BAB 12. Mobil Mogok

Riana yang melihat kedua anaknya telah selesai berjalan-jalan di tempat lesnya yang baru pun dengan cepat menolak permintaan Putra.

"Hmmm, maaf. Aku tidak bisa. Aku sedang sangat sibuk sekarang!" ucap Riana dengan nada suara yang tegas.

"Agh, maaf. Anakku sudah pulang sekolah dan aku harus menjemput mereka. Aku tutup dulu teleponnya. Bye!" jawab Riana dengan suara yang serius dan tegas dan dengan cepat mematikan telepon tanpa memberikan Putra kesempatan bicara.

Putra yang sudah menyiapkan hatinya jika permintaannya ditolak mencoba berbesae hati meskipun tetap merasakan sakit hati.

"Hah! Aku sudah tau Riana adalah wanita yang bersuami dan memiliki dua orang anak. Seharusnya aku sudah siap dengan penolakan yang pasti akan aku terima tapi mendapatkan penolakan tanpa basa-basi itu ternyata sungguh menyakitkan." ucap Putra dalam hati dengan ekspresi wajah yang sedih.

Putra yang sedih dan kecewa karena tidak bisa bertemu dengan Riana pun memanggil Aris untuk makan bersamanya.

Sementara itu, Riana yang sedang di jalan menuju me rumah memutuskan untuk berhenti di salah satu tempat makan cepat saji.

"Aku akan menggunakan uang ATM Mas Kamal dengan membelikannya makanan siap saji dan membayar uang Les sementara sisanya akan aku simpan." gumam Riana dengan suara yang rendah.

Riana yang meminta kedua anakknya untuk membeli makanan cepat saji akhirnya selesai juga lalu kembali ke rumah.

Setelah beberapa jam berlalu akhirnya Riana melihat Kamal kembali dengan menggunakan ojel online pun mulai mendekati Kamal.

"Mas, ini adalah ATM dan STNK mobilnya!" ucap Riana dengan suara yang rendah dengan ekspresi wajah yang lelah.

"Apakah semua urusannya sudah selesai? Apakah kamu tidak butuh ini lagi?" tanya Kamal yang menggoyangkan kunci mobil yang ada di tangannya.

"Agh, tidak Mas. Semuanya sudah selesai jadi Mas bisa tenang." ucap Riana dengan suara yang percaya diri.

"Baiklah, Riana." jawab Kamal yang dengan cepat menyimpan Kartu ATM dan STNK mobil di dalam dompetnya.

Keesokan paginya, Riana yang telah membuat selang bensin Kamal kendur dan akan rusak jika tersandung batu beberapa kali.

Kamal yang telah selesai mengantar kedua anaknya sekolah dan Riana bekerja pun pergi menjemput Yonna untuk pergi ke kantor bersama.

Namun tidak disangka setelah berjarak satu kilometer dari rumah Yonna selang bensin mobil Kamal lepas tanpa diketahuinya dan bensin pun keluar sedikit demi sedikit di sepanjang jalan.

Kamal yang dalam perjalanan ke kantor pun tidak menyangka jika mobilnya tiba-tiba berhenti bergerak di tengah-tenggah jalan.

"Ada apa ini? Kenapa mobilnya tiba-tiba berhenti?" tanya Kamal dengan ekspresi wajah yang bingung pada dirinya sendiri.

Yonna yang ikut pergi bersama Kamal pun ikut menjadi bingung dan panik tapi tidak bisa melakukan apapun untuk membantu.

"Bagaimana? Apakah mobilnya benar-benar tidak bisa hidup lagi?" tanya Yonna dengan ekspresi wajah yang cemas dan khawatir.

"Aku rasa seperti itu. Aku sudah mencoba menghidupkan mesinnya berulang kali tapi gagal terus. Aku harus turun dan mendorong mobil ini ke pinggir." ucap Kamal dengan ekspresi wajah yang kesal.

Kamal yang mencoba mendorong mobil itu sendiri menyadari bahwa mobil tersebut tidak bergerak sama sekali pun akhirnya menyerah.

"Yonna sayang, bisakah kau membantuku mendorong mobil ini ke pinggir? Jika jalanan semakin ramai dan mobil ini ada di tengah jalan maka kendaraan lain yang lewat akan merasa terganggu." ucap Kamal dengan suara yang masih lembut.

"Agh, a-apa kau ingin aku mendorong mobil juga, Mas? Aku memakai high heels Mas dan itu sulit sekali." ucap Yonna yang berniat menolak keinginan Kamal.

"Jika kau tidak ingin mendorong maka lebih baik kau turun dan pergilah ke kantor sendiri karena aku pun tidak membutuhkanmu!" teriak Kamal dengan suara yang lantang.

Yonna yang tidak pernah melihat Kamal meninggikan suaranya dan melotot ke arahnya pun menjadi terkejut terlebih dengan sikap Kamal yang langsung pergi meninggalkannya sendirian di dalam mobil.

#Bersambung#

Apakah Yonna akan membantu Kamal? Apakah Kamal dan Yonna bisa pergi ke kantor tepat waktu? lalu apakah ada orang yang akan membantu keduanya? Tebak di kolom komentar ya..

Terpopuler

Comments

Yunerty Blessa

Yunerty Blessa

itu belum seberapa Kamal.. tunggu lagi kejutan apa yang akan kau dapat ..

2023-08-25

1

AZ & AR

AZ & AR

biar sadar si kamal klo yoona tinggalain.. huu dasar laki2 gk punya hati.

2023-01-14

5

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. Notifikasi Email
2 BAB 2. Perselingkuhan
3 BAB 3. Aset
4 BAB 4. Bujukan Menjual Motor
5 BAB 5. Tawaran Bantuan
6 BAB 6. Asal Usul Perselingkuhan
7 BAB 7. Tiga Puluh Juta
8 BAB 8. Mengumpulkan Bukti
9 BAB 9. Rencana Merusakkan Mobil
10 BAB 10. Mengambil Mobil dan ATM
11 BAB 11. Tempat Les Baru
12 BAB 12. Mobil Mogok
13 BAB 13. Ditinggal Sendiri
14 BAB 14. Pemalakan
15 BAB 15. Ditegur Atasan
16 BAB 16. Pernyataan Cinta yang Tak Terduga
17 BAB 17. Saran yang Tak Terduga
18 BAB 18. Air Mata Buaya
19 BAB 19. Kemungkinan HIV/AIDS
20 BAB 20. Mengganti Aki Mobil
21 BAB 21. Pergi Mendadak
22 BAB 22. Perdebatan
23 BAB 23. Mogok Lagi
24 BAB 24. Dorong Mobil
25 BAB 25. Dua Handphone
26 BAB 26. Pertimbangan
27 BAB 27. Niat Lain Yonna
28 BAB 28. Mensadap Handphone
29 BAB 29. Uangmu itu Hakku dan Anakku
30 BAB 30. Makan-makan
31 BAB 31. Transfer
32 BAB 32. Melipat Gandakan Uang
33 BAB 33. Bos Baru
34 BAB 34. Lolos Tes Pemberkasan
35 BAB 35. Pertengkaran
36 BAB 36. Bendera Damai
37 BAB 37. Aku atau Kamu yang bodoh?
38 BAB 38. Pinjaman Bank Diterima
39 BAB 39. Kesepakatan
40 BAB 40. Serong Sana, Serong Sini
41 BAB 41. Ketahuan Shawn
42 BAB 42. Kecelakaan.
43 BAB 43. Kenyataan yang Menyakitkan
44 BAB 44. Dukung Penuh
45 BAB 45. Batas Kesabaran Riana
46 BAB 46. Rencana Penggrebekan I
47 BAB 47. Rencana Penggrebekan II
48 BAB 48. Penggrebekan I
49 BAB 49. Penggrebekan II
50 BAB 50. Masuk Penjara
51 BAB 51. Hukum Masyarakat
52 BAB 52. Air Mata Kesedihan
53 BAB 53. Rencana Dion
54 BAB 54. Permintaa Lainnya
55 BAB 55. Pertemuan
56 BAB 56. Keputusan Mengakhiri Semua
57 BAB 57. Pengembalian Uang atau Tuntutan Perdata
58 BAB 58. Perjanjian Verbal
59 BAB 59. Permintaan Yonna
60 BAB 60. Sindiran Tetangga
61 BAB 61. Keputusan Akhir Dion
62 BAB 62. Menjual Tanah
63 BAB 63. Yonna Bebas dari Penjara
64 BAB 64. Kehamilan Yonna
65 BAB 65. Nada Anjani
66 BAB 66. Kehilangan Janin
67 Bb 67. Video Viral
68 BAB 68. Pelantikan
69 BAB 69. Pindah atau Berhenti
70 BAB 70. Pindah
71 BAB 71. Kamal Kecelakaan
72 BAB 72. Jodohku
73 BAB 73. Pengumuman Pernikahan
74 BAB 74. Menyakiti Hati dan Raga
75 BAB 75. Akhir Cerita
76 Pengumuman
77 Perhatian
Episodes

Updated 77 Episodes

1
BAB 1. Notifikasi Email
2
BAB 2. Perselingkuhan
3
BAB 3. Aset
4
BAB 4. Bujukan Menjual Motor
5
BAB 5. Tawaran Bantuan
6
BAB 6. Asal Usul Perselingkuhan
7
BAB 7. Tiga Puluh Juta
8
BAB 8. Mengumpulkan Bukti
9
BAB 9. Rencana Merusakkan Mobil
10
BAB 10. Mengambil Mobil dan ATM
11
BAB 11. Tempat Les Baru
12
BAB 12. Mobil Mogok
13
BAB 13. Ditinggal Sendiri
14
BAB 14. Pemalakan
15
BAB 15. Ditegur Atasan
16
BAB 16. Pernyataan Cinta yang Tak Terduga
17
BAB 17. Saran yang Tak Terduga
18
BAB 18. Air Mata Buaya
19
BAB 19. Kemungkinan HIV/AIDS
20
BAB 20. Mengganti Aki Mobil
21
BAB 21. Pergi Mendadak
22
BAB 22. Perdebatan
23
BAB 23. Mogok Lagi
24
BAB 24. Dorong Mobil
25
BAB 25. Dua Handphone
26
BAB 26. Pertimbangan
27
BAB 27. Niat Lain Yonna
28
BAB 28. Mensadap Handphone
29
BAB 29. Uangmu itu Hakku dan Anakku
30
BAB 30. Makan-makan
31
BAB 31. Transfer
32
BAB 32. Melipat Gandakan Uang
33
BAB 33. Bos Baru
34
BAB 34. Lolos Tes Pemberkasan
35
BAB 35. Pertengkaran
36
BAB 36. Bendera Damai
37
BAB 37. Aku atau Kamu yang bodoh?
38
BAB 38. Pinjaman Bank Diterima
39
BAB 39. Kesepakatan
40
BAB 40. Serong Sana, Serong Sini
41
BAB 41. Ketahuan Shawn
42
BAB 42. Kecelakaan.
43
BAB 43. Kenyataan yang Menyakitkan
44
BAB 44. Dukung Penuh
45
BAB 45. Batas Kesabaran Riana
46
BAB 46. Rencana Penggrebekan I
47
BAB 47. Rencana Penggrebekan II
48
BAB 48. Penggrebekan I
49
BAB 49. Penggrebekan II
50
BAB 50. Masuk Penjara
51
BAB 51. Hukum Masyarakat
52
BAB 52. Air Mata Kesedihan
53
BAB 53. Rencana Dion
54
BAB 54. Permintaa Lainnya
55
BAB 55. Pertemuan
56
BAB 56. Keputusan Mengakhiri Semua
57
BAB 57. Pengembalian Uang atau Tuntutan Perdata
58
BAB 58. Perjanjian Verbal
59
BAB 59. Permintaan Yonna
60
BAB 60. Sindiran Tetangga
61
BAB 61. Keputusan Akhir Dion
62
BAB 62. Menjual Tanah
63
BAB 63. Yonna Bebas dari Penjara
64
BAB 64. Kehamilan Yonna
65
BAB 65. Nada Anjani
66
BAB 66. Kehilangan Janin
67
Bb 67. Video Viral
68
BAB 68. Pelantikan
69
BAB 69. Pindah atau Berhenti
70
BAB 70. Pindah
71
BAB 71. Kamal Kecelakaan
72
BAB 72. Jodohku
73
BAB 73. Pengumuman Pernikahan
74
BAB 74. Menyakiti Hati dan Raga
75
BAB 75. Akhir Cerita
76
Pengumuman
77
Perhatian

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!