Lama sekali aku berpikir,hingga akhirnya aku mentukan pilihanku.........
"Iya sudah lah,aku mau.Tapi kakak janji harus sering mengunjungiku nanti,tapi bagaimana dengan papi dan mami kak?"
"Iya sayang,kak janji akan mengunjungi mu.Masalah papi dan mami,kau tak usah khawatir kakak akan menjelaskannya pelan-pelan kepada mereka nanti"Ucap kakakku sambil mengelus rambutku.
......................
Sudah 5 hari gadis itu di rawat di rumah sakit dan selama itu pula Luzio merawatnya.Dan hari ini gadis itu sudah boleh pulang.
Luzio membawa gadis itu ke vilanya yang berada di tengah hutan.Vila itu tidak ada siapapun yang mengetahuinya kecuali orang-orang terpercayanya.
Luzio baru saja tiba di vila pribadinya itu.Di lihatnya gadis itu sudah tertidur,mungkin karena kelelahan.Jarak dari rumah sakit ke vila memakan waktu 5 jam.
Dengan hati-hati Luzio mengendong gadis itu dengan gaya apa bridal style.Ia sangat takut jika gadisnya itu terbangun.Lalu ia berjalan menuju kamar utama di lantai 2.Para pelayan dan pengawal di rumah itu melongo heran.Pasalnya baru kali ini sang tuan membawa orang lain masuk terlebih lagi seorang wanita.Mereka menebak siapa perempuan beruntung yang kini tengah berada di gendongan tuannya itu.
Luzio telah sampai di kamarnya dan meletakkan gadis itu di kasur dengan hati-hati.Di pandanginya wajah gadis itu.Pemilik wajah cantik,bulu mata yang lentik,dan hidung yang mancung itu masih terlelap.
"Uh,cantik sekali gadis manis ku ini.Ia begitu menggoda"ucap Luzio ia lalu mengecup kening gadis itu.
"Istirahatlah sayang,kau pasti lelah".Tuturnya lagi sambil membenarkan selimut gadis itu lalu melangkah ke luar kamar.Luzio menuju ruang kerjanya.Ia masih punya beberapa pekerjaan lagi.
......................
Di ruang kerja Luzio
Tampak ia tengah berkutat dengan beberapa dokumen.Ia tampak marah setelah membaca laporan bahwa salah satu karyawannya ada yang menggelapkan uangnya.
"Ben,cepat keruangan ku"ucap Luzio lewat telpon.Tak butuh waktu lama Benvolio pun datang.
"Ada apa,kau memanggilku"
"Aku ingin kau memeriksa lagi data dari anak cabang perusahaan ku yang di berkas ini"ucapnya sambil memberikan berkas kepada Benvolio.
"Ada yang bermain-main dengan ku.Tangkap tikus itu dan lenyap kan bila perlu.Uang 5 miliyar memang bukan apa-apa bagiku,tapi loyalitas lebih penting.Aku tidak mau ada penghianat yang bekerja padaku"lajutnya lagi
"Baiklah,akan aku urus.Tapi ngomong-ngomong kenapa kau malah di sini?ku kira kau sedang di kamar dan sedang menanam benih".Ucap Benvolio dengan nada mengejek.
Tatapan Luzio seketika menjadi tajam.
"Apa kau sudah bosan hidup Ben?"
"HAHAHA! Ayolah bro,aku hanya bercanda.Baiklah aku akan pergi mengurus tikus-tikus ini dulu"
Benvolio pun pergi meninggalkan sahabatnya itu yang kini tengah kesal karena ejekannya.
......................
Di kamar utama.
Tampak seorang gadis manis baru saja bangun dari tidurnya.
"Di mana aku dan tempat apa ini?semua sangat suram karena warnanya gelap"ia bergumam setelah melihat ke sekelilingnya.Kamar utama milik Luzio memang bertema hitam.Kamar ini cukup luas dan ada beberapa hiasan mahal di pajang di sini.Di dinding,di lemari,di nakas,semua ada karya seni yang mahal harganya.Dan ada satu lemari kaca yang penuh dengan berbagai minuman beralkohol dari berbagai merk yang pastinya harganya juga cukup mahal.
Gadis itu lalu menyandarkan kepalanya di head board.Ia akhirnya sadar jika sekarang ia sudah di vila lelaki itu.Nicolette belum tahu nama lelaki itu.
Kini ia bingung harus apa,ia ingin mandi tapi ia tidak tahu bajunya di mana.Ia lalu melangkah ke arah balkon.Ia penasaran seperti apa pemandangan di luar sana.
"Benar-benar di tengah hutan rupanya"ujar gadis itu saat melihat ke arah kanan kiri di luar gerbang hanya ada pepohonan.
"Sedang apa kau?"pertanyaan Luzio yang tiba-tiba datang membuat gadis itu kaget.Namun bukannya menjawab gadis itu malah balik bertanya.
"Dari mana kau masuk?bukannya pintunya di kunci?"
Luzio terkekeh kemudian menjawab "Kau lupa kalau vila ini milikku?aku bisa keluar dan masuk di mana saja dan kapan saja".
Gadis itu hanya memutar bola matanya malas.
"Yayaya,terserah mau saja.Hem aku ingin mandi,tapi aku tidak melihat pakaian ku.Apa kau tidak membawanya?"
"Di walk-in closed itu ada pakaian mu,aku sudah menyiapkan semuanya.Mandilah plester lukamu Sudan ku siapkan juga di sana agar lukamu tidak terkena air saat kau mandi dan aku tunggu di bawah untuk makan malam"tutur Luzio lalu ia pergi keluar.
"Dasar om-om menyebalkan!" Gerutu Nicolette.
Gadis itupun mandi.Setelah mandi,ia berjalan ke arah walk-in closed.Benar saja ada banyak pakaian berbagai merk terkenal di sana,bahkan lengkap dengan under wearnya juga.Wajah gadis itu seketika berubah menjadi panik.Ia curiga kenapa Luzio bisa tau ukuran under wearnya.Dan pikirannya pun mulai kemana-mana."Ah,sudahlah,lebih baik aku pakai saja" ucapnya kemudian.
Setelah sudah selesai dan rapih,ia berjalan ke bawah menuju meja makan.Di lihatnya Luzio sudah duduk di sana menunggunya.Merekapun makan malam bersama.Setelah makan mereka kembali ke kamar untuk tidur.
......................
Di kamar utama
"Tidak,kau tidak boleh tidur satu ranjang dengan ku!"ucap Nicolette penuh emosi.
Ya, Nicolette tengah marah-marah.Bagaimana ia tidak marah saat ia merebahkan diri di kasur,Luzio tiba-tiba ikut berbaring di sebelahnya.
"Hei,kenapa kau mengamuk? Aku tidak akan berbuah macam-macam dengan mu"tutur Luzio.
"Tidak!.Kamar di vila ini banyak kenapa kau bersikeras ingin tidur di sebelah ku ha!?"
"Ku lupa ya jika ini vila ku?semua yang di sini milik ku"ucap Luzio sambil mendekatkan ke arah wajah Nicolette.
Nicholette pun berteriak kaget.Lalu ia buru-buru mengambil bantal dan selimut lalu tidur di sofa dan menutupi dirinya dengan selimut bahkan kepalanya pun ia tutupi dengan selimut.Luzio hanya terkekeh melihat gadis manisnya itu,bagi Luzio itu sangat menggemaskan.Lalu ia keluar ke kamar menuju ruang kerjanya.
......................
Luzio POV.
Aku mengantuk sekali sekarang.Kulirik jam ternyata sudah pukul satu malam pantas saja aku merasa mengantuk.Aku memutuskan untuk menyudahi pekerjaan ku.Ku tutup laptop ku,kumatikan pendingin udara,lampu lalu aku kembali ke kamar ku.
Ku buka pintu,ku lihat gadis manisku sudah tertidur pulas.Ia bersikeras tidur di sofa padahal bisa saja ia tidur di ranjang dan aku yang di sofa.Aku lalu memindahkannya ke kasur.Ia bergerak sedikit,ku elus kepalanya dan ia tertidur kembali.Ku rapihkan selimutnya.Ku pandangi wajahnya yang meneduhkan ini.Dia cantik dan menggemaskan sekali.Ingin rasanya aku menerkamnya sekarang juga.
Saat aku hendak pergi untuk tidur di sofa, tiba-tiba tangannya menahan ku."Jangan pergi"ucap nya.Sepertinya ia mengigau."Baiklah manis,dengan senang hati aku tidur bersamamu,kau sendiri yang memintanya jadi jangan salahkan aku".Jawabku sambil berbisik di telinganya.
Aku pun melepas jas ku dan kemejaku lalu aku..........
...****************...
Aku mau ngucapin Terimakasih buat yang udah baca🙏 jangan lupa dukung Author ya,BORAHAE 💜
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 70 Episodes
Comments