BAB 15 (Luzio Cemburu)

Hari ini Nicolette sedang siap-siap untuk berangkat kuliah.Setelah sarapan ia pamit dengan mami,papi dan kakaknya lalu ia berangkat.Ia menyetir sendiri.

ia mengendarai mobil Bentley Continental GT berwarna dark sapphire kesayangannya.Mobil itu adalah hadiah ulang tahunnya dari sang kakak

Sampai di kampus ia langsung bergabung dengan teman-temannya.

"Hi,calon nyonya Mateo,apa kabarmu?"goda Charlie kepada gadis itu.

"Shut up!"Gadis itu tampak kesal.

"Ah aku ini,aku hanya bercanda"

"Oh iya Nic,nanti malam ayo kita ke club.Sudah lama kita tidak ke sana"Ajak Anna kepada teman-temannya

"Ayo,aku juga ikut Nic.Sudah lama kau tidak pergi ke club lagi bersama kami"Ucap Lova

"Iya,iya,aku akan ikut.Tapi Kim,kau harus izinkan aku pada orang tua ku"ucap Nicholette pada Kim.

Kim memutarkan bola matanya dengan malas."Ya baiklah,tapi ingat ya,aku tidak mau ada yang mabuk dan berakhir dengan aku harus menelepon supir kalian satu-satu"

"Kami tidak akan mabuk berat Kim"Timpal Laura

"Apa lagi aku.Aku tidak suka mabuk"ucap Nicolette sambil terkekeh.Mana mungkin seorang Nicolette tidak mabuk,bahkan dia yang paling gila.Masih ingat bukan momen di mana ia ke club sendirian dan minum sampai mabuk.

"Cih,ingin rasanya aku menenggelamkan mu ke kolam itu Nic"balas Charlie.Ia tau betul sifat sahabatnya.Yang lain hanya tertawa.

Jam kuliah pun di mulai dan mereka masuk ke kelas untuk mengikuti mata kuliah.Setelah selesai merekapun pulang.

......................

Di mansion Mateo

Tampak lelaki itu tengah gusar.Pikirannya melayang entah kemana hingga berkas-berkas yang di depannya pun diabaikannya.Bayangan sang gadis manisnya itu mendominasi isi kepalanya.

Ya,itu Luzio.Kini pria itu benar-benar merindukan sang gadis.Ia coba mengirim pesan tapi sama sekali tidak di balas dan bahkan entah sudah berapa kali ia mencoba melakukan panggilan tapi sama saja.Gadis manisnya itu tidak meresponnya sama sekali.

"Hei,Bro!.Wajahmu kelihatan murung sekali.Apa gadis manismu itu masih mengabaikan mu lagi" ucap Benvolio dari meja seberang.Benvolio sejak tadi sore sudah di mansion sahabatnya itu.Ia sering kesitu untuk mengerjakan beberapa tugas atau hanya sekedar minum bersama.

Sementara Luzio hanya diam saja mendengar pertanyaan sahabatnya tersebut.

"Lebih baik kita ke club saja.Sudah lama bukan kita tidak kesana"ajak Benvolio kepada sahabatnya itu.

Luzio pun mengiyakan ajakan sahabatnya itu.Mereka pergi ke club.

......................

Di mansion Nicole.

Terlihat Nicolette sudah tampak siap untuk pergi ke club.Ia sedang meminta izin kepada orang tuanya.

"Mi,Pi"ucap sang gadis itu sambil berlari kecil menghampiri papi dan maminya.Ia pun menghampiri Papi dan Maminya yang tengah duduk bersantai menonton TV di ruang keluarga.

"Hei,jangan lari-lari sayang.Nanti kau jatuh".Tuan Lucas tampak khawatir melihat putrinya yang sedang berlari.

"Ada apa Hem?.Kau sudah rapih seperti ini,Emmm pasti mau keluarkan"ucap sang mami.

Nicolette meringis mendengar ucapan sang mami.Maminya itu memang tidak pernah salah dalam hal menebak keinginannya.

"Hehe,Mi,Pi aku mau ke club boleh?aku tidak sendiri.Ada teman-teman ku dan Kim juga ikut.Boleh ya?"Mata gadis itu berubah menjadi mata puppy eyes yang menggemaskan.

"Ah,kau selalu saja seperti ini sayang.Baiklah tapi ingat jangan pulang larut malam dan jangan mabuk!" ucap tuan Lucas tegas.

"Berangkat dan pulang dengan aman dan Selamat sayang"ucap sang mami.

Nicolette mencium pipi mami dan papi lalu mengucap terimakasih dan pergi keluar.Di luar sana sudah ada teman-temannya yang menunggunya di mobil.

Sebenarnya, tadi Kim sudah terlebih dahulu menelpon kakak Nicolette, Marcello.Jadi Nicholette dengan mudah mendapatkan izin dari mami dan papinya.Kim adalah orang yang paling di percaya bisa menjaga Nicolette oleh keluarga Nicole.Karena sifat dan sikap Kim jauh lebih dewasa dari teman-temannya yang lain.Kim juga seperti seorang kakak bagi teman-temannya.

Kali ini ada satu anggota baru lagi,yaitu Vin.Dia teman mereka juga yang baru saja pulang dari New York.

......................

Di Club.

Tampak Nicolette dan teman-temannya sedang menikmati minumannya sambil menikmati dentuman suara musik.Mereka sangat menikmati suasana itu.

"Sudah lama tidak bertemu,sekarang kemapuan minum mu sudah meningkat ya"Ucap Vin kepada Nicolette.

"Hahaha,setidaknya aku tidak muntah lagi saat menghabiskan setengah botol Tequila"kekeh Nicolette.Ia teringat saat baru pertama kali ke club,ia sudah mabuk berat padahal baru minum setengah botol Tequila.

Mereka terkekeh berdua.Dan sesekali Nicolette menepuk bahu Vin ketika bercanda.

Sementara di sebrang sana ada seseorang lelaki yang sedang memperhatikan salah satu di antara mereka.Ya,dia adalah Luzio yang sedang memperhatikan gadis manisnya itu.

Lelaki itu tampak tidak suka melihat gadisnya terlalu dekat dengan orang lain.

"Pantas saja ia mengabaikanku.Rupanya sudah ada orang lain"Ucap Luzio dengan smirk khas miliknya.

Luzio berpikir bahwa lelaki itu adalah kekasih Nicolette,karena ia belum pernah melihatnya sebelumnya.Luzio mengira teman-teman dekat Nicolette hanya Laura,Lova, Anna,Charlie dan Kim.

Nicolette tampak sangat menikmati mati waktu mereka.Ia begitu banyak minum hingga kesadarannya sudah mulai menurun.

"Oh,aku rasa aku akan muntah sekarang"Ucap Nicolette.Ia lalu mencoba berjalan menuju toilet,tapi sialnya ia terhuyung.Untung ada Vin yang membantunya berdiri.

"Hei,kau mau kemana biar aku antar"Tawar Vin.Vin khawatir melihatnya terhuyung.Diatara semua temannya hanya Vin dan Kim saja yang belum mabuk.Kim sibuk menelpon supir mereka untuk menjemputnya mereka.

"i'm okay.Aku ingin ke toilet aku rasa aku akan".Kini perut Nicholette terasa seperti di aduk-aduk.Ia bahkan sampai tidak menyelesaikan pembicaraannya dan menarik Vin untuk membantunya ke kamar mandi.

Dari kejauhan tampak Luzio menatap tajam ke arah mereka.

"Bro,lebih baik kau susul dia.Aku takut terjadi sesuatu yang tidak-tidak"Benvolio tau perasaan sahabatnya itu.Tanpa basa-basi ia langsung pergi menghampiri Nicolette yang kini tengah di toilet.

Nicolette memuntahkan semua isi perutnya.Setelah selesai ia pun keluar.Vin masih menunggunya di luar.

Vin pun memapahnya untuk mengantarkannya pulang.

"Berikan ia padaku!"ucap seorang lelaki dengan aura dingin.

"Kau siapa?!". Pertanyaan Vin terdengar sangat ketus.

Luzio tersenyum smirk ala devilnya.Lalu ia menjawab "Aku adalah kekasih dari gadis yang kau bawa itu.Lepaskan tangan mu dari gadis manisku"

"Kau yakin?tapi wajahmu seperti paman tua yang sedang mencari mangsa"

"Jaga ucapanmu bocah!.Sini,dia gadis manisku"Luzio merebut paksa Nicolette dari papahan Vin.

Nicolette yang setengah sadar pun memandang kearah lelaki itu.Iya tersenyum lalu berkata"Oh,om kenapa malam ini kau tampan sekali.Vin,aku tidak apa-apa bersamanya"

"Kau dengar itu bocah",.Luzio pun pergi meninggalkan Vin yang masih di penuhi oleh rasa bertanya-tanya akan ada hubungan apa Nicholette dengan lelaki itu.

Luzio memapah Nicholette untuk pulang.Kim yang melihatnya hanya diam saja.Ia kenal dengan Mr.D ia juga tau jika Mr.D sangat menyukai dan menjaga Nicolette.Ia juga tidak bisa mengurus Nicolette karena temannya yang lain sudah sangat mabuk,ia harus menjaga mereka agar tidak merusuh di situ sambil menunggu supir mereka datang.Kim tau semuanya karena diam-diam Kim bekerja dengan Mr.D.Ya,Kim adalah bawahan Mr.D.

"Ben,aku duluan,aku harus pulang mengantar gadis nakal ini".Ucap Luzio pada sahabatnya itu lalu berlalu.

Ia memasukkan sang gadis kedalam mobilnya dan memasangkan sabuk pengaman.Ia lalu ikut masuk mobil.Ia menatap gadis itu yang kini matanya tengah terpejam.Sanga gadis selalu saja begini jika ke club.Luzio benar-benar geram melihat kelakuan gadisnya itu.

"Jadi ini alasan kau mengabaikan aku.Kau sudah punya orang baru rupanya.Bagusnya ku apakan kau ini agar kau tau bahwa hanya aku yang bisa memilikimu"

"Huek,huek"

Tiba-tiba saja sang gadis memuntahkan isi perutnya di jas mahal Luzio.

"Oh,****!"Luzio mengumpat kesal.Ingin sekali rasanya ia membawa sang gadis ke hotel terdekat dan menerkam sang gadis tersebut.Ia sudah di abaikan beberapa hari,dan gadis itu tampak mesra dengan laki-laki di club dan kini gadis itu muntah di pakaiannya itu.Tapi ia ingat janjinya dengan kakak gadis itu.

Ia hanya bisa mengumpat dan lalu melepas jasnya dan membuangnya ke keluar jendela mobil,ia mengelap dan membersihkan mulut sang gadis dengan tisu dan bagian dalam mobil yang terkena muntahan sang gadis.Ia memang jijik dengan muntahan itu,tapi rasanya sayangnya kepada sang gadis mengalahkan semuanya.

Ia lalu mengantar sang gadis pulang ke mansion keluarga Nicole.

...****************...

Guys,makasih ya yang udah mampir🤗

BORAHAE 💜

Episodes
1 BAB 1 (Visual dan Perkenalan Tokoh)
2 BAB 2 (Awal Dari Segalanya)
3 BAB 3 (Nicolette Terkejut)
4 BAB 4 (Penculikan)
5 BAB 5 (Kegilaan Luzio)
6 BAB 6 (Kekhawatiran Marcello)
7 BAB 7 (Tinggal Bersama)
8 BAB 8 (Nicolette Sakit)
9 BAB 9 (Nicholette Mode Manja dan Mulai Tumbuh Rasa)
10 BAB 10 (Kunjungan Marcello)
11 BAB 11 (Nicolette Sedang BADMOOD)
12 BAB 12 (Jalan-jalan )
13 BAB 13 (Sepi)
14 BAB 14 (Menikmati Waktu Bersama Keluarga)
15 BAB 15 (Luzio Cemburu)
16 BAB 16 (Mulai Terang-terangan)
17 BAB 17 (Dinner)
18 BAB 18 (Nicolette Terluka)
19 BAB 19 (Nicolette Siuman)
20 BAB 20 (Kegilaan Luzio part.2)
21 BAB 21 (Cemburu)
22 BAB 22 (Pertengkaran)
23 BAB 23 (Maaf)
24 BAB 24 (Pertemuan Dua Keluarga Elit)
25 BAB 25 ( Insiden di Kantor Mateo Group)
26 BAB 26 (Bicara Empat Mata Dengan Calon Mertua)
27 BAB 27 (Hari Yang di Tunggu-tunggu)
28 BAB 28 (Nyonya Mateo yang Baik Hati)
29 BAB 29 (Posesif)
30 BAB 30 (Di Tinggal Luzio)
31 BAB 31 (Medan Tempur)
32 BAB 32 (Kepulangan Luzio)
33 BAB 33 (Hujan yang Panas)
34 BAB 34 (Berkunjung ke Mansion Keluarga Nicole)
35 BAB 35 (Mood Nicolette)
36 BAB 36 (Perubahan Nicolette)
37 BAB 37 (Masih Teka-teki)
38 BAB 38 (Wanita Perusak)
39 BAB 39 ( Wanita Ular)
40 BAB 40 (Awal Penyelesaian)
41 BAB 41 (Kabar Bahagia)
42 BAB 42 (Kegembiraan Dua Keluarga)
43 BAB 43 (Permintaan Nicolette)
44 BAB 44 (Kunjungan Kakek)
45 BAB 44 (Ke Mall Bersama Kakek)
46 BAB 46 (Syndrom Cauvade)
47 BAB 47 (Keanehan Luzio)
48 BAB 48 (Sesuatu)
49 BAB 49 (Bagian Dari Masa Lalu Luzio)
50 BAB 50 (Tidak Berdarah Bukan?)
51 BAB 51 (Kehidupan Benvolio Zico)
52 BAB 52 (Masih Tentang Benvolio Zico)
53 BAB 53 (Berbagi DNA Yang Sama)
54 BAB 54 (Berita Duka)
55 BAB 55 (Kembali Bertemu)
56 BAB 56 (INSIDEN)
57 BAB 57 (Hal Yang Mengejutkan)
58 BAB 58 (Gunting Dalam Lipatan)
59 BAB 59 (Menata Kembali)
60 60 (Sebuah Fakta)
61 BAB 61 (Sebuah Ide Gila)
62 BAB 62 (Sisi Lain Dante)
63 BAB 63 (Hanya Boneka)
64 BAB 64 (Sahabat Luzio)
65 BAB 65 (Firasat)
66 BAB 66 (Penyusup)
67 BAB 67(JAVIER)
68 BAB 68 (RUMIT)
69 BAB 69 (Start)
70 BAB 70 (MY ANGER WIFE)
Episodes

Updated 70 Episodes

1
BAB 1 (Visual dan Perkenalan Tokoh)
2
BAB 2 (Awal Dari Segalanya)
3
BAB 3 (Nicolette Terkejut)
4
BAB 4 (Penculikan)
5
BAB 5 (Kegilaan Luzio)
6
BAB 6 (Kekhawatiran Marcello)
7
BAB 7 (Tinggal Bersama)
8
BAB 8 (Nicolette Sakit)
9
BAB 9 (Nicholette Mode Manja dan Mulai Tumbuh Rasa)
10
BAB 10 (Kunjungan Marcello)
11
BAB 11 (Nicolette Sedang BADMOOD)
12
BAB 12 (Jalan-jalan )
13
BAB 13 (Sepi)
14
BAB 14 (Menikmati Waktu Bersama Keluarga)
15
BAB 15 (Luzio Cemburu)
16
BAB 16 (Mulai Terang-terangan)
17
BAB 17 (Dinner)
18
BAB 18 (Nicolette Terluka)
19
BAB 19 (Nicolette Siuman)
20
BAB 20 (Kegilaan Luzio part.2)
21
BAB 21 (Cemburu)
22
BAB 22 (Pertengkaran)
23
BAB 23 (Maaf)
24
BAB 24 (Pertemuan Dua Keluarga Elit)
25
BAB 25 ( Insiden di Kantor Mateo Group)
26
BAB 26 (Bicara Empat Mata Dengan Calon Mertua)
27
BAB 27 (Hari Yang di Tunggu-tunggu)
28
BAB 28 (Nyonya Mateo yang Baik Hati)
29
BAB 29 (Posesif)
30
BAB 30 (Di Tinggal Luzio)
31
BAB 31 (Medan Tempur)
32
BAB 32 (Kepulangan Luzio)
33
BAB 33 (Hujan yang Panas)
34
BAB 34 (Berkunjung ke Mansion Keluarga Nicole)
35
BAB 35 (Mood Nicolette)
36
BAB 36 (Perubahan Nicolette)
37
BAB 37 (Masih Teka-teki)
38
BAB 38 (Wanita Perusak)
39
BAB 39 ( Wanita Ular)
40
BAB 40 (Awal Penyelesaian)
41
BAB 41 (Kabar Bahagia)
42
BAB 42 (Kegembiraan Dua Keluarga)
43
BAB 43 (Permintaan Nicolette)
44
BAB 44 (Kunjungan Kakek)
45
BAB 44 (Ke Mall Bersama Kakek)
46
BAB 46 (Syndrom Cauvade)
47
BAB 47 (Keanehan Luzio)
48
BAB 48 (Sesuatu)
49
BAB 49 (Bagian Dari Masa Lalu Luzio)
50
BAB 50 (Tidak Berdarah Bukan?)
51
BAB 51 (Kehidupan Benvolio Zico)
52
BAB 52 (Masih Tentang Benvolio Zico)
53
BAB 53 (Berbagi DNA Yang Sama)
54
BAB 54 (Berita Duka)
55
BAB 55 (Kembali Bertemu)
56
BAB 56 (INSIDEN)
57
BAB 57 (Hal Yang Mengejutkan)
58
BAB 58 (Gunting Dalam Lipatan)
59
BAB 59 (Menata Kembali)
60
60 (Sebuah Fakta)
61
BAB 61 (Sebuah Ide Gila)
62
BAB 62 (Sisi Lain Dante)
63
BAB 63 (Hanya Boneka)
64
BAB 64 (Sahabat Luzio)
65
BAB 65 (Firasat)
66
BAB 66 (Penyusup)
67
BAB 67(JAVIER)
68
BAB 68 (RUMIT)
69
BAB 69 (Start)
70
BAB 70 (MY ANGER WIFE)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!