BAB 2 (Awal Dari Segalanya)

"Berikan informasi lengkap tentang gadis yang berpakaian hitam itu,juga beserta orang-orang di dekatnya"Ucapnya lagi.

Lelaki yang sedari tadi memandangi Nicolette dan para sahabatnya adalah Luzio dan orang yang sedang iya perintah adalah Ben,sekertaris pribadinya.

"Ya,ya,ya.Akan ku carikan demi mu.Aku senang kau mulai tertarik dengan seseorang.Aku harap kau segara menyusul mantanmu yang sudah menikah itu"Ucap Ben dengan nada menggoda.Lalu Ben pergi meninggalkan Luzio sendiri.

Luzio terus memandangi Nicolette sambil menikmati segelas Vodka.Dan akhirnya salah satu teman Nicolette menyadarinya.

"Nicolette,coba kau lihat pria yang di sana itu.Dia memerhatikan mu dari tadi"ucap Anna sambil berbisik padanya.Nicolette pun menimpali "Yang mana?ada banyak pria di sini,Anna"."Itu yang memakai setelan formal berwarna hitam,tapi jas nya sudah ia lepas".

Mata Nicolette mengarah ke sosok yang di maksud oleh Anna.Ia langsung menyunggingkan bibirnya sedikit keatas dan dengan nada tak suka ia menjawab"Cih,dia terlihat seperti om-om yang sedang mencari mangsa".

"Aku curiga padamu Nic,apakah kau tidak tertarik pada laki-laki lagi hah?".Tanya Lova dengan nada bercanda.Dan Charlie juga ikut menimpali"Selama kau bersahabat dengan kami,kami belum pernah melihat mu dengan lelaki atau kau bercerita bahwa kau menyukai lelaki"

"Hei kalian diam lah! Aku masih normal ya!.Atau kalian mau ku tembak satu-satu!?"Kini Nicolette marah karena ulah jahil sahabat.

Merekapun tertawa dengan penuh kepuasan karena berhasil membuat sahabat mereka marah.

..................

Mateo Group.

Luzio tengah memandangi foto Nicholette dengan seksama.

"Nicholette Alessandra Charlota berusia 22,anak dari Tuan dan Nyonya Nicole saat ini tengah berkuliah di salah satu kampus ternama.Ia hobi pergi ke klub malam untuk sekedar minum atau party bersama sahabatnya.Ia juga adalah adik dari CEO SH Group.Dan yang kemarin itu adalah para sahabatnya mereka juga satu kampus.Untuk informasi lengkap para sahabatnya,anda bisa baca sendiri"Jelas Ben pada Luzio dan menyerahkan dokumen pada Luzio.

Luzio mengangguk,lalu ia membaca dokumen yang di berikan Ben.Ia tersenyum saat kembali memandang foto Nicholette.Betapa tidak,Nicholette adalah gadis yang sempurna menurut Luzio.Entah kenapa Luzio tiba-tiba menjadi tergila-gila dengan anak bungsu keluarga Nicole itu.

"Tunggu aku manis,akan ku jadikan kau milikku seutuhnya dan selamanya"Ucap Luzio dengan smirk khas devil miliknya.Dan di timpali dengan tatapan sinis Ben."Hei,berhentilah mencium fotonya.Cium ia di dunia nyata jika kau bisa"."Kau meremehkan aku Ben?Aku adalah lelaki tampan,siapa yang akan menolakku bahkan di luar sana banyak yang ingin menjadi milikku"Jawab Luzio dengan sombong."Ya,ya,ya,terserah mau saja".Ben memutar bola matanya dengan malas.

..................

Di mansion keluarga Nicole.

Tampak Nicolette yang sedang mengendap-endap hendak kabur ke club.Ia berjalan pelan sambil menuntun sepatu boots nya.

"Hei,mau keman kau anak nakal?malam ini saja kau diam di rumah tanpa ke club,apa tidak bisa ha."Ucap seorang laki-laki yang ternyata adalah kakak Nicolette,Marcello sambil menjewer telinganya.Ia tiba-tiba muncul di belakang Nicolette.

Yang di jewer pun mengaduh kesakitan sambil memegangi telinga.Lalu ia berkata "Aku tidak ke klub kak,aku akan pergi makan malam bersama Kim dan yang lain.Aku sudah janji dan mereka sudah menunggu ku di depan sana"

"Nicolette,malam ini saja kau diam di kamarmu bisa kan?Kakak sungguh ingin mengikat mu agar kau tidak pergi atau ku telpon Mami dan Papi sekarang". Ucap sang kakak sambil berusaha menelpon orang tua mereka.Melihat sang kakak yang tengah sibuk dengan smartphone nya,membuat Nicholette terpikirkan sebuah ide.Ia berlari keluar rumah tanpa sepengetahuan kakaknya.Lalu ia terburu-buru masuk mobil dan meluncur ke klub.Ia pergi sendirian.Ya, Nicolette telah berbohong.Sebenarnya tidak ada satupun temannya yang menunggunya di luar rumah.

Sementara Marcello hanya bisa marah-marah tanpa di dengar sang adik.Ia menyusul pun percuma,toh Marcello pikir ada teman-teman yang akan menjaganya.

Dan orang tua mereka kebetulan sedang tidak di mansion.Mereka sedang keluar negeri selama seminggu untuk mengurus bisnis mereka yang di sana.Tentu saja Nicolette merasa bebas,karena kakaknya tidak akan bisa terus-terusan mengawasinya.Marcello juga harus mengurus bisnis keluarga mereka bukan?

...............

Di club,Nicolette POV,

Akhirnya setelah aku berhasil lolos dari kakak yang menyebalkan itu,aku bisa juga menikmati segelas Tequila ini.Memang minuman ini juara.Aku pun meneguk segelas Tequila hingga habis.

Sahabat ku,mereka entah kemana.Padahal biasanya mereka sudah di sini.Kim dan Charlie sibuk balapan Anna dan yang lain entah kemana.Aku merasa agak aneh minum sendirian di sini.

Aku kembali meneguk beberapa gelas lagi,hingga aku merasa sedikit pusing.Ah sial sekali aku lupa jika aku ke sini sendirian.Jika aku mabuk siapa nanti yang akan mengantarkan aku pulang?

Luzio POV,

Malam ini aku begitu ingin ke klub.Aku merasa stres karena sudah menyelesaikan beberapa pekerjaan yang menggunung.Minum dan bersantai di club akan membuat ku sedikit rileks,apa lagi memangnya?.Aku bahkan tidak tertarik dengan ja**ng di sana.Terlalu menjijikkan bersenang-senang dengan ja**ng yang sudah di jamah banyak orang.

Ku langkahkan kaki ku manuju sebuah sofa di klub itu,aku memesan sebotol Vodka untuk menemaniku.Ku nikmati rasanya sambil memejamkan mata.

Nada Hp ku berdering,itu telpon dari Ben si pengganggu waktu santai ku.Ben berkata jika gadis manis ku tengah mabuk di club dan ia tidak ada yang menemaninya.Tanpa basa-basi lagi,aku langsung mematikan telpon dan bergegas mencari Nicholette.

Untuk yang penasaran,bagaimana Ben bisa tau jika Nicolette sedang mabuk,aku memerintahkan Ben untuk memata-matai gadis manis ku itu.

......................

Gadis manis itu terlihat sudah sangat mabuk,entah sudah berapa botol Tequila yang ia minum.Bahkan kini ia tidak bisa bangun dan berjalan lagi.Untungnya tidak ada yang berani mengganggunya karena sedari tadi mata-mata Luzio mengawasinya dari kejauhan.

"Oh,****.Bagaimana aku pulang jika seperti ini"ucapnya yang mencoba berjalan ke toilet meskipun beberapa kali ambruk ke lantai.Dengan susah payah iya sampai di toilet dan memuntahkan isi perutnya.Perutnya menjadi mual setelah minum begitu banyak.

Ia merasa rasa pusingnya semakin menjadi-jadi,dan ia pun ambruk di lantai.

Sementara itu,Luzio tampak sedang mencari Nicholette.Ia di beri tahu bawahnya jika Nicolette tadi menuju toilet wanita.Tanpa basa-basi lagi Luzio berjalan menuju toilet.Ia takut terjadi apa-apa pada gadis manis itu.

Ia mendobrak pintu,dan terperanjat sekaligus panik melihat gadis itu sudah tak sadarkan diri di lantai.Ia pun membopong gadis itu dan di bawa keluar dari club itu menuju mobilnya.Semua mata tertuju pada mereka sambil menerka-menerka,ada hubungan apa sang CEO terkenal itu dengan gadis manis itu.

.........................................

Guys,ini karya kedua Author ya.Jangan lupa dukung author ya.Terimakasih🙏Borahae semuanya 💜

Episodes
1 BAB 1 (Visual dan Perkenalan Tokoh)
2 BAB 2 (Awal Dari Segalanya)
3 BAB 3 (Nicolette Terkejut)
4 BAB 4 (Penculikan)
5 BAB 5 (Kegilaan Luzio)
6 BAB 6 (Kekhawatiran Marcello)
7 BAB 7 (Tinggal Bersama)
8 BAB 8 (Nicolette Sakit)
9 BAB 9 (Nicholette Mode Manja dan Mulai Tumbuh Rasa)
10 BAB 10 (Kunjungan Marcello)
11 BAB 11 (Nicolette Sedang BADMOOD)
12 BAB 12 (Jalan-jalan )
13 BAB 13 (Sepi)
14 BAB 14 (Menikmati Waktu Bersama Keluarga)
15 BAB 15 (Luzio Cemburu)
16 BAB 16 (Mulai Terang-terangan)
17 BAB 17 (Dinner)
18 BAB 18 (Nicolette Terluka)
19 BAB 19 (Nicolette Siuman)
20 BAB 20 (Kegilaan Luzio part.2)
21 BAB 21 (Cemburu)
22 BAB 22 (Pertengkaran)
23 BAB 23 (Maaf)
24 BAB 24 (Pertemuan Dua Keluarga Elit)
25 BAB 25 ( Insiden di Kantor Mateo Group)
26 BAB 26 (Bicara Empat Mata Dengan Calon Mertua)
27 BAB 27 (Hari Yang di Tunggu-tunggu)
28 BAB 28 (Nyonya Mateo yang Baik Hati)
29 BAB 29 (Posesif)
30 BAB 30 (Di Tinggal Luzio)
31 BAB 31 (Medan Tempur)
32 BAB 32 (Kepulangan Luzio)
33 BAB 33 (Hujan yang Panas)
34 BAB 34 (Berkunjung ke Mansion Keluarga Nicole)
35 BAB 35 (Mood Nicolette)
36 BAB 36 (Perubahan Nicolette)
37 BAB 37 (Masih Teka-teki)
38 BAB 38 (Wanita Perusak)
39 BAB 39 ( Wanita Ular)
40 BAB 40 (Awal Penyelesaian)
41 BAB 41 (Kabar Bahagia)
42 BAB 42 (Kegembiraan Dua Keluarga)
43 BAB 43 (Permintaan Nicolette)
44 BAB 44 (Kunjungan Kakek)
45 BAB 44 (Ke Mall Bersama Kakek)
46 BAB 46 (Syndrom Cauvade)
47 BAB 47 (Keanehan Luzio)
48 BAB 48 (Sesuatu)
49 BAB 49 (Bagian Dari Masa Lalu Luzio)
50 BAB 50 (Tidak Berdarah Bukan?)
51 BAB 51 (Kehidupan Benvolio Zico)
52 BAB 52 (Masih Tentang Benvolio Zico)
53 BAB 53 (Berbagi DNA Yang Sama)
54 BAB 54 (Berita Duka)
55 BAB 55 (Kembali Bertemu)
56 BAB 56 (INSIDEN)
57 BAB 57 (Hal Yang Mengejutkan)
58 BAB 58 (Gunting Dalam Lipatan)
59 BAB 59 (Menata Kembali)
60 60 (Sebuah Fakta)
61 BAB 61 (Sebuah Ide Gila)
62 BAB 62 (Sisi Lain Dante)
63 BAB 63 (Hanya Boneka)
64 BAB 64 (Sahabat Luzio)
65 BAB 65 (Firasat)
66 BAB 66 (Penyusup)
67 BAB 67(JAVIER)
68 BAB 68 (RUMIT)
69 BAB 69 (Start)
70 BAB 70 (MY ANGER WIFE)
Episodes

Updated 70 Episodes

1
BAB 1 (Visual dan Perkenalan Tokoh)
2
BAB 2 (Awal Dari Segalanya)
3
BAB 3 (Nicolette Terkejut)
4
BAB 4 (Penculikan)
5
BAB 5 (Kegilaan Luzio)
6
BAB 6 (Kekhawatiran Marcello)
7
BAB 7 (Tinggal Bersama)
8
BAB 8 (Nicolette Sakit)
9
BAB 9 (Nicholette Mode Manja dan Mulai Tumbuh Rasa)
10
BAB 10 (Kunjungan Marcello)
11
BAB 11 (Nicolette Sedang BADMOOD)
12
BAB 12 (Jalan-jalan )
13
BAB 13 (Sepi)
14
BAB 14 (Menikmati Waktu Bersama Keluarga)
15
BAB 15 (Luzio Cemburu)
16
BAB 16 (Mulai Terang-terangan)
17
BAB 17 (Dinner)
18
BAB 18 (Nicolette Terluka)
19
BAB 19 (Nicolette Siuman)
20
BAB 20 (Kegilaan Luzio part.2)
21
BAB 21 (Cemburu)
22
BAB 22 (Pertengkaran)
23
BAB 23 (Maaf)
24
BAB 24 (Pertemuan Dua Keluarga Elit)
25
BAB 25 ( Insiden di Kantor Mateo Group)
26
BAB 26 (Bicara Empat Mata Dengan Calon Mertua)
27
BAB 27 (Hari Yang di Tunggu-tunggu)
28
BAB 28 (Nyonya Mateo yang Baik Hati)
29
BAB 29 (Posesif)
30
BAB 30 (Di Tinggal Luzio)
31
BAB 31 (Medan Tempur)
32
BAB 32 (Kepulangan Luzio)
33
BAB 33 (Hujan yang Panas)
34
BAB 34 (Berkunjung ke Mansion Keluarga Nicole)
35
BAB 35 (Mood Nicolette)
36
BAB 36 (Perubahan Nicolette)
37
BAB 37 (Masih Teka-teki)
38
BAB 38 (Wanita Perusak)
39
BAB 39 ( Wanita Ular)
40
BAB 40 (Awal Penyelesaian)
41
BAB 41 (Kabar Bahagia)
42
BAB 42 (Kegembiraan Dua Keluarga)
43
BAB 43 (Permintaan Nicolette)
44
BAB 44 (Kunjungan Kakek)
45
BAB 44 (Ke Mall Bersama Kakek)
46
BAB 46 (Syndrom Cauvade)
47
BAB 47 (Keanehan Luzio)
48
BAB 48 (Sesuatu)
49
BAB 49 (Bagian Dari Masa Lalu Luzio)
50
BAB 50 (Tidak Berdarah Bukan?)
51
BAB 51 (Kehidupan Benvolio Zico)
52
BAB 52 (Masih Tentang Benvolio Zico)
53
BAB 53 (Berbagi DNA Yang Sama)
54
BAB 54 (Berita Duka)
55
BAB 55 (Kembali Bertemu)
56
BAB 56 (INSIDEN)
57
BAB 57 (Hal Yang Mengejutkan)
58
BAB 58 (Gunting Dalam Lipatan)
59
BAB 59 (Menata Kembali)
60
60 (Sebuah Fakta)
61
BAB 61 (Sebuah Ide Gila)
62
BAB 62 (Sisi Lain Dante)
63
BAB 63 (Hanya Boneka)
64
BAB 64 (Sahabat Luzio)
65
BAB 65 (Firasat)
66
BAB 66 (Penyusup)
67
BAB 67(JAVIER)
68
BAB 68 (RUMIT)
69
BAB 69 (Start)
70
BAB 70 (MY ANGER WIFE)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!