trust and Betrayal (Pengasingan)
78 Pesona Cinta
79 Aku tergoda
80 Pergi
81 Pergi (Kau menggoyahkan hatiku)
82 Pamit
83 Istana Ratu Iblis
84 Hati yang rumit
85 Jaga jarak
86 Malam pertama
87 Malam Pertama (2)
88 Rahasia Tersembunyi
89 Rahasia Tersembunyi (2)
90 Rahasia Tersembunyi (3)
91 Rahasia Tersembunyi (4)
92 Rahasia Tersembunyi (5)
93 Rahasia Tersembunyi (6)
94 Rahasia Tersembunyi (7)
95 Rahasia Tersembunyi (8)
96 Rahasia Tersembunyi (9)
97 Rahasia Tersembunyi (10)
98 Rahasia Tersembunyi (11)
99 Terungkap Juga
100 Positif Thinking
101 Lili, aku harap kau hidup aman dan bahagia
102 Kesedihan Ratu Iblis
103 Kesedihan Ratu Iblis (2)
104 Kesedihan Ratu Iblis (3)
105 Hutan Kematian Ratu Iblis
106 Pesona Ratu Iblis
107 Teror Ratu Iblis
108 Teror Ratu Iblis (2)
109 Teror Ratu Iblis (3)
110 Kematian Raja
111 Love Vs Betrayal
112 Love Vs Betrayal (2)
113 Love Vs Betrayal (3)
114 Love Vs Betrayal (4)
115 Perpisahan Ratu Iblis
116 Dalang Sebenarnya
117 Cinta atau Obsesi
118 Cinta atau Obsesi Gila
119 Kembalinya Kekuatan Ratu Iblis dan Hati Yang Hilang
120 Aku bukan membencimu, tapi...
121 Raja Yang Sesungguhnya
122 Hilangnya Segel Kutukan Cinta
123 Hilangnya Segel Kutukan Cinta 1
124 Hilangnya Segel Kutukan Cinta 2
125 Hilangnya Segel Kutukan Cinta 3
126 Hilangnya Segel Kutukan Cinta 4
127 Sebuah Pilihan
128 Pertama dan Terakhir (End)
Episodes

Updated 128 Episodes

1
Jatuh
2
Hutan Misterius
3
Pria Berjubah Hitam
4
Zwart Land
5
Perjanjian Dengan Raja Iblis
6
Bloody Castle
7
Bloody Castle 1
8
Bloody Castle 2
9
Satu Cermin Dua Wajah
10
Satu Cermin Dua Wajah 1
11
Satu Cermin Dua Wajah 2
12
Satu Cermin Dua Wajah 3
13
Satu Cermin Dua Wajah 4
14
Tidak Ada Alasan
15
Kembalinya Musuh Lama
16
Kembalinya Musuh Lama (1)
17
Kembalinya Musuh Lama (2)
18
Kembalinya Musuh Lama (3)
19
Kembalinya Musuh Lama (4)
20
Kembalinya Musuh Lama (5)
21
Kembalinya Musuh Lama (6)
22
Kembalinya Musuh Lama (7)
23
Kembalinya Musuh Lama (8)
24
Kembalinya Musuh Lama (9)
25
Kembalinya Musuh Lama (10)
26
Kembalinya Musuh Lama (11)
27
Petualangan Baru
28
Mimpi
29
Hutan Kematian
30
Hutan Kematian 1
31
Hutan Kematian 2
32
Hutan Kematian 3
33
Hutan Kematian 4
34
Hutan Kematian 5
35
Hutan Kematian 6
36
Janji di bawah Senja
37
200 Tahun (Pertemuan pertama)
38
200 Tahun (Kekuatan Misterius)
39
200 Tahun (Pengemis Tampan)
40
200 Tahun (Benci Dan Cinta)
41
200 Tahun (Benci Dan Cinta 1)
42
200 Tahun (Benci Dan Cinta 2)
43
200 Tahun (Benci Dan Cinta 3)
44
200 Tahun (Benci Dan Cinta 4)
45
200 Tahun (Benci Dan Cinta 5)
46
200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius)
47
200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius)
48
200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 1)
49
200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 2)
50
200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 3)
51
200 Tahun (Perpisahan)
52
200 Tahun (Bertemu untuk Berpisah)
53
200 Tahun (Maaf & Terima kasih)
54
200 Tahun (Pergi Selamanya)
55
200 Tahun (Perjamuan awal Kehancuran)
56
200 Tahun (Pernikahan)
57
Kembalinya Sang Ratu Iblis
58
Kembalinya Sang Ratu Iblis 1
59
Kembalinya Sang Ratu Iblis 2 (Raja Elf)
60
Kembalinya Sang Ratu Iblis 3 (Pertarungan sengit)
61
Kembalinya Sang Ratu Iblis 4 (Pembebasan)
62
Kembalinya Sang Ratu Iblis 5 (Reuni)
63
Kembalinya Sang Ratu Iblis 6 (Antara Dendam dan Cinta)
64
Kembalinya Sang Ratu Iblis 7 (Boneka Mana)
65
Kembalinya Sang Ratu Iblis 8 (Pertemuan Kakak Adik)
66
Kembalinya Sang Ratu Iblis 9
67
Musim Gugur, Cinta Bersemi
68
Jujur Saja
69
Musim Gugur dan Daun Maple Merah
70
Pertemuan Pertama di Musim Gugur
71
Maple Cintaku
72
Api Cemburu
73
Calon istriku hanya kau!
74
Aku menunggumu
75
Kebahagiaan atau...
76
Trust and Betrayal
77
Trust and Betrayal (Pengasingan)
78
Pesona Cinta
79
Aku tergoda
80
Pergi
81
Pergi (Kau menggoyahkan hatiku)
82
Pamit
83
Istana Ratu Iblis
84
Hati yang rumit
85
Jaga jarak
86
Malam pertama
87
Malam Pertama (2)
88
Rahasia Tersembunyi
89
Rahasia Tersembunyi (2)
90
Rahasia Tersembunyi (3)
91
Rahasia Tersembunyi (4)
92
Rahasia Tersembunyi (5)
93
Rahasia Tersembunyi (6)
94
Rahasia Tersembunyi (7)
95
Rahasia Tersembunyi (8)
96
Rahasia Tersembunyi (9)
97
Rahasia Tersembunyi (10)
98
Rahasia Tersembunyi (11)
99
Terungkap Juga
100
Positif Thinking
101
Lili, aku harap kau hidup aman dan bahagia
102
Kesedihan Ratu Iblis
103
Kesedihan Ratu Iblis (2)
104
Kesedihan Ratu Iblis (3)
105
Hutan Kematian Ratu Iblis
106
Pesona Ratu Iblis
107
Teror Ratu Iblis
108
Teror Ratu Iblis (2)
109
Teror Ratu Iblis (3)
110
Kematian Raja
111
Love Vs Betrayal
112
Love Vs Betrayal (2)
113
Love Vs Betrayal (3)
114
Love Vs Betrayal (4)
115
Perpisahan Ratu Iblis
116
Dalang Sebenarnya
117
Cinta atau Obsesi
118
Cinta atau Obsesi Gila
119
Kembalinya Kekuatan Ratu Iblis dan Hati Yang Hilang
120
Aku bukan membencimu, tapi...
121
Raja Yang Sesungguhnya
122
Hilangnya Segel Kutukan Cinta
123
Hilangnya Segel Kutukan Cinta 1
124
Hilangnya Segel Kutukan Cinta 2
125
Hilangnya Segel Kutukan Cinta 3
126
Hilangnya Segel Kutukan Cinta 4
127
Sebuah Pilihan
128
Pertama dan Terakhir (End)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!