Volume 01, Chapter 18.

Keesokan paginya Tanjiro bangun pagi-pagi buta dia ingin melakukan olahraga pagi karena sudah beberapa hari ini dia tidak berlatih.

Setelah bersiap Tanjiro keluar penginapan dan pergi ke atas dinding kota orario,di bagian atas dinding kota orario bisa didatangi oleh siapapun Tanjiro pernah melihatnya sekali saat siang hari kemarin.

'sepertinya jika aku datang pagi pagi buta tempat ini akan sepi' pikir Tanjiro sambil memperhatikan sekitar.

"sudah beberapa hari ini aku belum berlatih, jika terus berlanjut aku takut tubuhku akan menjadi kaku dan berkarat" gumam Tanjiro sambil mengeluarkan pedangnya.

"yoshaa..aku akan melakukan 1000 kali push up 1000 kali sit up dan 1000 kali squad juga 1000 kali ayunan pedang" Tanjiro menetapkan target latihannya hari ini dengan semangat membara " yosha.. aku akan berusaha"

***

"998"

"999"

"1000...aagghh"

swoosh..

"kupikir cukup untuk hari ini" gumam Tanjiro sambil mengelap wajahnya dari keringat.

Karena sudah menjadi kebiasaan Tanjiro selalu melakukan teknik pernafasan konsentrasi penuh sepanjang waktu, hal ini tubuhnya menjadi lebih kuat setiap harinya.

Sebenarnya latihan yang baru dia lakukan belum membuatnya lelah tetapi karena matahari sudah terbit dan juga sudah waktunya makan pagi Tanjiro merapikan barang bawaannya lalu pergi kembali ke penginapan.

Setelah sarapan pagi Tanjiro berencana untuk pergi ke tempat dewa takemikazuchi.

Sesampainya Tanjiro di tempat dewa takemikazuchi Tanjiro tidak melihat ouka, Mikoto dan chigusa.

"ahh.. Tanjiro kau sudah datang" terdengar suara dari arah rumah dewa takemikazuchi dan ternyata sumber suara tersebut adalah suara dewa takemikazuchi itu sendiri.

"takemikazuchi-sama, selamat pagi" sapa Tanjiro sambil berjalan mendekat kearahnya.

"selamat pagi Tanjiro"

"anoo.. takemikazuchi-sama tempat ini terlihat sepi apakah ouka-san, Mikoto-san, chigusa-san dan anggota familia anda yang lain sedang keluar?" tanya Tanjiro karena merasa tempat ini terlihat sepi tidak seperti kemarin.

"mereka memang sedang keluar, aku lupa kau baru di orario Tanjiro jadi kau mungkin tidak tahu, familia kami adalah familia tipe explorasi jadi biasanya anggota familia kami akan pergi memasuki Dungeon untuk menjelajah" jawabnya menjelaskan tipe familianya pada Tanjiro yang sebenarnya tidak tahu apa maksudnya.

"familia tipe explorasi?" tanya Tanjiro.

Melihat wajah Tanjiro yang terlihat bingung dewa takemikazuchi tersenyum dan mengajak Tanjiro untuk masuk kedalam.

"mari masuk Tanjiro aku akan menjelaskannya"

Setelah duduk berhadapan di tempat kemarin kami mengobrol, dewa takemikazuchi menjelaskan bahwa jika dewa mendaftarkan familia dia akan memilih orientasi atau tipe apa familia mereka kedepannya.

Jenis familia ada berbagai macam seperti , hephaestus familia yang merupakan jenis familia pandai besi atau pengrajin, lalu ada demeter familia yang merupakan familia dengan jenis bisnis pertanian lalu ada juga Dian chect familia yang merupakan jenis familia pengobatan, dan takemikazuchi familia sendiri adalah familia yang merupakan jenis familia eksplorasi.

"sebenarnya masih banyak jenis familia lain di orario tetapi mungkin kau akan belajar dengan sendirinya Tanjiro"

"baik"

"takemikazuchi familia milikku bukanlah familia tipe explorasi terkuat di orario kami hanya memiliki 6 anggota tingkat rendah, jika dibandingkan dengan Freya familia dan Loki familia kami tidak ada apa apanya", jawabnya merendah 

Mendengar nama Freya Tanjiro ingat kembali perkataan Simon dulu tentang seseorang yang tinggal di lantai teratas menara Babel dan untuk Loki familia Tanjiro baru pertama kali mendengarnya.

"familia jenis explorasi sangat banyak diminati jadi kami memilih jenis ini terlebih banyak orang kuat sebenarnya muncul dari familia jenis explorasi" tambahnya sambil menjelaskan panjang lebar berbagai hal tentang familia pada Tanjiro.

"Jadi Tanjiro mari kita bahas tentang pertanyaanmu kemarin" kali ini takemikazuchi kembali serius saat mengangkat topik tentang pertanyaan Tanjiro kemarin.

"baik"

"Tanjiro aku sudah menanyakan pada beberapa dewa lain tentang tempat yang kau cari atau fenomena aneh yang kau alami meskipun aku sedikit menyembunyikan beberapa hal karena takut kau akan menjadi target para dewa"

"mencari target para dewa?" Tanjiro menjadi semakin bingung, mengapa dirinya akan menjadi target para dewa.

Tetapi Tanjiro tidak butuh waktu lama untuk mendapatkan penjelasan karena dewa takemikazuchi mau langsung menjelaskan padanya.

"sebenarnya kami para dewa telah hidup cukup lama, setelah kami para dewa turun ke bumi kami sebenarnya sedang mencari kesenangan karena telah bosan tinggal di dunia para dewa"

"..." Tanjiro hanya bisa diam karena mendengar ternyata para dewa bisa bosan karena tinggal di dunia para dewa yang dianggap Tanjiro sebagai tempat yang sangat indah dan ingin sekali dia datangi.

"jika apa yang kau katakan memang benar, berarti Tanjiro, kau adalah kasus khusus untuk kami para dewa, akan banyak sekali dewa yang akan tertarik padamu dan beberapa mungkin akan mempermainkanmu"

"glekk"

"jadi Tanjiro berhati-hatilah untuk tidak memberitahukan orang lain tentang kondisimu" tambah dewa takemikazuchi memperingati Tanjiro.

"aku mengerti takemikazuchi-sama"

"bagus jika kamu mengerti Tanjiro, jadi sekarang mari kita kembali ke pokok permasalahan"

"baik"

"aku sudah menanyakan pada dewa lain dan jawabannya tetap sama mereka tidak tahu dan mereka yakin tidak ada dunia lain selain dunia para dewa dan dunia bawah (gekai)"

Mendengar itu Tanjiro sedikit murung tetapi Tanjiro sudah berdamai dengan dirinya, bahkan saat dia masih berada di desa edas Tanjiro entah mengapa tahu bahwa dia tidak akan bisa pulang dan dia sudah mati didunia lamanya, jadi Tanjiro hanya ingin mencari kepastian untuk membuat alasan agar bisa menyerah mencari jalan pulang.

'aku tahu itu, aku tidak mungkin bisa berpindah ketempat lain sendiri, kemungkinan aku memang sudah mati saat itu, dan hidupku di tempat ini adalah kesempatan kedua yang diberikan oleh faktor yang tidak aku ketahui'

'maaf nezuko dan semuanya'

"Tanjiro" melihat wajah murung Tanjiro, dewa takemikazuchi merasa sedikit bersalah tetapi ini adalah fakta yang harus diberi tahu pada Tanjiro agar dia bisa tetap bergerak maju.

"aku tidak apa apa takemikazuchi-sama, terima kasih karena telah membantuku"

Dewa takemikazuchi hanya bisa terdiam dan mendengarkan rasa terima kasih dari Tanjiro.

"jadi apa rencanamu saat ini Tanjiro?"

"aku belum tahu takemikazuchi-sama, jujur aku belum bisa memikirkan apapun"

"bagaimana jika kau mencoba untuk bergabung dengan sebuah familia, tidak perlu denganku carilah dewa lain yang membuatmu tertarik dan mungkin kamu akan mendapat tujuan baru"

"apa maksud anda menjadi petualang"

"benar sekali Tanjiro, sebenarnya salah satu temanku ada yang memberitahuku tentang tempat yang belum para dewa ketahui dan itu adalah"

"..."

"-Dungeon"

"Dungeon?"

"aku tidak ingin memberikan harapan palsu padamu Tanjiro, tetapi Dungeon masih penuh dengan misteri mungkin kau bisa menemukan sesuatu yang menarik disana atau mungkin kau tahu itu"

"terima kasih, aku akan memikirkannya takemikazuchi-sama" Tanjiro tahu maksud dewa takemikazuchi yaitu tentang kemungkinan petunjuk jalan pulang yang mungkin saja berada di Dungeon tetapi sepertinya dia tidak ingin memberikan harapan palsu pada Tanjiro.

"ohh..sama sama Tanjiro, semua keputusan ada ditanganmu, aku hanya bisa mengatakan padamu untuk menganggap kehidupan baru ini sebagai hadiah yang hanya diberikan untukmu"

"..."

"jangan melupakan masa lalumu tetapi juga jangan membuang masa depanmu, Tanjiro berjuanglah"

"BAIK" jawab Tanjiro dengan tegas.

'jika memang benar ini adalah kehidupan baru yang harus kujalani, maka aku akan menjalani nya dengan sekuat tenaga'

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!