[5.EX1.10] Dani - Operasi Rahasia Bagian 1

Baiklah semuanya sekarang kita masuk kebagian ekstra cerita kedua di volume ini. Ini adalah cerita dari abang pertamanya Leila yang bernama Dani Radika.

Ini adalah cerita kejadian sebelum hari operasi pembebasan wilayah dimulai.

Dani mendapatkan misi khusus menganalisis gelombang misterius di wilayah level 5 pada hutan batavia yang terjadi beberapa jam setelah rapat besar strategis selesai.

Karena gelombang tersebut menjadi topik pembahasan panas di rapat. Para petinggi militer memerintahkan untuk mengirim 5 orang terbaik setiap kemampuan kekuatan supernya untuk memeriksa kondisi disana.

Orang berkemampuan elemen terbaik itu adalah;

> Reka dengan kekuatan tanah

> Agi dengan kekuatan kegelapan

> David dengan kekuatan petir

> Dani dengan kekuatan es

> Vid dengan Mutant Kelelawar

Kelima dari mereka juga memiliki kemampuan unik yang sangat berguna dalam pertempuran jarak dekat.

_____

Di kapal induk luar angkasa 'Persatuan Terra', Dani sedang memandang planet Terra yang sangat indah.

"Coba aku bisa bawa Leila ke kapal ini dan lihat indahnya planet Terra dari atas sini, pasti di bakal senang." ujar Dani yang sendirian di kabin kapal.

Dani yang sedang termenung, pintu ruangan terbuka dan David muncul.

"Oh kau disini." ujar david lalu mendekati Dani.

"Ada apa?" ujar Dani.

"Tidak ada, cuman Gabut aja kesana - kesini." ujar David lalu kemudian duduk di sofa dan melihat kebawah lantai tembus pandang yang terlihat planet Terra.

Dani kemudian duduk juga di sofa samping David.

"Hei disini ada banyak sofa kenapa harus, kenapa harus di sampingku." ujar David.

"Ayolah emangnya kita lagi marahan?" ujar Dani.

Kemudian suasana hening sesaat dan mereka berdua menikmati pemandangan planet terra.

Kemudian suara pengumuman terdengar, itu menyebutkan bahwa David dan Dani untuk pergi ke ruang rapat.

"Ok sudah waktunya. Ayo Dani, jangan liat foto adikmu di HP." ujar David.

"Iya - iya, aku gerak nih kapten." ujar Dani, kemudian mereka berdua berjalan menuju ruang rapat.

Sesampai disana, suda ada Reka, Agi, Vid, dan 3 orang ahli yaitu pemimpin misi, ahli strategi dan ilmuan.

Kemudian 3 orang tersebut memberikan penjelasan misi ke mereka.

Dalam misi ini mereka harus menganalisa gelombang anomali yang begitu kuat di area level hutan batavia.

Mereka akan dikerjunkan 5 KM dari sumber anomali itu. Setelah sampai disana mereka harus merekam keadaan sekitar mulai dari memfoto, memvideokan, merekam gelombang suara, ambil sampel sekitar, analisa monster dinsekitar atau lainnya yang adanya keanehan.

Misi ini dilakukan pada malam hari. Kabar beredar bahwa anomali dunia semakin kuat terjadi pada saat malam hari ini atau daerah gelap, namun mereka di ingatkan harus waspada karna aktifitas monster peringkat tinggi lebih meningkat di malam hari.

Terlebih mereka 100% tidak akan dapat bantuan sama sekali, mulai dari komunikasi sampai bantuan personel.

Agar misi tersebut bisa sukses mereka diberikan peralatan tempur generasi baru yang akan di publikasi setelah dilakukan beberapa peningkatan lagi.

Peralatan itu mulai baju zirah mekanik dengan berbagai macam teknologi terbaru generasi 5, senjata generasi 5, dan bantuan alat Dunia Baru Generasi 1.

Setelah mereka telah ambil sampel di tempat anomali tersebut mereka kemudian harus bergerak ke titik pinggir hutan yang nantinya akan ada alat pelontar khusus untuk melarikan diri dari kawasan itu dan akan mendarar ke wilayah pebatasan antara level 3 dan 4 lalu disanalah mereka akan dibantu oleh personel sekitar.

Misi ini hampir seperti misi bunuh diri namun anomali ini perlu di periksa segera agar saat operasi pembebasan wilayah tidak ada kendala serius yang nanti muncul sesuatu di luar dugaan.

Beberapa jam kemudian mereka berlima persiapkan diri di ruang pelatihan tembak dan peralatan untuk di terjukan ke Terra dari kapal induk luar angkasa.

"Terjun dari luar angkasa, ini penglaman yang sangat hebat bukan." ujar Agi.

"Itu aman bukan?" ujar Vid terlihat takut.

"Aman kok, kalo gak aman mana mungkin kita gunakan ini dimisi sangat penting ini." ujar Reka.

"Dani kau sedang apa?" ujar David melihat Dani melakukan gerakan aneh.

"Lihat - lihat! alat kantong dimensi ini sangat keren kayak di film - film. Lihat kita bisa lakukan ini.

Dani mulai peragakannya. Pertama dia berdiam diri, kemudian dia bergerak memukul, meninju dengan tangan kosong lalu gerakan berikutnya tiba - tiba sebuah pedang muncul di tangannya dan melakukan gerakan pedang yang hebat kemudian di lakukan tebasan lalu langsung berguling ke belakang dan pedang di tangannya tiba - tiba hilang lalu muncul sebuah pistol di tangan kanan lalu kemudian dia menembak ke bidikan target. Setelah selesai lakukan gerakan terakhir menembak dengan pistol Dani langsung berdiri dan pistol ditangannya hilang.

Vid dan Reka bertepuk melihat gerakan itu.

"Gerakan yang keren." ujar David.

"Benar bukan? Alat baru ini keren banget, bisa membawa 3 senjata berat, 2 ringan dan beberapa alat lainnya." ujar Dani.

"Iya emang keren." ujar Agi kemudian memperagakan bergonta - ganti senjata dengan alat kantung demensi.

"Yang buat ini ilmuan gila-kah? Ada aja idenya bahkan dia bisa aja membuatnya." ujar Dani.

"Tapi ini bagus mempermudah, dan meringankan beban." ujar Dani.

Tiba - tiba saat pembicaraan itu pengumuman misi mereka segera dimulai terdengar.

"Dengar itu? Sudah waktunya kita mulai." ujar David sebagai pemimpin tim dan berjalan menuju ruang penerjunan.

Lalu semuanya mengikuti David dari belakang. Sesampai disana mereka diberi arahan terakhir sebelum diterjunkan lalu setelah itu mereka satu bersatu masuk kedalam tabung penerjun.

Setelah semua masuk, mereka perlu menunggu beberapa menit lagi.

"Oh ini benar - benar membuatku berdebar - debar woi! Luar biasa bro! WUHU!" ujar Agi terlihat girang, suaranya terdengar ke semha tin karena ada radio komunikasi tim pada baju zirah mereka.

"Semoga tidak meledak - semoga tidak meledak - semoga tidak meledak." ujar Vid yang sangat takut.

"WOI! jangan bicara aneh - aneh nanti beneran meledak! Kan gak lucu mati konyok, aku lebih baik mati diserang mosnter ketika jalani misi." ujar Agi.

Mendengar percapakan mereka membuat semua anggota tertawa. Ketika mereka sedang tertawa suara komunikasi dari pusat peluncuran penerjun terdengar.

"Baik semuanya bersiap, ketika kalian masuki atmosfer mungkin suhu di tabung terasa mulai panas tapi itu karna kejadian ilmiah bergesekan. Tapi tenang kalian tidak akan terbakar." ujar suara perempuan terdengar dan wajah juga terlihat karna helm digital mereka gunakan sangat canggih.

Lalu lampu hijau tanda siap di terjunkan menyala di dalam tabung. "Ok, selamat jalankan misi. Ku doakan misi kalian sukses. Sampai jumpa." ujar suara perempuan yang dan kemudian mengakhiri komunikasi.

Beberapa detik setelah komunikasi ditutup mereka berlima diterjunkan dari kapal luar angkasa menuju wilayah level 5 di hutan Batavia.

Disana mereka akan temukan anomali paling indah dan mengerikan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!