Bab 14 Perkelahian

Flasback on...

Jean masuk ke dalam dan mengikuti langkah kaki Edward. Dengan begitu polosnya dia termakan rayuan si hidung belang tanpa memikirkan resiko yang akan diterimanya.

"Duduklah, aku akan mengganti pakaianku dulu," Edward menyentuh lengan Jean namun di tepis oleh wanita itu.

"Aku datang ke sini bukan untuk menunggumu memakai baju Ed, katakan apa yang mau kau bicarakan denganku. Waktuku tidak banyak."

Edward terkekeh dan mendekati Jean yang masih berdiri menatapnya dengan tatapan kebencian, seakan jijik padanya. "Ayolah sayang, jangan seperti ini. Kita akan segera menikah jadi--" ucapan nya terhenti saat melihat jari manis Jean.

"Dimana cincin pertunangan kita? Kau melepasnya?" Edward meraih tangan Jean dan menggenggamnya. "Atau hilang? Jika memang hilang kita akan membelinya sekarang."

Jean memutar bola mata malas dan muak melihat kekasihnya yang berpura-pura dan seakan tidak tau apapun. Kalau bukan karena ingin memberinya pelajaran, dia tidak akan sudi masuk ke dalam kamar bekas Edward bercumbu dengan selingkuhan nya.

"Minumlah ini, setelah itu istirahatlah di sana," Edward memberikan segelas teh hangat dan menyuruh Jean untuk duduk.

Namun lagi-lagi Jean diam dan membuat Edward kesal. "Kalau ada masalah katakanlah, jangan mendiamkan aku seperti ini sayang. Bukankah biasanya kau selalu bawel dan berisik jika kita sedang bersama."

"Sudah berapa lama?" Edward mengernyit bingung. "Katakan Ed, sudah berapa lama kau bersama dengan nya dan berapa kali kalian melakukan hal menjijikan itu!" teriak Jean yang sudah tidak kuat menahan amarahnya.

Deg!

Edward terdiam sesaat, jantungnya berdetak sangat kencang tidak seperti biasanya. Bagaimana Jean tau mengenai hubungan gelapnya? Padahal ia sudah menyimpan rapat-rapat bahkan membayar awak media agar tidak terekspos.

"A-apa yang kau bicarakan sayang? Aku tidak mengerti," Edward mengelak dan menelan saliva nya kasar.

"Kau pikir aku bodoh? Jangan bilang dia adalah rekan bisnismu, atau sekertaris pribadimu? atau teman penghangat ranjang mu, iya?" bisik Jean lirih.

Plak!

Satu tamparan keras mendarat di pipi kanan Jean. Membuat sudut bibir wanita itu berdarah karena ulah Edward.

Bukan Jean nama nya kalau tidak membalas balik tamparan yang mengenai wajahnya. Ya wanita itu bahkan menendang senjata bekas milik Edward. "Arghhh! Jean apa yang kau lakukan!" jerit nya saat rasa nyeri dan sakit menjalar sampai ke perut.

"Itu balasan untuk pria yang tidak tau diri sepertimu, kau pikir aku bodoh. Jelas-jelas aku melihatmu membawa seorang wanita dan bercinta dengan nya di sini," ucap Jean berhasil membuat Edward tak percaya.

"Mulai sekarang, aku batalkan pertunangan kita." tegas Jean menyiram segelas air ke wajah Edward. "Bersenang-senanglah dan selamat tinggal."

Edward tidak terima dengan apa yang di lakukan Jean. Dengan gampangnya ia ingin mengakhiri semua, sedangkan tubuh wanita itu belum di sentuhnya sama sekali.

Entah punya pikiran darimana, Edward menarik tangan Jean dan membenturkan kepalanya ke tembok. Seketika membuat wanita itu pingsan dan tak sadarkan diri.

"Maafkan aku sayang, aku tidak mau kau menjadi milik orang lain selain aku," Edward tertawa puas dan mengangkat tubuh Jean lalu menidurkannya di atas ranjang.

"Kita akan bersenang-senang malam ini sayang."

Flashback off...

Bughh!

Bughh!

Beberapa kali pukulan mendarat di wajah tampan milik Edward, ya siapa lagi pelakunya kalau bukan Darren. Melihat wanita nya yang disentuh oleh pria lain membuatnya marah dan emosinya memuncak.

Bahkan sekarang Darren sedang berada di atas tubuh Edward dan menyerang nya membabi buta. "Lepaskan bodoh! akan aku habisi bajingaan tengik ini," teriak nya saat Steve menahan tubuhnya.

Darren tidak peduli jika penyakitnya kambuh lagi, yang dia mau Edward harus mati di tangannya.

"Sadar Tuan dia sepupu anda! Kalau anda menghabisinya apa yang akan anda katakan pada tuan Sebastian!" ucapan Steve berhasil membuat emosi Darren mereda dan beranjak mendekati Jean.

Steve tidak jadi mengantar Clara karena ia tau Darren akan melakukan ini dan meminta Boy membawa nya kembali ke mansion.

"Bangunlah kumohon," Darren menepuk pelan pipi Jean, namun wanitanya tidak mau bangun.

"Bawa dia ke rumah sakit, karena tadi tidak sengaja ku mendorongnya hingga--"

Bughh!

Karena kesal Steve melayangkan satu pukulan dan berhasil membuat Edward pingsan. "Terlalu banyak bicara," gumam nya lirih.

"Bereskan semua nya Steve."

"Lalu bagaimana dengan nya Tuan?" Steve menendang pelan wajah Edward yang sudah bonyok.

"Biarkan saja, dia hanya tikus kecil yang mencoba bermain-main denganku," Darren melepas jas nya dan menutupi tubuh Jean lalu membawanya keluar dari sana.

"Maaf, aku terlambat Jean." Darren mengecup bibir Jena sekilas.

"Jangan mencari kesempatan dalam kesempitan Tuan kasihan," ledek Steve yang berada di depan dan fokus menyetir.

"Kasihan apa maksudmu?"

"Kasihan saya yang jadi obat nyamuk Tuan," celetuk Steve, batin nya menangis kali ini.

Darren melotot tajam dan kembali acuh, ia merasa bersalah melihat keadaan Jean yang lemah tak berdaya seperti ini.

...----------------...

Jangan lupa tinggalkan like dan komentar nya kakak... Terima kasih💜

Terpopuler

Comments

Bunda

Bunda

aku suka aksimu steve😃😃😃

2024-12-18

0

Bu ning Bengkel

Bu ning Bengkel

edwad buaya buntung .....bisa jadi begitu.....lanjut.....

2024-06-05

0

Missti Yani

Missti Yani

edwad kadal buntung

2023-05-14

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Darren Alfred
2 Bab 2 Ulat bulu
3 Bab 3 Bandara
4 Bab 4 Jean Ashley
5 Bab 5 hotel
6 Bab 6 Pertemuan
7 Bab 7 Perdebatan
8 Bab 8 Ciuman kedua
9 Bab 9 Menginginkan nya
10 Bab 10 Tendangan maut
11 Bab 11 Pilihan yang sulit
12 Bab 12 Menemui Edward
13 Bab 13 Hampir saja
14 Bab 14 Perkelahian
15 Bab 15 Tinggal bersamaku
16 Bab 16 Makan malam
17 Bab 17 Tidak akan menyentuhmu
18 Bab 18 Kembali bertemu
19 Bab 19 Aku Mencintaimu
20 Bab 20 Pelukan hangat
21 Bab 21 Keras kepala
22 Bab 22 Kabur
23 Bab 23 Satu tembakan
24 Bab 24 Kamar hotel
25 Bab 25 Buaya betina
26 Bab 26 Mulai peduli
27 Bab 27 Tembok pembatas
28 Bab 28 Melepaskan
29 Bab 29 Melamar
30 Bab 30 Pergi bersama Edward
31 Bab 31 Darren kau kembali
32 Bab 32 Aku milikmu malam ini
33 Bab 33 Kiss morning
34 Bab 34 Bertemu calon mertua
35 Bab 35 Tamparan
36 Bab 36 Menikah
37 Bab 37 Resmi menjadi suami istri
38 Bab 38 Club malam
39 Bab 39 Suamiku
40 Bab 40 Yang pertama
41 Bab 41 Nambah lagi?
42 Bab 42 Pergi ke Mall
43 Bab 43 Jayden Attarick
44 Bab 44 Marah
45 Bab 45 Cctv
46 Bab 46 Jean hilang?
47 Bab 47 Ngidam?
48 Bab 48 Hukuman gagal
49 Bab 49 Tertembak
50 Bab 50 Hamil
51 Bab 51 Sudah sadar
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61 The End
62 Promo Novel... London One Night Stand
63 "Cinta Sang Duda Impoten" promo Novel
Episodes

Updated 63 Episodes

1
Bab 1 Darren Alfred
2
Bab 2 Ulat bulu
3
Bab 3 Bandara
4
Bab 4 Jean Ashley
5
Bab 5 hotel
6
Bab 6 Pertemuan
7
Bab 7 Perdebatan
8
Bab 8 Ciuman kedua
9
Bab 9 Menginginkan nya
10
Bab 10 Tendangan maut
11
Bab 11 Pilihan yang sulit
12
Bab 12 Menemui Edward
13
Bab 13 Hampir saja
14
Bab 14 Perkelahian
15
Bab 15 Tinggal bersamaku
16
Bab 16 Makan malam
17
Bab 17 Tidak akan menyentuhmu
18
Bab 18 Kembali bertemu
19
Bab 19 Aku Mencintaimu
20
Bab 20 Pelukan hangat
21
Bab 21 Keras kepala
22
Bab 22 Kabur
23
Bab 23 Satu tembakan
24
Bab 24 Kamar hotel
25
Bab 25 Buaya betina
26
Bab 26 Mulai peduli
27
Bab 27 Tembok pembatas
28
Bab 28 Melepaskan
29
Bab 29 Melamar
30
Bab 30 Pergi bersama Edward
31
Bab 31 Darren kau kembali
32
Bab 32 Aku milikmu malam ini
33
Bab 33 Kiss morning
34
Bab 34 Bertemu calon mertua
35
Bab 35 Tamparan
36
Bab 36 Menikah
37
Bab 37 Resmi menjadi suami istri
38
Bab 38 Club malam
39
Bab 39 Suamiku
40
Bab 40 Yang pertama
41
Bab 41 Nambah lagi?
42
Bab 42 Pergi ke Mall
43
Bab 43 Jayden Attarick
44
Bab 44 Marah
45
Bab 45 Cctv
46
Bab 46 Jean hilang?
47
Bab 47 Ngidam?
48
Bab 48 Hukuman gagal
49
Bab 49 Tertembak
50
Bab 50 Hamil
51
Bab 51 Sudah sadar
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61 The End
62
Promo Novel... London One Night Stand
63
"Cinta Sang Duda Impoten" promo Novel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!