BAB 12 (Jalan-jalan )

Gadis itu menjadi girang sekali sekarang.Ia lalu mencium pipi Luzio tiba-tiba."Terimakasih om,aku sayang padamu".Kemudian ia bangkit dan berjalan menuju Walk-in closed untuk berganti pakaian.Sementara Luzio merasa salah tingkah karena sang gadis mencium pipinya secara tiba-tiba.

Setelah sang gadis siap,Luzio pergi mengajak sang gadis ke mall di iringi beberapa mobil pengawal.

Setelah sampai di mall gadis itu langsung menarik Luzio untuk ke area yang menjual susu stroberi.Luzio berjalan sambil memegangi tangan sang gadis dan di iringi beberapa bodyguard di belakangnya.

Setelah memborong semua susu stroberi sang gadis menuju ke arah rak camilan.

"Aku mau ini juga ya om,boleh kan?"ucap sang gadis sambil menunjuk ke arah rak yang menyediakan berbagai merek wafer Roll dengan berbagai rasa.

Luzio tersenyum lalu berkata "Boleh manis,kau boleh ambil apapun yang kau mau"

Mendapatkan jawaban seperti itu,sang gadis menjadi kegirangan.Ia bersemangat menunjuk camilan yang ia suka dan para pengawal akan memasukkannya ke dalam troli.

Setelah membeli susu dan camilan kesukaan gadis manisnya,Luzio pun membayar menggunakan blackcardnya.Luzio sebelumnya belum pernah mengeluarkan jutaan untuk makanan seperti ini.Tapi baginya apapun itu asal bisa membuat gadis manisnya senang,maka ia akan melakukannya.

Selesai membeli apa yang sang gadis inginkan,Luzio pikir sang gadis akan mengajaknya pulang.Tapi tidak,karena saat melewati toko merchandise Marvel,sang gadis langsung menarik tangannya untuk masuk ke dalam toko.

"Om,aku mau karakter tokoh Avengers ya,yang kekuatan terbaru dan hanya 2 saja,Boleh kan?".Matanya kini berubah menjadi puppy eyes.

Luzio memalingkan wajahnya karena iya tidak tahan melihat ekspresi sang gadis.Ia takut kelepasan lalu berakhir dengan ******* bibir gadisnya itu,karena sekarang ini mereka sedang di tempat umum.Lalu ia berkata "Kenapa kau suka sekali dengan plastik seperti itu ha?"

"Jangan mengatai barang kesukaan ku om,ayo belikan aku itu"rengek sang gadis.

"Oke baiklah,ambil yang kamu suka"ucap Luzio sambil mengelus kepala sang gadis.

Nicolette tampak girang sekali,ia lalu mengambil beberapa karakter tokoh Avengers yang di pajang di lemari kaca itu.Padahal ia janji hanya akan mengambil 2 saja,tapi ia menjadi kalap saat melihat karakter tokoh Avengers yang lainnya.

Bodyguard Luzio terheran-heran.Karena baru kali ini mereka melihat tuannya itu sehangat ini kepada seseorang.Biasanya tuannya itu bersikap dingin seperti lemari pendingin dua belas pintu.Tapi ketika dengan Nicolette,ia akan berubah menjadi lelaki hangat yang lembut dan murah senyum.

Setelah puas berbelanja,sang gadis mengajak Luzio ke sebuah taman hiburan.Ia ingin sekali naik bianglala.Luziopun menurutinya.Luzio senang gadis manisnya itu bahagia.Terlihat dari sorot matanya yang memancarkan kebahagiaan.

Ketika sampai taman hiburan,sang gadis mengajak Luzio mencoba beberapa wahana permainan.Ia mengajak Luzio naik bianglala,rollercoaster,thunder swing dan berbagai wahana lainnya.

"Om sini,senyum ya"Ucap sang gadis sambil menarik lengan Luzio agar lebih dekat dengannya.Nicolette sedang mengajak sang Ketua mafia yang kaku itu berfoto.Gadis manisnya itu tersenyum riang dan menampilkan deretan gigi ratanya itu,sementara Luzio hanya tersenyum kaku.Ia sangat jarang berfoto,bahkan hampir tidak pernah.Nicolette mengajak Luzio berfoto dengan camera polaroid yang ia bawa dari rumah tadi.

Nicolette memicingkan matanya,ia melihat hasil foto polaroid nya dan wajah Luzio tampak tegang seperti orang yang di paksa berdoa.Gadis itu berkata kepada Luzio "Kau terlihat kaku sekali om,seperti seorang ayah yang sedang terpaksa di ajak berfoto oleh anaknya"

Luzio hanya diam.Ia berusaha mencerna perkataan sang gadis."Apa?!setelah mengatai aku mirip om-om sekarang ia mengatakan aku mirip bapak-bapak".Gumam Luzio dalam hatinya.

Puas bermain,sang gadis mengajak Luzio untuk makan malam.Mereka sampai di mall tadi masih sore dan sekarang sudah malam.

Luzio mengajak sang gadis ke restoran langganannya dan memesan VVIP room.

"Pelan-pelan saja sayang,nanti kau tersedak"ucap Luzio pada sang gadis sang tengah lahap memakan Ravioli.Sang gadis sangat menyukai Ravioli.

Setelah selesai makan,mereka menikmati hidangan penutup.Gadisnya itu memakan soft cake stroberi sementara Luzio menikmati segelas wine.Selama tinggal dengannya,sang gadis tidak di izinkan meminum minuman yang mengandung alkohol.

"Kau curang sekali om,masa aku tidak boleh minum minuman yang seperti itu selama aku tinggal di vila mu"ucap sang gadis sambil menikmati cake nya.

Luzio tidak menjawab,ia malah tersenyum.Begitu menggemaskan sekali gadisnya ini.Ia terus berbicara sambil mengunyah cake sampai ada sedikit sisah krim cake itu di sudut bibirnya.Luzio mendekat lalu...

Cup

Luzio ******* halus bibir gadisnya itu.Sang gadis hanya bisa membolakan matanya,ia kaget mendapatkan perlakuan seperti itu secara tiba-tiba.

"Kau ini kenapa sih om?Kau me*um sekali" ucap Nicolette kesal setelah Luzio melepaskan ******* halusnya.

"Aku hanya membersihkan sisa krim,kau makan berantakan sekali"jawabnya santai.

"Tapi tidak harus dengan mencium ku juga!" ucap gadis itu kesal.

"Maaf,habisnya kau terlihat sangat menggemaskan".

Setelah selesai makan mereka pun pulang.

......................

Di vila.

Tampak sang gadis sedang di gendongan ala bridal style oleh Luzio,gadis itu tadi tertidur saat perjalanan pulang.

Setelah sampai di kamar,Luzio membaringkan sang gadis lalu melepas sepatunya dan menyelimuti tubuh sang gadis.Luzio memandangi wajah manis gadisnya itu.Ia tersenyum memperhatikan gadisnya itu.

"Kau ini jika tidak tidur sangat cerewet sekali,bahkan kau memarahiku.Tapi saat tidur seperti ini wajahmu begitu teduh"Gumam Luzio.

Kemudian ia mengecup kening sang gadis,lalu pergi untuk membersihkan diri.Ia merasa lengket setelah banyak beraktivitas di luar.

Setelah selesai mandi dan berganti pakaian,Luzio tiba-tiba ingin minum segelas wine.Ia lalu membuka lemari kacanya itu dan mengambil sebotol wine Domaine de la Romanee-Conti

Wine jenis itu harganya cukup mahal mencapai puluhan ribu dollar Amerika.Minuman itu di produksi di pabrik wine terkenal di Prancis.Minuman itu di produksi dari buah anggur yang di tanam di kebun pribadi sang pembuat.Luzio sangat suka minuman beralkohol import dari luar negeri yang harganya kadang bisa untuk membeli sebuah apartemen mewah.Bahkan ia punya Billionaire Vodka,Vodka termahal di dunia dengan harga jutaan dollar Amerika.

Luzio berdiri di balkon kamar sambil menikmati segelas wine nya tadi.Ia sedang merenungi perasaannya kepada sang gadis.Ia begitu mencintai dan menyayangi sang gadis,ia yakin perasaan itu murni dari hatinya dan bukan sebuah obsesi semata.Karena buktinya sampai sekarang ia tidak menyentuh sang gadis.Semua berubah ketika ia sedang bersama sang gadis, sebelumnya ia tidak pernah merasakan kebahagiaan seperti saat ia sedang bersama gadis manisnya itu.

Ia tidak tahu kenapa,tapi ia begitu menginginkan gadis itu sejak pertama kali melihatnya,bahkan dia ingin sekali menikahi gadis itu dan menua bersama sang gadis.

Setelah ia rasa cukup minum,ia lalu kembali ke dalam.Ia merebahkan diri di samping sang gadis dan memeluk lalu perlahan ikut menyusui sang gadis yang kini sudah di alam mimpi.

...****************...

Guys terimakasih ya yang udah baca dan ngasih like.Sayang kalian banyak-banyak 🤗

BORAHAE 💜

Episodes
1 BAB 1 (Visual dan Perkenalan Tokoh)
2 BAB 2 (Awal Dari Segalanya)
3 BAB 3 (Nicolette Terkejut)
4 BAB 4 (Penculikan)
5 BAB 5 (Kegilaan Luzio)
6 BAB 6 (Kekhawatiran Marcello)
7 BAB 7 (Tinggal Bersama)
8 BAB 8 (Nicolette Sakit)
9 BAB 9 (Nicholette Mode Manja dan Mulai Tumbuh Rasa)
10 BAB 10 (Kunjungan Marcello)
11 BAB 11 (Nicolette Sedang BADMOOD)
12 BAB 12 (Jalan-jalan )
13 BAB 13 (Sepi)
14 BAB 14 (Menikmati Waktu Bersama Keluarga)
15 BAB 15 (Luzio Cemburu)
16 BAB 16 (Mulai Terang-terangan)
17 BAB 17 (Dinner)
18 BAB 18 (Nicolette Terluka)
19 BAB 19 (Nicolette Siuman)
20 BAB 20 (Kegilaan Luzio part.2)
21 BAB 21 (Cemburu)
22 BAB 22 (Pertengkaran)
23 BAB 23 (Maaf)
24 BAB 24 (Pertemuan Dua Keluarga Elit)
25 BAB 25 ( Insiden di Kantor Mateo Group)
26 BAB 26 (Bicara Empat Mata Dengan Calon Mertua)
27 BAB 27 (Hari Yang di Tunggu-tunggu)
28 BAB 28 (Nyonya Mateo yang Baik Hati)
29 BAB 29 (Posesif)
30 BAB 30 (Di Tinggal Luzio)
31 BAB 31 (Medan Tempur)
32 BAB 32 (Kepulangan Luzio)
33 BAB 33 (Hujan yang Panas)
34 BAB 34 (Berkunjung ke Mansion Keluarga Nicole)
35 BAB 35 (Mood Nicolette)
36 BAB 36 (Perubahan Nicolette)
37 BAB 37 (Masih Teka-teki)
38 BAB 38 (Wanita Perusak)
39 BAB 39 ( Wanita Ular)
40 BAB 40 (Awal Penyelesaian)
41 BAB 41 (Kabar Bahagia)
42 BAB 42 (Kegembiraan Dua Keluarga)
43 BAB 43 (Permintaan Nicolette)
44 BAB 44 (Kunjungan Kakek)
45 BAB 44 (Ke Mall Bersama Kakek)
46 BAB 46 (Syndrom Cauvade)
47 BAB 47 (Keanehan Luzio)
48 BAB 48 (Sesuatu)
49 BAB 49 (Bagian Dari Masa Lalu Luzio)
50 BAB 50 (Tidak Berdarah Bukan?)
51 BAB 51 (Kehidupan Benvolio Zico)
52 BAB 52 (Masih Tentang Benvolio Zico)
53 BAB 53 (Berbagi DNA Yang Sama)
54 BAB 54 (Berita Duka)
55 BAB 55 (Kembali Bertemu)
56 BAB 56 (INSIDEN)
57 BAB 57 (Hal Yang Mengejutkan)
58 BAB 58 (Gunting Dalam Lipatan)
59 BAB 59 (Menata Kembali)
60 60 (Sebuah Fakta)
61 BAB 61 (Sebuah Ide Gila)
62 BAB 62 (Sisi Lain Dante)
63 BAB 63 (Hanya Boneka)
64 BAB 64 (Sahabat Luzio)
65 BAB 65 (Firasat)
66 BAB 66 (Penyusup)
67 BAB 67(JAVIER)
68 BAB 68 (RUMIT)
69 BAB 69 (Start)
70 BAB 70 (MY ANGER WIFE)
Episodes

Updated 70 Episodes

1
BAB 1 (Visual dan Perkenalan Tokoh)
2
BAB 2 (Awal Dari Segalanya)
3
BAB 3 (Nicolette Terkejut)
4
BAB 4 (Penculikan)
5
BAB 5 (Kegilaan Luzio)
6
BAB 6 (Kekhawatiran Marcello)
7
BAB 7 (Tinggal Bersama)
8
BAB 8 (Nicolette Sakit)
9
BAB 9 (Nicholette Mode Manja dan Mulai Tumbuh Rasa)
10
BAB 10 (Kunjungan Marcello)
11
BAB 11 (Nicolette Sedang BADMOOD)
12
BAB 12 (Jalan-jalan )
13
BAB 13 (Sepi)
14
BAB 14 (Menikmati Waktu Bersama Keluarga)
15
BAB 15 (Luzio Cemburu)
16
BAB 16 (Mulai Terang-terangan)
17
BAB 17 (Dinner)
18
BAB 18 (Nicolette Terluka)
19
BAB 19 (Nicolette Siuman)
20
BAB 20 (Kegilaan Luzio part.2)
21
BAB 21 (Cemburu)
22
BAB 22 (Pertengkaran)
23
BAB 23 (Maaf)
24
BAB 24 (Pertemuan Dua Keluarga Elit)
25
BAB 25 ( Insiden di Kantor Mateo Group)
26
BAB 26 (Bicara Empat Mata Dengan Calon Mertua)
27
BAB 27 (Hari Yang di Tunggu-tunggu)
28
BAB 28 (Nyonya Mateo yang Baik Hati)
29
BAB 29 (Posesif)
30
BAB 30 (Di Tinggal Luzio)
31
BAB 31 (Medan Tempur)
32
BAB 32 (Kepulangan Luzio)
33
BAB 33 (Hujan yang Panas)
34
BAB 34 (Berkunjung ke Mansion Keluarga Nicole)
35
BAB 35 (Mood Nicolette)
36
BAB 36 (Perubahan Nicolette)
37
BAB 37 (Masih Teka-teki)
38
BAB 38 (Wanita Perusak)
39
BAB 39 ( Wanita Ular)
40
BAB 40 (Awal Penyelesaian)
41
BAB 41 (Kabar Bahagia)
42
BAB 42 (Kegembiraan Dua Keluarga)
43
BAB 43 (Permintaan Nicolette)
44
BAB 44 (Kunjungan Kakek)
45
BAB 44 (Ke Mall Bersama Kakek)
46
BAB 46 (Syndrom Cauvade)
47
BAB 47 (Keanehan Luzio)
48
BAB 48 (Sesuatu)
49
BAB 49 (Bagian Dari Masa Lalu Luzio)
50
BAB 50 (Tidak Berdarah Bukan?)
51
BAB 51 (Kehidupan Benvolio Zico)
52
BAB 52 (Masih Tentang Benvolio Zico)
53
BAB 53 (Berbagi DNA Yang Sama)
54
BAB 54 (Berita Duka)
55
BAB 55 (Kembali Bertemu)
56
BAB 56 (INSIDEN)
57
BAB 57 (Hal Yang Mengejutkan)
58
BAB 58 (Gunting Dalam Lipatan)
59
BAB 59 (Menata Kembali)
60
60 (Sebuah Fakta)
61
BAB 61 (Sebuah Ide Gila)
62
BAB 62 (Sisi Lain Dante)
63
BAB 63 (Hanya Boneka)
64
BAB 64 (Sahabat Luzio)
65
BAB 65 (Firasat)
66
BAB 66 (Penyusup)
67
BAB 67(JAVIER)
68
BAB 68 (RUMIT)
69
BAB 69 (Start)
70
BAB 70 (MY ANGER WIFE)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!