War

Setelah gagal dalam latihan bertarung melawan Mandrake, ketujuh anak itu dibawa ke sebuah tempat yang berisi hamparan padang pasir dan tebing disekelilingnya oleh Aoyanagi dan Kotaro, tempat yang tidak ada penghuninya sama sekali, tidak ada kehidupan yang terlihat dikarenakan suhu cuaca di daerah ini mencapai 75 derajat celcius, yang mengakibatkan hawa panas yang mencekik, Sandoria, terletak di bagian selatan kota.

“Tempat macam apa ini?”

“Jangan bilang disini kita akan melakukan latihan?”

“Tentu saja” jawab Kotaro

“Oi oi kalian jangan bercanda, hawanya panas seperti ini, ini saja sudah rasanya seperti akan meleleh”

“Kalian semua manja” sahut Sataru

“Kau lagi, sikap sok kuatmu tidak pernah berubah dari dulu”

“Kalian masih punya tenaga buat bertengkar?” ujar Delila dengan nada lesu

“Sudahlah, aku juga dulu berlatih disini, awalnya memang terasa tidak mungkin, nanti juga terbiasa kok. Aku juga dulu merasa hampir mati disini, tapi aku teringat kalian yang berada dirumah, aku jadi bersemangat dan menjadi seperti sekarang.

“Teringat kalian??” kami atau diaaaa?”  kata Delila menggoda Kotaro yang sudah tahu bahwa Ia menyukai Freyla.

“Hey hey apa maksudmu, kita disini untuk menjadi kuat”

Setelah mendengar ceritanya, anak-anak itu pun mau berpartisipasi dalam latihan tersebut, mengingat mereka tidak ingin kejadian seperti kemarin terulang lagi, kekalahan melawan Mandrake. Latihan pun dimulai, pertama-tama Aoyanagi menyuruh mereka untuk berkonsentrasi penuh pada imajinasi mereka, yang menjadi sumber kekuatannya, walaupun hanya berkonsentrasi saja anak-anak merasa kesulitan, mengingat dimana tempat mereka sekarang, akan tetapi tak lama kemudian, satu-persatu anak-anak tersebut sudah mulai bisa menguasainya.

“Wah cepat juga ya, mereka sudah mulai bisa berkonsentrasi dengan baik, tidak seperti dirimu” kata Aoyanagi kepada Kotaro

“Oi apa maksudmu? Aku kan dulu hanya anak biasa” balas Kotaro

“Hahahahaha”

“Hey lihat mereka sudah selesai”

Setelah meyelesaikan tes pertama, tes kedua berlanjut untuk meningkatkan kecepatan mereka, semua anak-anak ditantang berlari sepanjang padang pasir, untuk mengetahui hasil dari latihan pertama tadi, yaitu konsentrasi.

Disisi lain, disaat anak-anak tersebut melakukan latihan, terjadi kekacauan di kota, ras Dragoon pun melanggar perjanjian yang telah dibuat, dimana tidak boleh ada pertempuran antar ras, pasukan-pasukan yang datang dari pulau Vermillion, pulau yang menjadi tempat tinggal para Dragoon pun mulai menyerang ras Orc yang ada di kota, tidak diketahui apa alasan penyerangan tersebut, namun perintah penyerangan tersebut langsung dari tahta raja tertinggi ras Dragoon yaitu Prometheus, keturunan ke-17 dari raja-raja terdahulu. Suasana di kota semakin memanas, ras Orc yang tidak terima teman-temannya diserang, mulai mengerahkan pasukannya untuk melakukan serangan balasan, pertempuran terjadi, warga kota yang terdiri dari ras-ras lainnya hanya bisa lari untuk meyelamatkan diri dan tidak mau ikut campur karena tidak ingin terjadi pertempuran yang lebih jauh lagi. Namun pertarungan tersebut tidak berlangsung cukup lama, kekalahan pun diterima oleh ras Orc dan semua penduduk Orc yang ada di kota ditarik pulang ke pulau mereka yang berada di timur laut kota. Mendengar berita tersebut, raja tertinggi dari ras Orc, yaitu Barglass pun marah, dan mencetuskan bahwa ras Dragoon dan ras Orc tidak bisa berteman lagi seperti dulu dan menganggap semua ras Dragoon itu jahat.

Satu bulan sudah berlalu setelah peperangan tersebut, keadaan dikota terasa berbeda, tidak lagi terlihat keramah-tamahan penduduk, semua ras menjadi berhati-hati, menjaga jarak dari ras lain untuk menjauhi pertempuran, bersamaan dengan itu, latihan yang dijalani ketujuh anak-anak itu pun akhirnya selesai, semuanya merasa kalau fisik mereka berbeda dari sebelumnya, merasakan peningkatan yang pesat setelah menjalani berbagai macam latihan neraka.

“Bagaimana kondisi kalian saat ini?” Tanya Aoyanagi kepada semuanya

“Tubuhku terasa lebih kuat”

“Ya seperti ada yang mengalir dalam tubuh, seperti kekuatan simpanan”

“Apaan itu? Kekuatan simpanan? Hanya imajinasimu saja”

“Hahahahahahaha” suara tawa semuanya menggoda Dantes

“Jika sudah selesai, ayo kita bergegas pulang ke penginapan”

“Benar, aku sudah kangen dengan kasur empuk disana” ujar Julianz

Mereka semua pun bergegas untuk pulang ke kota untuk beristirahat, ditengah perjalanan mereka merasakan ada seseorang yang mengawasi mereka, dikarenakan mereka sudah menjalani latihan tersebut, indra mereka sudah terlatih, mereka jadi bisa merasakan aura yang datang dari seseorang, tapi hanya sebatas jarak 20 meter saja, sedangkan Kotaro dan Aoyanagi yang mempunyai kekuatan jauh diatas anak-anak yang lain mempunyai jarak dua kali lipat dari yang lain, yaitu 50 meter.

“Aoyanagi?” kata Kotaro berbisik pada partnernya yg ada di pundaknya itu”

“Iya aku tahu, aku sudah merasakannya sejak tadi”

Kotaro dan Aoyanagi menyuruh yang lain untuk tenang, tidak terpancing dan terpedaya oleh musuh, perjalanan terus dilanjutkan sambil diimbangi dengan pengawasan aura melalui indra mereka masing-masing, namun tiba-tiba sebuah anak panah yang sangat cepat meluncur mengarah tepat ke kepala Kotaro, Ia yang sejak awal sudah mengetahuinya, hanya diam dan membiarkan anak panah tersebut mengarah kepadanya, disaat anak panah tersebut mendekati kepala Kotaro, muncul dinding es yang menepis anak panah itu, es yang dibuat Kotaro dengan hanya menggerakan satu jari telunjuknya dan seketika mengagetkan orang yang menembakkan anak panah tersebut, bermaksud berlari karena tindakannya sudah diketahui musuh, akan tetapi Kotaro sudah menebaknya dan secara cepat sudah muncul dihadapan penembak tersebut, Ia pun kaget dan terjatuh.

“Ah ternyata seseorang dari ras Elf, ada perlu apa?” Tanya Kotaro kepada perempuan berambut kuning keemasan itu.

Ia menceritakan semuanya dan mengatakan tidak bermaksud jahat pada Kotaro dan yang lainnya.

“Ah kau bohong, kau tadi ingin membunuh kami kan? Serentak Dantes berbicara dari belakang

“Oi sudah sudah apa apaan sih kau ini? Berlagak seperti kau yang diincar”

“Sudah, kau boleh pergi sekarang, jangan hiraukan pria itu” kata Kotaro kepadanya.

“Kenapa kau melepaskannya?”

“Kita disni tidak untuk bertarung Dantes, kita hanya ingin memperkuat diri kita, ayo kita lanjutkan perjalanannya”.

Perjalanan pun dilanjutkan, setibanya di perbatasan kota, mereka mendengar suara jeritan seseorang yang minta tolong dari arah barat daya perbatasan, terlihat seseorang yang memakai baju zirah beserta topengnya menaiki naga sambil mencekik seseorang, ternyata orang itu adalah ras Elf yang tadi menyerangnya.

“TOLOOOOOOONNG…!!!! TOLOOOOOONG!!

“Hey diatas sana!” teriak Julianz sambil menunjuk kearah mereka

“Lepaskan aku, lepaskaaaaaan!! Toloooong!” teriak perempuan tersebut yang sedang berada di genggaman pria misterius itu

Melihat kejadian tersebut Kotaro tanpa ragu melemparkan Ice Javelin miliknya kearah pemuda berbaju zirah itu, merasa kesenangannya terganggu oleh Kotaro dan teman-temannya, pria itu melepaskannya.

“Huh mengganggu kesenangan orang saja”

“Lepaskan dia” teriak Kotaro pada pria itu

“Kau menginginkan orang ini? Silahkan ambil kalau bisa” dan melemparkan anak tersebut ke arah Kotaro sambil menyerang menuju mereka.

Kotaro melawan pemuda misterius tersebut dan anak-anak yang lain berhadapan dengan naganya, naga pun mulai menyerang dengan cara menyemburkan nafas dari mulutnya, kaget melihat serangan tersebut, Aoyanagi pun segera menyuruh mereka menghindar sejauh mungkin.

“Kalian semua menjauh!!!”

“Ada apa? Ada apa?”

“Sudah cepat menjauh dari naga ituuuuuu!!!!”

Seketika saat hembusan nafas naga tersebut mengenai pepohonan dan tanah disekitar, semua hancur lebur seperti sebuah kristal yang pecah berkeping-keping. Kaget melihat kejadian tersebut, Aoyanagi pun menjelaskan bahwa naga itu berasal dari ras Dragoon dan termasuk salah satu naga terkuat yang bisa merubah apapun menjadi pecahan kristal dan naga itu adalah Celestial Dragon.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!