"Sedikit banyak, aku sudah mendengar, bahwa kau adalah penyebab semua kekacauan ini."
Aurora masih diam.
"Apa pentingnya dirimu sih! Kau, pura-pura lemah kan, kau pura-pura di culik dan meminta bantuan pada El Victor untuk menyelamatkanmu dari para penculik itu, aku heran bagaimana bisa Victor mempertaruhkan nyawanya hanya untuk menyelamatkan orang seperti dirimu."
"Penculik?"
"Ya, Logan mengatakan ada yang menyewa rumah yang ada di samping kastilnya, dan sekarang si penyewa sedang di culik, ia harus turun tangan agar tidak ada berita yang menyebar karena itu akan mempengaruhi namanya."
"Ternyata pacar mu jago mendongeng." Kata Aurora.
"Kau lancang sekali, harusnya kau berterimakasih! Rubah betina!"
"Ya, aku berterimakasih pada Tuan Logan sudah menyelamatkanku." Kata Aurora.
"Dasar tidak tahu diri, gila." Kata Lucy.
"Aku tidak memiliki kewajiban apapun untuk meladenimu." Aurora hendak masuk.
Tangan Lucy menahan lengan Aurora.
"Aku adalah pacar Benz Logan, kau harus bersikap sopan padaku, kau juga seharusnya berterimakasih padaku, karena pacarku sudah menolongmu."
"Untuk apa aku berterimakasih padamu, kau tidak berkontribusi apapun atas penyelamatan ku."
"Kau....!" Geram Lucy.
"Lepaskan aku, tangan mu akan kotor jika menyentuh wanita rendahan seperti aku, itu kan yang ada dalam pikiranmu?" Kata Aurora dan pergi meninggalkan Lucy.
"Apa hebatnya dia. Aku memiliki Benz Logan sebagai kekasihku, aku tidak perlu memgkhawatirkan sesuatu." Kata Lucy menggigiti jarinya.
Yang sejujurnya adalah Lucy depresi, pertama kali melihat Aurora datang ke kastil saat itu, dan Logan menggendong Victor yang memiliki tubuh yang mengenaskan, otak Lucy langsung berfikir bagaimana bisa seorang Victor pengawal setia Benz Logan sampai sejauh itu mempertaruhkan diri untuk menyelamatkan Lucy, sedangkan Logan apakah dia datang untuk menyelamatkan Lucy ataukah Victor.
Hari itu ketika Logan dan Lucy sedang bersama di sebuah Villa di atas bukit, mereka sedang pada posisi sangat bergairah dengan tubuh yang memanas, namun mereka gagal lagi melakukannya, dan itu karena Logan secara tiba-tiba menarik diri dan berpamitan jika ia memiliki panggilan telfon.
"Aku tidak tahu, siapa yang sebenarnya ingin Logan selamatkan, tapi aku yakin Logan pergi karena pengawal pribadinya." Kata Lucy.
"Apakah ini hanya sebatas penculikan biasa? Atau kah penculikan itu ada hubungannya dengan Logan, kenapa gadis rendahan itu yang di targetkan, ini sangat janggal, ada apa sebenarnya, apa kah ada sesuatu yang Logan sembunyikan dariku?"
Lucy bertanya-tanya, dan tanpa sadar sebuah mantel berada di kedua bahu nya.
"Di luar dingin." Suara yang datar berada di belakang tubuh Lucy.
Itu adalah Logan.
Lucy pun menatap Logan, pria yang memiliki wajah tertutup topeng.
"Apa kau harus menggunakan topeng mu terus?" Tanya Lucy.
"Ada orang lain di kastil, bukankah menyenangkan untukmu, hanya kau yang tahu wajahku?" Kata Logan.
"Yaah... Betapa tampan dan menggoda dirimu." Kata Lucy.
Hati Lucy kembali tenang.
"Tidak mungkin Logan menaruh hati pada perempuan rendahan itu, nyatanya Logan masih sangat mencintaiku, dia juga perhatian padaku, apalagi dia tidak pernah melupakanku."
Mereka kemudian masuk ke dalam kastil dan Logan memanggil Alfred.
"Alfred, antar Lucy kembali ke dalam kamar." Kata Logan.
"Kenapa harus Alfred, kenapa bukan kau?" Tanya Lucy.
"Aku ada pekerjaan, jangan sedih aku akan menemui mu jika pekerjaanku sudah selesai." Kata Logan tersenyum.
"Janji?" Kata Lucy merengek.
"Sesuai maumu." Kata Logan.
Kemudian Lucy pergi dengan sebelumnya telah memberikan kecupan pada bibir Logan, sedangkan Logan pergi ke kamar Victor, saat masuk ia melihat Aurora sedang duduk di samping Victor yang masih berbaring.
Logan kemudian memberikan kotak kepada Aurora yang di letakkan di depan Aurora, di atas kasur Victor.
"Apa ini?" Tanya Aurora.
"Aku tidak mau pelayanku tersiksa dan melihatmu dengan mata kelaparan mereka, suntikkan itu pada tubuhmu, itu akan membuat aroma Gen Heroine pada tubuhmu memudar setidaknya 3 hari." Kata Logan.
Kini Aurora mengerti ketika Victor mengatakan dengan lirih jika obat yang di berikan Tuan Logan padanya atau tentang sesuatu akan bertahan selama 3 hari.
"Aa.. Aku... Tidak bisa menyuntikkannya sendiri, aku tidak tahu caranya." Kata Aurora malu.
Ini adalah pertama kalinya bagi Aurora berbicara santai dan informal dengan Benz Logan, dan Benz Logan sepertinya tidak keberatan.
"Duduk lah di sini." Kata Logan memberikan kode untuk duduk di sampingnya.
Aurora dengan pelan berpindah duduk di dekat Logan, mereka kini ada di sofa yang sama. Meski Aurora juga takut, karena Logan masih memakai topeng separuh di wajahnya hingga batas tulang hidung.
Jantung Benz Logan berdegup kencang, bau dan aroma Gen Heroine yang di miliki Aurora benar-benar kuat, dan menyengat, apalagu wanginya berbeda dengan yang di miliki ibunya. Gen Heroin yang masih perawan memang lebih memyengat harumnya dan lebih memikat.
"Wanginya jauh lebih kuat dan memikat." Batin Logan.
"Apakah Victor bisa bertahan di dekatmu?"
"Ya. Victor bahkan menggendongku saat kakiku sakit, dia bisa bertahan."
"Sepertinya dosisnya harus di tambah, aku tidak menyangka aroma yang kau keluarkan sangat kuat. Kita lihat apakah obat ini bisa menahan Wangi yang di hasilkan Gen Heroine." Logan sudah mengambil ampul dan memindahkan obat itu ke dalam suntikan.
Logan menjentikkan suntikan itu, dan kemudian siap menusuk lengan Aurora.
Ketika Logan menyuntikkan ke dalam lengan Aurora terdengar suara Aurora yang lembut.
"Aaah... Ooh... Itu... Sakit..." Kata Aurora.
Suara dan erangan itu membuat Logan semakin bergejolak.
Mendengar suara Aurora, menyentuh kulit Aurora, dan wanginya Gen Heroine yang kuat, dalam sekejab membuat pikiran Logan kacau.
"Aku heran bagaimana Victor bisa bertahan." Kata Logan.
Setelah selesai menyuntik, Logan melihat Aurora memejamkan mata dan menggigit bibirnya, tubuh Aurora bereaksi, tubuh mungil itu bergetar dan gemetar dengan obat tersebut, wajahnya memerah, obat itu menekan semua Gen Heroin yang ada di dalam tubuhnya dan berarti DNA Gen Heroine itu akan menyerang balik tubuh Aurora memberikan stimulus hasrat dan menaikkan hasrat ingin di sentuh serta keinginan bercinta.
"A... Aku... Merasa Aneh..." Kata Aurora terbata.
Aurora meraih lengan Benz Logan, dan mendekat, wajah yang merah, seolah memohon sesuatu.
"Aku...." Aurora hilang kendali, namun juga kadang pikiran normalnya kembali.
"Maa.. Maaf, aku kacau..." Kata Aurora putus asa.
Sedangkan Logan yang melihat Aurora sedang menerima efek obat itu, seperti tersetrum dengan wajah memohon Aurora, gadis itu cantik, masih murni dan tentu saja wanginya yang sangat memikat membuat Logan semakin mabuk.
"Sialan."
Logan meraih tubuh Aurora yang panas dan lemah.
"Aku tidak tahu jika efeknya akan membuatmu seperti ini, aku akan memukul pria biadap itu ( pimpinan mutan )"
"Aku tidak kuat..." Rintih Aurora.
Saat itu Aurora dengan berani naik di atas pangkuan Logan dengan posisi masing-masing kakinya berada di samping paha-paha Logan dan kemudian memeluk tubuh panas Logan.
"Boleh kah aku mencium mu... Sekali saja..." Kata Aurora.
"Ohh.. Tidak... Maafkan kelancanganku, tapi aku tidak berdaya, obat apa yang sudah kau suntikkan padaku..."
Logan hanya diam merasakan tubuh nya memanas, dia merasa tertekan. Apalagi Aurora mendudukinya.
"Dosisnya harus di tambah, dosis obat yang ada padaku sama sekali tidak bekerja." Kata Logan dalam hati.
Aurora mendekatkan wajahnya dan hendak mencium Logan.
Bibir Aurora menyentuh bibir Logan, dan dengan rakus Logan lebih dulu mengulumm bibir Aurora, tangan besar Logan meremas kepala Aurora, yang saat itu Aurora berada di pangkuan Logan, Aurora berada dalam genggamannya.
Panas tubuh Logan dan Aurora semakin membara seperti api yang kian menyala.
Logan melakukan teportasi dan membawa Aurora ke kamarnya.
"BLAAMM!!!"
Saat itu mereka masih terus berciuman dan tiba-tiba mereka sudah berpindah di dalam kamar, tepat di atas tempat tidur milik Logan, Aurora berada di bawah tubuh besar Logan, saling memeluk, dan Logan menekan tubuh Aurora dengan buas. Ciuman yang sangat panas dan rakus.
bersambung~
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 22 Episodes
Comments
eva nindia 🦐
moga trjadii yaa 🤣🤣 dripda am sng mantan 😤
2022-12-03
0
Anis R
sedikit demi sedikit mungkin logan akan jatuh cinta sama aurora
2022-12-02
0
thabita
uuuuch
2022-12-02
0