Menjelang sore, rumah riuh dengan adanya Brian dan Papa Bianca. Entah remote atau apa lagi yang mereka rebutkan, padahal Bianca telah membelikan televisi satu-satu di setiap kamar. Namun sepertinya acara rebutan remote adalah kegiatan paling seru di depan televisi, atau ruang televisi adalah ruang paling nyaman bagi mereka hingga harus berebut wilayah.
"Siniin remote-nya Papa! Brian mau nonton kartun!" seru Brian.
"Bentar, beritanya tanggung, itu polisi belum menemukan penculiknya," jawab Pak Danu.
"Pa, gantian, sinetron kemarin masih bikin penasaran ceritanya!" ujar Bu Sinta.
Bianca hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan mereka bertiga. Dia seperti Snow White di dalam rumah para kurcaci.
Mobil Key telah datang menjemput saat petang tiba. Pria itu turun disambut oleh istrinya.
"Petang, Sayang. Capek ya?" sambutnya.
"Tadinya capek, tapi melihatmu petang ini, capekku hilang," gombalnya.
"Ah," Bianca mencubit pinggang suaminya.
"Ibu hamil makan harus teratur. Sudah makan berapa kali, Sayang?"
"Dua kali," jawab Bianca.
"Lho, sudah petang kok makan hanya dua kali?"
"Kita makan di rumah Mama, aku menunggumu untuk makan malam bersama," ujar gadis itu menggelayut manja pada suaminya.
Apa kalau hamil dia manja terus seperti ini? Dia tidak boleh berhenti hamil kalau begitu. Hahaha.
"Hai menantuku yang terbaik, ayo kita makan dulu. Mama masak ca kangkung, ikan goreng dan cumi goreng tepung, sambal juga ada. Yuk, makan bersama-sama!"
"Iya, Ma. Pasti enak!" puji Key membuat hati mertuanya itu berbunga-bunga.
Di ruang makan sudah siap Pak Danu dan Brian. Malam ini mereka telah berdamai untuk tidak berebut lagi. Entah besok.
"Sini Kak Key!" Brian menepuk kursi di sebelahnya. Key mengiyakan permintaan anak itu.
Bianca mengernyitkan dahi, diliriknya sesuatu di samping piring Brian, tepatnya di antara piring anak itu dan suaminya.
Hemm ....
"Brian, untuk apa ada celengan di antara piring kalian?" Bianca mengangkat alisnya.
"Eh, Kakak." Anak itu segera beranjak, berlari membawa b…
Terjebak Pernikahan
Asisten Khusus
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 144 Episodes
Comments
Lia Rochmatuz
Malika, kedelai hitam pilihan.. yang d rawat seperti anak Sendiri...😂😂😂😂😂😂
2022-10-17
0
PeQueena
thor...sini biar kucakar mukamu... dsuruh hamil terus biar manhamanjhaan...
emg bianca kelinci 🤣🤣
2022-03-10
0
Wulandari
Kimmy ..
2021-10-30
0