Kompetisi Pulau Kecil Bai Dao [1]

Semua peserta kompetisi kini sudah berkumpul, hanya tersisa beberapa peserta kompetisi yang belum berkumpul, tapi saat ini mereka sudah berada di dalam perjalanan, dan tak lama lagi akan sampai.

Terdapat seratus enam puluh peserta yang akan mengikuti kompetisi Pulau Kecil Bai Dao. Seratus enam puluh peserta nantinya akan terbagi kedalam tiga puluh dua kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari lima peserta.

Setelah beberapa waktu berlalu, dua puluh sosok berjubah merah memasuki tempat peserta kompetisi. Semua orang kagum melihat langsung kedatangan mereka, yang merupakan kelompok perwakilan Klan Huo, Klan terkuat dan terbesar di Pulau Kecil Bai Dao.

“Perwakilan Klan Huo selalu mengagumkan. Masih muda, tapi pancaran aura kekuatan mereka senantiasa membuat penonton merinding. Jauh berbeda dengan perwakilan Klan Shui yang lagi-lagi akan menjadi lawan mereka.”

“Dengan sumberdaya melimpah serta kepemilikan dua puluh kitab jurus tingkat hitam, sangat wajah jika di usia yang masih begitu muda, mereka memiliki kekuatan sebesar itu.”

“Ranah Yin Dan Yang tingkat 1 adalah yang terkuat dari seluruh perwakilan Klan Huo, sedangkan yang terlemah berada di ranah Heaven Spiritual tingkat 7.”

“Kekuatan sebesar itu? Bukannya mereka jauh lebih kuat dibandingkan Patriak Klan Shui? Astaga, Klan Shui benar-benar akan musnah begitu kompetisi kali ini berakhir.”

Klan Huo sengaja membocorkan kekuatan perwakilan mereka, untuk membuat gentar siapapun yang ditakdirkan menjadi lawan Klan Huo.

Akan tetapi semua orang juga tahu semua itu sengaja dilakukan untuk membuat putus asa Klan Shui, yang sekali lagi ditakdirkan menjadi lawan Klan Huo di putaran pertama kompetisi, meski kali ini yang menjadi lawan mereka adalah lapis kedua perwakilan Klan Huo. Meski merupakan lapisan kedua perwakilan Klan Huo, bagi penonton kompetisi, kekuatan mereka bahkan lebih kuat dari kekuatan Patriak Klan Shui.

Setelah keriuhan mulai mereda setelah kedatangan perwakilan Klan Huo, kedatangan perwakilan Klan Yun sebagai tuan rumah kembali memancing keriuhan.

Murid Klan Yun selain terkenal akan kekuatannya, mereka juga terkenal akan paras yang menarik perhatian. Terbukti dari sepuluh perwakilan Klan Yun, selain kuat, paras mereka tak ada yang buruk.

Di tengah keriuhan, Luo Feng

yang juga melihat kedatangan perwakilan Klan Huo maupun Klan Yun, diam-diam dia tersenyum. “Tak ada dari mereka yang layak menjadi lawan murid-muridku.”

...----------------...

Sekarang seluruh peserta kompetisi telah lengkap, begitupun dengan para Patriak Klan serta para Tetua yang telah berada di tempat duduk mereka masing-masing.

Lagi dan lagi bisa terlihat jika keberadaan Klan Shui tak dianggap oleh Klan lain, terlihat dari tempat duduk untuk Patriak Shui Zen dan pendampingnya.

Saat para Patriak dan Tetua Klan lain duduk di podium kehormatan yang menjulang tinggi, tempat duduk Patriak Shui Zen dan tempat duduk pendampingnya yang kali ini di tempati Luo Feng

, mereka berdua duduk di tempat rendah, tepat di bawah podium kehormatan.

Mengabaikan Klan Shui yang begitu memprihatinkan, pria tua yang bertanggung jawab atas jalannya kompetisi Pulau Kecil Bai Dao pergi menghampiri Patriak Yun Cou, Patriak Klan Yun. “Salam Patriak, hamba ingin melaporkan jika kompetisi Pulau Kecil Bai Dao sudah bisa dimulai. Perwakilan Pulau Besar Zhu Dao juga sudah berada di tempat mereka, dan tak sabar melihat jalannya kompetisi.”

Patriak Yun Cou menganggukkan kepala lalu dia berkata, “Segera mulai kompetisi! Jangan membuat mereka berlima lama menunggu dan kebosanan! Kalau mereka tiba-tiba bosan, aku juga yang akan repot membujuk mereka supaya tidak pergi karena bosan.”

“Baik Patriak kompetisi akan segera di mulai. Kalau begitu hamba pamit undur diri.” Pria tua bergegas pergi meninggalkan Patriak Yun Cou, dan sebelum kompetisi benar-benar dimulai dia lebih dulu mengecek ulang seluruh persiapan, memastikan tak ada yang kurang sebelum dimulainya kompetisi.

Sementara itu di tempat penonton yang sudah penuh sesak, terdengar suara orang-orang yang mulai mempertaruhkan harta mereka untuk pertandingan pertama, yang tak lama lagi akan segera dimulai.

Pertandingan pertama akan mempertemukan Klan Chu dan Klan Qin, dua Klan yang merupakan pendukung Klan Yun. Setelahnya, pertandingan akan dilanjutkan dengan mempertemukan Klan Huo lapis kedua, melawan Klan Shui.

Untuk pertandingan Klam Chu dan Klan Qin, taruhan siapa yang menang sangat berimbang. Sedangkan untuk pertandingan Klan Huo lapis kedua dan Klan Shui, taruhan siapa yang menang sangat jauh berbeda. Dari ribuan orang yang bertarung, hanya ada satu yang bertaruh untuk Klan Shui, dan itu atas nama Patriak Shui Zen.

Sebenarnya Patriak Shui Zen tidak ingin bertaruh, tapi karena paksaan Luo Feng dan lagi yang dipertaruhkan adalah uang Luo Feng, akhirnya dia melakukan pertaruhan untuk perwakilan Klan nya sendiri.

Banyak yang mencibir keputusan Patriak Shui Zen, tapi yang mereka cibir hanya acuh. Daripada menanggapi cibiran mereka, Patriak Shui Zen lebih tertarik melihat jalannya kompetisi.

Swush...

Seorang pria dewasa memasuki arena kompetisi, pria itu mengeluarkan aura kekuatannya, dan itu cukup untuk mengintimidasi siapapun yang merasakan aura kekuatannya. Hanya dari merasakan auranya, semua orang tahu pria itu tidak lemah.

Pria dewasa itu adalah salah satu perwakilan dari Pulau Besar Zhu Dao, dan dia bertugas menjadi juri utama dalam kompetisi Pulau Kecil Bai Dao. “Aku hanya ingin sedikit memberi pengumuman sebelum dimulainya kompetisi. Pengumuman pertama, selain hadiah yang sudah biasa didapatkan oleh pemenang, kelompok manapun yang kali ini memenangkan kompetisi, aku akan membawa mereka ke Sekte Pedamg Giok yang ada di Pulau Besar Zhu Dao, dan mereka akan langsung diangkat menjadi murid luar.”

“Selain menjadi murid luar Sekte Pedang Giok, Klan Huo yang menjadi pemenang bertahan, mereka akan menghadiahkan seluruh wilayah Klan yang mereka dapatkan dari Klan Shui, kepada siapapun Klan yang berhasil masuk putaran akhir. Kalian semua yang ada di sini menjadi saksi keputusan Klan Huo, dan Patriak Klan Huo berjanji tak akan pernah menarik kembali apa yang sudah dia serahkan sebagai hadiah kompetisi.”

Bebera Klan tak berharap banyak bisa mendapatkan hadiah tambahan, meski hadiah itu sangat menggiurkan. Mereka sadar kalau hadiah itu kemungkinan akan jatuh pada Klan Huo, kalau bukan Klan Huo, ya Klan Yun.

Sementara itu, Luo Feng

yang mendengar adanya hadiah tambahan, dia dalam diam tersenyum. ‘Hadiah yang menggiurkan dan Shui Cen serta yang lainnya pantas mendapatkan itu.’ ucapnya dalam hati.

Patriak Shui Zen sendiri hanya diam setelah mendengar adanya hadiah tambahan, yang mana hadiah tambahan itu berhubungan dengan wilayah Klan Shui yang sebelumnya telah jatuh ke tangan Klan Huo. Meski diam, dalam hati Patriak Shui Zen berharap perwakilan Klan nya dapat melaju sampai putaran akhir, meski kemungkinannya sangat kecil.

Di sisi lain, di tempat peserta kompetisi, Tetua Shui Kun melirik sepuluh murid perwakilan Klan Shui yang masih terlihat tenang meski sudah jelas tahu seperti apa kekuatan lawan mereka. Meski tak ada lawan yang kekuatannya berada di ranah Yin Dan Yang, jelas lawan mereka bukan lawan yang mudah dihadapi.

“Tetua, kenapa Tetua terus diam? Apa ada sesuatu yang mengganggu pikiran Tetua?” tanya Shui Cen pada Tetua Shui Kun yang terus saja diam sejak berpisah dengan Luo Feng

dan Patriak Shui Zen.

Tetua Shui Kun menggelengkan kepalanya pelan lalu dia berkata, “Tidak ada yang mengganggu pikiranku, tapi aku merasa aneh saja dengan kamu dan teman-temanmu yang masih terlihat tenang, meski tak lama lagi kalian akan melawan perwakilan Klan Huo.”

Mendengarnya, Shui Cen tiba-tiba saja tersenyum dan dengan tenang membalas, “Tetua, mereka memang kuat, tapi tak ada yang perlu kamu khawatirkan dari kekuatan mereka. Dikarenakan tak memiliki kekhawatiran dengan kekuatan mereka, kami masih bisa tenang seperti saat ini.”

Tak sengaja ada perwakilan Klan lain yang mendengar balasan Shui Cen, yang mana bagi mereka jawaban Shui Cen sangatlah menjijikkan. “Mereka itu sekumpulan orang lemah yang ingin terlihat kuat dengan bersikap sok tenang di tengah kepanikan,” cibiran salah satu orang yang tak sengaja mendengar balasan Shui Cen.

Banyak yang tertawa mendengar cibiran, yang ditujukan pada perwakilan Klan Shui, tapi ada salah satu murid perwakilan Klan Huo yang menatap tajam sosok Shui Cen.

‘Ranah Earth Spiritual tingkat 6? Entah kenpa aku merasa itu bukanlah kekuatan yang sesungguhnya. Ketenangannya bukan sesuatu yang di buat-buat, dan dari sorot matanya terlihat dia sangat yakin dapat memenangkan pertandingan.’ ucapnya dalam hati.

Waktu terus berjalan, dan sudah saatnya kompetisi Pulau Kecil Bai Dao dimulai. Semua perwakilan Klan terlah selesai beraiap, dan kapanpun mereka siap naik ke arena pertandingan begitu tiba giliran mereka bertanding.

Pria dewasa di atas arena kembali berbicara dengan suara yang jelas dapat di dengar oleh semua orang. “Semuanya, saatnya kompetisi Pulau Kecil Bai Dao dimulai. Pertandingan pertama adalah pertandingan diantara kelompok pria, dan untuk kelompok yang perwakilannya berhasil memenangkan tiga pertandingan, kelompok itu dapat maju ke putaran selanjutnya. Klan Chu dan Klan Qin, silahkan kirim satu perwakilan kalian untuk segera naik ke atas arena karena pertandingan pertama akan segera dimulai!”

...----------------...

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Ikram Dicky

Ikram Dicky

mantap

2024-10-20

0

On fire

On fire

Erfgv

2024-09-10

1

Sang M

Sang M

bantaiii jgn kasih ampun.

2024-04-06

1

lihat semua
Episodes
1 Kehidupan Kedua
2 Mengalami Masalah Pikiran
3 Ranah Kultivasi
4 Cincin Ruang
5 Membantu Klan Shui
6 Kitab Jurus Tingkat Hitam
7 Pelatihan Tanpa Istirahat
8 Hasil Dari Latihan
9 Pergi Ke Klan Yun
10 Kompetisi Pulau Kecil Bai Dao [1]
11 Kompetisi Pulau Kecil Bai Dao [2]
12 Mengambil Kembali Milik Klan Shui
13 Terbongkarnya Perbuatan Curang
14 Serangan Yang Telah Direncanakan
15 Cerita Tentang Klan Luo
16 Rencana Balas Dendam
17 Tanpa Kepercayaan Tak Akan Pernah Ada Bantuan
18 Kedatangan Salah Satu Tetua Klan Shen
19 Permintaan Luo Feng
20 Pergi Ke Kediaman Klan Shen
21 Keterkejutan Semua Orang
22 Kematian Shen Pan
23 Keinginan Luo Feng
24 Sifat Arogan Pembawa Masalah
25 Pergi Meninggalkan Klan Shen
26 Bersikap Kejam Pada Musuh
27 Memusnahkan Yang Memang Pantas Dimusnahkan
28 Musnah Tak Bersisa
29 Metode Latihan Luo Feng
30 Kemunculan Binatang Buas
31 Memburu Binatang Buas
32 Mendapat Sedikit Tambahan Kekuatan
33 Memulai Perjalanan
34 Rencana Klan Yun dan Klan Qing
35 Kematian Patriak Klan Yun
36 Informasi Penting Tentang Klan Qing
37 Bertemu Kawanan Bandit
38 Lagi-Lagi Klan Qing
39 Pergi Melanjutkan Perjalanan
40 Serangan Gurita Raksasa
41 Sosok Qing Ciao
42 Menuju Daratan Tengah
43 Pulau Di Tengah Samudra
44 Rencana Dua Tetua Klan Qing
45 Sampai Di Daratan Tengah
46 Perkumpulan Naga Giok
47 Balasan Setimpal
48 Kembali Ke Kediaman Klan Ye
49 Bersiap Menghadapi Perkumpulan Naga Giok
50 Seperti Binatang Yang Terjebak Dalam Perangkap
51 Kekuatan Iblis Kegelapan
52 Akhir Dari Perkumpulan Naga Giok
53 Meningkatkan Kekuatan Klan Ye
54 Kedatangan Dua Tetua Klan Qing
55 Serangan Bertubi-Tubi
56 Dua Sosok Tidak Asing
57 Mata-Mata Klan Qing
58 Perkembangan Kekuatan Klan Shui Dan Klan Shen
59 Arena Pertarungan Bebas
60 Wanita Dari Klan Luo
61 Pergi Ke Pulau Besar Taiyang Dao
62 Sampai Di Kota Yuan
63 Memasuki Kediaman Klan Yuan
64 Informasi Markas Pengkhianat Klan Yuan
65 Membebaskan Tawanan Para Pengkhianat
66 Menyerang Markas Pemberontak
67 Akhir Pemberontakan Di Klan Yuan
68 Keberadaan Jurang Kabut Kematian
69 Akhir Para Pengkhianat
70 Pria Bertopeng Tengkorak
71 Memata-Matai Mata-Mata
72 Pertarungan Di Istana Raja Siluman
73 Wujud Asli Raja Siluman Terdahulu
74 Kematian Raja Siluman
75 Meningkatkan Kekuatan Siluman Di Pulau Besar Taiyang Dao
76 Melakukan Peregangan Otot
77 Menyerang Untuk Menjemput Kematian
78 Terputus Hubungan Dengan Orang Luar
79 Gelombang Serangan Binatang Buas
80 Akhir Dari Gelombang Serangan Binatang Buas
81 Pengaruh Buruk Aura Kegelapan
82 Di Jurang Kabut Kematian
83 Mencoba Menundukkan Jurang Kabut Kematian
84 Meremehkan Musuh
85 Iblis Kegelapan Dan Iblis Kematian
86 Memenangkan Pertarungan
87 Meninggalkan Dasar Jurang Kabut Kematian
88 Keputusasaan
89 Peperangan Klan Yuan Dan Klan Qing
90 Belum Saatnya Mati
91 Merasa Tidak Adil
92 Ketakutan Patriak Qing Qong
93 Dijadikan Makanan Binatang Buas
94 Gunung Kematian
95 Kematian Empat Sosok Berjubah Hitam
96 Senjata Pusaka Klan Luo
97 Senjata Untuk Luo Xue
98 Keberadaan Yang Jarang Diketahui
99 Pertemuan Keluarga
100 Persiapan Sebelum Dimulainya Peperangan
101 Datang Memberi Peringatan
102 Menyambut Kedatangan Pengikut Setia Klan Luo
103 Reuni Dengan Klan Shui
104 Menyerang Kediaman Agung Klan Qing
105 Kedatangan Luo Hong
106 Kematian Para Pengkhianat Klan Luo
107 Kawan Atau Lawan
108 Rencana Meningkatkan Kekuatan Anggota Klan Luo
109 Hari Pernikahan
110 Pesta Malam Dan Malam Pertama
111 Upacara Penghormatan Pagi
112 Patriak Baru Klan Luo
113 Pergi Ke Tanah Makam Para Dewa
114 Memasuki Wilayah Tanah Makam Para Dewa
115 Kekuatan Elemen Kegelapan
116 Pusat Wilayah Tanah Makam Para Dewa
117 Bertemu Dua Ekor Naga
118 Cincin Penguasa Alam Semesta
119 Kekuatan Baru Luo Xue
120 Meninggalkan Tanah Makam Para Dewa
121 Racun Dalam Makanan
122 Melawan Enam Orang Pemuda
123 Salah Menyinggung Orang
124 Hukuman Untuk Penguasa Kota
125 Mengawasi Secara Sembunyi-Sembunyi
126 Mendapatkan Informasi Berharga
127 Kekuatan Pulau Besar Jin Dao
128 Berlatih Jurus Tingkat Kuno
129 Persiapan Klan Luo
130 Perang Sudah Berada Di Depan Mata
131 Sambutan Untuk Musuh
132 Tidak Memberi Pengampunan Pada Musuh
133 Memburu Kenikmatan Sebelum Pergi Berperang
134 Meremehkan Kekuatan Yang Dimiliki Klan Luo
135 Mengepung Perkemahan Musuh
136 Mempermainkan Lawan
137 Musnah Dalam Sekali Serang
138 Menyerang Pulau Besar Jin Dao
139 Penyerangan Kediaman Utama Klan Luo
140 Kemarahan Luo Feng
141 Sumpah Luo Feng
142 Terpojoknya Su Jing
143 Guang Wu Sekarat
144 Penyesalan Su Jing
145 Akhir Dari Penguasa Alam Surgawi
146 Pergi Ke Alam Surgawi
147 Berada Di Alam Surgawi
148 Informasi Tentang Istana Penguasa Alam Surgawi
149 Keputusan Penguasa Kota
Episodes

Updated 149 Episodes

1
Kehidupan Kedua
2
Mengalami Masalah Pikiran
3
Ranah Kultivasi
4
Cincin Ruang
5
Membantu Klan Shui
6
Kitab Jurus Tingkat Hitam
7
Pelatihan Tanpa Istirahat
8
Hasil Dari Latihan
9
Pergi Ke Klan Yun
10
Kompetisi Pulau Kecil Bai Dao [1]
11
Kompetisi Pulau Kecil Bai Dao [2]
12
Mengambil Kembali Milik Klan Shui
13
Terbongkarnya Perbuatan Curang
14
Serangan Yang Telah Direncanakan
15
Cerita Tentang Klan Luo
16
Rencana Balas Dendam
17
Tanpa Kepercayaan Tak Akan Pernah Ada Bantuan
18
Kedatangan Salah Satu Tetua Klan Shen
19
Permintaan Luo Feng
20
Pergi Ke Kediaman Klan Shen
21
Keterkejutan Semua Orang
22
Kematian Shen Pan
23
Keinginan Luo Feng
24
Sifat Arogan Pembawa Masalah
25
Pergi Meninggalkan Klan Shen
26
Bersikap Kejam Pada Musuh
27
Memusnahkan Yang Memang Pantas Dimusnahkan
28
Musnah Tak Bersisa
29
Metode Latihan Luo Feng
30
Kemunculan Binatang Buas
31
Memburu Binatang Buas
32
Mendapat Sedikit Tambahan Kekuatan
33
Memulai Perjalanan
34
Rencana Klan Yun dan Klan Qing
35
Kematian Patriak Klan Yun
36
Informasi Penting Tentang Klan Qing
37
Bertemu Kawanan Bandit
38
Lagi-Lagi Klan Qing
39
Pergi Melanjutkan Perjalanan
40
Serangan Gurita Raksasa
41
Sosok Qing Ciao
42
Menuju Daratan Tengah
43
Pulau Di Tengah Samudra
44
Rencana Dua Tetua Klan Qing
45
Sampai Di Daratan Tengah
46
Perkumpulan Naga Giok
47
Balasan Setimpal
48
Kembali Ke Kediaman Klan Ye
49
Bersiap Menghadapi Perkumpulan Naga Giok
50
Seperti Binatang Yang Terjebak Dalam Perangkap
51
Kekuatan Iblis Kegelapan
52
Akhir Dari Perkumpulan Naga Giok
53
Meningkatkan Kekuatan Klan Ye
54
Kedatangan Dua Tetua Klan Qing
55
Serangan Bertubi-Tubi
56
Dua Sosok Tidak Asing
57
Mata-Mata Klan Qing
58
Perkembangan Kekuatan Klan Shui Dan Klan Shen
59
Arena Pertarungan Bebas
60
Wanita Dari Klan Luo
61
Pergi Ke Pulau Besar Taiyang Dao
62
Sampai Di Kota Yuan
63
Memasuki Kediaman Klan Yuan
64
Informasi Markas Pengkhianat Klan Yuan
65
Membebaskan Tawanan Para Pengkhianat
66
Menyerang Markas Pemberontak
67
Akhir Pemberontakan Di Klan Yuan
68
Keberadaan Jurang Kabut Kematian
69
Akhir Para Pengkhianat
70
Pria Bertopeng Tengkorak
71
Memata-Matai Mata-Mata
72
Pertarungan Di Istana Raja Siluman
73
Wujud Asli Raja Siluman Terdahulu
74
Kematian Raja Siluman
75
Meningkatkan Kekuatan Siluman Di Pulau Besar Taiyang Dao
76
Melakukan Peregangan Otot
77
Menyerang Untuk Menjemput Kematian
78
Terputus Hubungan Dengan Orang Luar
79
Gelombang Serangan Binatang Buas
80
Akhir Dari Gelombang Serangan Binatang Buas
81
Pengaruh Buruk Aura Kegelapan
82
Di Jurang Kabut Kematian
83
Mencoba Menundukkan Jurang Kabut Kematian
84
Meremehkan Musuh
85
Iblis Kegelapan Dan Iblis Kematian
86
Memenangkan Pertarungan
87
Meninggalkan Dasar Jurang Kabut Kematian
88
Keputusasaan
89
Peperangan Klan Yuan Dan Klan Qing
90
Belum Saatnya Mati
91
Merasa Tidak Adil
92
Ketakutan Patriak Qing Qong
93
Dijadikan Makanan Binatang Buas
94
Gunung Kematian
95
Kematian Empat Sosok Berjubah Hitam
96
Senjata Pusaka Klan Luo
97
Senjata Untuk Luo Xue
98
Keberadaan Yang Jarang Diketahui
99
Pertemuan Keluarga
100
Persiapan Sebelum Dimulainya Peperangan
101
Datang Memberi Peringatan
102
Menyambut Kedatangan Pengikut Setia Klan Luo
103
Reuni Dengan Klan Shui
104
Menyerang Kediaman Agung Klan Qing
105
Kedatangan Luo Hong
106
Kematian Para Pengkhianat Klan Luo
107
Kawan Atau Lawan
108
Rencana Meningkatkan Kekuatan Anggota Klan Luo
109
Hari Pernikahan
110
Pesta Malam Dan Malam Pertama
111
Upacara Penghormatan Pagi
112
Patriak Baru Klan Luo
113
Pergi Ke Tanah Makam Para Dewa
114
Memasuki Wilayah Tanah Makam Para Dewa
115
Kekuatan Elemen Kegelapan
116
Pusat Wilayah Tanah Makam Para Dewa
117
Bertemu Dua Ekor Naga
118
Cincin Penguasa Alam Semesta
119
Kekuatan Baru Luo Xue
120
Meninggalkan Tanah Makam Para Dewa
121
Racun Dalam Makanan
122
Melawan Enam Orang Pemuda
123
Salah Menyinggung Orang
124
Hukuman Untuk Penguasa Kota
125
Mengawasi Secara Sembunyi-Sembunyi
126
Mendapatkan Informasi Berharga
127
Kekuatan Pulau Besar Jin Dao
128
Berlatih Jurus Tingkat Kuno
129
Persiapan Klan Luo
130
Perang Sudah Berada Di Depan Mata
131
Sambutan Untuk Musuh
132
Tidak Memberi Pengampunan Pada Musuh
133
Memburu Kenikmatan Sebelum Pergi Berperang
134
Meremehkan Kekuatan Yang Dimiliki Klan Luo
135
Mengepung Perkemahan Musuh
136
Mempermainkan Lawan
137
Musnah Dalam Sekali Serang
138
Menyerang Pulau Besar Jin Dao
139
Penyerangan Kediaman Utama Klan Luo
140
Kemarahan Luo Feng
141
Sumpah Luo Feng
142
Terpojoknya Su Jing
143
Guang Wu Sekarat
144
Penyesalan Su Jing
145
Akhir Dari Penguasa Alam Surgawi
146
Pergi Ke Alam Surgawi
147
Berada Di Alam Surgawi
148
Informasi Tentang Istana Penguasa Alam Surgawi
149
Keputusan Penguasa Kota

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!