BAB 5 (Kegilaan Luzio)

Lelaki yang melukai tadi agak sedikit kaget saat mengetahui siapa yang datang.

"Oh,hai Mr.D.Sepertinya gadis ini punya hubungan dengan mu ya, sampai-sampai kau datang terlebih dulu sebelum Tuan Lucas.Kau kemari ingin menyaksikan ia mati ya?"ucap lelaki itu seraya tersenyum penuh ejekan.

Orang yang menculik Nicolette adalah musuh ayahnya.Ia adalah Dominic.Tapi sayangnya Dominic tidak tahu jika Nicolette di bawah pengawasan Luzio.

"Tidak usah banyak bicara,cepat lepaskan dia berengs*k!".Ucap Luzio penuh amarah.

"Melepaskan dia?tidak akan.Aku ingin sekali dia mati atau minimal membuatnya cacat seumur hidupnya!"

Saat Dominic akan menghujam Nicolette dengan pisaunya,tiba-tiba Benvolio menangkisnya.Ya,Benvolio tadi mengendap-endap mencuri kesempatan untuk mendekati Dominic.

Perkelahian pun pecah antara anak buah Dominic yang masih tersisa dan anak buah Luzio.Luzio sendiri melawan Dominic.Sementara itu, Benvolio melepaskan ikatan Nicolette dan mengamankan Nicolette sesuai perintah dari sahabatnya.

Kini ruangan itu penuh dengan suara perkelahian.

Saat Luzio lengah, Dominic berhasil menusuk bahu Luzio.Luzio hanya meringis dan kembali melawan.Luka seperti itu hanya luka ringan bagi Luzio.Luzio jatuh tersungkur menerima bogeman dari lawannya itu dan saat Dominic akan menusuk perut Luzio, Nicholette melihat dan menahan dengan tangannya.Terjadilah tarik menarik antara Dominic dan Nicholette.Dominic berharap bisa menarik pisaunya dari genggaman Nicolette namun genggaman tangan gadis itu cukup kuat.

Melihat ada sedikit kesempatan, Luzio langsung menendang Dominic hingga dia roboh dan Dominic di amankan oleh Benvolio.

"DASAR BAJ*NG*N.AKAN KU BUN*H KAU BAST*RT!".Rahang Luzio mengeras ia tampak marah sekali melihat gadisnya di lukai."Ben,bawa dia ke markas kita" titahnya kemudian pada Benvolio.Dominic yang malang itupun di bawa ke markas milik Luzio.

Luzio sangat panik saat melihat darah segar mengucur deras di tangan gadis itu.Ia lalu menghampiri gadisnya itu.Nicolette sudah tampak lemas.

"Hei,ayo segera ke rumah sakit.Lukamu cukup dalam dan harus segera di obati"Ucap Luzio panik,ia lalu menyobek sedikit kemejanya dan membalutkan ke luka gadis itu untuk menghentikan aliran darahnya.Nicolette hanya diam,tubuhnya lemas sekali saat ini mungkin karena lukanya mengeluarkan darah cukup banyak.

Nicolette POV.

Aku begitu lemas sekali sekarang,dan sepertinya darahku juga lumayan banyak yang keluar sementara lelaki itu sibuk membalut lukaku dengan kain sobekan kemejanya.Sebenarnya siapa lelaki ini?kenapa dia menyelamatkan aku dan tau jika aku tengah di culik?apa dia penguntit?.

Ah sial,aku benar-benar lemas sekarang dan kepalaku pusing.Aku mencoba untuk tetap terjaga tapi tiba-tiba semua pandanganku berubah menjadi hitam.

Luzio POV.

Rasanya ingin sekali aku membun*h si berengs*k itu,berani sekali ia menyakiti kesayangan ku.Lihat saja,akan aku pisahkan kepala dari tubuhnya.

Gadis manis ku diam saja dari tadi,sepertinya dia sudah sangat lemas aku harus segera membawanya ke rumah sakit.Belum sempat aku membopongnya ia lebih dulu sudah pingsan.Aku semakin panik dan langsung saja aku menggendong dia menuju mobilku.

Ku lajukan mobilku dengan kecepatan tinggi,aku tidak perduli hal lain.Saat ini yang ada di pikiranku hanyalah keselamatan Nicolette.

......................

Di rumah sakit.

Luzio begitu tak enak melihat gadis manisnya itu harus terbaring di sini dengan selang infus yang terpasang di tangannya ,15 luka jahitan di telapak tangannya dan luka gores di bawah matanya itu.

"Tenang cantik,aku akan membuat luka lebih banyak lagi di tubuhnya"ucap Luzio pada sang gadis yang kini masih belum sadar.

"Jangan biarkan seorangpun masuk kea ruangan ini kecuali petugas medis.Dan pastikan kalian terus berjaga hingga aku kembali"Titah Luzio pada keempat bodyguardnya itu.

Luzio lalu pergi ke markasnya mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.Rasa khawatir dan marah menjadi satu saat ini.

......................

Markas Black Devil.

Benvolio menyiramkan air ke wajah Dominic.Ia tampak sudah kacau sekarang.Ia mendapat banyak luka bekas cambukan dan dengan posisi tangan dan kaki di ikat di sebuah kursi menambah kesan kemalangannya.Dominicpun tersadar dari pingsannya.

Terlihat Luzio menyeringai,persisi seperti senyuman psikopat yang haus darah.

"Kau tadi berani sekali ya menyentuh gadis ku"ucap Luzio sambil menjambak rambut lelaki itu."Gara-gara kau wajah cantik gadis manis ku tergores dan ia harus terbaring di rumah sakit karena kehilangan banyak darah.Kau harus merasakan lebih dari apa yang iya rasakan"lanjutnya lagi.Gaya bicaranya kali ini cukup santai tapi mematikan.

Dominic terus memberontak"Lepaskan aku sialan!"

Luzio tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Dominic.Lalu ia meminta Benvolio membawakan ia pisau belati tajam kesayangannya.

"Mari buat luka yang serupa juga".Luzio menyeringai tajam.

Ia lalu menekan menggoreskan pisaunya di bawah mata lelaki itu dan menyayat paha nya cukup dalam.Kemudian ia menuangkan air garam di atas luka lelaki tersebut.

Dominic hanya bisa menjerit kesakitan.Bayangkan saja betapa perih dan sakit luka yang di tuangkan air garam tersebut.

"Itu masih belum seberapa,masih ada lagi beberapa kejutan untukmu.Akan ku buat kau sendiri yang meminta aku untuk membun*h mu"

Kemudian Luzio mencabut kuku-kuku lelaki itu satu persatu kemudian menyiraminya degan air garam.Tak sampai disitu Ia menarik kulit di bagian luka yang di bawah mata lelaki tersenyum hingga ke dagu dan kembali menyiramnya dengan air garam.Sang empu hanya bisa menjerit kesakitan.

"To tolong,Bu,bunuh saja aku sekarang"Mohon Dominic dengan suara yang sudah mulai melemah

"HAHAHA!" Tawa Luzio seketika pecah."Kau bilang apa? membunuh mu?.Iya aku memang akan membunuh mu,tapi tidak sekarang.

Lalu Luzio memotong kaki dan tangan Dominic secara brutal dan menginjak kepalanya hingga hidung dan telinga mengeluarkan darah.Dominic yang hampir tewas pun di pisahkan kepalanya dari tubuhnya.Luzio tersenyum puas sekarang.

"Berikan potongan tubuhnya ke kandang Leo" Titah nya pada para bawahan.Leo adalah singa peliharaan Luzio.Leo di pelihara sejak ja masih kecil.

......................

Selesai sudah urusan di markasnya.Kini Luzio sudah mandi dan bersiap-siap untuk ke rumah sakit.Ia harus melihat gadis manisnya itu.Ia mendapat laporan dari bodyguardnya bahwa Nicholette belum juga sadar.

Ia mengendarai Buggati La Vioture Noire miliknya dengan kecepatan tinggi.Mobil mahal itu hanya ada 1 di dunia ini dan harganyapun sangat fantastis.Luzio sangat sayang dengan mobilnya yang satu ini..............

...****************...

Segini dulu ya guys,kalo adegannya agak kurang menegangkan,maaf ya guys😇dan Terimakasih buat yang udah mampir.Borahae💜

Episodes
1 BAB 1 (Visual dan Perkenalan Tokoh)
2 BAB 2 (Awal Dari Segalanya)
3 BAB 3 (Nicolette Terkejut)
4 BAB 4 (Penculikan)
5 BAB 5 (Kegilaan Luzio)
6 BAB 6 (Kekhawatiran Marcello)
7 BAB 7 (Tinggal Bersama)
8 BAB 8 (Nicolette Sakit)
9 BAB 9 (Nicholette Mode Manja dan Mulai Tumbuh Rasa)
10 BAB 10 (Kunjungan Marcello)
11 BAB 11 (Nicolette Sedang BADMOOD)
12 BAB 12 (Jalan-jalan )
13 BAB 13 (Sepi)
14 BAB 14 (Menikmati Waktu Bersama Keluarga)
15 BAB 15 (Luzio Cemburu)
16 BAB 16 (Mulai Terang-terangan)
17 BAB 17 (Dinner)
18 BAB 18 (Nicolette Terluka)
19 BAB 19 (Nicolette Siuman)
20 BAB 20 (Kegilaan Luzio part.2)
21 BAB 21 (Cemburu)
22 BAB 22 (Pertengkaran)
23 BAB 23 (Maaf)
24 BAB 24 (Pertemuan Dua Keluarga Elit)
25 BAB 25 ( Insiden di Kantor Mateo Group)
26 BAB 26 (Bicara Empat Mata Dengan Calon Mertua)
27 BAB 27 (Hari Yang di Tunggu-tunggu)
28 BAB 28 (Nyonya Mateo yang Baik Hati)
29 BAB 29 (Posesif)
30 BAB 30 (Di Tinggal Luzio)
31 BAB 31 (Medan Tempur)
32 BAB 32 (Kepulangan Luzio)
33 BAB 33 (Hujan yang Panas)
34 BAB 34 (Berkunjung ke Mansion Keluarga Nicole)
35 BAB 35 (Mood Nicolette)
36 BAB 36 (Perubahan Nicolette)
37 BAB 37 (Masih Teka-teki)
38 BAB 38 (Wanita Perusak)
39 BAB 39 ( Wanita Ular)
40 BAB 40 (Awal Penyelesaian)
41 BAB 41 (Kabar Bahagia)
42 BAB 42 (Kegembiraan Dua Keluarga)
43 BAB 43 (Permintaan Nicolette)
44 BAB 44 (Kunjungan Kakek)
45 BAB 44 (Ke Mall Bersama Kakek)
46 BAB 46 (Syndrom Cauvade)
47 BAB 47 (Keanehan Luzio)
48 BAB 48 (Sesuatu)
49 BAB 49 (Bagian Dari Masa Lalu Luzio)
50 BAB 50 (Tidak Berdarah Bukan?)
51 BAB 51 (Kehidupan Benvolio Zico)
52 BAB 52 (Masih Tentang Benvolio Zico)
53 BAB 53 (Berbagi DNA Yang Sama)
54 BAB 54 (Berita Duka)
55 BAB 55 (Kembali Bertemu)
56 BAB 56 (INSIDEN)
57 BAB 57 (Hal Yang Mengejutkan)
58 BAB 58 (Gunting Dalam Lipatan)
59 BAB 59 (Menata Kembali)
60 60 (Sebuah Fakta)
61 BAB 61 (Sebuah Ide Gila)
62 BAB 62 (Sisi Lain Dante)
63 BAB 63 (Hanya Boneka)
64 BAB 64 (Sahabat Luzio)
65 BAB 65 (Firasat)
66 BAB 66 (Penyusup)
67 BAB 67(JAVIER)
68 BAB 68 (RUMIT)
69 BAB 69 (Start)
70 BAB 70 (MY ANGER WIFE)
Episodes

Updated 70 Episodes

1
BAB 1 (Visual dan Perkenalan Tokoh)
2
BAB 2 (Awal Dari Segalanya)
3
BAB 3 (Nicolette Terkejut)
4
BAB 4 (Penculikan)
5
BAB 5 (Kegilaan Luzio)
6
BAB 6 (Kekhawatiran Marcello)
7
BAB 7 (Tinggal Bersama)
8
BAB 8 (Nicolette Sakit)
9
BAB 9 (Nicholette Mode Manja dan Mulai Tumbuh Rasa)
10
BAB 10 (Kunjungan Marcello)
11
BAB 11 (Nicolette Sedang BADMOOD)
12
BAB 12 (Jalan-jalan )
13
BAB 13 (Sepi)
14
BAB 14 (Menikmati Waktu Bersama Keluarga)
15
BAB 15 (Luzio Cemburu)
16
BAB 16 (Mulai Terang-terangan)
17
BAB 17 (Dinner)
18
BAB 18 (Nicolette Terluka)
19
BAB 19 (Nicolette Siuman)
20
BAB 20 (Kegilaan Luzio part.2)
21
BAB 21 (Cemburu)
22
BAB 22 (Pertengkaran)
23
BAB 23 (Maaf)
24
BAB 24 (Pertemuan Dua Keluarga Elit)
25
BAB 25 ( Insiden di Kantor Mateo Group)
26
BAB 26 (Bicara Empat Mata Dengan Calon Mertua)
27
BAB 27 (Hari Yang di Tunggu-tunggu)
28
BAB 28 (Nyonya Mateo yang Baik Hati)
29
BAB 29 (Posesif)
30
BAB 30 (Di Tinggal Luzio)
31
BAB 31 (Medan Tempur)
32
BAB 32 (Kepulangan Luzio)
33
BAB 33 (Hujan yang Panas)
34
BAB 34 (Berkunjung ke Mansion Keluarga Nicole)
35
BAB 35 (Mood Nicolette)
36
BAB 36 (Perubahan Nicolette)
37
BAB 37 (Masih Teka-teki)
38
BAB 38 (Wanita Perusak)
39
BAB 39 ( Wanita Ular)
40
BAB 40 (Awal Penyelesaian)
41
BAB 41 (Kabar Bahagia)
42
BAB 42 (Kegembiraan Dua Keluarga)
43
BAB 43 (Permintaan Nicolette)
44
BAB 44 (Kunjungan Kakek)
45
BAB 44 (Ke Mall Bersama Kakek)
46
BAB 46 (Syndrom Cauvade)
47
BAB 47 (Keanehan Luzio)
48
BAB 48 (Sesuatu)
49
BAB 49 (Bagian Dari Masa Lalu Luzio)
50
BAB 50 (Tidak Berdarah Bukan?)
51
BAB 51 (Kehidupan Benvolio Zico)
52
BAB 52 (Masih Tentang Benvolio Zico)
53
BAB 53 (Berbagi DNA Yang Sama)
54
BAB 54 (Berita Duka)
55
BAB 55 (Kembali Bertemu)
56
BAB 56 (INSIDEN)
57
BAB 57 (Hal Yang Mengejutkan)
58
BAB 58 (Gunting Dalam Lipatan)
59
BAB 59 (Menata Kembali)
60
60 (Sebuah Fakta)
61
BAB 61 (Sebuah Ide Gila)
62
BAB 62 (Sisi Lain Dante)
63
BAB 63 (Hanya Boneka)
64
BAB 64 (Sahabat Luzio)
65
BAB 65 (Firasat)
66
BAB 66 (Penyusup)
67
BAB 67(JAVIER)
68
BAB 68 (RUMIT)
69
BAB 69 (Start)
70
BAB 70 (MY ANGER WIFE)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!