BAB 20. Mengganti Aki Mobil

Satu minggu berlalu, Riana yang tidak pernah melupakan niatnya saat Kamal ketahuan berselingkuh pun mulai merusakkan mobilnya kembali.

"Leo, apakah Aki Mobil yang Mbak minta kamu untuk dapatkan sudah ada?" tanya Riana di sambungan telepon dengan suara yang rendah saat menyadari tak ada seorangpun di rumah.

"Akinya sudah ada Mbak nanti Leo ke rumah dan Leo akan bawakan Akinya siang ini dengan alasan bawakan makanan kiriman dari Mama." ucap Leo yang ternyata sangat kooperatif dalam menjalankan perannya.

Riana yang tak ingin ketahuan pun mematikan teleponnya lalu bersikap seperti biasanya hingga akhirnya Leo datang membawa yang diminta Riana di siang hari.

Kamal yang tidak merasa curiga duduk di ruang keluarga bersama Leo dan kedua anaknya sambil menonton televisi dengan santainya mengobrol.

Leo yang telah membenci Kamal karena menghianati Riana sangat ingin menghajar Kamal tapi dengan cepat menghentikan niatnya karena tak ingin rencana balas dendam Riana hancur di tangannya.

"Leo, kau harus belajar yang rajin supaya bisa mencari kerja yang bagus dengan nilai ijazahmu. Jangan buat Mbakmu dan kedua orangtuamu kecewa! Apa kau mengerti Leo?" tanya Kamal yang mencoba menceramahi Leo dengan kata-kata bijaknya.

"Tenang saja Kakak Ipar. Nilaiku aman dan aku akan lulus kuliah tepat waktu!" ucap Leo dengan senyum yang dipaksa tapi tidak terlihat canggung di mata Kamal.

Riana yang sadar jika Leo sudah sangat muak melihat dari tangan Leo yang terkepal menahan amarah pun dengan cepat meminta Leo untuk segera kembali.

"Leo, ini untuk Mama dan Papa. Cepat bawalah pulang karena Mbak dengar bahwa kamu sedang masa ujian MID semester jadi lebih baik kau belajar sekarang! Mbak ngak mau nilaimu kecil dengan alasan membawa makanan kemari!" sindir Riana dengan kata-katanya yang pedas tapi tidak melukai hati Leo sama sekali.

Leo yang sudah sangat ingin pergi dari rumah itu pun merasa lega saat melihat kode dari Riana yang membantunya.

Leo yang tak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu pun dengan cepat pergi meninggalkan rumah Riana dan berdoa semoga rencana Riana akan berjalan dengan lancar.

Riana yang ingin mengganti Aki Mobil yang lama dengan yang dibawa oleh Leo pun membuat alasan agar Kamal pergi dari rumah bersama kedua anaknya.

“Mas, bisa datang sendiri ngak ke Acara Syukurannya Bu Fifi yang ada di ujung lorong rumah kita! Aku sakit perut jadi ngak bisa pergi dan ngak enak juga kalau ngak ada yang datang, Mas!” ucap Riana yang berpura-pura sakit perut setelah keluar dari kamar mandi.

“Agh! Mas ngak mau datang sendirian! Mas merasa ngak enak karena jarang kumpul dengan bapak-bapak di komplek ini!” ucap Kamal dengan ekspresi niat menolak permintaan Riana.

Riana yang ingin marah pada Kamal karena Kamal lebih fokus dengan handphonenya daripada bicara menatap matanya pun menarik nafas panjang dan bersabar.

“Sabarlah, Riana! Kau tidak boleh terbawa emosi! Kau harus bisa membuat Kamal dan kedua anakmu keluar dari rumah agar rencana yang telah dibuat berhasil dilaksanakan! Tenang! Sabar!” ucap Riana dalam hati dengan ekspresi wajah yang berubah lebih baik.

Riana yang tidak ingin menyerah membujuk Kamal agar bisa pergi pun mulai menyelipkan nama kedua anaknya untuk menjadi tameng.

“Ayolah, Mas.Ngak enak kalau kita ngak pergi sama sekali. Kalau Mas ngak mau sendiri ajak aja Shawn dan Shasa ikut, Mas!” ucap Riana dengan ekspresi wajah yang memelas.

“Hah! Baiklah. Kau bilanglah kepada Shawn dan Shasa! Mintalah keduanya untuk bersiap-siap terutama Shasa yang dandan sangat lama!” ucap Kamal dengan nada suara yang protes tapi tetap dilakukannya sambil memainkan handphonenya.

Riana yang tidak peduli kepada Kamal pun berjalan memasuki kamar Shasa dan Shawn untuk memerintahkan keduanya pergi menemani Kamal.

Shasa dan Shawn yang telah diajarkan sopan santu dan etika saat bersama orangtua sejak kecil akhirnya tertanam hingga saat ini. Oleh karena itu saat Riana memberikan perintah kepada keduanya untuk pergi tak ada bantahan sama sekali.

Setengah jam berlalu, Shasa dan Shawn yang telah selesai segera pergi menemui Kamal yang telah bersiap-siap lalu keduanya pun pergi meninggalkan rumah dengan Riana sendirian.

Riana yang telah menutup pagar rumahnya pun dengan cepat menguncinya lalu masuk ke dalam dengan santainya.

Riana yang tak ingin tertangkap kamera CCTV saat membongkar mobil Kamal pun mematikan CCTV yang hidup sementara waktu lalu mulai melancarkan aksinya.

"CCTV sudah mati dan Mas Kamal bersama kedua anakku sedang keluar ke Taman dekat rumah. Sekarang adalah waktu yang tepat aku untuk mulai bergerak!" ucap Riana dengan ekspresi wajah yang serius.

Riana yang mulai membuka penutup depan mobilnya pun bergerak menggantikan Aki Mobil Kamal yang baru dengan Aki Mobil yang telah disimpan Riana.

"Sekarang telah selesai! Aki mobilnya telah diganti dengan begini maka mobil ini akan mogok lagi besok saat Kamal akan bekerja!" ucap Riana dengan ekspresi wajah yang puas.

Riana yang tak ingin ketahuan pun dengan cepat menyimpan Aki Mobil Kamal yang baru ke tempat yang aman lalu menutup penutup mobil tersebut kembali.

#Bersambung#

Apakah rencana Riana yang ingin membuat mobil Kamal mogok untuk kedua kalinya akan berhasil? Bagaimana cara Riana membujuk Kamal menjual mobilnya? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya...

Terpopuler

Comments

Yunerty Blessa

Yunerty Blessa

mantap Riana..baca pun deg degan..

2023-08-26

1

Khan Nurdiani

Khan Nurdiani

semangat riana ....sekali rmh diam2 jual enak bgt di ambil sm selingkuh sm laki2 tdk diri ???dasar laki2 tdk punya otak , selingkuh sm istri org trs istri jd janda bikin emosi

2023-01-23

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. Notifikasi Email
2 BAB 2. Perselingkuhan
3 BAB 3. Aset
4 BAB 4. Bujukan Menjual Motor
5 BAB 5. Tawaran Bantuan
6 BAB 6. Asal Usul Perselingkuhan
7 BAB 7. Tiga Puluh Juta
8 BAB 8. Mengumpulkan Bukti
9 BAB 9. Rencana Merusakkan Mobil
10 BAB 10. Mengambil Mobil dan ATM
11 BAB 11. Tempat Les Baru
12 BAB 12. Mobil Mogok
13 BAB 13. Ditinggal Sendiri
14 BAB 14. Pemalakan
15 BAB 15. Ditegur Atasan
16 BAB 16. Pernyataan Cinta yang Tak Terduga
17 BAB 17. Saran yang Tak Terduga
18 BAB 18. Air Mata Buaya
19 BAB 19. Kemungkinan HIV/AIDS
20 BAB 20. Mengganti Aki Mobil
21 BAB 21. Pergi Mendadak
22 BAB 22. Perdebatan
23 BAB 23. Mogok Lagi
24 BAB 24. Dorong Mobil
25 BAB 25. Dua Handphone
26 BAB 26. Pertimbangan
27 BAB 27. Niat Lain Yonna
28 BAB 28. Mensadap Handphone
29 BAB 29. Uangmu itu Hakku dan Anakku
30 BAB 30. Makan-makan
31 BAB 31. Transfer
32 BAB 32. Melipat Gandakan Uang
33 BAB 33. Bos Baru
34 BAB 34. Lolos Tes Pemberkasan
35 BAB 35. Pertengkaran
36 BAB 36. Bendera Damai
37 BAB 37. Aku atau Kamu yang bodoh?
38 BAB 38. Pinjaman Bank Diterima
39 BAB 39. Kesepakatan
40 BAB 40. Serong Sana, Serong Sini
41 BAB 41. Ketahuan Shawn
42 BAB 42. Kecelakaan.
43 BAB 43. Kenyataan yang Menyakitkan
44 BAB 44. Dukung Penuh
45 BAB 45. Batas Kesabaran Riana
46 BAB 46. Rencana Penggrebekan I
47 BAB 47. Rencana Penggrebekan II
48 BAB 48. Penggrebekan I
49 BAB 49. Penggrebekan II
50 BAB 50. Masuk Penjara
51 BAB 51. Hukum Masyarakat
52 BAB 52. Air Mata Kesedihan
53 BAB 53. Rencana Dion
54 BAB 54. Permintaa Lainnya
55 BAB 55. Pertemuan
56 BAB 56. Keputusan Mengakhiri Semua
57 BAB 57. Pengembalian Uang atau Tuntutan Perdata
58 BAB 58. Perjanjian Verbal
59 BAB 59. Permintaan Yonna
60 BAB 60. Sindiran Tetangga
61 BAB 61. Keputusan Akhir Dion
62 BAB 62. Menjual Tanah
63 BAB 63. Yonna Bebas dari Penjara
64 BAB 64. Kehamilan Yonna
65 BAB 65. Nada Anjani
66 BAB 66. Kehilangan Janin
67 Bb 67. Video Viral
68 BAB 68. Pelantikan
69 BAB 69. Pindah atau Berhenti
70 BAB 70. Pindah
71 BAB 71. Kamal Kecelakaan
72 BAB 72. Jodohku
73 BAB 73. Pengumuman Pernikahan
74 BAB 74. Menyakiti Hati dan Raga
75 BAB 75. Akhir Cerita
76 Pengumuman
77 Perhatian
Episodes

Updated 77 Episodes

1
BAB 1. Notifikasi Email
2
BAB 2. Perselingkuhan
3
BAB 3. Aset
4
BAB 4. Bujukan Menjual Motor
5
BAB 5. Tawaran Bantuan
6
BAB 6. Asal Usul Perselingkuhan
7
BAB 7. Tiga Puluh Juta
8
BAB 8. Mengumpulkan Bukti
9
BAB 9. Rencana Merusakkan Mobil
10
BAB 10. Mengambil Mobil dan ATM
11
BAB 11. Tempat Les Baru
12
BAB 12. Mobil Mogok
13
BAB 13. Ditinggal Sendiri
14
BAB 14. Pemalakan
15
BAB 15. Ditegur Atasan
16
BAB 16. Pernyataan Cinta yang Tak Terduga
17
BAB 17. Saran yang Tak Terduga
18
BAB 18. Air Mata Buaya
19
BAB 19. Kemungkinan HIV/AIDS
20
BAB 20. Mengganti Aki Mobil
21
BAB 21. Pergi Mendadak
22
BAB 22. Perdebatan
23
BAB 23. Mogok Lagi
24
BAB 24. Dorong Mobil
25
BAB 25. Dua Handphone
26
BAB 26. Pertimbangan
27
BAB 27. Niat Lain Yonna
28
BAB 28. Mensadap Handphone
29
BAB 29. Uangmu itu Hakku dan Anakku
30
BAB 30. Makan-makan
31
BAB 31. Transfer
32
BAB 32. Melipat Gandakan Uang
33
BAB 33. Bos Baru
34
BAB 34. Lolos Tes Pemberkasan
35
BAB 35. Pertengkaran
36
BAB 36. Bendera Damai
37
BAB 37. Aku atau Kamu yang bodoh?
38
BAB 38. Pinjaman Bank Diterima
39
BAB 39. Kesepakatan
40
BAB 40. Serong Sana, Serong Sini
41
BAB 41. Ketahuan Shawn
42
BAB 42. Kecelakaan.
43
BAB 43. Kenyataan yang Menyakitkan
44
BAB 44. Dukung Penuh
45
BAB 45. Batas Kesabaran Riana
46
BAB 46. Rencana Penggrebekan I
47
BAB 47. Rencana Penggrebekan II
48
BAB 48. Penggrebekan I
49
BAB 49. Penggrebekan II
50
BAB 50. Masuk Penjara
51
BAB 51. Hukum Masyarakat
52
BAB 52. Air Mata Kesedihan
53
BAB 53. Rencana Dion
54
BAB 54. Permintaa Lainnya
55
BAB 55. Pertemuan
56
BAB 56. Keputusan Mengakhiri Semua
57
BAB 57. Pengembalian Uang atau Tuntutan Perdata
58
BAB 58. Perjanjian Verbal
59
BAB 59. Permintaan Yonna
60
BAB 60. Sindiran Tetangga
61
BAB 61. Keputusan Akhir Dion
62
BAB 62. Menjual Tanah
63
BAB 63. Yonna Bebas dari Penjara
64
BAB 64. Kehamilan Yonna
65
BAB 65. Nada Anjani
66
BAB 66. Kehilangan Janin
67
Bb 67. Video Viral
68
BAB 68. Pelantikan
69
BAB 69. Pindah atau Berhenti
70
BAB 70. Pindah
71
BAB 71. Kamal Kecelakaan
72
BAB 72. Jodohku
73
BAB 73. Pengumuman Pernikahan
74
BAB 74. Menyakiti Hati dan Raga
75
BAB 75. Akhir Cerita
76
Pengumuman
77
Perhatian

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!