Ken masuk ke kamar kostnya langsung memakai kacamata super, dia tidak ingin lupa check-in lagi.
...[ Selamat reward tambahan (50 juta) karena sudah berbuat baik tanpa pamrih telah berhasil masuk ke akun anda. Teruslah berbuat baik tanpa pamrih.]...
...[ Selamat misi 02 selesai. Reward berhasil di dapatkan! Teka-teki selanjutnya akan hadir kembali besok. Jangan lupa untuk selalu check-in setiap hari. Terima kasih Ken! ]...
Mata Ken terbelalak besar melihat jumlah reward tambahan dengan nilai nominal yang fantastis.
Ken mengangkat tangan kirinya, kudian hologram kembali muncul.
...[Selamat penarikan dana berhasil!]...
Ken buru-buru melihat saldo banknya, dan benar! Bertambah lima puluh juta.
"Wah.. kenapa bisa banyak banget ya rewardnya?" Ken masih bingung bagaimana bisa dia secara cuma-cuma mendapat uang dengan jumlah yang besar.
Hologram kembali muncul.
...[Hari ini anda telah melakukan kebaikan tanpa pamrih sebanyak lima kali, maka anda berhak atas reward tambahan sebesar 50 juta.]...
"Lima kali? Banyak banget, perasaan enggak deh. Yakin nih sistem nggak salah hitung? Nanti aku udah pakai uangnya tiba-tiba diminta, kan nggak lucu?" Kena masih merasa hal ini seperti tidak nyata, kemudahan mendapatkan uang secara cuma-cuma seperti mimpi saja rasanya.
...[Uang reward yang telah diberikan oleh sistem tidak akan ditarik kembali. Anda berhak seutuhnya atas reward tersebut.]...
Mata Ken berkaca-kaca melihat saldo di rekeningnya yang mendekati seratus juta.
"Seharusnya aku tadi membelikan Fius ponsel yang harga lima juta. Aku yakin banget salah satu yang bikin aku dapat reward adalah membantu Fius." Ken melepaskan kacamata super itu, membersihkan lensanya lalu mengembalikan di tempat semula.
Ken berbaring di atas kasur, pikirannya menyangkut pada Fius.
"Kasihan anak itu, pasti dia banyak menanggung beban yang nggak bisa dia ungkapkan sama orang lain." Ken terus saja memikirkan Fius, hingga ketiduran.
......................
Suara adzan subuh dan ayam jantan bersahutan mengusik tidur nyenyak Ken.
"Astagfirullah.. aku nggak mandi semalam." Ken duduk melamun di kasur, dia lalu pergi ke kamar mandi untuk wudhu dan pergi ke mushola untuk shalat berjamaah.
Selesai shalat Ken tidak lupa mengisi kotak infaq. Ken melihat papan pengumuman mushola. "Jumat berkah ya?"
Terdapat pengumuman program Jumat berkah, Ken berniat untuk ikut menyumbang program Jumat berkah. Dia berjalan menuju ruang sekretariat.
Tok.. tok..
"Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam, masuk mas." Sambut seorang bapak yang masih lengkap dengan sarung, baju koko dan peci.
"Pak mau tanya kalau mau ikut program Jumat berkah boleh pakai transfer bank nggak ya?" Tanya Ken.
"Boleh mas, ada nomor rekening atas nama mushola, sebentar saya ambilkan kertasnya. Silahkan duduk mas."
Ken duduk di kursi sambil mengeluarkan ponselnya.
"Ini mas." Bapak itu memberikan secarik kertas dengan nomor rekening mushola.
"Terima kasih pak." Ken langsung melakukan transfer uang melalui ponselnya.
"Maaf mas, anda orang baru ya di daerah sini? Saya kok belum pernah melihat mas sebelumnya."
"Maaf pak, sampai lupa memperkenalkan diri. Saya Ken pak, penghuni kostnya bu Vivin." Ken mengulurkan tangan.
"Saya Ahmad mas, bendahara mushola." Ahmad menjabat tangan Ken.
"Sudah ya pak, kalau begitu saya pamit dulu. Terima kasih pak, Assalamualaikum." Ken pamit pulang.
"Waalaikumsalam." Ahmad memandang Ken hingga keluar dari gerbang mushola.
"Nggak tahu kenapa aura orang baiknya kerasa banget." Ahmad melihat ponselnya untuk mengecek uang kiriman Ken.
"Subhanallah." Ahmad sedikit kaget melihat nominal yang Ken kirim sebesar lima juta rupiah.
"—kalau begini Jumat berkah bisa dibagi untuk banyak orang" Ahmad merasa takjub dengan kebaikan hati Ken.
Sesampainya di kamar kost Ken langsung memakai kacamata super dia ingin melihat misi yang muncul, walaupun sebenarnya dia tahu misi apa yang akan muncul.
...[ Selamat datang kembali User 802 Ken! Check-in hari ke-3 berhasil.]...
...[Selamat reward tambahan (10 juta) karena sudah berbuat baik tanpa pamrih telah berhasil masuk ke akun anda. Teruslah berbuat baik tanpa pamrih. Angkat tangan kanan anda untuk memulai teka-teki.]...
"Apa? Dapat lagi? Alhamdulillah.. kalau begini terus cepat kaya aku, hehe.." Senyum sumringah Ken.
...[Soal teka-teki 03 : Umur Si kakak 8 tahun, sedangkan adiknya berumur seperempat dari umur kakak. Saat si kakak berumur 20 tahun maka umur adiknya berapa?]...
"Ya Allah.. pagi-pagi kenapa soal matematika sih yang keluar?" Ken merogoh ponselnya membuka aplikasi kalkulator untuk menghitung.
"Emm.. 14 tahun!" Jawab Ken mantap.
...[ Anda benar! Empat juta rupiah sudah masuk ke akun anda. ]...
...[ Teka-teki hari ini telah selesai. Misi 03 : Mentraktir teman-teman makan sepuasnya.// Reward : Tidak didapat karena misi ulangan.]...
"Yes! Alhamdulillah pagi-pagi udah dapat banyak rezeki, saatnya ajak teman-teman party, haha.." Ken langsung menghubungi Beno.
"Assalamualaikum." Jawab Beno.
"Waalaikumsalam pak haji! Udah sarapan belum?" Tanya Ken.
"Belum lah, mandi aja belum. Kenapa? Mau traktir bubur lagi? Haha.."
"Ajak Ares sama Aira, kite ketemu di McD dekat kantor, aku traktir makan sepuas kalian. Jam tujuh ya, aku mau antri mandi dulu, bye. Assalamualaikum." Ken langsung memutus pembicaraan dengan Beno.
"Du~du~du~du~du." Sambil mengambil baku seragam Ken bersenandung.
Ken pergi ke kamar mandi. "Wah.. benar-benar hari keberuntunganku, subhanallah nggak pakai antri mandinya, haha.."
Ken si anak baik, yang selalu bersyukur sekecil apapun kenikmatan yang dia dapat.
Cukup sepuluh menit saja untuk mandi, Ken masuk ke kamar untuk siap-siap berangkat.
Ken sedang menyisir rambut, tiba-tiba muncul keinginan memakai kacamata super untuk kesehariannya.
Ken memakai kacamata super namun hologram tidak muncul. Ken memiring-miringkan wajahnya, bercermin melihat wajahnya yang sekarang sudah sedikit lebih tampan dari sebelumnya.
"Cocok juga, pakai aja deh, sekali-sekali gaya dikit, hehe.." Ken menyemprot sedikit parfum lalu keluar kamar.
"Abaaaang Ken, wani banet?" Sapa Kenya, gadis kecil berusia empat tahun, dia adalah penghuni kost ini.
"Hai Kenya, abang habis mandi makanya wangi, kamu mandi juga gih biar wangi dan cantik." Ken mencubit kecil pipi Kenya.
"Iya tuh mas Ken si Kenya susah banget kalau disuruh mandi, sampai stres saya." Kata Marina, ibu Kenya.
"Yang sabar ya mbak, saya belum punya anak sih jadi belum tau gimana stresnya, hehe.." Ken menggaruk kepalanya.
"Kenya nggak mau mandi, beli es klim dulu baru mandi Ma." Rengek Kenya ke sang ibu.
"Nggak ada es krim! Ibu nggak ada duit!" Bentak Marina, lalu Kenya menangis.
Ken mengeluarkan dua lembar uang seratus ribu. "Ini buat beli es krim ya Kenya." Ken memberikan uang itu ke Kenya.
"Ye.. ye.. ye.. ye.. dapat duit, dapat duit, beli es klim hoyeee." Kenya berlari ke arah luar.
"Eh.. mas Ken, saya nggak serius klk soal nggak ada uang. Nanti saya balikin mas, kejar Kenya dulu." Marina kendak mengejar Kenya.
"Nggak usah mbak, itu untuk jajan Kenya."
"Tapi mas—"
"Nggak apa mbak, itu mbak Kenya udah di depan pagar." Ken menunjuk Kenya yang sudah menggedor-gedor pagar.
"Aduh jadi nggak enak, terima kasih mas Ken." Marina mengejar Kenya.
Ken tersenyum melihat kelakuan Kenya dan ibunya, lumayan hiburan di pagi hari.
Ken kaget saat hologram tiba-tiba muncul.
[Selamat reward tambahan (10 juta) karena sudah berbuat baik tanpa pamrih telah berhasil masuk ke akun anda. Teruslah berbuat baik tanpa pamrih.]
"Lagi? Huft.." Ken mengelus dada, perasaannya campur aduk.
Rasa senang mendapat uang cuma-cuma malah tertutup dengan beban, dia merasa terbebani mendapat uang cuma-cuma hanya karena hal kecil.
"Kalau begini aku harus keluarkan lebih banyak uang untuk membantu orang lain." Gumam Ken sambil menyalakan mesin
***Bersambung...
Ken si anak baik bismillah manjat terus ya, hehe..
Jangan lupa komen, like, dan vote, terima kasih!
Jangan lupa terus berbuat baik walau nggak dapat reward kayak Ken! Reward dari yang maha kuasa pasti akan ada diwaktu yang tepat, amin***.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments
Putra_Andalas
(selisih 6 thn)**
2024-06-06
0
Nor Johari
siiip
2023-12-11
0
Inyoman Raka
eperempat dari 8 sd 2 sepermpat dr 20 sd 5 coi
2023-12-02
1