Seorang pria paruh baya turun dari mobil Pajero nya. Dia menenteng tas kerja nya. Pria itu baru saja pulang dari perjalanan bisnis nya. Sengaja tak memberi kabar pada keluarga nya, karena ponselnya low baterai. Dia melihat rumahnya tampak sepi.
Namun saat dia masuk ke dalam rumah, terdengar suara orang bertengkar dan suara tangis seseorang. Mempercepat langkahnya mencari di mana asal suara tersebut.
Saat tiba di sana, dia melihat putri kandung nya mendorong putri tirinya hingga terhempas membentur meja.
Tak berhenti di situ, musibah terjadi kala guci kaca menimpa tangan putri tirinya.
"Melisa?!" teriak nya dengan suara keras membuat Ziya terkejut.
Dia berlari menghampiri putri tirinya yang menangis sesenggukan dengan darah mengucur deras dari tangan anak tirinya.
"Pa-papa," lirih Ziya terkejut membuat pria paruh baya itu menatap tajam ke arahnya.
"Kau benar-benar anak pembawa sial. Andai aku tahu kalau kau tumbuh menjadi jahat seperti ini, sudah dari dulu aku membunuh mu?!"
Pria paruh baya itu berkata kasar menatap murka putri kecilnya yang dulu sempat ia sayangi dan ia cintai.
Degg.
Bagaikan di tikam oleh seribu pedang tepat ke ulu hati Ziya. Gadis itu meneteskan air matanya, dadanya terasa sesak, nafasnya tercekat.
Untuk sekedar membela diri saja dia tak sanggup. Ingin sekali dia menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Namun, tak mampu sebab lidahnya terlalu kelu.
Anak mana yang mampu berbicara bila orang tuanya sudah berkata kasar seperti yang dikatakan oleh ayah Ziya.
Diam nya Ziya saat ini memiliki sejuta makna. Air matanya mampu menjelaskan betapa sakitnya hati Ziya saat ini.
Betapa terlukanya gadis kecil itu.
"Papa, Mama juga terluka karena di dorong Ziya!" adu Melisa membuat pria itu terkejut.
"Papa, tolong Mama?!" teriak Medina membuat pria itu menoleh ke samping.
Terlihat istrinya terkapar atas rerumputan dan jendela kaca rumahnya pecah. Tanpa mendengar pembelaan Ziya, tanpa peduli penjelasan Putri kecilnya.
Dia langsung saja percaya pada anak tirinya.
Kembali lagi pada Ziya. Dia menetap sang ayah dengan tatapan penuh luka.
"Kau sangat mengerikan?! Kejahatan mu tidak bisa di tolerir lagi. Ternyata di balik wajah lugu mu, tersimpan sifat iblis jahat?! Dengar baik-baik, mulai saat ini kau bukan lagi putriku?! Sekarang juga bereskan barang-barang mu dan keluar dari rumahku. Jangan sampai saat aku kembali, aku masih melihat mu di sini?!" tegas pria paruh baya itu bernama Hendri membuat Ziya melebarkan matanya.
Gadis itu menggelengkan kepalanya cepat. Dia tidak mau meninggalkan kediaman orang tuanya. Ke mana lagi dia akan pergi kalau di usir oleh sang ayah?
"Papa … hiks … Ziya tidak mau pergi, Papa!" Gadis itu akhirnya susah payah mengeluarkan suaranya.
"Berhentilah memanggilku, Papa. Karena kau bukan lagi putriku?!" bentak pria itu kasar membuat hati Ziya terluka parah.
Sakit tapi tak berdarah begitulah keadaan hati Ziya saat ini juga.
Zeo yang bersembunyi di balik dinding kamar Ziya pun segera keluar. Hatinya panas dan darahnya mendidih mendengar ayah Ziya membentak Ziya.
Seolah merasakan Dejavu, Zeo sama seperti Ziya. Sering di perlakukan tak adil oleh ayahnya sendiri.
"Jaga nada bicara mu saat berbicara dengan kekasih ku. Bila tidak, maka aku tidak akan segan membunuhmu saat ini juga. Dasar manusia hina?!" desis Zeo tak tahan lagi keluar dari persembunyiannya.
Mata pria paruh baya itu melebarkan matanya tak percaya melihat seorang pria tampan dan tinggi keluar dari kamar putri kandungnya.
Ziya memejamkan matanya karena masalah pasti akan semakin besar.
Melisa terkejut, dia menelan ludahnya kasar ketika melihat pria tampan berada di samping Ziya. Ketampanannya sangat di luar nalar.
'Sial, bagaimana bisa Ziya punya simpanan pria tampan seperti itu?' batin Melisa mengumpat kesal.
"Dasar p*lacur, tidak hanya jahat. Kau juga menyimpan pria di kamarmu?!" umpat Hendri murka.
*
*
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰😘
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 37 Episodes
Comments
Yunerty Blessa
ayah sendiri mengatakan anak nya pelacur 😭
2024-11-15
0
Yunerty Blessa
tega sekali kau Hendri..Ziya anak kandung mu kau usir dari rumah... belum tentu anak tiri mahu menyayangi mu bila kau sudah tua 😡
2024-11-15
0
Aditya HP/bunda lia
waah ... lihat zeo si Melisa segera launching jadi pelakor tapi gak bakalan berhasil ... 😜
2022-12-30
0