Bab. 2 Perjumpaan

Malam sudah semakin larut. Kegelapan malam sedikit terkurangi oleh bias cahaya bulan yang menerangi bumi. Di ujung jalan, seorang gadis berjalan seorang diri sambil menggendong sebuah baskom besar yang isinya telah kosong.

Ada binar gembira di wajahnya yang terbungkus rasa lelah. Langkah kecilnya riang menembus kegelapan malam menuju ke sebuah gubuk kecil yang terletak di pinggir kali.

Malam ini semua dagangan kue bulannya habis terjual. Dan itu berarti besok dia bisa makan dan juga memiliki sedikit uang untuk menebus obat untuk ibunya yang kini sedang terbaring sakit di rumah.

Tiba-tiba, dari arah depan muncul lima orang pemuda yang langsung berdiri di depan gadis itu dan menghadang langkahnya.

" Hei, Manis..! Mau kemana, hah?! " Salah seseorang di antara kelima pemuda itu menarik tangan gadis itu secara paksa. Wajah pemuda itu terlihat menakutkan karena ada luka memanjang menggores di wajahnya yang memang sudah hitam itu.

" Auuwww... Lepaskan! Apa mau kalian?! " bentak gadis itu. Dia berusaha untuk membebaskan cekalan tangannya dari cengkraman pemuda itu.

" Hehehe, kami maunya kamu menemani kami, Manis.. " jawab pemuda itu yang langsung disambut gelak tawa oleh keempat orang temannya.

" Cuih,.... Jangan macam - macam, atau aku akan berteriak biar orang - orang berdatangan dan mengeroyok kalian semuanya.! " ancamnya sambil terus berusaha untuk melepaskan diri.

" Berteriak saja sesukamu, Manis. Tak akan ada yang mendengar. Tempat ini sepi dan jauh dari keramaian, hahaha.. " jawab temannya yang lain.

Kini kelimanya sudah menyeret paksa gadis itu menuju ke semak-semak yang letaknya tak jauh dari sana.

" Tolong...... tolong........! " gadis itu berteriak sekuat tenaga.

Namun, tak seorangpun yang mendengar teriakan gadis itu karena memang tempat itu jarang sekali di lewati oleh orang.

Kelima pemuda itu terus saja menyeret gadis malang yang tak berdosa itu dengan beringas. Sementara gadis itu juga tak hentinya berteriak sambil memberontak.

Namun teriakan gadis itu dan juga berontakan gadis itu kalah jauh dengan tenaga kelima pemuda yang sudah dikuasai oleh nafsu angkara tersebut.

Hingga akhirnya, salah seorang dari mereka kemudian menarik paksa baju yang dipakai oleh gadis itu hingga robek dan menampakkan sebagian tubuh dan dadanya. Kemudian salah seorang dari mereka lantas mendorong tubuh gadis itu hingga jatuh ke semak-semak.

Tubuh Gadis itu gemetar ketakutan. Sambil menangis dia menghiba dan meminta kepada kelima pemuda itu agar berbelas kasih dan membebaskan dirinya.

Namun kelima pemuda yang sudah dikuasai oleh iblis itu tidak lagi merasa iba kepada gadis itu. Malahan kini, salah seorang dari mereka sudah berusaha untuk menggagahi gadis itu. Gadis itu semakin kencang menangis.

" LEPASKAN GADIS ITU.....!!!" sebuah bentakan keras berhasil menghentikan aksi kelima pemuda itu. Serentak kelima pemuda itu menoleh ke arah suara bentakan tadi.

Seorang pemuda berambut gondrong sebahu sedang berdiri tak jauh di belakang mereka. Pakaiannya yang serba hitam senada dengan warna rambutnya. Sorot matanya tajam memandang kelima pemuda itu.

Sejenak, kelima pemuda tadi dibuat terpana oleh paras tampan pemuda itu. Segitu tampannya wajah pemuda itu sehingga membuat mereka sampai melongo takjub.

Kesempatan baik itu tidak disia - siakan oleh gadis itu. Dengan sisa - sisa tenaganya, gadis itu bangkit dan berlari ke arah seseorang yang berdiri tepat di belakang kelima pemuda tadi.

" Tuan, tolong saya, tuan....! Mereka ingin berbuat jahat padaku.."

" Berdirilah di belakangku....! " terdengar suara pemuda itu. Suaranya dingin dan terdengar jauh sekali.

Gadis itu langsung berdiri di belakang pemuda itu.

Sedangkan kelima pemuda tadi, sesaat kemudian mereka langsung sadar dari keterpanaan mereka dan segera menyadari bahwa mangsa mereka sudah lepas. Mereka menjadi geram saat mendapati kini Gadis itu sudah berdiri di belakang pemuda itu.

"Serahkan Gadis itu. Dia milik kami. Kami yang lebih dahulu mendapatkannya." bentak salah seorang dari mereka.

" Bagaimana jika aku tak mau..! " tanya Pemuda itu dengan santai tapi terkesan menantang.

" Maka kami tak segan - segan untuk merusak wajah tampanmu itu." bentak mereka lagi.

" Oh, ya..! Tunjukkan padaku bagaimana caranya kalian ingin merusak wajahku." Pemuda itu langsung melayang terbang mendekati kelima pemuda itu.

Kelima pemuda itu terkejut bukan kepalang. Baru kali ini mereka melihat ada manusia yang bisa terbang. Semakin terkejut mereka saat kini berhadapan sudah berhadapan dengan pemuda itu. Wajah pemuda itu berubah menjadi mengerikan dengan sepasang taring panjang dan mata yang merah menyala.

" SET... SET... SETAN.... " kelima pemuda itu lari tunggang langgang ketakutan setelah melihat wajah pemuda itu.

Pemuda itu kemudian berpaling ke arah gadis malang yang masih saja berdiri di tempat tadi.

Sesaat kemudian, pemuda itu sudah berdiri di hadapan gadis itu.

Berbeda dengan kelima pemuda tadi, sedikitpun gadis itu tak menampakkan rasa takut saat melihat wajah pemuda itu. Dia hanya menunduk sambil berusaha menutupi bagian tubuhnya yang sedikit terbuka karena baju yang dipakainya kini sudah robek tak beraturan.

" Kamu tidak takut padaku? "

Gadis itu hanya menggeleng sambil tetap menundukkan kepalanya. Dia sungguh malu dengan keadaan dirinya. Pakaian yang dia pakai tidak mampu menutupi tubuhnya dengan baik karena sudah dirobek paksa oleh pemuda berandalan tadi.

Pemuda itu sepertinya maklum akan kondisi gadis itu.

" Permisi, maaf...! " kata pemuda itu. Dia lalu menyentuh ujung baju gadis itu dan secara ajaib, baju gadis itu sudah berganti menjadi baju baru dengan model yang sama.

Gadis itu menjadi sangat heran dan takjub. Bagaimana bisa pemuda itu melakukannya, pikirnya.

Namun, gadis itu juga merasa sangat bersyukur karena kini pakaiannya sudah berganti dengan yang baru.

" Alhamdulillah, aku jadinya tak usah pusing memikirkan buat beli baju baru lagi. Karena aku juga tak punya uang untuk membeli baju."

Uang.....

Tiba-tiba saja gadis itu menjadi panik. Uangnya hilang......

Seluruh uang hasil penjualan kue bulan miliknya lenyap. Padahal uang itu akan dia belikan makanan dan obat untuk ibunya.

" Kamu mencari ini.. " pemuda itu menyerahkan sebuah tas plastik kecil yang berisi uang hasil penjualan kue bulan yang tak seberapa itu.

Bukan main senang hati gadis itu. Kembali dia mengucapkan Terima kasih kepada pemuda itu karena sudah menemukan uangnya.

" Terima kasih sekali lagi, tuan. Anda sungguh baik sekali."

" Tak perlu seperti itu. Aku hanya kebetulan lewat saja. Dan melihat ada sekelompok orang yang ingin berbuat kejahatan. Sekarang pulanglah, hari sudah larut malam."

"Baik, tuan. Terima kasih. " Gadis itu kemudian berlalu pergi dari hadapan pemuda itu.

" Tunggu, .... "

Gadis itu menghentikan langkahnya. Dia menoleh ke arah pemuda itu.

" Ada apa, Tuan? "

" Jangan panggil aku tuan. Namaku Khalied. Siapa namamu? "

" Nama saya Zahra, Tuan.. "

Pemuda itu mendekati Zahra dan menyerahkan sebuah bungkusan kecil ke tangan gadis itu.

" Ambillah ini. Di dalamnya berisi dua buah pil. Berikan kepada ibumu. Insya Allah, ibumu akan sembuh."

Mata Zahra terbelalak kaget. Dia heran bagaimana bisa pemuda yang tak dikenalnya itu tahu jika saat ini ibunya sedang terbaring sakit.

" Tuan.. eh...maksudku, Khalied. Bagaimana bisa...? Maksudnya.... "

" Sudahlah, mari saya antar kamu pulang."

Zahra pun akhirnya menurut saja. Dia pikir tentunya akan lebih aman jika bersama pemuda itu. Walaupun pemuda itu agak sedikit aneh, tapi Dia yakin bahwa pemuda itu orang baik.

Dalam sekejap, Zahra sudah berada di depan gubuk kecil yang merupakan rumah tempat tinggalnya bersama sangat ibu.

" Kita sudah sampai. Aku rasa ibumu pasti sudah menunggumu. Selamat malam. Ini untukmu... " Pemuda itu menyerahkan sebuah bungkusan yang berisi makanan, kemudian menghilang begitu saja dari hadapan Zahra.

" Khalied...., siapa dia? Apa dia manusia seperti aku, ya??? tanya Zahra dalam hati...........

Terpopuler

Comments

Mr.VANO

Mr.VANO

khalied anak pangeran hasyeem yg kembarkan

2023-06-13

0

Feisya Caca

Feisya Caca

pertemuan yang manis 😍 genre fantasinya dapet banget kak

2023-04-02

0

Berdo'a saja

Berdo'a saja

Khalid sama Zahra

2023-01-31

2

lihat semua
Episodes
1 Bab. 1 Pangeran Arkana
2 Bab. 2 Perjumpaan
3 Bab. 3 Penyerbuan Di Istana Bukit Malaikat
4 Bab. 4 Pandangan Mata Bathin Ki Anom
5 Bab. 5 Penglihatan Sang Pangeran
6 Bab. 6 Penglihatan Sang Pangeran ( Part 2 )
7 Bab. 7 Kisah Pedang Mata Malaikat
8 Bab. 8 Tumbal Darah Perawan ( Bagian 1 )
9 Bab. 9 Tumbal Darah Perawan ( Part 2 )
10 Bab. 10 Tumbal Darah perawan ( part 3 )
11 Bab. 11 Tumbal Darah Perawan (Part 4)
12 Bab. 12 Tumbal Darah Perawan ( Part 5)
13 Bab. 13 Tumbal Darah Perawan (Part 6)
14 Bab. 14 Tumbal Darah Perawan (Part 7)
15 Bab. 15 Tumbal Darah Perawan (Part 8)
16 Bab. 16 Tumbal Darah Perawan (Part 9)
17 Bab. 17 Dimensi ke Empat
18 Bab. 18 Nyi Ratu Blorong
19 Bab. 19 Zahra Menghilang
20 Bab. 20 Negeri di Negeri Tak Bertuan
21 Bab. 21 Negeri di Negeri tak Bertuan
22 Bab. 22 Dunia Cermin..
23 Bab. 23 Bertemu Zamura
24 Bab. 24 Makhluk Apakah Kamu..?
25 Bab. 25 Manusia Harimau
26 Bab. 26 Kutukan Lamma
27 Bab. 27 Ramalan Zaggart
28 Bab. 28 Buto Ijo (Part 1)
29 Bab. 29 Buto Ijo (Part 2)
30 Bab. 30 Buto Ijo ( Part 3 )
31 Bab. 31 Kejujuran Pangeran Khalied
32 Bab. 32 Roh Perawan Suci
33 Bab. 33 Roh Perawan Suci ( Part 2 )
34 Bab. 34 Roh Perawan Suci ( Part 3)
35 Bab. 35 Makhluk dari Neraka
36 Bab. 36 Kebinasaan Iblish pohon
37 Bab. 37 Cemburu...
38 Bab. 38 Gunung Hantu dan Gunung Siluman
39 Bab. 39 Perangkap Kalla
40 Bab. 40 Perangkap Kalla ( Part 2)
41 Bab. 41 Kristal Arwah
42 Bab. 42 Pertemuan Lima Bintang
43 Bab. 43 Makhluk Panghisap Darah
44 Bab. 44 Pertarungan dengan Nagini
45 Bab. 45
46 Bab. 46 Pertarungan dengan Nagini ( part 3)
47 Bab. 47 Pertarungan Dengan Nagini (Part 4)
48 Bab. 48 Aku Bahagia Bersamamu
49 Bab. 49 Kehilangan
50 Bab. 50
51 Bab. 51 Trubuks
52 Bab. 52 Ifrit
53 Bab. 53 Godaan
54 Bab. 54 Kita bagai langit dan Bumi
55 Bab. 55 Kapal Pengangkut Jiwa
56 Bab 56
57 Bab. 52 Kapal Pengangkut Jiwa ( Part 3 )
58 Bab. 58
59 Bab. 59
60 Bab. 60
61 Bab. 61
62 bab. 62 Bluma...
63 Bab. 63 Bluma ( Part 2 )
64 Bab. 64 Bluma ( Part 4)
65 Bab. 65 Kembalinya Nagini
66 Bab. 66
67 Bab. 67 Pedang Mata Malaikat
68 Bab. 68 Kembali ke Alam Dunia.
69 Bab. 69 Pulang.....
70 Bab. 70 Pulang ( Part 2 )
71 Bab. 71 Batu Lima Bintang
72 Bab. 72 Batu Lima Bintang ( Part 2 )
73 Bab. 73 Pintu Ke alam Dunia.
74 Bab. 74 Pertemuan Kembali
75 Bab. 75 Permintaan Sang Ayah
76 Bab. 76
77 Bab. 77
78 Bab. 78 Waktu yang Terhenti
79 Bab. 79
80 Bab. 80 Penghuni Hutan Alas Roban
81 Bab. 81
82 Bab. 82 Tumbal Berdarah
83 Bab. 83
84 Bab. 84 Serangan Gelap
85 Bab. 85 Talak
86 Bab. 86
87 Bab. 87
88 Bab. 88 Kematian Ki Bawut
89 Bab. 89
90 Bab. 90 Nayyara
91 Bab. 91 Kuntilanak
92 Bab. 92 Kuntilanak (Part 2 )
93 Bab. 93 Hilangnya Kania
94 Bab. 94 Pencarian Kania
95 Bab. 95
96 Bab. 96
97 Bab. 97 Pertarungan Berdarah
98 Bab. 98 Pertarungan Berdarah ( part 2 )
99 Bab. 99 Pertarungan Berdarah
100 Bab. 100 Kematian Iblis Merah
101 Bab. 101 Pertarungan Besar ( Part 1)
102 Bab. 102 Pertarungan Besar ( Part 2 )
103 Bab. 103 Pertarungan Besar ( Part 3)
104 Bab. 104 Waktu Yang Terhenti
105 Bab. 105 Waktu Yang Terhenti ( Part 2 )
106 Bab. 106 Menemukan Cinta Yang Hilang.
107 Bab. 107 Menemukan Cinta Yang Hilang.
108 Bab. 108 Pertemuan Kembali
109 BAB. 109
110 Bab. 110
111 Bab. 111 Andai waktu bisa Kembali
112 Bab. 112
113 Bab. 113 GUNDERUWO
114 Bab. 114
115 Bab. 115
116 Bab. 116 Janji Pangeran Arkana
117 Bab. 117 Perjanjian Keramat
118 Bab. 118 Perjanjian Keramat ( Part 2 )
119 Bab. 119 Kerasukan
120 Bab. 120 Akhir Untuk Bahar
121 Bab. 121 Ajakan Kencan ( Edisi Pangeran Khalied)
122 Bab. 122
123 Bab. 123 Mencintai Pangeran Khalied
124 Bab. 124 Kisah Putri Humaira
125 Bab. 125 Kisah Putri Humaira ( Part 2)
126 Bab. 126 Kisah Balqis
127 Bab. 127 Kisah Balqis ( Part 2 )
128 Bab. 128 Kisah Balqis ( Part 3 )
129 Bab. 129 Cintai Aku, Zyftar
130 Bab. 130 Hukuman
131 Bab. 131 Pernikahan
132 Bab. 132 Keberatan Pangeran Sa'if
133 Bab. 133 Kisah Zyftar, Jin Bermata Merah.
134 Bab. 134 Pangeran Kuda Putih
135 Bab. 135 Keluarga Kecil
136 Bab. 136 Kisah Di Awal Pagi
137 Bab. 137 Bertemu Mei Fang di Dunia Nyata.
138 Bab. 138 Kecemburuan Zahra...
139 Bab. 139 Menikahlah Dengan ku Zahra..
140 Bab. 140 Permohonan Pangeran Khalied
141 Bab. 141
142 Bab. 142 Karma Yang Tertinggal
143 Bab. 143 Karma Yang Tertinggal
144 Bab. 144 Batu Giok Setan
145 Bab. 145 Melamar Zahra
146 Bab. 146 Acara Lamaran
147 Bab. 147 Pangeran Serigala
148 Bab. 148
149 Bab. 149 Tanda Bakti Pangeran Fatan
150 Bab. 150 Putri Meizh Vs Pangeran Fatan.
151 Bab. 151 Pangeran Serigala Vs Naga Lembu Amur
152 Bab. 152
153 Bab. 153 Prahara Bulan Berdarah
154 Bab. 154 Penyerbuan Kawanan Serigala
155 Bab. 155 Kedatangan Musuh Lama
156 Bab. 156 Kematian Rawing
157 Bab. 157 Jangan Mandi Senja
158 Bab. 158 Kerajaan Alas Amarta.
159 Bab. 159 Kerajaan Alas Amarta
160 Bab. 160 Ayo kita Pulang..!
161 Bab. 161 Menikah
162 Bab. 162 MP
163 Bab. 163 MP ( episode 2)
164 Bab. 164 Panggilan Pangeran Arkana
165 Bab. 165 Bangunlah dari Mimpi Burukmu
166 Bab. 166 Sate Padang
167 Bab.167 Pedang dan Cinta
Episodes

Updated 167 Episodes

1
Bab. 1 Pangeran Arkana
2
Bab. 2 Perjumpaan
3
Bab. 3 Penyerbuan Di Istana Bukit Malaikat
4
Bab. 4 Pandangan Mata Bathin Ki Anom
5
Bab. 5 Penglihatan Sang Pangeran
6
Bab. 6 Penglihatan Sang Pangeran ( Part 2 )
7
Bab. 7 Kisah Pedang Mata Malaikat
8
Bab. 8 Tumbal Darah Perawan ( Bagian 1 )
9
Bab. 9 Tumbal Darah Perawan ( Part 2 )
10
Bab. 10 Tumbal Darah perawan ( part 3 )
11
Bab. 11 Tumbal Darah Perawan (Part 4)
12
Bab. 12 Tumbal Darah Perawan ( Part 5)
13
Bab. 13 Tumbal Darah Perawan (Part 6)
14
Bab. 14 Tumbal Darah Perawan (Part 7)
15
Bab. 15 Tumbal Darah Perawan (Part 8)
16
Bab. 16 Tumbal Darah Perawan (Part 9)
17
Bab. 17 Dimensi ke Empat
18
Bab. 18 Nyi Ratu Blorong
19
Bab. 19 Zahra Menghilang
20
Bab. 20 Negeri di Negeri Tak Bertuan
21
Bab. 21 Negeri di Negeri tak Bertuan
22
Bab. 22 Dunia Cermin..
23
Bab. 23 Bertemu Zamura
24
Bab. 24 Makhluk Apakah Kamu..?
25
Bab. 25 Manusia Harimau
26
Bab. 26 Kutukan Lamma
27
Bab. 27 Ramalan Zaggart
28
Bab. 28 Buto Ijo (Part 1)
29
Bab. 29 Buto Ijo (Part 2)
30
Bab. 30 Buto Ijo ( Part 3 )
31
Bab. 31 Kejujuran Pangeran Khalied
32
Bab. 32 Roh Perawan Suci
33
Bab. 33 Roh Perawan Suci ( Part 2 )
34
Bab. 34 Roh Perawan Suci ( Part 3)
35
Bab. 35 Makhluk dari Neraka
36
Bab. 36 Kebinasaan Iblish pohon
37
Bab. 37 Cemburu...
38
Bab. 38 Gunung Hantu dan Gunung Siluman
39
Bab. 39 Perangkap Kalla
40
Bab. 40 Perangkap Kalla ( Part 2)
41
Bab. 41 Kristal Arwah
42
Bab. 42 Pertemuan Lima Bintang
43
Bab. 43 Makhluk Panghisap Darah
44
Bab. 44 Pertarungan dengan Nagini
45
Bab. 45
46
Bab. 46 Pertarungan dengan Nagini ( part 3)
47
Bab. 47 Pertarungan Dengan Nagini (Part 4)
48
Bab. 48 Aku Bahagia Bersamamu
49
Bab. 49 Kehilangan
50
Bab. 50
51
Bab. 51 Trubuks
52
Bab. 52 Ifrit
53
Bab. 53 Godaan
54
Bab. 54 Kita bagai langit dan Bumi
55
Bab. 55 Kapal Pengangkut Jiwa
56
Bab 56
57
Bab. 52 Kapal Pengangkut Jiwa ( Part 3 )
58
Bab. 58
59
Bab. 59
60
Bab. 60
61
Bab. 61
62
bab. 62 Bluma...
63
Bab. 63 Bluma ( Part 2 )
64
Bab. 64 Bluma ( Part 4)
65
Bab. 65 Kembalinya Nagini
66
Bab. 66
67
Bab. 67 Pedang Mata Malaikat
68
Bab. 68 Kembali ke Alam Dunia.
69
Bab. 69 Pulang.....
70
Bab. 70 Pulang ( Part 2 )
71
Bab. 71 Batu Lima Bintang
72
Bab. 72 Batu Lima Bintang ( Part 2 )
73
Bab. 73 Pintu Ke alam Dunia.
74
Bab. 74 Pertemuan Kembali
75
Bab. 75 Permintaan Sang Ayah
76
Bab. 76
77
Bab. 77
78
Bab. 78 Waktu yang Terhenti
79
Bab. 79
80
Bab. 80 Penghuni Hutan Alas Roban
81
Bab. 81
82
Bab. 82 Tumbal Berdarah
83
Bab. 83
84
Bab. 84 Serangan Gelap
85
Bab. 85 Talak
86
Bab. 86
87
Bab. 87
88
Bab. 88 Kematian Ki Bawut
89
Bab. 89
90
Bab. 90 Nayyara
91
Bab. 91 Kuntilanak
92
Bab. 92 Kuntilanak (Part 2 )
93
Bab. 93 Hilangnya Kania
94
Bab. 94 Pencarian Kania
95
Bab. 95
96
Bab. 96
97
Bab. 97 Pertarungan Berdarah
98
Bab. 98 Pertarungan Berdarah ( part 2 )
99
Bab. 99 Pertarungan Berdarah
100
Bab. 100 Kematian Iblis Merah
101
Bab. 101 Pertarungan Besar ( Part 1)
102
Bab. 102 Pertarungan Besar ( Part 2 )
103
Bab. 103 Pertarungan Besar ( Part 3)
104
Bab. 104 Waktu Yang Terhenti
105
Bab. 105 Waktu Yang Terhenti ( Part 2 )
106
Bab. 106 Menemukan Cinta Yang Hilang.
107
Bab. 107 Menemukan Cinta Yang Hilang.
108
Bab. 108 Pertemuan Kembali
109
BAB. 109
110
Bab. 110
111
Bab. 111 Andai waktu bisa Kembali
112
Bab. 112
113
Bab. 113 GUNDERUWO
114
Bab. 114
115
Bab. 115
116
Bab. 116 Janji Pangeran Arkana
117
Bab. 117 Perjanjian Keramat
118
Bab. 118 Perjanjian Keramat ( Part 2 )
119
Bab. 119 Kerasukan
120
Bab. 120 Akhir Untuk Bahar
121
Bab. 121 Ajakan Kencan ( Edisi Pangeran Khalied)
122
Bab. 122
123
Bab. 123 Mencintai Pangeran Khalied
124
Bab. 124 Kisah Putri Humaira
125
Bab. 125 Kisah Putri Humaira ( Part 2)
126
Bab. 126 Kisah Balqis
127
Bab. 127 Kisah Balqis ( Part 2 )
128
Bab. 128 Kisah Balqis ( Part 3 )
129
Bab. 129 Cintai Aku, Zyftar
130
Bab. 130 Hukuman
131
Bab. 131 Pernikahan
132
Bab. 132 Keberatan Pangeran Sa'if
133
Bab. 133 Kisah Zyftar, Jin Bermata Merah.
134
Bab. 134 Pangeran Kuda Putih
135
Bab. 135 Keluarga Kecil
136
Bab. 136 Kisah Di Awal Pagi
137
Bab. 137 Bertemu Mei Fang di Dunia Nyata.
138
Bab. 138 Kecemburuan Zahra...
139
Bab. 139 Menikahlah Dengan ku Zahra..
140
Bab. 140 Permohonan Pangeran Khalied
141
Bab. 141
142
Bab. 142 Karma Yang Tertinggal
143
Bab. 143 Karma Yang Tertinggal
144
Bab. 144 Batu Giok Setan
145
Bab. 145 Melamar Zahra
146
Bab. 146 Acara Lamaran
147
Bab. 147 Pangeran Serigala
148
Bab. 148
149
Bab. 149 Tanda Bakti Pangeran Fatan
150
Bab. 150 Putri Meizh Vs Pangeran Fatan.
151
Bab. 151 Pangeran Serigala Vs Naga Lembu Amur
152
Bab. 152
153
Bab. 153 Prahara Bulan Berdarah
154
Bab. 154 Penyerbuan Kawanan Serigala
155
Bab. 155 Kedatangan Musuh Lama
156
Bab. 156 Kematian Rawing
157
Bab. 157 Jangan Mandi Senja
158
Bab. 158 Kerajaan Alas Amarta.
159
Bab. 159 Kerajaan Alas Amarta
160
Bab. 160 Ayo kita Pulang..!
161
Bab. 161 Menikah
162
Bab. 162 MP
163
Bab. 163 MP ( episode 2)
164
Bab. 164 Panggilan Pangeran Arkana
165
Bab. 165 Bangunlah dari Mimpi Burukmu
166
Bab. 166 Sate Padang
167
Bab.167 Pedang dan Cinta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!