Ia lalu mengantar sang gadis pulang ke mansion keluarga Nicole.....
Pintu mansion terbuka,dan betapa terkejutnya Tuan dan Nyonya melihat putrinya yang di papah Luzio.
"Apa terjadi sesuatu dengan putri kami?" Tanya Nyonya Laurenzio.Ia begitu khawatir.
"Nanti akan ku jelaskan,sekarang tunjukan aku di mana aku harus meletakkan Nicolette"
"Ah, baiklah.Maaf kami terlalu panik.Mari ikuti aku"Ucap Nyonya Laurenzio sambil berjalan menuju kamar putrinya.
Sampai di kamar dia merebahkan sang gadis.Ia lalu berkata kepada Nyonya Laurenzio "Tadi putrimu mabuk berat nyonya,kebetulan aku di situ jadi aku membawanya pulang".
"Terimakasih Tuan Luzio.Putri ku ini terus saja merepotkan mu"
"Tidak apa-apa nyonya,saya permisi dulu".Luzio pun keluar dari kamar Nicolette.Sampai di bawah,Tuan Lucas memanggilnya.
Setelah Luzio duduk ia pun bertanya,"Tuan Luzio,jangan buru-buru untuk pulang,duduk lalu dulu.Bisa kau ceritakan apa yang terjadi dengan putri ku?"
"Putri anda mabuk berat tuan dan ia memuntahkan isi perutnya di pakaian ku.Sebaiknya anda jangan beri izin jika ia ingin pergi ke club"
"Terimakasih Tuan telah mengantarkan putri saya pulang,tapi kenapa anda perhatian sekali dengan putriku?"tanya tuan Lucas sambil menatap tajam CEO Mateo Group itu.
"Aku rasa anda tahu jawabannya tuan"Balas Luzio dengan senyuman lalu pergi meninggalkan Tuan Lucas.
......................
Keesokan harinya,di mansion keluarga Nicole.
Tampak seorang gadis yang baru saja bangun dari tidurnya.Ia mendesis kesakitan karena kepalanya terasa begitu pusing.Ia lalu membuka matanya perlahan.
"Aku di kamar?siapa yang mengantarkan aku semalam?apa om-om pedo itu?"gumam gadis itu.
"Oh,hai bocah nakal,kau sudah bangun?"suara sang kakak mengangetkan sang gadis."Bangunlah,mandi dan sarapan.Kami menunggu di bawah.Kau harus kuliah hari ini"ucap kakaknya lagi.
"Cih,iya,aku akan segera turun"balas Nicolette.
Marcello pun turun ke bawah.
Nicholette bangun,ia duduk dulu lalu meminum segelas air putih dan mandi.Setelah mandi ia bergegas turun untuk sarapan bersama keluarganya.
......................
Di ruang makan.
"Kenapa sayang?masih pusing?"Tanya tuan Lucas saat melihat putrinya memegangi kepalanya.
"Jika masih pusing,lebih baik libur dulu kuliahnya"timpal nyonya Laurenzio.
Nicolette hanya menggeleng kemudian menyuap nasi goreng buatan maminya itu.
"Kau sebaiknya jangan ke club lagi princess.Kau selalu pulang dengan keadaan mabuk berat.Untung tuan Luzio mau mengantarkan mu"sang kakak kini ikut bicara.
"Iya kakakku yang tampan.Akan aku usahakan"balas sang adik.
"Tentu saja aku tampan!"Ucap sang kakak percaya diri.
"Cih,percaya diri sekali.Jika kau tampan kenapa kau masih belum memiliki kekasih?"
"Itu,itu karena aku terlalu tampan untuk di milk siapapun ya kan,mi,Pi?" ucap Marcello penuh percaya diri.Sementara mami dan papinya hanya bisa geleng-geleng kepala dan tertawa melihat kelakuan anak-anaknya.
Setelah sarapan selesai mereka pergi bekerja masing-masing.Dan Nicolette ia pergi ke kampus di antar sang kakak.Karena kejadian semalam ia tidak boleh keluar rumah selama seminggu dan tidak boleh menyetir sendiri.Tuan Lucas takut putrinya itu akan mampir-mampir ketika pulang kuliah.
......................
Di Mansion keluarga Nicole.
Hari sudah malam dan menunjukkan pukul tujuh malam.Tampak Nicholette sedang bermain dengan smartphonenya sambil mengunyah camilan kesukaannya.
"Hi gadis manisku.Coba kirimkan fotomu mu yang full face dan sedang tersenyum"
isi pesan dari Luzio.
"Cih malas sekali aku,tapi coba lah aku kirimkan saja fotoku yang jelek"gadis itu tersenyum jail.Lalu ia meletakkan smartphonenya ke meja kecil dan mengaktifkan timer cameranya.Dan cekrek!
"wajahku terlalu mahal untuk kau lihat om"
balas sang gadis.Ia sengaja mengirimkan foto seperti itu berharap Luzio kesal.
Sementara di seberang sana Luzio hanya bisa tersenyum melihat foto yang gadisnya kirimkan itu.Gadis itu begitu menggemaskan sekali.Gadis itu gagal membuat Luzio kesal.Justru fotonya tadi langsung di jadikan latar belakangnya pesan.
"Aku akan memberimu kejutan.Kau pandai sekali membuat aku tersenyum"Gumam Luzio lalu ia tampak menghubungi seseorang.
......................
Mansion keluarga Nicole.
"Sayang,di bawah ada hadiah untuk mu.Kau pasti sangat menyukainya"Ucap Nyonya Laurenzio kepada putrinya.
"Hah,hadiah?. Perasaan aku tidak sedang ulang tahun mi"Gadis itu mengerutkan keningnya karena bingung.Ia lalu mengikuti maminya ke bawah.
Tampak di ruang tengah ada satu set karakter Avengers yang di kemas rapih dan sebuket bunga mawar segar ukuran besar.Mata sang gadis berbinar melihat hadiah itu apa lagi karakter Avengersnya.Itu koleksi terbaru yang limited edition.
"Ini dari tuan Luzio.Kau harus mengucapkan terimakasih dengannya"Ucap Nyonya Laurenzio.
"Ha?dari dia?" gadis itu kembali melongo.Bukan ia tidak senang hanya saja ia merasa terkejut.Gadis itu bertanya-tanya apa benar Luzio benar-benar menyukainya.
"Iya,dia seperti menyukai sayang"Nyonya Laurenzio tersenyum.Ia tahu apa yang di pikirkan oleh putrinya itu.
Nicolette kemudian meminta bodyguard untuk membawa semua itu ke kamarnya.
Kini Nicolette tersenyum senang melihat lemari kacanya yang hampir penuh dengan koleksi tokoh Avengers kesayangannya itu.Ia mengambil smartphonenya dan mengirimi pesan ucapan terimakasih kepada Luzio.
Sementara itu di ruang keluarga tampak tuan dan nyonya Nicole sedang membahas tentang putrinya dan Luzio.
"Kemarin Tuan Luzio berinvestasi di perusahaan kita dengan jumlah yang cukup banyak mi dan kemarin-kemarin ia juga mau menjaga Nicolette dan menyembunyikannya di vilanya.Dan juga ia menyelamatkan putri kita itu dari si breng-sek Dominic itu,tidakkah seperti dia benar-benar menyukainya putri kita Mi?apa kau setuju?"
"Aku setuju-setuju saja jika putri manis kita menyukainya juga.Tapi no untuk pernikahan karena Nicholette masih kuliah dan umurnya masih sangat muda"Jawab nyonya Laurenzio.Baginya apapun itu asal putrinya bahagia.
"Ya,aku juga sependapat dengan mu sayang",balas tuan Lucas.
"Lagi pula putri kita sudah cukup dewasa dalam hal mengenal cinta"timpal nyonya Laurenzio lagi.
......................
Di mansion Mateo.
Luzio tampak tersenyum bahagia mendapatkan pesan ucapan terimakasih dari sang gadis.Ia lalu meletakkan smartphonenya itu lalu kembali menikmati segelas beer-nya.
Luzio berpikir untuk mengajak gadis manisnya itu dinner besok malam dan ia akan meminta izin langsung kepada Tuan dan Nyonya Nicole.Ia besok berencana mengajak gadisnya itu untuk candle dinner private.
"Semoga saja tuan dan nyonya Nicole mengizinkan aku memiliki putrinya.Aku begitu di buat gila oleh mu sayang"Ucap Luzio sambil memandangi Foto Nicholette di smartphonenya itu.
Ya,saat sang gadis sedang tinggal di vila bersamanya,diam-diam Luzio mencuri-curi agar bisa memfoto gadis manisnya itu secara diam-diam.Bagi Luzio gadis manisnya itu begitu cantik bahkan meskipun tanpa makeup.Ia adalah gadis manis yang menggemaskan bagi Luzio.
...****************...
Halo guys,untuk para readers jangan lupa tinggalkan jejak ya agar author semangat dan rajin up.Terimakasih🤗
BORAHAE selaut💜
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 70 Episodes
Comments