[5.EX1.1] Cinta Kasih Orang Tua Leila Sepanjang Masa

Baik aku akan mulai kisah Extra ini, kamu dapat melewati kisah ini jika tidak berminat. Buku terpisah juga tersedia, dengan satu Extra cerita tambahan lainnya.

Kisah Extra yang cukup panjang ini bernama Dunia Baru: Kisah Trauma Leila

Karakter utama:

> Dani Radika sebagai anak pertama

> Fadil Remansa sebagai anak kedua

> Leila Syaralani sebagai anak ketiga

Ok semuanya disini sudah siap untuk membaca kisah dari karakter Leila Syaralani? Yang belum membaca cerita utamanya silahkan baca dulu ya. Bukunya ada di rak sana, setidaknya kamu baca sampai volume 4 dulu.

Bila kamu gak mau dengar cerita ini, kamu bisa tunggu volume 6 nanti saja.

Baiklah ini dia kisah tentang Leila pada awal kisah hingga sebelum kejadian pada volume 5 di versi cerita buku cerita utama.

***

Ini adalah kisah 2 tahun sebelum kejadian malapetaka dunia terjadi. Dunia yang namanya akal sehat masih ada.

Leila Syaralani adalah seorang gadis pendiam, pemalu dan lemah lembut namun dia gadis yang pintar dan sangat penyayang.

Leila diberkahi keluarga yang sangat baik hati dan keadaan finansial yang cukup bagus.

Leila adalah anak terakhir dari 3 bersaudara dan paling dimanja. Kehidupan penuh warna dan kedamaian hingga ayah meninggal dunia karna penyakit kankernya.

Leila sangat sedih karna ayah meninggal dunia. Setiap dan setiap malam selama hampir 2 minggu dia selalu bersembunyi lalu menangis sendirian. Bahkan setelah 1 bulan berlalu dia masih saja bersedih atas kematian ayahnya.

Ibunya kini menjadi tulang punggung keluarganya dan selalu berkerja hingga larut malam. Leila samakin sedih karna waktu bersama ibunya berkurang. Ibunya tau akan hal itu namun tidak dapat berbuat apa - apa dia hanya bisa menghibur dan memanjakannya disaat ada waktu senggang dengannya.

Dikala waktu di mengumpat untuk bersedih, kedua abanh selalu ada mencarinya ketika bersembunyi dan menghiburnya. Hari - hari kesedihan juga dibarengin canda dan tawa dari kedua abangnya.

6 Bulan berlalu, anak tertua dari keluarga itu yang bernama Dani Randika akhirnya cita - citanya tercapai masuk ke militer.

***

Mendengar kabar itu, Leila senang dan juga sedih mendengarnya. Itu karena dia akan bisa bertemu dengan abang dalam waktu lama. Karna dia hanya bisa bulan selama 6 bulan sekali.

Sebelum pergi, Dani memberikan sesuatu kepada Leila. Itu adalah sebuah pisau kecil kecil yang terlihat antik dengan sarungnya dan ada ukiran nama - nama keluarganya.

Dani mengatakan bahwa sebelum ayah mereka meninggal dia ingin berikan ini suatu hari nanti ketika Leila dewasa untuk menjaga dirinya dan mengingat keluarganya.

Namun karna umurmya merasa tidak akan panjang karena derita kankernya. Ayahnya memberikan wasiat kepada Dani untuk memberikan pisau itu jika dia sudah tiada dan ayahnya tau kalau Dani punya cita - cita menjadi anggota militer dan suatu hari Leila akan sendirian.

Karna itu ayahnya membuat pisau itu untuk menjaga diri dan juga untuk mengingat kalau keluarga akan selalu disisinya.

Mendengar cerita itu dari abangnya Leila sangat bahagia dan juga sedih. Lalu Saudara pertamanya pun pergi meninggal rumah.

***

Hari - hari Leila dilalui dengan dunia yang damai dan tentram.

1 tahun sebelum hari petaka dunia, Abang keduanya bernama Fadil Remansa telah menemukan pekerjaan yang gaji cukup besar.

Dia menerima pekerjaan itu agar ibunya bisa berhenti bekerja dan terus dirumah bersama Leila.

Leila senang karna abang keduanya mendapatkan pekerjaan. Namun dia merasa kalau kedua abangnya lama - lama semakin jauh dengannya dan waktu bersama mereka semakin berkurang. Itu membuat lelila sedikit sedih.

Namun Leila berusaha tahan itu agar mereka berdua tidak khawatir dengannya.

Hari - hari berlalu dan sudah tiba sampai di mana awal dunia akan berubah selamanya.

Menjelas berganti hari Leila dan ibunya masih belum tidur. Mereka menunggu untuk melihat fenomena alam yang hanya bisa dilihat sekali seumur hidup. Leila juga membawa pisau yang diwariskan ayahnya.

Fanomena alam batu besar akan segera terlihat. Seluruh manusia menantikannya.

***

3 Jam sebelum berganti hari. Batu besar sudah terlihat cukup jelas dengan telanjang mata dan fenomena aneh mulai terjadi

1 Jam berikutnya, fenomena aneh mulai sering terjadi. Leila merasa sedikit takut namun ibunya menenangkannya walau juga merasakan kalau ada yang tidak beres.

100 menit sejak fenomena dimulai keadaan mulai aneh dan Ibu Leila mulai merasakan hal buruk.

Setelah 5 menit kemudian suara dentuman sangat keras terdengar di seluruh dunia dan Mereka berdua melihat batu itu terpecah menjadi 4 bagian.

Seketika suara sirine di seluruh berbunyi. Pengumuman status bencana darurat diumumkan melalui pengeras suara dan siaran paksa di smartphone.

Semua penduduk di haruskan segera menuju bunker untuk berlindung, dikarena puing - puing batu besar akan menghantam planet terra.

Leila dan ibunya sangat panik mendengar itu. Ibunya Leila langsung bergegas menuju garasi dan menghidupkan mobilnya.

Leila sangat ketakutakan dan bingung apa yang sebenarnya terjadi, namun Ibunya menenangkan untuk tidak khawatir.

Ibu Leila langsung menancap gas sekencang mungkin menuju bunker terdekat sejauh 18 KM yaitu terletas diantara perbatasan perumahan kelas menengah keatas dan perkantoran.

Selama perjalan keadaan sekitar sangat riuh dan penuh kepanikan. Setelah tinggal 8 KM lagi mereka terpaksa berhenti karna keadaan lalu lintas sudah kacau dan melakukan perjalanan menggunakan mobil sudah mustahil.

Lalu mereka berdua akhirnya berlari menuju bunker bersamaan orang - orang di sekitar yang memilih untuk berlari.

Ketika jarak ke bunker sekitar 2 KM lagi, tiba - tiba puing - puing pecahan batu besar jatuh di dekat mereka dan membuat mereka berdua terhempas.

Karena hempasan itu Leila pingsan karna kepalanya terbentur. Keadaan sekitar sangat riuh penuh kepanikan, beberapa rumah terbakar dan ada juga mobil yang terpental karna hempasan angin itu.

Dengan keadaan yang sangat linglung Ibu Leila langsung menggendong Leila dan kembali berlari menuju bunker.

Namun keberuntungnya sudah habis, puing - puing batu besar secara masal mulai menghantam seluruh planet terra.

Ibu Leila yang sedikit lagi hampir sampai ke bunker ternyata gagal. Dia terpental kembali bersama dengan Leila yang di gendongnya karna hempasan angin dari puing batu besar yang jatuh di dekatnya namun kali ini sangat dekat.

Ketika puing itu akan jatuh menghantam tanah, Ibu Leila langsung memeluk Leila dari depan dan membelakangi tempat jatuh puing itu.

Ketika jatuh ia terpental dan punggungnya terkena luka bakar yang parah dan juga puing kecil lainnya yang terpental ke sekitar menembus ke tubuhnya namun dia berhasil lindungi Leila.

Merasa tidak sanggup lagi untuk bergerak dan kesadarannya mulai memudar. Ibu Leila bergerak ke sebuah bangunan terdekat.

Ibu Leila kemudian mendekati tembok lalu kemudian memeluk Leila dengan erat untuk melindunginya apabila ada puing yang menghantamnya lalubuap panas atau serpihan lainnya yang berbahaya mengarah ke mereka itu hanya mengenai tubuh ibunya saja.

Ibu Leila melihat Leila yang sedang memeluk pisau pemberian ayahnya dan senang karna bisa melihat pertumbuhannya sampai saat ini.

Seketika dia menangis karna tidak akan bisa bersamanya lagi, melihat pertumbuhannya bahkan dia akan menikah dengan pria seperti apa nantinya dia tidak akan tahu.

Ibu Leila kemudian memberikan sebuah liontin yang berisikan foto keluarga agar jika di suatu hari sendirian Leila tidak akan kesepian dan bersedih. Ibunya mengalungkannya ke Leila.

Kesadaran Ibunya Leila perlahan mulai buram. Dia memeluk Leila dengan sangat erat.

Disaat sekitarnya penuh kepanikan, dia sangat merasa rasa hangat untuk terakhir kalinya dan dunia seketika berjalan sangat lamban.

"Sampai jumpa anak-ku. Aku doakan untukmu untuk selalu dapatkan kebahagian tiada tara."

*** Hari sudah pagi dan Fadil menemukannya.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!