Rencana Balas Dendam

Luo Feng dan yang lainnya pergi mengikuti Shen Huang pergi ke tempat yang disediakan khusus untuk perwakilan Pulau Besar Zhu Dao yang menghadiri kompetisi di Klan Yun.

Kompetisi Pulau Kecil Bai Dao sendiri terpaksa dihentikan di tengah jalan setelah terbongkarnya kecurangan yang melibatkan setengah jumlah Klan yang ada di Pulau Kecil Bai Dao.

Tak lama mengikuti Shen Huang, Luo Feng dan yang lainnya dapat melihat tempat yang jauh lebih baik dibandingkan penginapan kecil yang ditempati perwakilan Klan Shui.

Shen Huang mempersilahkan Luo Feng duduk di tempat kehormatan, yang biasanya di tempati olehnya. Sedangkan dia memilih tempat duduk yang berhadap-hadapan dengan Patriak Shui Zen.

Kesepuluh murid Klan Shui bersama Tetua Shui Kun, mereka tidak ikut bersama Luo Feng dan dua orang lainnya karena Shen Huang mempersilahkan mereka langsung pergi ke halaman belakang untuk bersantai, dan keberadaan Tetua Shui Kun adalah untuk mengawasi kesepuluh murid Klan Shui.

Luo Feng menatap Shen Huang lalu berbicara dengannya, “Paman, apa ada sesuatu yang ingin dibicarakan denganku? Kalau tidak ada, aku ingin pergi bersantai dengan Shui Cen dan yang lainnya!”

Dengan sedikit menundukkan kepala Shen Huang dengan sopan berbicara, “Tuan Muda, keempat temanku sangat ingin bertemu dengan Tuan Muda, tapi karena tadi mereka sibuk mengerahkan prajurit bayangan menangkap orang-orang yang bersalah, mereka akan sedikit telat datang menemuo Tuan Muda.”

Luo Feng hanya mengangguk pelan, sedangkan Patriak Shui Zen memilih diam karena ini adalah kali pertama bertemu dengan sesama Klan pelayan Klan Luo setelah ratusan tahun berpisah tanpa ada yang saling mengirim kabar.

“Oh iya, apa ke-empat teman Paman juga berasal dari Klan Shen?” tanya Luo Feng menanyakan identitas ke-empat teman Shen Huang yang sedang dalam perjalanan menuju kediaman khusus di Klan Yun yang ditempati oleh perwakilan Pulau Besar Zhu Dao.

Pelan Shen Huang menganggukkan kepalanya. “Aku dan mereka sama-sama murid dalam Klan Shui, dan kami ditugaskan secara langsung oleh Patriak Klan untuk menjadi wakil Pulau Besar Zhu Dao di Pulau Kecil Bai Dao.”

“Apa status Klan Shen di Pulau Besar Zhu Dao?” Melihat keberadaan Shen Huang yang mewakili kekuatan Pulau Besar Zhu Dao di Pulau Kecil Bai Dao, Luo Feng merasa status Klan Shen lebih baik dibandingkan status Klan Shui sebelum kedatangannya.

“Tuan Muda, Klan Shen di Pulau Besar Zhu Dao adalah Klan terkuat ketiga di bawah kekuatan Klan Qing cabang Pulau Besar Zhu, dan Klan Long,” ucap Shen Huang.

“Sekuat itukan Klan Qing sampai Klan cabangnya saja menjadi yang terkuat di Pulau Besar Zhu?” Sebuah Klan cabang menjadi yang terkuat di sebuah Pulau Besar Zhu Dao, mendengarnya saja sudah membuat Luo Feng yakin kekuatan Klan Qing sangatlah kuat.

“Tuan Muda, kekuatan Klan Qing telah berkembang pesat sejak berakhirnya perang besar yang mereka menangkan. Kekuatan Klan cabang yang berkuasa di Pulau Besar Zhu Dao, kekuatannya bahkan jauh lebih kuat dibandingkan kekuatan Klan lain yang ada di Pulau Besar Zhu,” ucap Shen Huang yang tahu pasti sekuat apa kekuatan Klan Qing yang berkuasa di Pulau Besar Zhu Dao.

Klan Shen sebenarnya juga tidak lemah, tapi sepuluh Klan sekuat Klan Shen belum tentu bisa mengalahkan Klan Qing di Pulau Besar Zhu Dao.

Kepala Luo Feng menggelenr pelan, dan entah kenapa dia merasa akan sangat sulit membalaskan apa yang terjadi pada Klan Luo di masa lalu pada Klan Qing.

“Paman Zen, Paman Huang, bagaimana dengan kabar Klan yang mengkhianati Klan Luo, apa saat ini mereka masih berada di sisi Klan Qing?” tanya Luo Feng dan dia sangat penasaran dengan jawaban dari pertanyaan nya.

Patriak Shui Zen dan Shen Huang saling melirik, dan setelah sama-sama mengangguk Shen Huang mewakili memberi jawaban, “Tuan Muda, setengah Klan yang berkhianat musnah saat perang besar terjadi, dan setengahnya saat ini menjadi Klan di bawah perlindungan Klan Qing, dan siapapun yang mengusik mereka akan menjadi musuh Klan Qing.”

‘Meski mendapatkan perlindungan Klan Qing, akan sangat mudah bagiku membalas dendam pada mereka.’ Luo Feng berbicara dalam hati sebelum dia kembali berbicara, “Apa diantara kalian tidak ada yang ingin membalas dendam atas apa yang terjadi di masa lalu? Jujur saja, aku merasakan amarah yang begitu besar hanya dengan mendengar nama Klan Qing dan kata pengkhianat.”

Shen Huang menghela napas pelan begitu juga dengan Patriak Shui Zen. Keinginan balas dendam jelas ada pada diri mereka, tapi kekuatan mereka terlalu lemah untuk berurusan dengan Klan Qing, maupun berurusan dengan Klan yang di masa lalu telah mengkhianati Klan Luo. Apalagi dengan tidak adanya Klan Luo, jelas mereka bukan lawan sepadan untuk Klan Qing.

“Dari raut wajah kalian, aku tahu kalau kalian sangat ingin balas dendam tapi lagi-lagi kekuatan kekuatan besar Klan Qing adalah hambatan terbesar kalian untuk balas dendam.”

Luo Feng dapat mengetahui semua itu hanya dengan melihat raut wajah Patriak Shui Zen dan Shen Huang.

“Jika kalian saja ingin balas dendam, bagaimana mungkin aku tidak memiliki keinginan yang sama seperti kalian? Namun, sebelum balas dendam, lebih dulu kita harus menyatukan Klan lain yang masih setia pada Klan Luo, dan yang paling penting adalah meningkatkan kekuatan!” ucap Luo Feng.

“Tuan Muda, kekuatan kita saat ini benar-benar telah jauh tertinggal dari kekuatan yang dimiliki Klan Qing. Meski Tuan Muda saat ini sudah berada di ranah Martial King tingkat 1, jika Tuan Muda adalah bagian dari Klan Qing, kekuatan Tuan Muda hanya akan setara dengan kekuatan murid inti Klan Qing,” ungkap Shen Huang yang belum tahu kekuatan asli Luo Feng.

“Paman, apa kamu yakin aku hanyalah kultivator ranah Martial King?” tanya Luo Feng yang segera dibalas celengan cepat kepala oleh Shen Huang, dikarenakan dia merasa kalau kekuatan Luo Feng bukan hanya sekedar di ranah Martial King tingkat 1. Menurutnya, seharusnya kekuatan Luo Feng berada di ranah Martial King tingkat 8 atau tingkat 9.

Sedangkan Patriak Shui Zen yang tahu kalau kekuatan Luo Feng telah melampaui ranah Martial Emperor, dia sangat ingin mendengar secara langsung kekuatan sebenarnya yang dimiliki Luo Feng.

“Setidaknya aku jauh lebih kuat dari kultivator ranah Martial Emperor, dan mungkin saja kultivator ranah Martial God belum terlalu kuat untuk dapat membuat sedikit goresan di pakaianku.”

Tak ada sekedar omong kosong tanpa bukti, Luo Feng begitu saja menunjukkan aura kekuatan ranah Heavenly Emperor, yang setara dengan kekuatan para Tetua Klan Qing, bahkan aura kekuatan Luo Feng jauh lebih stabil dari aura kekuatan Tetua Klan Qing di Pulau Besar Zhu Dao yang pernah dirasakan Shen Huang.

Meski Luo Feng hanya sekedar menunjukkan aura kekuatannya tanpa ada niatan untuk menyerang siapapun, tetap saja aura Luo Feng berhasil membuat Patriak Shui Zen dan Shen Huang kesulitan bernapas, bahkan aura itu dapat dirasakan oleh orang-orang sejauh belasan kilometer dari tempat Luo Feng.

Menarik kembali aura kekuatannya setelah melihat Patriak Shui Zen dan Shen Huang tak sanggup bertahan lebih lama di bawah tekanan aura kekuatannya, Luo Feng memberi kesempatan pada keduanya untuk menghela napas sebelum melanjutkan pembicaraan.

Di tengah keduanya yang sedang menghela napas, Shen Xiang, Shen Jili, Shen Lusi dan Shen Zizu datang dengan begitu terburu-buru karena mereka merasa pusat aura kekuatan yang mereka rasakan berasal dari tempat Shen Huang.

“Kalian bisa duduk sambil menunggu mereka memulihkan diri!” ucap Luo Feng tenang pada mereka yang baru datang, dan jelas terlihat olehnya raut wajah keterkejutan di wajah orang-orang yang baru datang dan segera mengambil tempat duduk di dekat Shen Huang.

“Aku sepertinya tahu apa yang membuat kalian begitu buru-buru datang ke tempat ini! Kalian tidak perlu mengkhawatirkan aura barusan karena itu adalah aura kekuatanku.” Luo Feng tak menutupi apa yang baru terjadi dari mereka, setelah Shen Huang memberitahu siapa mereka berempat padanya.

Keempatnya tidak begitu saja percaya, tapi sebelum ada dari mereka yang membuka suara, Shen Huang lebih dulu membuka suara, “Jika kalian tidak percaya, kalian bisa meminta Tuan Muda kembali menunjukkan aura kekuatannya, tapi lakukan itu setelah aku dan Patriak Shui Zen pergi dari tempat ini!”

Patriak Shui Zen yang namanya disebut, dia ikut angkat bicara, “Shen Huang, bagaimana kalau kita pergi ke halaman belakang untuk bersantai, dan biarkan mereka membuktikan sendiri apa yang tidak mereka percaya?”

Keduanya ingin pergi menjauh jika keempatnya masih ingin pembuktian dari Luo Feng. Bagi mereka yang sudah tahu sekuat apa Luo Feng, mereka memilih pergi sedikit menjauh daripada harus mengalami penderitaan karena sulit bernapas, seperti apa yang baru saja terjadi pada mereka.

Namun pada akhirnya keempatnya memilih percaya karena selama ini mereka tidak pernah dibohongi oleh sosok Shen Huang, dan setelahnya satu persatu dari mereka mulai memperkenalkan diri pada Luo Feng.

Mereka berempat ternyata masih memiliki ikatan keluarga yang begitu dekat satu sama lain. Mereka adalah saudara seayah, tapi terlahir dari wanita berbeda, dan dari kelimanya, status Shen Huang adalah yang tertinggi karena dia adalah putra dari istri pertama.

“Karena kita sudah saling kenal, mulai sekarang kalian adalah keluargaku, dan aku tidak menginginkan penolakan!” ucap Luo Feng tegas, dan dia tidak ingin ada yang menolak keinginannya.

Sebagai satu-satunya anggota Klan Luo diantara mereka, membantah keinginan Luo Feng sama saja mereka telah mengkhianati Klan Luo. Oleh karena itu mereka hanya bisa menuruti apa yang menjadi keinginan Luo Feng.

Tak melihat ada yang membantah keinginannya, Luo Feng tersenyum lalu dia bicara, “Dengan aku di sini aku berjanji akan membantu meningkatkan kekuatan kalian, dan begitu semua siap kita akan mulai rencana balas dendam pada mereka yang telah berkhianat sebelum akhirnya membalas Klan Qing!”

...----------------...

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Harman Loke

Harman Loke

tiiiiiiiiiingkaaaaaaaaaaaaatkaaaaaan teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss kultiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiivaaaaaaaamuuu yang lebih tinggi lagi Luo Feng

2025-01-10

0

Mbah Haryo

Mbah Haryo

sejauh ini..cerita novel ini cukup bagus..Mc yg op...alur yg mengalir jg cukup enak dbaca...
cocok buat tmen ngopi & rokok an..

ok lanjouuttss....

2025-03-24

0

Bocil

Bocil

ayo thor isi suara. mumpung blm ditutup novel toon ntya.semangat.

2025-03-22

0

lihat semua
Episodes
1 Kehidupan Kedua
2 Mengalami Masalah Pikiran
3 Ranah Kultivasi
4 Cincin Ruang
5 Membantu Klan Shui
6 Kitab Jurus Tingkat Hitam
7 Pelatihan Tanpa Istirahat
8 Hasil Dari Latihan
9 Pergi Ke Klan Yun
10 Kompetisi Pulau Kecil Bai Dao [1]
11 Kompetisi Pulau Kecil Bai Dao [2]
12 Mengambil Kembali Milik Klan Shui
13 Terbongkarnya Perbuatan Curang
14 Serangan Yang Telah Direncanakan
15 Cerita Tentang Klan Luo
16 Rencana Balas Dendam
17 Tanpa Kepercayaan Tak Akan Pernah Ada Bantuan
18 Kedatangan Salah Satu Tetua Klan Shen
19 Permintaan Luo Feng
20 Pergi Ke Kediaman Klan Shen
21 Keterkejutan Semua Orang
22 Kematian Shen Pan
23 Keinginan Luo Feng
24 Sifat Arogan Pembawa Masalah
25 Pergi Meninggalkan Klan Shen
26 Bersikap Kejam Pada Musuh
27 Memusnahkan Yang Memang Pantas Dimusnahkan
28 Musnah Tak Bersisa
29 Metode Latihan Luo Feng
30 Kemunculan Binatang Buas
31 Memburu Binatang Buas
32 Mendapat Sedikit Tambahan Kekuatan
33 Memulai Perjalanan
34 Rencana Klan Yun dan Klan Qing
35 Kematian Patriak Klan Yun
36 Informasi Penting Tentang Klan Qing
37 Bertemu Kawanan Bandit
38 Lagi-Lagi Klan Qing
39 Pergi Melanjutkan Perjalanan
40 Serangan Gurita Raksasa
41 Sosok Qing Ciao
42 Menuju Daratan Tengah
43 Pulau Di Tengah Samudra
44 Rencana Dua Tetua Klan Qing
45 Sampai Di Daratan Tengah
46 Perkumpulan Naga Giok
47 Balasan Setimpal
48 Kembali Ke Kediaman Klan Ye
49 Bersiap Menghadapi Perkumpulan Naga Giok
50 Seperti Binatang Yang Terjebak Dalam Perangkap
51 Kekuatan Iblis Kegelapan
52 Akhir Dari Perkumpulan Naga Giok
53 Meningkatkan Kekuatan Klan Ye
54 Kedatangan Dua Tetua Klan Qing
55 Serangan Bertubi-Tubi
56 Dua Sosok Tidak Asing
57 Mata-Mata Klan Qing
58 Perkembangan Kekuatan Klan Shui Dan Klan Shen
59 Arena Pertarungan Bebas
60 Wanita Dari Klan Luo
61 Pergi Ke Pulau Besar Taiyang Dao
62 Sampai Di Kota Yuan
63 Memasuki Kediaman Klan Yuan
64 Informasi Markas Pengkhianat Klan Yuan
65 Membebaskan Tawanan Para Pengkhianat
66 Menyerang Markas Pemberontak
67 Akhir Pemberontakan Di Klan Yuan
68 Keberadaan Jurang Kabut Kematian
69 Akhir Para Pengkhianat
70 Pria Bertopeng Tengkorak
71 Memata-Matai Mata-Mata
72 Pertarungan Di Istana Raja Siluman
73 Wujud Asli Raja Siluman Terdahulu
74 Kematian Raja Siluman
75 Meningkatkan Kekuatan Siluman Di Pulau Besar Taiyang Dao
76 Melakukan Peregangan Otot
77 Menyerang Untuk Menjemput Kematian
78 Terputus Hubungan Dengan Orang Luar
79 Gelombang Serangan Binatang Buas
80 Akhir Dari Gelombang Serangan Binatang Buas
81 Pengaruh Buruk Aura Kegelapan
82 Di Jurang Kabut Kematian
83 Mencoba Menundukkan Jurang Kabut Kematian
84 Meremehkan Musuh
85 Iblis Kegelapan Dan Iblis Kematian
86 Memenangkan Pertarungan
87 Meninggalkan Dasar Jurang Kabut Kematian
88 Keputusasaan
89 Peperangan Klan Yuan Dan Klan Qing
90 Belum Saatnya Mati
91 Merasa Tidak Adil
92 Ketakutan Patriak Qing Qong
93 Dijadikan Makanan Binatang Buas
94 Gunung Kematian
95 Kematian Empat Sosok Berjubah Hitam
96 Senjata Pusaka Klan Luo
97 Senjata Untuk Luo Xue
98 Keberadaan Yang Jarang Diketahui
99 Pertemuan Keluarga
100 Persiapan Sebelum Dimulainya Peperangan
101 Datang Memberi Peringatan
102 Menyambut Kedatangan Pengikut Setia Klan Luo
103 Reuni Dengan Klan Shui
104 Menyerang Kediaman Agung Klan Qing
105 Kedatangan Luo Hong
106 Kematian Para Pengkhianat Klan Luo
107 Kawan Atau Lawan
108 Rencana Meningkatkan Kekuatan Anggota Klan Luo
109 Hari Pernikahan
110 Pesta Malam Dan Malam Pertama
111 Upacara Penghormatan Pagi
112 Patriak Baru Klan Luo
113 Pergi Ke Tanah Makam Para Dewa
114 Memasuki Wilayah Tanah Makam Para Dewa
115 Kekuatan Elemen Kegelapan
116 Pusat Wilayah Tanah Makam Para Dewa
117 Bertemu Dua Ekor Naga
118 Cincin Penguasa Alam Semesta
119 Kekuatan Baru Luo Xue
120 Meninggalkan Tanah Makam Para Dewa
121 Racun Dalam Makanan
122 Melawan Enam Orang Pemuda
123 Salah Menyinggung Orang
124 Hukuman Untuk Penguasa Kota
125 Mengawasi Secara Sembunyi-Sembunyi
126 Mendapatkan Informasi Berharga
127 Kekuatan Pulau Besar Jin Dao
128 Berlatih Jurus Tingkat Kuno
129 Persiapan Klan Luo
130 Perang Sudah Berada Di Depan Mata
131 Sambutan Untuk Musuh
132 Tidak Memberi Pengampunan Pada Musuh
133 Memburu Kenikmatan Sebelum Pergi Berperang
134 Meremehkan Kekuatan Yang Dimiliki Klan Luo
135 Mengepung Perkemahan Musuh
136 Mempermainkan Lawan
137 Musnah Dalam Sekali Serang
138 Menyerang Pulau Besar Jin Dao
139 Penyerangan Kediaman Utama Klan Luo
140 Kemarahan Luo Feng
141 Sumpah Luo Feng
142 Terpojoknya Su Jing
143 Guang Wu Sekarat
144 Penyesalan Su Jing
145 Akhir Dari Penguasa Alam Surgawi
146 Pergi Ke Alam Surgawi
147 Berada Di Alam Surgawi
148 Informasi Tentang Istana Penguasa Alam Surgawi
149 Keputusan Penguasa Kota
Episodes

Updated 149 Episodes

1
Kehidupan Kedua
2
Mengalami Masalah Pikiran
3
Ranah Kultivasi
4
Cincin Ruang
5
Membantu Klan Shui
6
Kitab Jurus Tingkat Hitam
7
Pelatihan Tanpa Istirahat
8
Hasil Dari Latihan
9
Pergi Ke Klan Yun
10
Kompetisi Pulau Kecil Bai Dao [1]
11
Kompetisi Pulau Kecil Bai Dao [2]
12
Mengambil Kembali Milik Klan Shui
13
Terbongkarnya Perbuatan Curang
14
Serangan Yang Telah Direncanakan
15
Cerita Tentang Klan Luo
16
Rencana Balas Dendam
17
Tanpa Kepercayaan Tak Akan Pernah Ada Bantuan
18
Kedatangan Salah Satu Tetua Klan Shen
19
Permintaan Luo Feng
20
Pergi Ke Kediaman Klan Shen
21
Keterkejutan Semua Orang
22
Kematian Shen Pan
23
Keinginan Luo Feng
24
Sifat Arogan Pembawa Masalah
25
Pergi Meninggalkan Klan Shen
26
Bersikap Kejam Pada Musuh
27
Memusnahkan Yang Memang Pantas Dimusnahkan
28
Musnah Tak Bersisa
29
Metode Latihan Luo Feng
30
Kemunculan Binatang Buas
31
Memburu Binatang Buas
32
Mendapat Sedikit Tambahan Kekuatan
33
Memulai Perjalanan
34
Rencana Klan Yun dan Klan Qing
35
Kematian Patriak Klan Yun
36
Informasi Penting Tentang Klan Qing
37
Bertemu Kawanan Bandit
38
Lagi-Lagi Klan Qing
39
Pergi Melanjutkan Perjalanan
40
Serangan Gurita Raksasa
41
Sosok Qing Ciao
42
Menuju Daratan Tengah
43
Pulau Di Tengah Samudra
44
Rencana Dua Tetua Klan Qing
45
Sampai Di Daratan Tengah
46
Perkumpulan Naga Giok
47
Balasan Setimpal
48
Kembali Ke Kediaman Klan Ye
49
Bersiap Menghadapi Perkumpulan Naga Giok
50
Seperti Binatang Yang Terjebak Dalam Perangkap
51
Kekuatan Iblis Kegelapan
52
Akhir Dari Perkumpulan Naga Giok
53
Meningkatkan Kekuatan Klan Ye
54
Kedatangan Dua Tetua Klan Qing
55
Serangan Bertubi-Tubi
56
Dua Sosok Tidak Asing
57
Mata-Mata Klan Qing
58
Perkembangan Kekuatan Klan Shui Dan Klan Shen
59
Arena Pertarungan Bebas
60
Wanita Dari Klan Luo
61
Pergi Ke Pulau Besar Taiyang Dao
62
Sampai Di Kota Yuan
63
Memasuki Kediaman Klan Yuan
64
Informasi Markas Pengkhianat Klan Yuan
65
Membebaskan Tawanan Para Pengkhianat
66
Menyerang Markas Pemberontak
67
Akhir Pemberontakan Di Klan Yuan
68
Keberadaan Jurang Kabut Kematian
69
Akhir Para Pengkhianat
70
Pria Bertopeng Tengkorak
71
Memata-Matai Mata-Mata
72
Pertarungan Di Istana Raja Siluman
73
Wujud Asli Raja Siluman Terdahulu
74
Kematian Raja Siluman
75
Meningkatkan Kekuatan Siluman Di Pulau Besar Taiyang Dao
76
Melakukan Peregangan Otot
77
Menyerang Untuk Menjemput Kematian
78
Terputus Hubungan Dengan Orang Luar
79
Gelombang Serangan Binatang Buas
80
Akhir Dari Gelombang Serangan Binatang Buas
81
Pengaruh Buruk Aura Kegelapan
82
Di Jurang Kabut Kematian
83
Mencoba Menundukkan Jurang Kabut Kematian
84
Meremehkan Musuh
85
Iblis Kegelapan Dan Iblis Kematian
86
Memenangkan Pertarungan
87
Meninggalkan Dasar Jurang Kabut Kematian
88
Keputusasaan
89
Peperangan Klan Yuan Dan Klan Qing
90
Belum Saatnya Mati
91
Merasa Tidak Adil
92
Ketakutan Patriak Qing Qong
93
Dijadikan Makanan Binatang Buas
94
Gunung Kematian
95
Kematian Empat Sosok Berjubah Hitam
96
Senjata Pusaka Klan Luo
97
Senjata Untuk Luo Xue
98
Keberadaan Yang Jarang Diketahui
99
Pertemuan Keluarga
100
Persiapan Sebelum Dimulainya Peperangan
101
Datang Memberi Peringatan
102
Menyambut Kedatangan Pengikut Setia Klan Luo
103
Reuni Dengan Klan Shui
104
Menyerang Kediaman Agung Klan Qing
105
Kedatangan Luo Hong
106
Kematian Para Pengkhianat Klan Luo
107
Kawan Atau Lawan
108
Rencana Meningkatkan Kekuatan Anggota Klan Luo
109
Hari Pernikahan
110
Pesta Malam Dan Malam Pertama
111
Upacara Penghormatan Pagi
112
Patriak Baru Klan Luo
113
Pergi Ke Tanah Makam Para Dewa
114
Memasuki Wilayah Tanah Makam Para Dewa
115
Kekuatan Elemen Kegelapan
116
Pusat Wilayah Tanah Makam Para Dewa
117
Bertemu Dua Ekor Naga
118
Cincin Penguasa Alam Semesta
119
Kekuatan Baru Luo Xue
120
Meninggalkan Tanah Makam Para Dewa
121
Racun Dalam Makanan
122
Melawan Enam Orang Pemuda
123
Salah Menyinggung Orang
124
Hukuman Untuk Penguasa Kota
125
Mengawasi Secara Sembunyi-Sembunyi
126
Mendapatkan Informasi Berharga
127
Kekuatan Pulau Besar Jin Dao
128
Berlatih Jurus Tingkat Kuno
129
Persiapan Klan Luo
130
Perang Sudah Berada Di Depan Mata
131
Sambutan Untuk Musuh
132
Tidak Memberi Pengampunan Pada Musuh
133
Memburu Kenikmatan Sebelum Pergi Berperang
134
Meremehkan Kekuatan Yang Dimiliki Klan Luo
135
Mengepung Perkemahan Musuh
136
Mempermainkan Lawan
137
Musnah Dalam Sekali Serang
138
Menyerang Pulau Besar Jin Dao
139
Penyerangan Kediaman Utama Klan Luo
140
Kemarahan Luo Feng
141
Sumpah Luo Feng
142
Terpojoknya Su Jing
143
Guang Wu Sekarat
144
Penyesalan Su Jing
145
Akhir Dari Penguasa Alam Surgawi
146
Pergi Ke Alam Surgawi
147
Berada Di Alam Surgawi
148
Informasi Tentang Istana Penguasa Alam Surgawi
149
Keputusan Penguasa Kota

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!