"Berikan informasi lengkap tentang gadis yang berpakaian hitam itu,juga beserta orang-orang di dekatnya"Ucapnya lagi.
Lelaki yang sedari tadi memandangi Nicolette dan para sahabatnya adalah Luzio dan orang yang sedang iya perintah adalah Ben,sekertaris pribadinya.
"Ya,ya,ya.Akan ku carikan demi mu.Aku senang kau mulai tertarik dengan seseorang.Aku harap kau segara menyusul mantanmu yang sudah menikah itu"Ucap Ben dengan nada menggoda.Lalu Ben pergi meninggalkan Luzio sendiri.
Luzio terus memandangi Nicolette sambil menikmati segelas Vodka.Dan akhirnya salah satu teman Nicolette menyadarinya.
"Nicolette,coba kau lihat pria yang di sana itu.Dia memerhatikan mu dari tadi"ucap Anna sambil berbisik padanya.Nicolette pun menimpali "Yang mana?ada banyak pria di sini,Anna"."Itu yang memakai setelan formal berwarna hitam,tapi jas nya sudah ia lepas".
Mata Nicolette mengarah ke sosok yang di maksud oleh Anna.Ia langsung menyunggingkan bibirnya sedikit keatas dan dengan nada tak suka ia menjawab"Cih,dia terlihat seperti om-om yang sedang mencari mangsa".
"Aku curiga padamu Nic,apakah kau tidak tertarik pada laki-laki lagi hah?".Tanya Lova dengan nada bercanda.Dan Charlie juga ikut menimpali"Selama kau bersahabat dengan kami,kami belum pernah melihat mu dengan lelaki atau kau bercerita bahwa kau menyukai lelaki"
"Hei kalian diam lah! Aku masih normal ya!.Atau kalian mau ku tembak satu-satu!?"Kini Nicolette marah karena ulah jahil sahabat.
Merekapun tertawa dengan penuh kepuasan karena berhasil membuat sahabat mereka marah.
..................
Mateo Group.
Luzio tengah memandangi foto Nicholette dengan seksama.
"Nicholette Alessandra Charlota berusia 22,anak dari Tuan dan Nyonya Nicole saat ini tengah berkuliah di salah satu kampus ternama.Ia hobi pergi ke klub malam untuk sekedar minum atau party bersama sahabatnya.Ia juga adalah adik dari CEO SH Group.Dan yang kemarin itu adalah para sahabatnya mereka juga satu kampus.Untuk informasi lengkap para sahabatnya,anda bisa baca sendiri"Jelas Ben pada Luzio dan menyerahkan dokumen pada Luzio.
Luzio mengangguk,lalu ia membaca dokumen yang di berikan Ben.Ia tersenyum saat kembali memandang foto Nicholette.Betapa tidak,Nicholette adalah gadis yang sempurna menurut Luzio.Entah kenapa Luzio tiba-tiba menjadi tergila-gila dengan anak bungsu keluarga Nicole itu.
"Tunggu aku manis,akan ku jadikan kau milikku seutuhnya dan selamanya"Ucap Luzio dengan smirk khas devil miliknya.Dan di timpali dengan tatapan sinis Ben."Hei,berhentilah mencium fotonya.Cium ia di dunia nyata jika kau bisa"."Kau meremehkan aku Ben?Aku adalah lelaki tampan,siapa yang akan menolakku bahkan di luar sana banyak yang ingin menjadi milikku"Jawab Luzio dengan sombong."Ya,ya,ya,terserah mau saja".Ben memutar bola matanya dengan malas.
..................
Di mansion keluarga Nicole.
Tampak Nicolette yang sedang mengendap-endap hendak kabur ke club.Ia berjalan pelan sambil menuntun sepatu boots nya.
"Hei,mau keman kau anak nakal?malam ini saja kau diam di rumah tanpa ke club,apa tidak bisa ha."Ucap seorang laki-laki yang ternyata adalah kakak Nicolette,Marcello sambil menjewer telinganya.Ia tiba-tiba muncul di belakang Nicolette.
Yang di jewer pun mengaduh kesakitan sambil memegangi telinga.Lalu ia berkata "Aku tidak ke klub kak,aku akan pergi makan malam bersama Kim dan yang lain.Aku sudah janji dan mereka sudah menunggu ku di depan sana"
"Nicolette,malam ini saja kau diam di kamarmu bisa kan?Kakak sungguh ingin mengikat mu agar kau tidak pergi atau ku telpon Mami dan Papi sekarang". Ucap sang kakak sambil berusaha menelpon orang tua mereka.Melihat sang kakak yang tengah sibuk dengan smartphone nya,membuat Nicholette terpikirkan sebuah ide.Ia berlari keluar rumah tanpa sepengetahuan kakaknya.Lalu ia terburu-buru masuk mobil dan meluncur ke klub.Ia pergi sendirian.Ya, Nicolette telah berbohong.Sebenarnya tidak ada satupun temannya yang menunggunya di luar rumah.
Sementara Marcello hanya bisa marah-marah tanpa di dengar sang adik.Ia menyusul pun percuma,toh Marcello pikir ada teman-teman yang akan menjaganya.
Dan orang tua mereka kebetulan sedang tidak di mansion.Mereka sedang keluar negeri selama seminggu untuk mengurus bisnis mereka yang di sana.Tentu saja Nicolette merasa bebas,karena kakaknya tidak akan bisa terus-terusan mengawasinya.Marcello juga harus mengurus bisnis keluarga mereka bukan?
...............
Di club,Nicolette POV,
Akhirnya setelah aku berhasil lolos dari kakak yang menyebalkan itu,aku bisa juga menikmati segelas Tequila ini.Memang minuman ini juara.Aku pun meneguk segelas Tequila hingga habis.
Sahabat ku,mereka entah kemana.Padahal biasanya mereka sudah di sini.Kim dan Charlie sibuk balapan Anna dan yang lain entah kemana.Aku merasa agak aneh minum sendirian di sini.
Aku kembali meneguk beberapa gelas lagi,hingga aku merasa sedikit pusing.Ah sial sekali aku lupa jika aku ke sini sendirian.Jika aku mabuk siapa nanti yang akan mengantarkan aku pulang?
Luzio POV,
Malam ini aku begitu ingin ke klub.Aku merasa stres karena sudah menyelesaikan beberapa pekerjaan yang menggunung.Minum dan bersantai di club akan membuat ku sedikit rileks,apa lagi memangnya?.Aku bahkan tidak tertarik dengan ja**ng di sana.Terlalu menjijikkan bersenang-senang dengan ja**ng yang sudah di jamah banyak orang.
Ku langkahkan kaki ku manuju sebuah sofa di klub itu,aku memesan sebotol Vodka untuk menemaniku.Ku nikmati rasanya sambil memejamkan mata.
Nada Hp ku berdering,itu telpon dari Ben si pengganggu waktu santai ku.Ben berkata jika gadis manis ku tengah mabuk di club dan ia tidak ada yang menemaninya.Tanpa basa-basi lagi,aku langsung mematikan telpon dan bergegas mencari Nicholette.
Untuk yang penasaran,bagaimana Ben bisa tau jika Nicolette sedang mabuk,aku memerintahkan Ben untuk memata-matai gadis manis ku itu.
......................
Gadis manis itu terlihat sudah sangat mabuk,entah sudah berapa botol Tequila yang ia minum.Bahkan kini ia tidak bisa bangun dan berjalan lagi.Untungnya tidak ada yang berani mengganggunya karena sedari tadi mata-mata Luzio mengawasinya dari kejauhan.
"Oh,****.Bagaimana aku pulang jika seperti ini"ucapnya yang mencoba berjalan ke toilet meskipun beberapa kali ambruk ke lantai.Dengan susah payah iya sampai di toilet dan memuntahkan isi perutnya.Perutnya menjadi mual setelah minum begitu banyak.
Ia merasa rasa pusingnya semakin menjadi-jadi,dan ia pun ambruk di lantai.
Sementara itu,Luzio tampak sedang mencari Nicholette.Ia di beri tahu bawahnya jika Nicolette tadi menuju toilet wanita.Tanpa basa-basi lagi Luzio berjalan menuju toilet.Ia takut terjadi apa-apa pada gadis manis itu.
Ia mendobrak pintu,dan terperanjat sekaligus panik melihat gadis itu sudah tak sadarkan diri di lantai.Ia pun membopong gadis itu dan di bawa keluar dari club itu menuju mobilnya.Semua mata tertuju pada mereka sambil menerka-menerka,ada hubungan apa sang CEO terkenal itu dengan gadis manis itu.
.........................................
Guys,ini karya kedua Author ya.Jangan lupa dukung author ya.Terimakasih🙏Borahae semuanya 💜
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 70 Episodes
Comments