"TOK TOK TOK!!"
Pintu di ketuk tatkala Lucy sudah mulai menikmati sentuhan tangan Logan.
Mata Lucy membelalak, dan sadar bahwa ia tak seharusnya berbuat demikian.
Kemudian Logan membuka pintu dan itu adalah Victor.
"Seberani ini pastikan itu penting." Kata Logan.
Kemudian Victor membisikkan sesuatu di telinga Logan.
Pria tampan itu melihat ke arah Lucy.
Wanita putih yang agak pendek dan cantik itu tahu ada suatu masalah dan saatnya ia harus pergi sebelum di usir. Lucy merasa dingin dan mengambil syalnya lalu berjalan mendekati Logan
"Aku harus pergi, maaf suamiku menunggu." Kata Lucy dingin.
Batin Lucy, "Itu adalah alasan yang sangat tidak masuk akal. Apakah Logan akan sakit hati? Apa aku sekarang nerasa di campakkan dan ingin di perhatikan lebih oleh seorang Benedict Logan?"
Logan tidak menghentikannya, namun ia percaya wanita itu akan datang kembali untuk menemuinya sendiri dan berlutut ingin merasakan ciumannya lagi.
Logan tahu itu, karena ia bisa membaca pikiran Lucy. Ada banyak rahasia pada diri Logan, karena Logan yang sekarang bukanlah Logan yang dulu.
"Kita harus memindahkan nya dengan segera Tuan, sebelum mereka berhasil menemukan gadis itu."
"Perketat penjagaan dan tempatkan Omega yang memiliki indra penciuman tinggi untuk mengidentifikasi jika ada mutan lain yang datang. Pantas saja aku sedikit merasakan wangi nya, ku kira itu parfum milik Lucy."
Mutan adalah manusia yang mengalami perubahan, terjadi pada bahan genetik baik pada taraf tingkatan gen maupun pada tingkat kromosom.
Setelah bermutasi para manusia menjadi mutan dan mereka akan menjadi kuat melebih manusia biasa.
Logan menelan ludahnya.
"Dan dimana dia sekarang?" Tanya Logan.
"Ada di rumah tepat di samping kastil anda."
"Pindahkan dia dengan teleportasi dan berikan satu pengawal wanita yang tangguh, aku tidak menduga dia justru datang sendiri ke tempat ini, bahkan ini lebih cepat dari yang ku kira, ku pikir aku bisa menyelesaikan urusanku dengan Lucy lebih dulu, baru aku bisa memikirkannya masalah gadis itu."
"Apa kita perlu berbicara pada Profesor Dave?" Tanya Victor.
"Beritahu dia melalui telepati."
"Baik Tuan.
Kemudian Logan masuk kembali ke dalam kamarnya, sedangkan Victor sendiri pergi menggunakan teleportasi.
Teleportasi yaitu, berpindah dari tempat satu ke tempat lainnya secara instan.
******
"BLAMM!!"
Victor sampai di rumah Aurora, saat itu ia melihat bahwa Aurora sedang terlelap di atas ranjangnya, gadis itu bahkan belum mengganti gaunnya.
Victor yang berdiri di dekat ranjang Aurora dengan cepat menutup hidungnya menggunakan lengannya.
"Astaga... Wanginya kuat sekali. Sebentar lagi gadis ini menginjak usia 18tahun, dan sudah di pastikan, dia akan berubah menjadi gadis pemilik Gen Heroine."
Kemudian Victor hendak mengangkat tubuh Aurora, gadis itu sudah berada di pangkuannya, namun gejolak hasrat semakin mengikatnya lebih erat.
"Aku.... Tidak bisa menahannya... Lagiii."
Victor dengan cepat meminta bantuan pada seseorang, itu adalah Profesor Dave, ia mengirimkan telepati nya dan memanggil Profesor.
"Astaga....!!!! Cepatlah kemari...!!!" Geram Victor.
Hingga akhirnya Victor kehabisan tenaga atas kendalinya sendiri, ia melemparkan Aurora ke atas ranjang dan hendak membuka pakaian Aurora.
Namun tangan kekar Victor yang hendak membuka gaun Aurora dengan cepat di raih oleh seorang pria, dan itu adalah Profesor Dave.
Profesor menarik tangan Victor dan melemparkannya hingga tubuh Victor terpental membentur dinding.
"Maafkan aku Profesor... Aku sudah sangat menahannya." Kata Victor terengah. Tubuhnya terlihat kepanasan dan lemah. Nafasnya pun juga semakin cepat.
"Gadis itu berubah menjadi sangat memikat dan menggoda. Wangi yang di keluarkan sangat kuat dan seperti dosis yang tinggi." Kata Victor lagi.
"Itu karena dia masih perawan jadi memgeluarkan aroma wangi yang lebih menyengat. Aku yang akan membawanya ke pulau Atlanta dimana para klan mutan murni berada." Kata Profesor.
"Maafkan aku Profesor." Kata Victor menyerah.
Aurora sudah di hipnotis dalam tidurnya terlebih dulu oleh Victor, agar ia tidak dapat bangun sebelum waktunya.
Kemudian Profesor menghilang dari hadapan Victor, menggunakan kekuatan Teleportasi.
"BLAAMM!!!"
Victor mengela nafasnya.
"Aku sudah gila! Aku memang binatang!" Kata Victor yang menatap ranjang Aurora. Sepersekian detik lalu, Vivtor memiliki niat untuk menghirup bekas dimana Aurora tidur.
Ranjang itu masih tercium wangi tubuh Aurora.
Dengan sangat putus asa dan sekuat tenaga, Victor menutup mata dan melakukan teleportasi kembali ke kastil.
Victor sampai di kamarnya, ia ambruk di atas lantai dekat ranjangnya.
"Astaga, aku menjadi mengerti kenapa semua mutan menginginkan Gen Heroine, Dan aku mengerti kenapa sekarang Tuan Logan sangat membenci Gen Heroine." Kata Victor merangkak naik ke atas ranjangnya.
"Aku harus menyelesaikan apa yang sedang terjadi pada tubuhku, apakah mandi air dingin bisa mengobatinya. Ini menyiksa."
******
Perlahan mata Aurora terbuka, perlahan pula ia ingat bahwa itu adalah suasana yang aneh, bukan, bukan itu bukan kamarnya.
Kepala Aurora terasa berat dan membuatnya duduk dengan menyangga kepala.
"Astaga... Apa yang terjadi, aku ingat tadi malam menghadiri pesta dan pulang lalu tidur karena terlalu lelah." Kata Aurora.
"Hai..." Sapa seseorang, itu adalah suara wanita.
Aurora memutar kepalanya, seorang gadis dengan rambut sebahu dan sangat cantik duduk di dekat ranjangnya.
Gadis itu memakai pakaian casual, hot pan dan kaos pendek memperlihatkan sedikit perutnya.
"Si... Siapa kau?" Tanya Aurora.
"Aku teman sekamarmu. Namaku Moa." Gadis cantik yang memiliki wajah eropa itu tersenyum.
"Ba.. Bagaimana aku bisa ada di sini? Aku... Bukankah... Aku... Semalam."
"Sepertinya aku harus mengatakannya, karena kau juga sudah menginjak usia 18 tahun, seharus nya kau bisa menerima kenyataannya."
"Menerima kenyataan?" Aurora makin tidak faham.
"Kau sudah berubah menjadi seorang Gen Heroine. Meski perubahannmu belum sempurna, tapi aku sangat heran, wangi yang keluar dari tubuhmu sudah sangat menyengat."
"Apa?" Aurora memasang wajah bodoh, ia menganggap gadis dihadapannya sedang mengarang cerita ataukah kepalanya sempat terbentur.
"Kau pasti tidak percaya, tapi kauu di pindahkan oleh Profesor Dave menggunakan kekuatan Teleportasi." Kata Moa lagi.
"Apa?! Tele... Tele...?" Aurora semakin memasang wajah bodoh yang sangat jelek.
"Kau pasti mengangapku sudah gila." Kata Moa.
"Katakan saja aku sekarang ada dimana?" Aurora turun dari ranjangnya, ia sedang berada di kamar pasien dan kemudian berjalan mendekati jendela.
"Waahh...." Kata Aurora takjub.
Bangunan maju yang terlihat oleh mata Aurora sangat berbeda dengan apa yang biasanya ia lihat.
"Ini apa?" Tanya Aurora.
"Selamat datang di dunia mutan." Kata Moa.
"Mu... Muu... Mu... Apa? Mukbang?"
"Astaga!" Moa menepuk jidatnya pelan.
"MUUTAAN." Kata Moa.
"Apa itu mutan?" Tanya Aurora.
"Mutan adalah Manusia mutan yaitu manusia yang mengalami perubahan bentuk secara genetis karena adanya stimulus yang dikenai pada dirinya."
Aurora masih kebingungan.
"Mutan adalah Individu yang mengalami proses mutasi atau mengalami perubahan pada DNA atau RNA dan menimbulkan perubahan sifat karena adanya proses mutasi. Mutan terjadi karena penyimpangan yang terdapat di kromosomnya dan penyimpangan yang terjadi ini akan diturunkan lagi pada keturunannya. Aku tidak mengetahui siapa orang tuamu, namun karena kamu juga menjadi mutan dengan Gen Heroine, maka mereka pasti juga salah satu dari mutan, entah ayah atau ibu mu, atau bahkan kedua orang tuamu." Kata Moa.
"Kau pasti bercanda. Aku harus kembali ke rumah ku, dan kembali beraktifitas. Aku tidak ingin mendengar omong kosong." Kata Aurora.
"Tapi, kau tidak bisa kembali, kau sudah berubah menjadi Gen Heroine, semua mutan pria bahkan wanita akan memburumu!" Teriak Moa.
"Kauu pasti salah orang, hidup ku baik-baik saja selama ini."
Kemudian Aurora pergi keluar, meski ia tidak tahu harus kemana namun ia percaya akan ada jalan keluar, dia harus terus berjalan.
Moa yang tidak bisa membujuk Aurora pun melapor pada atasannya dengan segera.
Bersambung~
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 22 Episodes
Comments
wawan
uwow bagus ni
2022-12-02
0
DidiWijaya
ternyata mereka bkn manusia biasa
2022-12-02
0
Badzin
logan pasti manusia mutan terkuat
2022-12-02
0