Malam kian larut, keheningan menemani Ziya yang masih terjaga seorang diri. Pikirannya tak bisa beristirahat, memaksa kesadaran Ziya agar terus terjaga. Dia teringat akan sosok makhluk yang menolongnya dalam air. Ingatan itu semakin jelas, seorang pria berbadan duyung.
Persis seperti di film Korea. Bedanya saat ini dia menjadi manusia dan sosok laki-laki itu Duyung. Benar-benar di luar nalar manusia.
Namun, mengingat dirinya sedang berada di pantai Duyung yang konon katanya lautnya di huni oleh para Duyung. Walaupun tidak ada seorang pun orang moderen yang bertemu dengan ras duyung.
Sejarah mengatakan ras Duyung bersembunyi dari jangkauan manusia. Lalu, mengapa duyung itu mau menolong dirinya?
"Haiss, aku tidak bisa tidur gara-gara mikirin duyung! Ck, lebih baik aku search di google aja tentang sisik ikan itu," gumamnya pelan bermonolog pada diri sendiri.
Untung saja Ziya hanya tidur seorang diri, tidak ada seorang pun yang mau tidur satu kamar dengannya, karena Ziya adalah mahasiswa yang dikucilkan.
Mata Ziya terbuka lebar saat membaca hasil pencarian sisik ikan yang ia punya itu. Ternyata benar, google mengatakan bahwa sisik itu adalah sisik duyung jaman kuno.
"Hah? Ha ha? Beneran duyung ternyata!" Ziya tertawa hambar seperti orang bodoh. Gadis itu memilih tidur meski harus di paksa untuk terlelap.
*
*
Sedangkan di sisi lain.
Zeo duduk termenung di atas bebatuan. Duyung jantan itu menatap langit-langit dengan tatapan sendu. Lelah batinnya karena menjadi duyung lemah.
Hampir setiap saat dia di rundung oleh saudaranya. Bahkan, adik-adik duyung nya juga ikut menyakitinya. Tidak ada yang mengerti luka batinnya.
Tidak ada yang mengerti penderitaan nya. Mereka hanya menuntut kesempurnaan dari Zeo. Harus kuat, harus hebat itulah yang selalu mereka katakan pada Zeo.
Mutiara berwarna putih susu keluar dari pelupuk mata Zeo. Duyung jantan itu menangisi kehidupannya yang tragis.
"Kenapa aku harus hidup kalau hanya untuk ditindas, Dewi? Kenapa aku lemah saat aku hidup di tengah-tengah orang yang kuat! Kenapa?"
Zeo bertanya dalam hati. Duyung itu merasa takdir hidupnya sangatlah pelik. Tidak punya teman, memiliki keluarga namun rasanya asing.
Goarrr.
Suara auman keras muncul dalam kepala Zeo. Membuat duyung itu merasa kesakitan. Kepalanya seperti sedang di tusuk oleh ribuan jarum. Tato naga di pelipisnya bersinar terang.
Tiba-tiba air laut berubah menjadi tenang. Tidak ada ombak, laut itu berlagak seperti danau yang airnya tenang. Para predator laut dan ikan-ikan segera berlindung ke terumbu karang.
Hawa yang dikeluarkan oleh Zeo berubah menekan kekuatan para hewan yang berada dalam air maupun di darat. Para siluman daratan berlari ketakutan mencari tempat untuk bersembunyi.
Di kerajaan Duyung.
Para pejabat kerajaan Duyung merasa ketakutan saat merasakan hawa gelap yang tidak tahu dari mana asalnya.
"Dari mana asal aura mengerikan ini?"
"Siapa pemiliknya?"
"Auranya begitu gelap, kuat dan jahat!"
Mereka semua bertanya-tanya, namun tak ada satupun diantara mereka yang tahu dari mana asal aura mengerikan itu.
Sedangkan di sisi lain, duyung tua dan ular putih bernama lucky itu hanya mampu menahan nafas karena aura gelap yang keluar dari tato naga Zeo.
"Lebih baik kita menjauh dari posisi pria itu. Agar kita tidak merasakan aura mengerikan ini!" ajak lucky di angguki oleh pria tua itu.
Pria tua itu melakukan teleportasi dengan kekuatan nya. Pergi entah ke mana.
Kembali lagi pada Zeo.
Duyung jantan itu merasakan pandangannya buram. Kesadarannya di renggut oleh rasa sakit yang ia rasakan.
"Bersabarlah anak muda! Suatu saat nanti kau akan mengetahui alasan apa yang membawamu lahir ke dunia ini!"
Tiba-tiba telinga Zeo mendengar suara seorang wanita. Samar-samar dia melihat sosok wanita cantik yang memancarkan cahaya dari tubuhnya.
"Dewi Fortuna?" ujarnya kaget.
*
*
Mohon dukungan nya yah kakak. Karena cerita ini author ikutkan lomba romansa fantasi. Semoga menang 🥰🌹
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏
Mampir juga ke novel temen author yang nggak kalah keren 🥰❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 37 Episodes
Comments
Yunerty Blessa
Naga adalah pelindung Zeo...
2024-11-15
0
Yunerty Blessa
kasian sekali nasib mu Ziya..,
2024-11-15
0
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
kekutan zeo gelap berati jahat dong semoga zeo bisa menggunakan kekuatannya di jalan yang benar
2022-11-29
0