Satu Cermin Dua Wajah 4

Naga api besar itu terbang sambil menyemburkan kobaran api ke sisa-sisa kastil yang masih ditutupi oleh lapisan es. Dalam sekejab mata lapisan es yang menutupi kastil telah lenyap tak bersisa. Pemandangan ini membuat takjub Darkie dan Buto. Lili mengangkat tangan kanannya, dan naga api besar yang terbang mengelilingi kastil kini berbalik terbang ke arah mereka bertiga. Ia terbang dan masuk kedalam telapak tangan kanan Lili dan menghilang. Lili menurunkan tangan kanannya. Disekitar telapak tangan kanannya muncul kobaran api yang mengelilingi tangannya dan perlahan menghilang.

"Nona, kau...darimana kau belajar sihir api?" tanya Darkie

"Dari kalian."

"Hah?!" jawab Darkie dan Buto secara bersamaan

Lili hanya tersenyum mendengar perkataan mereka. Ia merasa ada sesuatu yang mengalir dari dalam perutnya menuju tenggorakannya. Tak mampu menahannya, ia pun memuntahkannya ke tanah. Segumpal darah kotor keluar dari mulutnya. Melihat Lili muntah darah, Darkie dan Buto saling berpandangan.

"Nona, apa kau baik-baik saja?" cemas Buto

"Aku baik-baik saja. Kalian tenang saja." jawab Lili sambil tersenyum kecil.

Lili merasa kepalanya sakit dan pandangan matanya semakin kabur. Ia melihat ke arah Darkie dan Buto. Keduanya terlihat samar-samar dalam pandangan matanya. Ia merasa tubuhnya badannya tidak enak. Ia pun membalikkan badannya dan melangkah meninggalkan keduanya. Baru beberapa langkah, badannya terasa sempoyongan. Lili pun jatuh pingsan. Beruntungnya saat ia jatuh pingsan, ada seseorang yang menahan tubuhnya sehingga ia tidak jatuh ditanah. Melihat sosok pria yang menahan tubuh Lili dan menggendongnya, ekspresi wajah Darkie dan Buto berubah menjadi pucat. Perlahan Lili membuka kedua matanya. Ia melihat sosok pria yang menahan tubuhnya dan menggendongnya. Ternyata sosok pria itu tidak lain adalah Evil.

"Apa yang terjadi disini?" tanya Evil kepada Darkie dan Buto.

"Ya...Yang Mulia, jangan salahkan mereka. Ini...aku..."

Belum sempat melanjutkan perkataannya, Lili pun memejamkan matanya kembali. Raut wajahnya terlihat sangat pucat seperti bulan dimalam ini.

"Kalian berdua tunggu aku di ruang kegelapan!"

"Baik Yang Mulia." jawab Darkie dan Buto bersamaan

"Habislah kita." pikir Darkie dan Buto bersamaan.

Lotus Room

Evil meletakkan Lili dengan lembut diatas kasur. Tidak lupa ia menyelimuti tubuh gadis mungil itu. Evil pun duduk disamping Lili yang masih tidak sadarkan diri. Ia menggenggam tangan kanan Lili.

"Dingin sekali." kata Evil sambil meletakkan kembali tangan kanannya Lili. Ia memegang dahi Lili untuk memeriksa kondisi tubuhnya.

"Dasar gadis nakal. Tapi, dilihat-lihat dia cukup imut saat tertidur." puji Evil didalam hati.

Tiba-tiba Lili mengerutkan dahinya. Perlahan-lahan ia membuka kedua matanya. Dilihatnya, Evil duduk disampingnya.

"Yang Mulia, terima kasih."

"Kau bilang apa?!"

"Te...terima kasih Evil."

"Bukankah aku sudah bilang padamu untuk beristirahat. Kenapa malah keluar?!"

"Bagaimana aku bisa istirahat dengan tenang. Diluar aku mendengar suara bising dan cahaya merah menyala. Dan itu adalah kobaran api."

"Tidak seharusnya kau keluar dari kamarmu dan bermain-main dengan mereka. Itu sudah menjadi tugas mereka berdua!"

"Bermain-main katanya?! Yang benar saja. Jelas-jelas aku membantu mereka berdua." batin Lili.

"Sudahlah, jangan menjadi gadis berkepala batu."

"Hah?!"

"Istrihatlah dengan baik. Jika kondisi tubuhmu masih lemah. Maka aku akan menunda pembelajaranmu di sekolah sihir."

"Sekolah sihir? Maksudmu...aku akan belajar sihir di sekolah sihir?" kata Lili sambil berusaha bangkit dan duduk diatas tempat tidurnya.

"Jangan bergerak dulu."

"Evil, aku tidak apa-apa. Aku baik-baik saja kok. Terima kasih sudah berkali-kali menolongku."

"Sudah menjadi tugasku menolong yang lemah terutama seorang gadis muda sepertimu. Dengar-dengar, jika menikahi seorang gadis muda, menjadi awet muda."

"Hah?! Omong kosong macam apa itu?!"

"Hahahahahaha! Hanya bercanda."

"Itu tidak lucu."

"Sudahlah. Saatnya kau untuk beristirahat. Jika kau masih kelayapan, aku akan memaksamu untuk tidur denganku."

"Kau! Haish... baiklah aku akan tidur. Tapi, kau harus menjawab pertanyaanku dulu."

"Apa itu?"

"Barusan kau bilang jika kondisiku masih lemah, kau akan menunda pembelajaranku. Apa maksudmu?"

"Ya. Jika kondisi tubuhmu masih lemah. Aku tidak akan mengizinkanmu belajar sihir di sekolah sihir."

"Kenapa?"

"Karena jika tubuhmu masih lemah, pembelajaranmu hanya akan terbuang sia-sia."

"Evil, apa sebegitu keraskah sekolah sihir itu?"

"Kau akan mengetahuinya ketika kau sudah sehat. Sudah larut malam, jangan banyak bicara. Tidurlah dengan baik, jangan menjadi gadis berkepala batu, oke?!"

"Baiklah kalau begitu, aku akan istirahat. Tapi kau harus janji jika tubuhku besok sehat, kau akan mengizinkanku untuk bersekolah di sekolah sihir ya?"

"Iya."

Lili pun kembali merebahkan tubuhnya diatas kasur dan menutupi sebagian tubuhnya dengan selimut. Ia melihat kearah Evil.

"Evil, jika kau terus berada disini aku tidak akan bisa beristirahat dengan baik."

"Baiklah, aku akan pergi." kata Evil sambil beranjak dari tempat duduknya. Ia pun berjalan melangkah kearah pintu kamar Lili. Baru beberapa langkah, ia berhenti dan menoleh ke arah Lili.

"Jika aku menemukanmu tidak berada di dalam kamar, kau harus menerima hukumanmu!"

Evil pun berjalan meninggalkan Lili sendirian di dalam kamar itu. Terdengar suara pintu ditutup. Lili pun bangkit dan duduk diatas tempat tidurnya. Ia mengamati seluruh isi kamarnya. Tiba-tiba pandangan matanya tertuju pada lampu tidur yang berdiri diatas meja tepat berada disamping tempat tidurnya. Tidak ada yang aneh dengan lampu tidur itu. Hanya saja, lampu tidur dengan desain unik dan ukiran abstrak itu mengeluarkan cahaya berwarna kuning dan disekitarnya dikelilingi lima kupu-kupu berwarna perak.

"Pria ini benar-benar sesuatu. Mengirim banyak kupu-kupu perak kedalam kamarku hanya untuk mengawasiku." batin Lili sambil tersenyum dingin.

Ia pun merebahkan kembali tubuhnya dan mulai tertidur. Kelima kupu-kupa perak masih terbang mengelilingi lampu tidur itu. Salah satu dari kelima kupu-kupu perak itu terbang keluar menuju celah jendela kamar Lili yang masih terbuka.

Ruang Kegelapan

Kupu-kupu perak itu terbang menuju salah satu jendela yang terbuka. Ia mendarat diatas jari telunjuk kiri Evil. Ia mengepakkan kedua sayapnya perlahan-lahan seolah memberitahu sesuatu kepada Evil.

"Jadi begitu. Dia sudah menyadari keberadaanmu. Sangat menarik." kata Evil sambil menyeringai.

"Kalian bertiga sudah mendengar itu?" tanya Evil kepada Darkie, Blackie, dan Buto.

"Kami sudah mendengarnya Yang Mulia." jawab ketiganya serentak

"Bagus. Aku mempunyai tugas untuk kalian bertiga." kata Evil sambil membalikkan badannya dan menatap kearah ketiga bawahan setianya.

"Darkie, Blackie...besok kalian berdua temani Lili mendaftar di sekolah sihir. Dan kau Buto, tugasmu melindungi Lili secara diam-diam."

"Baik Yang Mulia."

"Yang Mulia, anda..."

Terpopuler

Comments

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

kereennn

2024-06-05

0

dita18

dita18

makin seru crta nya👍👍

2022-07-23

1

🌺Maryam🌺

🌺Maryam🌺

next ya thor

2020-10-05

4

lihat semua
Episodes
1 Jatuh
2 Hutan Misterius
3 Pria Berjubah Hitam
4 Zwart Land
5 Perjanjian Dengan Raja Iblis
6 Bloody Castle
7 Bloody Castle 1
8 Bloody Castle 2
9 Satu Cermin Dua Wajah
10 Satu Cermin Dua Wajah 1
11 Satu Cermin Dua Wajah 2
12 Satu Cermin Dua Wajah 3
13 Satu Cermin Dua Wajah 4
14 Tidak Ada Alasan
15 Kembalinya Musuh Lama
16 Kembalinya Musuh Lama (1)
17 Kembalinya Musuh Lama (2)
18 Kembalinya Musuh Lama (3)
19 Kembalinya Musuh Lama (4)
20 Kembalinya Musuh Lama (5)
21 Kembalinya Musuh Lama (6)
22 Kembalinya Musuh Lama (7)
23 Kembalinya Musuh Lama (8)
24 Kembalinya Musuh Lama (9)
25 Kembalinya Musuh Lama (10)
26 Kembalinya Musuh Lama (11)
27 Petualangan Baru
28 Mimpi
29 Hutan Kematian
30 Hutan Kematian 1
31 Hutan Kematian 2
32 Hutan Kematian 3
33 Hutan Kematian 4
34 Hutan Kematian 5
35 Hutan Kematian 6
36 Janji di bawah Senja
37 200 Tahun (Pertemuan pertama)
38 200 Tahun (Kekuatan Misterius)
39 200 Tahun (Pengemis Tampan)
40 200 Tahun (Benci Dan Cinta)
41 200 Tahun (Benci Dan Cinta 1)
42 200 Tahun (Benci Dan Cinta 2)
43 200 Tahun (Benci Dan Cinta 3)
44 200 Tahun (Benci Dan Cinta 4)
45 200 Tahun (Benci Dan Cinta 5)
46 200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius)
47 200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius)
48 200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 1)
49 200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 2)
50 200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 3)
51 200 Tahun (Perpisahan)
52 200 Tahun (Bertemu untuk Berpisah)
53 200 Tahun (Maaf & Terima kasih)
54 200 Tahun (Pergi Selamanya)
55 200 Tahun (Perjamuan awal Kehancuran)
56 200 Tahun (Pernikahan)
57 Kembalinya Sang Ratu Iblis
58 Kembalinya Sang Ratu Iblis 1
59 Kembalinya Sang Ratu Iblis 2 (Raja Elf)
60 Kembalinya Sang Ratu Iblis 3 (Pertarungan sengit)
61 Kembalinya Sang Ratu Iblis 4 (Pembebasan)
62 Kembalinya Sang Ratu Iblis 5 (Reuni)
63 Kembalinya Sang Ratu Iblis 6 (Antara Dendam dan Cinta)
64 Kembalinya Sang Ratu Iblis 7 (Boneka Mana)
65 Kembalinya Sang Ratu Iblis 8 (Pertemuan Kakak Adik)
66 Kembalinya Sang Ratu Iblis 9
67 Musim Gugur, Cinta Bersemi
68 Jujur Saja
69 Musim Gugur dan Daun Maple Merah
70 Pertemuan Pertama di Musim Gugur
71 Maple Cintaku
72 Api Cemburu
73 Calon istriku hanya kau!
74 Aku menunggumu
75 Kebahagiaan atau...
76 Trust and Betrayal
77 Trust and Betrayal (Pengasingan)
78 Pesona Cinta
79 Aku tergoda
80 Pergi
81 Pergi (Kau menggoyahkan hatiku)
82 Pamit
83 Istana Ratu Iblis
84 Hati yang rumit
85 Jaga jarak
86 Malam pertama
87 Malam Pertama (2)
88 Rahasia Tersembunyi
89 Rahasia Tersembunyi (2)
90 Rahasia Tersembunyi (3)
91 Rahasia Tersembunyi (4)
92 Rahasia Tersembunyi (5)
93 Rahasia Tersembunyi (6)
94 Rahasia Tersembunyi (7)
95 Rahasia Tersembunyi (8)
96 Rahasia Tersembunyi (9)
97 Rahasia Tersembunyi (10)
98 Rahasia Tersembunyi (11)
99 Terungkap Juga
100 Positif Thinking
101 Lili, aku harap kau hidup aman dan bahagia
102 Kesedihan Ratu Iblis
103 Kesedihan Ratu Iblis (2)
104 Kesedihan Ratu Iblis (3)
105 Hutan Kematian Ratu Iblis
106 Pesona Ratu Iblis
107 Teror Ratu Iblis
108 Teror Ratu Iblis (2)
109 Teror Ratu Iblis (3)
110 Kematian Raja
111 Love Vs Betrayal
112 Love Vs Betrayal (2)
113 Love Vs Betrayal (3)
114 Love Vs Betrayal (4)
115 Perpisahan Ratu Iblis
116 Dalang Sebenarnya
117 Cinta atau Obsesi
118 Cinta atau Obsesi Gila
119 Kembalinya Kekuatan Ratu Iblis dan Hati Yang Hilang
120 Aku bukan membencimu, tapi...
121 Raja Yang Sesungguhnya
122 Hilangnya Segel Kutukan Cinta
123 Hilangnya Segel Kutukan Cinta 1
124 Hilangnya Segel Kutukan Cinta 2
125 Hilangnya Segel Kutukan Cinta 3
126 Hilangnya Segel Kutukan Cinta 4
127 Sebuah Pilihan
128 Pertama dan Terakhir (End)
Episodes

Updated 128 Episodes

1
Jatuh
2
Hutan Misterius
3
Pria Berjubah Hitam
4
Zwart Land
5
Perjanjian Dengan Raja Iblis
6
Bloody Castle
7
Bloody Castle 1
8
Bloody Castle 2
9
Satu Cermin Dua Wajah
10
Satu Cermin Dua Wajah 1
11
Satu Cermin Dua Wajah 2
12
Satu Cermin Dua Wajah 3
13
Satu Cermin Dua Wajah 4
14
Tidak Ada Alasan
15
Kembalinya Musuh Lama
16
Kembalinya Musuh Lama (1)
17
Kembalinya Musuh Lama (2)
18
Kembalinya Musuh Lama (3)
19
Kembalinya Musuh Lama (4)
20
Kembalinya Musuh Lama (5)
21
Kembalinya Musuh Lama (6)
22
Kembalinya Musuh Lama (7)
23
Kembalinya Musuh Lama (8)
24
Kembalinya Musuh Lama (9)
25
Kembalinya Musuh Lama (10)
26
Kembalinya Musuh Lama (11)
27
Petualangan Baru
28
Mimpi
29
Hutan Kematian
30
Hutan Kematian 1
31
Hutan Kematian 2
32
Hutan Kematian 3
33
Hutan Kematian 4
34
Hutan Kematian 5
35
Hutan Kematian 6
36
Janji di bawah Senja
37
200 Tahun (Pertemuan pertama)
38
200 Tahun (Kekuatan Misterius)
39
200 Tahun (Pengemis Tampan)
40
200 Tahun (Benci Dan Cinta)
41
200 Tahun (Benci Dan Cinta 1)
42
200 Tahun (Benci Dan Cinta 2)
43
200 Tahun (Benci Dan Cinta 3)
44
200 Tahun (Benci Dan Cinta 4)
45
200 Tahun (Benci Dan Cinta 5)
46
200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius)
47
200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius)
48
200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 1)
49
200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 2)
50
200 Tahun (Roh Misterius dan Kekuatan Misterius 3)
51
200 Tahun (Perpisahan)
52
200 Tahun (Bertemu untuk Berpisah)
53
200 Tahun (Maaf & Terima kasih)
54
200 Tahun (Pergi Selamanya)
55
200 Tahun (Perjamuan awal Kehancuran)
56
200 Tahun (Pernikahan)
57
Kembalinya Sang Ratu Iblis
58
Kembalinya Sang Ratu Iblis 1
59
Kembalinya Sang Ratu Iblis 2 (Raja Elf)
60
Kembalinya Sang Ratu Iblis 3 (Pertarungan sengit)
61
Kembalinya Sang Ratu Iblis 4 (Pembebasan)
62
Kembalinya Sang Ratu Iblis 5 (Reuni)
63
Kembalinya Sang Ratu Iblis 6 (Antara Dendam dan Cinta)
64
Kembalinya Sang Ratu Iblis 7 (Boneka Mana)
65
Kembalinya Sang Ratu Iblis 8 (Pertemuan Kakak Adik)
66
Kembalinya Sang Ratu Iblis 9
67
Musim Gugur, Cinta Bersemi
68
Jujur Saja
69
Musim Gugur dan Daun Maple Merah
70
Pertemuan Pertama di Musim Gugur
71
Maple Cintaku
72
Api Cemburu
73
Calon istriku hanya kau!
74
Aku menunggumu
75
Kebahagiaan atau...
76
Trust and Betrayal
77
Trust and Betrayal (Pengasingan)
78
Pesona Cinta
79
Aku tergoda
80
Pergi
81
Pergi (Kau menggoyahkan hatiku)
82
Pamit
83
Istana Ratu Iblis
84
Hati yang rumit
85
Jaga jarak
86
Malam pertama
87
Malam Pertama (2)
88
Rahasia Tersembunyi
89
Rahasia Tersembunyi (2)
90
Rahasia Tersembunyi (3)
91
Rahasia Tersembunyi (4)
92
Rahasia Tersembunyi (5)
93
Rahasia Tersembunyi (6)
94
Rahasia Tersembunyi (7)
95
Rahasia Tersembunyi (8)
96
Rahasia Tersembunyi (9)
97
Rahasia Tersembunyi (10)
98
Rahasia Tersembunyi (11)
99
Terungkap Juga
100
Positif Thinking
101
Lili, aku harap kau hidup aman dan bahagia
102
Kesedihan Ratu Iblis
103
Kesedihan Ratu Iblis (2)
104
Kesedihan Ratu Iblis (3)
105
Hutan Kematian Ratu Iblis
106
Pesona Ratu Iblis
107
Teror Ratu Iblis
108
Teror Ratu Iblis (2)
109
Teror Ratu Iblis (3)
110
Kematian Raja
111
Love Vs Betrayal
112
Love Vs Betrayal (2)
113
Love Vs Betrayal (3)
114
Love Vs Betrayal (4)
115
Perpisahan Ratu Iblis
116
Dalang Sebenarnya
117
Cinta atau Obsesi
118
Cinta atau Obsesi Gila
119
Kembalinya Kekuatan Ratu Iblis dan Hati Yang Hilang
120
Aku bukan membencimu, tapi...
121
Raja Yang Sesungguhnya
122
Hilangnya Segel Kutukan Cinta
123
Hilangnya Segel Kutukan Cinta 1
124
Hilangnya Segel Kutukan Cinta 2
125
Hilangnya Segel Kutukan Cinta 3
126
Hilangnya Segel Kutukan Cinta 4
127
Sebuah Pilihan
128
Pertama dan Terakhir (End)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!