Satu Cermin Dua Wajah 2

"Jika aku adalah orang kedua yang melukaimu, lalu siapa yang menjadi pertama?"

Mendengar perkataan Lili, langkah Evil pun berhenti. Ia menoleh kearah Lili sambil tersenyum dingin kearahnya. Ia berjalan pergi meninggalkannya sendirian diruang makan itu. Lili melihat punggung belakang pria itu berlalu.

"Ada apa dengannya? Apa aku salah bicara?" batin Lili

"Ya sudahlah, pria bilang wanita sulit untuk dimengerti. Lalu mereka makhluk seperti apa?! Datang dan pergi begitu saja. Huh!"

"Semakin dipikirkan semakin menyebalkan. Lebih baik aku makan saja. Tampaknya makanan ini asli bukan tipuan." kata Lili sambil mengambil beberapa makanan yang dihidangkan diatas meja dan menaruhnya diatas piringnya.

"Hmmm....enak." puji Lili sambil memakan dengan lahap makanan diatas piringnya.

Lotus Room

Malam hari diluar jendela, cahaya bulan purnama terpantul masuk kedalam kamar Lili. Menerangi setiap sudut kamarnya yang gelap gulita menyisakan cahaya lilin samar-samar dan cahaya bulan. Bayangan sosok wanita berdiri menghadap cermin sambil menyisir rambutnya. Lili berjalan membuka jendela kamarnya. Angin malam masuk dan meniupkan lembut rambut hitamnya yang tergerai panjang. Badannya yang ramping sangat cocok dengan lingerie panjang tipis berwarna putih. Ia melihat langit yang dipenuhi sungai bintang-bintang dan cahaya bulan purnama yang benderang. Ini bukan kali pertama ia melihat hamparan sungai bintang dilangit. Saat ia masih kecil, ia pernah melihat sungai bintang tapi tidak seindah malam ini. Ia juga mendengar suara burung hantu yang bertengger dipohon yang berada sebelah kamarnya. Sepasang kunang-kunang berterbangan mengelilingi dirinya seolah mereka sedang bermain kejar-kejaran dan terbang kearah langit dan perlahan menghilang.

"Haishh...malam ini benar-benar indah sekali dan sangat romantis. Tapi, untuk jomblo sepertiku ini, mau seribu malam sekalipun tidak ada yang romantis." keluh Lili sambil menutupi wajahnya dengan tangan kanannya.

Tiba-tiba ia teringat perkataan Evil saat diruang makan. Ia melihat kedua telapak tangannya. Dalam hatinya, ia berkata "Apa benar aku bisa menggunakan sihir seperti yang dikatakannya? Apa dia hanya mencoba untuk menipuku?! Tapi...bagaimana kalau mencobanya."

Sambil tersenyum, Lili mengarahkan kedua tangannya kebawah jendela. Keluarlah es yang membeku membentuk seluncuran dibawah jendela kamarnya sampai menyentuh tanah. Seolah tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, ia membalikkan kedua telapak tangannya. Ia melihat butiran-butiran salju yang mengkristal mengelilingi kedua telapak tangannya.

"Ini..." kata Lili sambil melihat kedua telak tangannya.

Ia bergegas masuk membuka lemari pakaian besar dengan dua pintu yang berhiaskan emas dengan detail abstark dan mengambil jaket putih berbulunya. Tidak lupa ia menutup kembali pintu itu. Ia berjalan menuju jendela kamarnya yang terbuka sambil memakai jaket berbulunya. Ia melihat es yang membeku membentuk seluncuran mengalir ke bawah kastil dan menyentuh tanah.

"Kastil ini benar-benar tinggi. Ah, lupakan saja...waktunya bermain."

Lili pun memposisikan dirinya duduk dengan kedua kakinya kurus sejajar dan meluncur diatas seluncuran es yang membeku. Tubuhnya meluncur mengikuti bentuk seluncuran es itu. Ia berteriak kegirangan. Ia mengangkat tangan kanannya ke arah seluncuran es hingga seluncuran es itu berubah bentuk menjadi lengkungan yang ujungnya seperti bulan sabit. Ia terlempar dari seluncuran yang ujungnya seperti bulan sabit. Dengan sigap, ia mengarahkan kedua tangannya keatas langit. Dan keluarlah burung es raksasa yang terbang kearahnya dan menangkap tubuhnya yang hampir jatuh diatas ketinggian. Ia pun membalikkan badannya dan merayap keatas kepala burung es raksasa itu. Betapa takjubnya Lili melihat pemandangan dibawah dari atas langit. Ia terbang keatas langit dan melewati bulan purnama yang saat itu sangat terang benderang. Senyum diwajahnya terpancar tak kalah dengan pancaran sinar rembulan malam ini. Lili tidak menyadari bahwa ada seseorang yang mengawasi gerak-geriknya dari balik kastil itu.

"Yang Mulia, ini?"

"Biarkan saja. Asalkan dia bahagia dan enggan pergi dari tempat ini lagi." sambil tersenyum melihat Lili terbang menaiki burung es raksasa.

"Tapi, Yang Mu..."

"Aahhhhh!!"

Belum selesai Buto mengatakan perkataannya, keduanya mendengar suara teriakan Lili. Evil melihat Lili terjatuh dari atas langit. Burung es raksasa yang dinaikkinya, menghilang. Secepat kilat, ia mengibaskan jubahnya yang berwarna merah dan menghilang dari hadapan Buto.

"Haiya, Yang Mulia tidak kusangka anda masih memiliki jiwa muda diusiamu yang sudah ribuan tahun. Apa karena aku terlalu lama jomblo?!" kata Buto sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Apa aku akan mati?" batin Lili sambil menutup kedua matanya.

Ia merasa tubuhnya jatuh kedalam pelukan tangan seseorang. Perlahan ia membuka kedua matanya. Ia melihat sosok pria tampan dengan postur tubuh tinggi tegap yang dikenalinya. Wajah tampan seputih giok terlihat jelas dalam pantulan cahaya rembulan.

"Yang Mu...." kata Lili sambil menutup kedua matanya.

"Apa dia pingsan?" batin Evil dengan wajah cemas.

Dengan cepat, Evil terbang kearah kastil. Tiba-tiba seekor burung elang hitam raksasa muncul dari belakang mereka. Mendengar suara burung itu, Evil pun menoleh. Segera ia mendaratkan kedua kakinya keatas punggung burung elang raksasa itu.

"Kau?!" tanya Evil kepada burung elang raksasa itu.

"Maafkan keterlambatan hamba Yang Mulia. Hamba pantas menerima hukuman." jawab burung elang raksasa itu.

"Lupakan saja. Kau sudah membantuku."

"Terima kasih Yang Mulia."

"Tumben Yang Mulia berbaik hati tidak menghukumku. Apa karena wanita yang digendongnya ini?" batin elang raksasa.

"Apa yang kau pikirkan?!"

"Tidak...tidak ada Yang Mulia."

"Aku rasa sudah waktunya kau untuk mencari elang betina untuk menemanimu."

"Eh, Yang Mulia anda pandai bercanda."

"Hahahaha!"

Burung elang hitam raksasa itu mendarat tepat dihalaman depan kamar peristirahatan Evil. Keduanya disambut Darkie dan Buto. Evil pun turun sambil menggendong Lili. Burung elang hitam raksasa itu mulai mengecilkan tubuhnya dan terbang mendarat kebahu Darkie.

"Yang Mulia." kata Darkie dan Buto secara bersamaan.

Keduanya melihat Lili yang digendong Evil. Wanita yang digendong oleh rajanya ini benar-benar sangat cantik. Wajah dan perawakan tubuhnya yang kecil, benar-benar memikat hati kaum pria.

"Apa yang kalian berdua lihat?!" tanya Evil dengan wajah seram.

"Tidak, tidak ada Yang Mulia." jawab Darkie dan Buto secara bersamaan.

"Bagaimana dengan kastilnya?!" tanya Evil

"Yang Mulia, sebagian kastil tertutup es. Kira-kira separuh kastil." jawab Buto

"Separuh ya?!"

"Iya." jawab Buto

"Baiklah. Tugas kalian berdua bersihkan separuh kastil malam ini juga!" perintah Evil kepada Darkie dan Buto.

"Eh?!" tanya Darkie dan Buto

"Ada komentar?!"

"Tidak ada Yang Mulia. Kami akan melaksanakan perintah Yang Mulia." jawab Darkie dan Buto secara bersamaan.

"Bagus." jawab Evil sambil pergi meninggalkan mereka berdua.

"Darkie, bisakah kamu yang...?"

"Jangan banyak bicara, ayo pergi!"

Terpopuler

Comments

💐d@€ng🌸

💐d@€ng🌸

baca pikiran aku juga ya evil

2020-11-07

2

noragami

noragami

itu si evil bisa baca pikiran,,, mantap kali...👍

2020-09-20

4

akira qairina

akira qairina

lanjut thorr

2020-09-20

2

lihat semua
Episodes
1 Jatuh
2 Hutan Misterius
3 Pria Berjubah Hitam
4 Zwart Land
5 Perjanjian Dengan Raja Iblis
6 Bloody Castle
7 Bloody Castle 1
8 Bloody Castle 2
9 Satu Cermin Dua Wajah
10 Satu Cermin Dua Wajah 1
11 Satu Cermin Dua Wajah 2
12 Satu Cermin Dua Wajah 3
13 Satu Cermin Dua Wajah 4
14 Tidak Ada Alasan
15 Kembalinya Musuh Lama
16 Kembalinya Musuh Lama (1)
17 Kembalinya Musuh Lama (2)
18 Kembalinya Musuh Lama (3)
19 Kembalinya Musuh Lama (4)
20 Kembalinya Musuh Lama (5)
21 Kembalinya Musuh Lama (6)
22 Kembalinya Musuh Lama (7)
23 Kembalinya Musuh Lama (8)
24 Kembalinya Musuh Lama (9)
25 Kembalinya Musuh Lama (10)
26 Kembalinya Musuh Lama (11)
27 Petualangan Baru
28 Mimpi
29 Hutan Kematian
30 Hutan Kematian 1
31 Hutan Kematian 2
32 Hutan Kematian 3
33 Hutan Kematian 4
34 Hutan Kematian 5
35 Hutan Kematian 6
36 Janji di bawah Senja
37 200 Tahun (Pertemuan pertama)
38 200 Tahun (Kekuatan Misterius)
39 200 Tahun (Pengemis Tampan)
40 200 Tahun (Benci Dan Cinta)
41 200 Tahun (Benci Dan Cinta 1)
42 200 Tahun (Benci Dan Cinta 2)
43 200 Tahun (Benci Dan Cinta 3)
44 200 Tahun (Benci Dan Cinta 4)
45 200 Tahun (Benci Dan Cinta 5)
46 200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius)
47 200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius)
48 200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 1)
49 200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 2)
50 200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 3)
51 200 Tahun (Perpisahan)
52 200 Tahun (Bertemu untuk Berpisah)
53 200 Tahun (Maaf & Terima kasih)
54 200 Tahun (Pergi Selamanya)
55 200 Tahun (Perjamuan awal Kehancuran)
56 200 Tahun (Pernikahan)
57 Kembalinya Sang Ratu Iblis
58 Kembalinya Sang Ratu Iblis 1
59 Kembalinya Sang Ratu Iblis 2 (Raja Elf)
60 Kembalinya Sang Ratu Iblis 3 (Pertarungan sengit)
61 Kembalinya Sang Ratu Iblis 4 (Pembebasan)
62 Kembalinya Sang Ratu Iblis 5 (Reuni)
63 Kembalinya Sang Ratu Iblis 6 (Antara Dendam dan Cinta)
64 Kembalinya Sang Ratu Iblis 7 (Boneka Mana)
65 Kembalinya Sang Ratu Iblis 8 (Pertemuan Kakak Adik)
66 Kembalinya Sang Ratu Iblis 9
67 Musim Gugur, Cinta Bersemi
68 Jujur Saja
69 Musim Gugur dan Daun Maple Merah
70 Pertemuan Pertama di Musim Gugur
71 Maple Cintaku
72 Api Cemburu
73 Calon istriku hanya kau!
74 Aku menunggumu
75 Kebahagiaan atau...
76 Trust and Betrayal
77 Trust and Betrayal (Pengasingan)
78 Pesona Cinta
79 Aku tergoda
80 Pergi
81 Pergi (Kau menggoyahkan hatiku)
82 Pamit
83 Istana Ratu Iblis
84 Hati yang rumit
85 Jaga jarak
86 Malam pertama
87 Malam Pertama (2)
88 Rahasia Tersembunyi
89 Rahasia Tersembunyi (2)
90 Rahasia Tersembunyi (3)
91 Rahasia Tersembunyi (4)
92 Rahasia Tersembunyi (5)
93 Rahasia Tersembunyi (6)
94 Rahasia Tersembunyi (7)
95 Rahasia Tersembunyi (8)
96 Rahasia Tersembunyi (9)
97 Rahasia Tersembunyi (10)
98 Rahasia Tersembunyi (11)
99 Terungkap Juga
100 Positif Thinking
101 Lili, aku harap kau hidup aman dan bahagia
102 Kesedihan Ratu Iblis
103 Kesedihan Ratu Iblis (2)
104 Kesedihan Ratu Iblis (3)
105 Hutan Kematian Ratu Iblis
106 Pesona Ratu Iblis
107 Teror Ratu Iblis
108 Teror Ratu Iblis (2)
109 Teror Ratu Iblis (3)
110 Kematian Raja
111 Love Vs Betrayal
112 Love Vs Betrayal (2)
113 Love Vs Betrayal (3)
114 Love Vs Betrayal (4)
115 Perpisahan Ratu Iblis
116 Dalang Sebenarnya
117 Cinta atau Obsesi
118 Cinta atau Obsesi Gila
119 Kembalinya Kekuatan Ratu Iblis dan Hati Yang Hilang
120 Aku bukan membencimu, tapi...
121 Raja Yang Sesungguhnya
122 Hilangnya Segel Kutukan Cinta
123 Hilangnya Segel Kutukan Cinta 1
124 Hilangnya Segel Kutukan Cinta 2
125 Hilangnya Segel Kutukan Cinta 3
126 Hilangnya Segel Kutukan Cinta 4
127 Sebuah Pilihan
128 Pertama dan Terakhir (End)
Episodes

Updated 128 Episodes

1
Jatuh
2
Hutan Misterius
3
Pria Berjubah Hitam
4
Zwart Land
5
Perjanjian Dengan Raja Iblis
6
Bloody Castle
7
Bloody Castle 1
8
Bloody Castle 2
9
Satu Cermin Dua Wajah
10
Satu Cermin Dua Wajah 1
11
Satu Cermin Dua Wajah 2
12
Satu Cermin Dua Wajah 3
13
Satu Cermin Dua Wajah 4
14
Tidak Ada Alasan
15
Kembalinya Musuh Lama
16
Kembalinya Musuh Lama (1)
17
Kembalinya Musuh Lama (2)
18
Kembalinya Musuh Lama (3)
19
Kembalinya Musuh Lama (4)
20
Kembalinya Musuh Lama (5)
21
Kembalinya Musuh Lama (6)
22
Kembalinya Musuh Lama (7)
23
Kembalinya Musuh Lama (8)
24
Kembalinya Musuh Lama (9)
25
Kembalinya Musuh Lama (10)
26
Kembalinya Musuh Lama (11)
27
Petualangan Baru
28
Mimpi
29
Hutan Kematian
30
Hutan Kematian 1
31
Hutan Kematian 2
32
Hutan Kematian 3
33
Hutan Kematian 4
34
Hutan Kematian 5
35
Hutan Kematian 6
36
Janji di bawah Senja
37
200 Tahun (Pertemuan pertama)
38
200 Tahun (Kekuatan Misterius)
39
200 Tahun (Pengemis Tampan)
40
200 Tahun (Benci Dan Cinta)
41
200 Tahun (Benci Dan Cinta 1)
42
200 Tahun (Benci Dan Cinta 2)
43
200 Tahun (Benci Dan Cinta 3)
44
200 Tahun (Benci Dan Cinta 4)
45
200 Tahun (Benci Dan Cinta 5)
46
200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius)
47
200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius)
48
200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 1)
49
200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 2)
50
200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 3)
51
200 Tahun (Perpisahan)
52
200 Tahun (Bertemu untuk Berpisah)
53
200 Tahun (Maaf & Terima kasih)
54
200 Tahun (Pergi Selamanya)
55
200 Tahun (Perjamuan awal Kehancuran)
56
200 Tahun (Pernikahan)
57
Kembalinya Sang Ratu Iblis
58
Kembalinya Sang Ratu Iblis 1
59
Kembalinya Sang Ratu Iblis 2 (Raja Elf)
60
Kembalinya Sang Ratu Iblis 3 (Pertarungan sengit)
61
Kembalinya Sang Ratu Iblis 4 (Pembebasan)
62
Kembalinya Sang Ratu Iblis 5 (Reuni)
63
Kembalinya Sang Ratu Iblis 6 (Antara Dendam dan Cinta)
64
Kembalinya Sang Ratu Iblis 7 (Boneka Mana)
65
Kembalinya Sang Ratu Iblis 8 (Pertemuan Kakak Adik)
66
Kembalinya Sang Ratu Iblis 9
67
Musim Gugur, Cinta Bersemi
68
Jujur Saja
69
Musim Gugur dan Daun Maple Merah
70
Pertemuan Pertama di Musim Gugur
71
Maple Cintaku
72
Api Cemburu
73
Calon istriku hanya kau!
74
Aku menunggumu
75
Kebahagiaan atau...
76
Trust and Betrayal
77
Trust and Betrayal (Pengasingan)
78
Pesona Cinta
79
Aku tergoda
80
Pergi
81
Pergi (Kau menggoyahkan hatiku)
82
Pamit
83
Istana Ratu Iblis
84
Hati yang rumit
85
Jaga jarak
86
Malam pertama
87
Malam Pertama (2)
88
Rahasia Tersembunyi
89
Rahasia Tersembunyi (2)
90
Rahasia Tersembunyi (3)
91
Rahasia Tersembunyi (4)
92
Rahasia Tersembunyi (5)
93
Rahasia Tersembunyi (6)
94
Rahasia Tersembunyi (7)
95
Rahasia Tersembunyi (8)
96
Rahasia Tersembunyi (9)
97
Rahasia Tersembunyi (10)
98
Rahasia Tersembunyi (11)
99
Terungkap Juga
100
Positif Thinking
101
Lili, aku harap kau hidup aman dan bahagia
102
Kesedihan Ratu Iblis
103
Kesedihan Ratu Iblis (2)
104
Kesedihan Ratu Iblis (3)
105
Hutan Kematian Ratu Iblis
106
Pesona Ratu Iblis
107
Teror Ratu Iblis
108
Teror Ratu Iblis (2)
109
Teror Ratu Iblis (3)
110
Kematian Raja
111
Love Vs Betrayal
112
Love Vs Betrayal (2)
113
Love Vs Betrayal (3)
114
Love Vs Betrayal (4)
115
Perpisahan Ratu Iblis
116
Dalang Sebenarnya
117
Cinta atau Obsesi
118
Cinta atau Obsesi Gila
119
Kembalinya Kekuatan Ratu Iblis dan Hati Yang Hilang
120
Aku bukan membencimu, tapi...
121
Raja Yang Sesungguhnya
122
Hilangnya Segel Kutukan Cinta
123
Hilangnya Segel Kutukan Cinta 1
124
Hilangnya Segel Kutukan Cinta 2
125
Hilangnya Segel Kutukan Cinta 3
126
Hilangnya Segel Kutukan Cinta 4
127
Sebuah Pilihan
128
Pertama dan Terakhir (End)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!