Bab 17 : Sarah.

Ken dapat menahan mobil itu dengan satu tangan hingga membuat mobil berhenti, dibantu dengan rem kuat dari pengemudi mobil.

Ken selamat, mobil tidak menghantamnya, namun ada sedikit penyok pada body mobil bagian depan.

Sang pemilik mobil mewah berwarna merah itu keluar.

"Kalian baik-baik saja?" Tanyanya tampak panik. Di seorang wanita muda cantik, dengan rambut panjang yang dicat coklat.

"Hmm.." Hanya itu jawaban Ken, dia masih sibuk melihat badan Fius mencari apa ada luka atau tidak.

Disekitar orang-orang mulai ramai melihat, Ken membawa Fius menepi. "Nggak ada yang terluka kan Us?"

Fius menggeleng, dia masih syok.

"Mas baik-baik saja?" Tanya wanita pemilik mobil.

"Iya mbak, maaf. Sepertinya mobil bagian depan agak penyok mbak, saya akan ganti rugi." Kata Ken.

"Nggak usah dipikir mas, kayaknya adik mas syok, bawa ke rumah sakit dulu mas." Wanita itu mengajak Ken dan Fius ke rumah sakit dengan mobilnya.

......................

Sesampainya di rumah sakit, Fius dirawat di unit gawat darurat. Fius diberi obat penenang dan diinfus, dia tertidur.

Ken keluar dari ruang gawat darurat menemui wanita pemilik mobil.

"Gimana mas adiknya?" Tanya wanita itu.

"Tidur mbak." Jawab Ken.

"Ah.. maaf mas saya lupa memperkenalkan diri. Saya Sarah Lavin." Wanita berparas blasteran itu mengajak Ken bersalaman.

Ken menyambutnya. "Ken Shankara."

Sarah tersenyum, menambah kecantikan wajahnya.

"Saya yang akan membayar tagihan rumah sakitnya mas." Kata Sarah.

"Nggak usah mbak, saya aja." 

"Nggak mas, saya merasa bersalah. Kalau nggak membayar biaya rumah sakit adik mas saya bakal nggak bisa tidur nanti mas." 

Ken akhirnya membiarkan Sarah membayar biaya rumah sakit Fius. Mereka berdua membayar di loket pembayaran.

"Terima kasih mbak, biaya perbaikan mobil mbak—"

KRUK..

'Sial! Kenapa nih perut nggak punya gengsi sama sekali! Di depan cewek cantik malah konser!' Ken berkata dalam hati, mengumpat perutnya yang berbunyi.

Sarah tersenyum kecil.

"Emm.. saya lapar mas, dari pada bayar biaya bengkel bayarin saya makan aja gimana?" Kata Sarah.

"Emm.. boleh mbak. Tapi di kantin rumah sakit nggak apa ya? Saya masih harus menunggu Fius." Kata Ken.

Sarah mengangguk setuju.

Ken dan Sarah pergi ke kantin rumah sakit, mereka makan siang bersama.

"Lain kali saya kirim makan ke tempat mbak Sarah deh, nggak enak saya mbak." Kata Ken.

"Lain kali bawa saya makan di tempat lain mas, oke?" Sarah masih menghabiskan makannya.

Ken mengangguk setuju.

"Maaf mas saya angkat telepon dulu." Sarah menjawab telepon yang masuk di ponselnya.

"Emm.. mas maaf saya nggak bisa nunggu sampai adik mas bangun. Ada urusan mendadak mas, ini kartu nama saya, jangan lupa hubungi saya ya mas. Ingat ya mas masih punya janji traktir saya makan. Saya duluan ya mas, bye." Sarah buru-buru pergi.

Ken hanya dapat melihat Sarah pergi begitu saja.

Sarah Lavin

CEO Laviva dermatology clinic

Ken memandang kartu nama Sarah.

"CEO?" Ken tertawa geli pada diri sendiri, sejenak dia merasa geli dengan imajinasinya tentang Sarah.

"Ken.. Ken.. kamu jangan ke ge er-an gitu dong! Sadar diri! Dia CEO, ya kalik tertarik sama orang kaya kamu. Minta traktir ya wajarlah karena kamu udah merusak mobil mewahnya, ckck.." Ken mengutuk dirinya sendiri yang sempat berpikir bahwa Sarah tertarik padanya karena bersikap baik.

Ken kembali ke ruang gawat darurat menjenguk Fius, namun Fius masih tertidur pulas.

Ken menunggu lebih dari dua jam sampai Fius terbangun.

"Kami baik-baik aja Us?" Tanya Ken.

"Iya Bang, maaf ya bang soal tadi." Wajah Fiys tertunduk.

"Nggak apa Us, aku yang harusnya minta maaf karena nggak bilang dulu sama kamu soal melapor ke guru kamu. Maaf ya."

"Nggak apa Bang. Aku udah baikan Bang, aku mau pulang." 

"Hmm.. aku panggil perawat dulu ya." Ken memanggil perawat untuk mengecek keadaan Fius.

Karena sudah baik Fius diperbolehkan keluar dari rumah sakit.

"Abang nggak usah antar aku pulang, nanti ibu dan bapakku bakal marah sama Abang." Fius tidak ingin orang tuanya memanfaatkan Ken.

Akhirnya Ken mencariman Fius taksi untuk membawanya pulang.

Ken melirik jam tangannya.

04:40 PM.

Dia kembali ke sekolah Fius dengan gojek untuk mengambil motornya.

Ken menghembuskan nafas kasar, masih banyak paket yang belum dikirim.

"Bakal sampai malam nih, besok kena semprot lagi nih."

Hologram muncul.

...[Selamat misi 05 selesai. Reward berhasil di dapatkan! Teka-teki dan misi selanjutnya akan hadir kembali besok. Teruslah berbuat baik tanpa pamrih dan jangan lupa untuk selalu check-in setiap hari. Terima kasih Ken!]...

Ken merasakan perutnya keram beberapa saat.

"Aaaak.." Dia memegang perutnya.

Setelah rasa sakitnya hilang, Ken merasa perutnya mengeras, dia mengangkat sedikit bajunya.

"Wow!" Perutnya sudah berubah menjadi lebih kencang dan rata, meski belum kotak-kotak Ken sudah senang dengan reward ini.

Ken melanjutkan pengiriman barang hingga pukul 10:40 PM.

"Huft.. setidaknya nggak sampai tengah malam. Bodo amat ah soal besok kena semprot lagi. Lagian pak Yoga memang mau melampiaskan iri hatinya dia gara-gara Aira bilang suka aku, ckck.. dasar Aira!" Ken menggumam dalam perjalanan pulang kost.

Sesampainya di kost Ken mandi lalu sholat. Selesai sholat Ken membuka bajunya untuk bercermin, dia sangat puas dengan bentuk badannya sekarang.

"Keren juga aku kalau begini." Ken sangat senang mendapatkan bentuk badan bagus tanpa olahraga.

Tiba-tiba Ken ingat Fius, dia mengirim pesan menanyakan keadaannya.

"Semoga Fius baik-baik aja." Gumam Ken.

Drrt.. drrrt..

Telepon masuk.

"Eh? Aira? Aku kira Fius, ngapain dia malam-malam telepon?" 

Ken menjawab telepon dari Aira.

"Nggak baru ngelundur kan Ra?" Sindiran pedas di awal percakapan dilontarkan oleh Ken.

"Waalaikumsalam Ken." Aira menyindir Ken yang tidak menyapanya dengan salam.

"Assalamualaikum." Ken mengucap salam.

"Kamu juga nggak bisa tidur?" Tanya Aira.

"Aku habis sholat isya Ra, baru mau tidur. Kenapa?" 

"Aku nggak bisa tidur nih."

"Terus apa hubungannya sama aku?"

"Nggak ada sih."

"Nggak jelas banget sih kamu Ra! Tidur sana!"

"Udah dibilang nggak bisa tidur, kenapa seenaknya suruh tidur sih?" Suara Aira terdengar kesal.

"Hmm.. ya udah kalau gitu kita bahas soal pak Yoga dan pernyataan cintanya buat kamu."

"Nggak ah, males bahas dia."

"Tapi aku penasaran Ra! Ayolah cerita."

"Hmm.. oke.. jadi awalnya—" 

Aira dan Ken berbicara jarak jauh hingga satu jam lamanya, sampai Aira ketiduran.

"Ra? Kamu tidur ya? Dasar! Dia telepon cuman buat cari teman ngobrol ternyata, hehe.. ya udah Ra selamat istirahat ya. Mimpi indah." Karena tidak ada jawaban dari Aira akhirnya Ken menutup percakapan lalu tidur.

***Bersambung..

Jangan lupa like, komen, vote, beri nilai ya teman-teman, terima kasih😊***

Terpopuler

Comments

pauzi aja

pauzi aja

cakep

2023-08-05

2

Jimmy Avolution

Jimmy Avolution

Terus...

2023-03-03

0

Iman Dut

Iman Dut

Jangan dd kasih certe geng gengan torr jd gk alim lg nanti

2023-02-03

3

lihat semua
Episodes
1 Bab 01 : Ken si pemuda malang.
2 Bab 02 : Kemunculan sistem.
3 Bab 03 : Kost.
4 Bab 04 : Pindahan.
5 Bab 05 : Beradaptasi jadi anak kost.
6 Bab 06 : Banjir Bro!
7 Bab 07 : Lupa Check-in!
8 Bab 08 : Bertemu Fius.
9 Bab 09 : Ken si anak baik!
10 Bab 10 : Pendeteksi perasaan Aira.
11 Bab 11 : URGENT ALERT
12 Bab 12 : Flashback mode on!
13 Bab 13 : Mode baru ditemukan!
14 Bab 14 : Donatur panti asuhan.
15 Bab 15 : Disemprot atasan!
16 Bab 16 : Melapor ke guru Fius.
17 Bab 17 : Sarah.
18 Bab 18 : Mendaki gunung.
19 Bab 19 : Air mata gunung.
20 Bab 20 : Efek air mata gunung (1)
21 Bab 21 : Aira dan perasaannya.
22 Bab 22 : Aira VS Sarah.
23 Bab 23 : 2 diantara 3?
24 Bab 24 : Donor darah!
25 Bab 25 : Beno sudah tahu!
26 Bab 26 : Menuju panti jompo.
27 Bab 27 : Panti Jompo.
28 Bab 28 : Hasil tes laboratorium.
29 Bab 29 : Jawaban teka-teki salah!
30 Bab 30 : Sibot!
31 Bab 31 : Persiapan bisnis!
32 Bab 32 : Kemampuan membujuk!
33 Bab 33 : Makan-makan.
34 Bab 34 : Dipecat!
35 Bab 35 : Ken dan Sarah.
36 Bab 36 : Ken si bos muda!
37 Bab 37 : Bertemu Aira.
38 Bab 38 : Ken, Aira dan Sarah.
39 Bab 39 : Menolak tawaran!
40 Bab 40 : Bertemu Lembayung.
41 Pengumuman Novel baru
42 Bab 41 : Karin datang.
43 Bab 42 : Bad day!
44 Bab 43 : Sudah jatuh tertimpa tangga, masuk selokan pula!
45 Bab 44 : Tama datang ke kantor polisi.
46 Bab 45 : Godaan Lembayung!
47 Bab 46 : Pingsan di pelukan Aira.
48 Bab 47 : Pernyataan cinta Ken.
49 Bab 48 : Misi 1.000 pembelian!
50 Bab 49 : Kebodohan Ken!
51 Bab 50 : Kebodohan Ken! (2)
52 Bab 51 : Aksi Lembayung!
53 Bab 52 : Bebas dari penjara!
54 Bab 53 : Kembalinya Ken!
55 Bah 54 : Ken vs Tanu!
56 Bab 55 : Penyelamaan Aira!
57 Bab 56 : Ken dan sistem kacamata super!
58 Pengumuman novel Sistem Kacamata Super Season 2!
Episodes

Updated 58 Episodes

1
Bab 01 : Ken si pemuda malang.
2
Bab 02 : Kemunculan sistem.
3
Bab 03 : Kost.
4
Bab 04 : Pindahan.
5
Bab 05 : Beradaptasi jadi anak kost.
6
Bab 06 : Banjir Bro!
7
Bab 07 : Lupa Check-in!
8
Bab 08 : Bertemu Fius.
9
Bab 09 : Ken si anak baik!
10
Bab 10 : Pendeteksi perasaan Aira.
11
Bab 11 : URGENT ALERT
12
Bab 12 : Flashback mode on!
13
Bab 13 : Mode baru ditemukan!
14
Bab 14 : Donatur panti asuhan.
15
Bab 15 : Disemprot atasan!
16
Bab 16 : Melapor ke guru Fius.
17
Bab 17 : Sarah.
18
Bab 18 : Mendaki gunung.
19
Bab 19 : Air mata gunung.
20
Bab 20 : Efek air mata gunung (1)
21
Bab 21 : Aira dan perasaannya.
22
Bab 22 : Aira VS Sarah.
23
Bab 23 : 2 diantara 3?
24
Bab 24 : Donor darah!
25
Bab 25 : Beno sudah tahu!
26
Bab 26 : Menuju panti jompo.
27
Bab 27 : Panti Jompo.
28
Bab 28 : Hasil tes laboratorium.
29
Bab 29 : Jawaban teka-teki salah!
30
Bab 30 : Sibot!
31
Bab 31 : Persiapan bisnis!
32
Bab 32 : Kemampuan membujuk!
33
Bab 33 : Makan-makan.
34
Bab 34 : Dipecat!
35
Bab 35 : Ken dan Sarah.
36
Bab 36 : Ken si bos muda!
37
Bab 37 : Bertemu Aira.
38
Bab 38 : Ken, Aira dan Sarah.
39
Bab 39 : Menolak tawaran!
40
Bab 40 : Bertemu Lembayung.
41
Pengumuman Novel baru
42
Bab 41 : Karin datang.
43
Bab 42 : Bad day!
44
Bab 43 : Sudah jatuh tertimpa tangga, masuk selokan pula!
45
Bab 44 : Tama datang ke kantor polisi.
46
Bab 45 : Godaan Lembayung!
47
Bab 46 : Pingsan di pelukan Aira.
48
Bab 47 : Pernyataan cinta Ken.
49
Bab 48 : Misi 1.000 pembelian!
50
Bab 49 : Kebodohan Ken!
51
Bab 50 : Kebodohan Ken! (2)
52
Bab 51 : Aksi Lembayung!
53
Bab 52 : Bebas dari penjara!
54
Bab 53 : Kembalinya Ken!
55
Bah 54 : Ken vs Tanu!
56
Bab 55 : Penyelamaan Aira!
57
Bab 56 : Ken dan sistem kacamata super!
58
Pengumuman novel Sistem Kacamata Super Season 2!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!