Bab 19

Darrel memang cukup berbeda dia sangat irit berbicara seperti ayahnya dulu, tetapi dia sangat bisa diandalkan, terkadang orang lain tidak mengetahui apa yang Darrel inginkan atau Darrel rasakan karena wajahnya yang selalu terlihat datar.

"Kau mau aku menghubungi ayah dan ibumu untuk datang ke sini?"

"Tidak usah Paman, aku tau momy pasti bangga padaku dan Dady pasti masih sangat marah padaku karena aku tidak menjadi dokter seperti yang dia harapkan!"

"Baiklah, persiapkan dirimu karena setelah kau dilantik menjadi ketua maka tugasmu sangat berat Der,"

"Baik Paman!"

Paman Domanick pergi meninggalkan markas group Limson, sementara Darrel duduk dikursi ketua. Inilah yang dia impikan sejak lama, apalagi bertarung adalah seni bagi hidup Darrel dan hidupnya hampa tanpa sebuah pertarungan.

Seorang anggota group Limson datang menghampiri Darrel dengan membawa surat dari pengadilan.

"Tuan ada surat untuk anda!" diserahkannya surat dari pengadilan itu pada Darrel.

Ketika dibaca, rupanya surat cerai Darrel dengan Qian sudah sampai ketangan Darrel hari ini. Anggota group Limson mengurusnya dengan cepat bahkan dalam hitungan Minggu Darrel dan Qian sudah resmi bercerai.

Tidak ada ekspresi apapun diwajah Darrel saat membaca surat cerai itu, tak lama-lama membacanya Darrel langsung memasukkan surat cerai itu kedalam laci.

Tugas Darrel akan mulai sibuk mulai sekarang jadi tidak ada waktu untuk memikirkan hal-hal seperti itu, apalagi tidak ada alasan bagi Darrel untuk bersedih karena semua orang pun tau pernikahan itu adalah pernikahan simbiosis mutualisme, Darrel butuh kasus Qian untuk meyakinkan Domanick bahwa dia pantas menjadi ketua group Limson, sementara Qian membutuhkan Darrel untuk mengetahui dan menghentikan kekacauan dalam keluarganya.

Semuanya impas tanpa ada hutang apapun lagi, toh Darrel tidak melakukan hal-hal yang merugikan bagi Qian.

Keesokan harinya, acara pelantikan Darrel Limson sebagai ketua group Limson yang baru menghadirkan banyak rekan-rekan bisnis group Limson, bahkan Domanick sampai mengadakan pesta besar-besaran untuk merayakan Darrel menjadi ketua.

Ada banyak minuman-minuman memabukkan yang tertata rapih diatas meja, ada juga para wanita bayaran yang secara khusus didatangkan untuk menemani selama jalannya pesta.

Seorang wanita cantik menggoda Darrel yang sejak tadi hanya duduk menonton bagaimana orang-orang berpesta di acaranya.

"Tuan selamat ya, kau cocok sekali sebagai ketua group Limson, kau gagah dan kau juga sangat mempesona,"

Tak ada jawaban dari Darrel karena dia memang tidak suka mengobrol dengan wanita apalagi ini wanita panggilan. Darrel malah mengangkat satu tangannya dan memberikan kode agar wanita tersebut pergi dari sisinya.

Selama pesta berlangsung banyak wanita yang mencoba merayu Darrel tetapi laki-laki itu sungguh luar biasa pertahanannya, dia menolak semua gadis padahal disediakan juga gadis yang masih orisinil tetapi Darrel tetap menolak.

Sampai saat ini belum ada wanita manapun yang bisa membuatnya merasakan jatuh cinta.

Setelah resmi menjadi ketua, group Limson semakin disegani dan ditakuti oleh para mafia lain mereka semua tunduk dibawah perintah group Limson.

1 tahun kemudian! Ditangan Darrel, bisnis group Limson semakin berjalan pesat dan semakin tak terkalahkan, bahkan Darrel kini menjadi sosok yang memegang teguh prinsip tidak ada kata kasihan, semua yang berani macam-macam terhadap group Limson akan dia habisi dengan tangannya sendiri.

Kesibukan Darrel membuatnya jarang bertemu keluarga apalagi kencan dengan wanita, lagipula Darrel bukanlah laki-laki yang gila wanita baginya wanita tidaklah penting.

Hidupnya sudah sangat asik dan bahagia seperti ini. Hari ini Paman Domanick meminta Darrel untuk datang ke perusahaan iklan group Limson untuk bicara dengannya.

Saat sore hari Darrel baru tiba di perusahaan iklan milik group Limson, langsung saja Darrel menuju ruangan kerja Pamannya itu.

Tok.

Tok

Tok.

Domanick membukakan pintu ruangan kerjanya.

"Paman, kau ingin bertemu denganku?"

"Iya, kau sudah sibuk sekarang Der sampai-sampai Paman harus bersabar untuk bisa bertemu denganmu seperti ini,"

"Ada apa Paman?"

"Kau belum menemukan wanita yang cocok dengan mu?"

"Untuk apa Paman bertanya?"

"Hanya ingin tau apakah kau doyan wanita atau tidak?'

"Paman aku normal,"

"Lalu kenapa sampai saat ini kau masih terus menolak wanita-wanita yang Paman kenalkan untuk menemani hari-hari mu?"

"Aku masih sibuk, nanti aku akan cari sendiri,"

"Kau menyukai wanita Cina itu?"

"Siapa?" pura-pura lupa.

"Wanita yang pernah kau nikahi?"

"Tidak Paman,"

"Kau tidak jatuh cinta padanya?"

"Tidak itu hanya hubungan singkat yang tidak berarti apa-apa,"

"Oke, tadinya aku pikir kau tidak memiliki kekasih sejak 1 tahun kau bercerai dari wanita itu karena kau mencintainya ternyata dugaan ku salah,"

"Nanti aku akan cari kekasih sendiri, Paman tidak perlu repot-repot,"

"Ya sudah, kalau memang begitu mau mu,"

Sebenarnya Paman Domanick memiliki berita penting tentang Qian, hanya saja mendengar Darrel sudah tidak peduli pada Qian, Paman Domanick pun jadi urung untuk mengatakan berita tentang Qian terhadap Darrel.

Setibanya di mansion mewah miliknya sendiri, Darrel pun merebahkan tubuhnya diatas ranjang sendirian.

"Apa aku merasa hidupku hampa? Perlukah aku mencari wanita untuk melengkapi hidupku?"

Beijing!

Qian tengah memasukkan barang-barangnya kedalam koper, selama satu tahun gadis manja itu menjalankan bisnis casino dan hotel tetapi keduanya sama sekali tidak ada yang berjalan mulus, apalagi banyak orang-orang yang memanfaatkan keluguan Qian yang sama sekali tidak pandai dalam berbisnis..

Bisnis casino pun bangkrut semua pelanggan casino yang dulunya sangat betah berada ditempat casino milik ayahnya Qian, kini mereka sudah beralih ke tempat baru yang bisa dikelola dengan baik tidak seperti Qian yang tidak bisa mengelola casino menjadi tempat yang nyaman bagi para tamunya, begitu juga dengan hotel yang kian hari kian sepi, sehingga Qian harus menutup hotel dan memecat seluruh karyawan karena tidak akan sanggup membayar gaji mereka.

"Nona kau mau kemana?"

"Entahlah aku mau refreshing aku sudah terlalu lelah bekerja mengurus semua bisnis,"

"Tapi kau tidak bisa meninggalkan mansion ini,"

"Kenapa tidak bisa? Toh mansion ini juga akan disita bukan?

"Aku hanya ingin jalan-jalan sebentar nanti aku kembali lagi Austin, kau jangan khawatir dan lanjutkan hidupmu karena tak seharusnya kau tetap bersamaku, aku tidak bisa lagi membayar gaji mu,"

"Nona kau sama saja lari dari tanggungjawab,"

"Sudahlah kalau aku tidak lari aku bisa stres, semua bisnis yang aku pegang bangkrut itu berarti aku tidak cocok untuk bisnis,"

"Lalu kau mau kemana?"

"Kemana saja yang jelas aku ingin bersenang-senang,"

Ditagih hutang karena dulu ayahnya Qian membangun bisnisnya dari hutang bank, dan ketika sisa hutang masih banyak sementara bisnis bangkrut, mansion tempat tinggal Qian terpaksa akan disita oleh Bank.

Terpopuler

Comments

Dewi Ansyari

Dewi Ansyari

Kasihan Qian jadi ngak punya apa2

2024-05-27

0

Ai Ai

Ai Ai

aneh, kok bisa bangkrut, kan ada Austin yg bisa bantu🤔

2023-06-16

1

Kenzi Kenzi

Kenzi Kenzi

babang austin,kamu ngurus i opo toh,koq losdol
...

2023-02-14

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!