Bab 5 hotel

Mobil yang dikendarai Jean berhenti tepat di depan sebuah hotel. Wanita itu turun dan menutup pintu mobilnya dengan kencang. Lalu berjalan masuk ke dalam dengan tergesa.

''Tuan anda mau turun atau tetap berada disini," tanya salah satu bodyguard.

"Aku akan masuk, tapi suruh beberapa orang untuk memeriksa Cctv yang ada di hotel ini,'' perintah Darren tegas. Ia turun dari mobil, kemudian merapikan jas nya dan berdeham pelan agar tidak terlihat sedang membuntuti seseroang.

"Ck! Kalau bukan karena aku bisa melihat jelas wajahnya, aku malas melakukan ini. Apalagi sekarang aku terlihat seperti penguntit," decaknya memaki dirinya sendiri.

Jean sudah berada di depan pintu kamar hotel. Ya, kamar dimana dulu pernah ia tiduri bersama dengan Edward. Pria yang sangat ia cintai.

Saat itu, Jean tengah mabuk. Karena takut kedua orangtuanya marah melihat keadaannya, Edward membawanya kemari.

Dan disini juga kekasihnya itu pernah memintanya untuk menyerahkan mahkota yang selama ini ia jaga. Namun Jean menolak dengan alasan akan memberikannya saat mereka menikah nanti.

Langkah Jean terhenti saat ingin masuk. Ia belum mempersiapkan hatinya untuk menerima sebuah kenyataan yang lebih dari apa yang di lihatnya di bandara tadi. Entah apa yang Edward lakukan di dalam sana bersama selingkuhannya.

''Kau pasti bisa Jean. Jangan menangis, kau bukan wanita lemah!'' ucapnya meyakinkan dirinya sendiri. Perlahan Jean membuka pintu itu, karena kebetulan ia memiliki kunci cadangannya.

''Ahh...Edward. Kau membuatmu gila," desaah wanita yang sudah berada di bawah kungkungan Edward. Pria itu berkali-kali memberikan kenikmatan yang tiada tara padanya.

''Yes Baby. Milikmu sangat sempit dan menelan semua milikku..." desisnya dengan nafas memburu.

"Berjanjilah setelah ini kau akan menikahi ku Ed," pinta wanita itu. Edward mengangguk, ia seakan sudah tak sanggup berkata-kata lagi. ''Kau yang pertama dan terakhir untukku Ed.''

''Ahh..aku tau sayang," Edward mengecup sekilas bibir wanita. "Kau milikku baby."

Mereka berdua melakukannya sampai mencapai kepuasan bersama. Tanpa tau kalau diluar sana ada sepasang mata yang mengawasinya.

Jean melepas cincin tunangan yang berada di jari manisnya dan membuangnya. Ingin sekali ia menjerit namun tertahan. Karena tidak mau terlihat bodoh dan menganggu sepasang kekasih yang sedang menikmati malam panas menjijikan itu.

*

*

*

Darren masih mengamati Jean dari kejauhan, dan tak lama ia melihat wanita itu melangkah keluar dari kamar hotel tersebut dengan raut wajah sedih dan muram. "Kenapa dia selalu menangis setiap kali aku melihatnya? Apa dia sedang dalam masalah?" ucapnya dalam hati.

"Dan kau, kenapa harus peduli padanya Darren. Bahkan dia bukan siapa-siapa mu," elaknya namun tetap saja hati dan pikirannya berlawanan dengan apa yang keluar dari bibirnya.

"Tunggu Nona! Bisakah kita bicara sebentar. Ada yang ingin aku tanyakan padamu."

Jean menghentikan langkah nya, lalu mengusap pipinya dan menoleh ke arah Darren. "Kau ingin bertanya apa Tuan?" jawabnya dengan senyuman tipis di bibirnya.

Deg!

Jantung Darren kembali berdetak kencang. Dan kali ini tidak seperti biasanya. Ada getaran-getaran aneh yang menggerogoti hatinya. Setelah menunggu lama akhirnya Ia kembali melihat jelas wajah seorang wanita yang begitu cantik dan mempesona di matanya.

"Hei Tuan, apa kau mendengar ku?" Jean melambai-lambaikan tangannya di depan wajah Darren yang sekarang sudah memerah bak kepiting rebus.

"Oh maafkan aku. Aku hanya ingin menanyakan dimana toilet pria," jawabnya lirih, wajahnya menatap lantai. Biasanya Darren selalu menatap lawan jenisnya dengan mata melotot tajam dan juga tatapan mematikan. Tapi kali ini ia seakan mati kutu di hadapan Jean.

"Hah? Kau bilang apa, aku tidak mendengarnya?" tanya Jean kembali.

"T-tidak Nona, tidak jadi," kilah Darren dan berlalu.

Jean hanya menatap heran ke arahnya. "Dasar pria aneh," celetuknya menggelengkan kepala dan pergi dari sana.

"Pfthh!" terdengar suara seseorang yang menahan tawanya karena melihat tingkah Darren. Sejak tadi ia mengawasi apa yang Tuan nya itu lakukan. ''Sama sekali tidak ada kemajuan," ucapnya dengan nada mengejek.

''Kau! Kenapa ada disini hah?!'' tanya Darren datar. ''Dan apa arti senyuman mu itu, kau meledekku hum?!"

''Nggak tuan, saya mana berani meledek anda. Hanya saja anda kurang gercep," tegasnya.

''Cih! Jangan sok ikut campur urusan orang. Kau saja jomblo sampai sekarang!'' cibir Darren.

''Yaelah tuan, saya jomblo juga karena anda," Steve kembali menjawab ucapan Darren membuat pria itu semakin kesal.

''Apa kau bilang?!''

''Mampus aku keceplosan,'' batinnya. ''Nggak tuan saya nggak bilang apa-apa.'' elak Steve sedikit ketakutan.

"Gaji mu bulan ini ku potong separo!" tegasnya sebelum pergi meninggalkan Steve.

Mata Steve membola sempurna mendengar ucapan terakhir Darren dan kali ini Tuan nya terlihat tidak sedang bercanda. "Habislah sudah"

...----------------...

Terpopuler

Comments

Bu ning Bengkel

Bu ning Bengkel

/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/tadi setve disuru mengikuti itu wanita sekarang ngajinya mau dipotong ini salah siapanya......lanjut......

2024-06-04

0

Manggu Jimbau

Manggu Jimbau

🤣gaji kena potong steve 🤣👍💪

2023-04-15

0

Rahmawaty❣️

Rahmawaty❣️

Gpp steve separo mh asal jgn setengh😂😂

2023-03-11

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Darren Alfred
2 Bab 2 Ulat bulu
3 Bab 3 Bandara
4 Bab 4 Jean Ashley
5 Bab 5 hotel
6 Bab 6 Pertemuan
7 Bab 7 Perdebatan
8 Bab 8 Ciuman kedua
9 Bab 9 Menginginkan nya
10 Bab 10 Tendangan maut
11 Bab 11 Pilihan yang sulit
12 Bab 12 Menemui Edward
13 Bab 13 Hampir saja
14 Bab 14 Perkelahian
15 Bab 15 Tinggal bersamaku
16 Bab 16 Makan malam
17 Bab 17 Tidak akan menyentuhmu
18 Bab 18 Kembali bertemu
19 Bab 19 Aku Mencintaimu
20 Bab 20 Pelukan hangat
21 Bab 21 Keras kepala
22 Bab 22 Kabur
23 Bab 23 Satu tembakan
24 Bab 24 Kamar hotel
25 Bab 25 Buaya betina
26 Bab 26 Mulai peduli
27 Bab 27 Tembok pembatas
28 Bab 28 Melepaskan
29 Bab 29 Melamar
30 Bab 30 Pergi bersama Edward
31 Bab 31 Darren kau kembali
32 Bab 32 Aku milikmu malam ini
33 Bab 33 Kiss morning
34 Bab 34 Bertemu calon mertua
35 Bab 35 Tamparan
36 Bab 36 Menikah
37 Bab 37 Resmi menjadi suami istri
38 Bab 38 Club malam
39 Bab 39 Suamiku
40 Bab 40 Yang pertama
41 Bab 41 Nambah lagi?
42 Bab 42 Pergi ke Mall
43 Bab 43 Jayden Attarick
44 Bab 44 Marah
45 Bab 45 Cctv
46 Bab 46 Jean hilang?
47 Bab 47 Ngidam?
48 Bab 48 Hukuman gagal
49 Bab 49 Tertembak
50 Bab 50 Hamil
51 Bab 51 Sudah sadar
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61 The End
62 Promo Novel... London One Night Stand
63 "Cinta Sang Duda Impoten" promo Novel
Episodes

Updated 63 Episodes

1
Bab 1 Darren Alfred
2
Bab 2 Ulat bulu
3
Bab 3 Bandara
4
Bab 4 Jean Ashley
5
Bab 5 hotel
6
Bab 6 Pertemuan
7
Bab 7 Perdebatan
8
Bab 8 Ciuman kedua
9
Bab 9 Menginginkan nya
10
Bab 10 Tendangan maut
11
Bab 11 Pilihan yang sulit
12
Bab 12 Menemui Edward
13
Bab 13 Hampir saja
14
Bab 14 Perkelahian
15
Bab 15 Tinggal bersamaku
16
Bab 16 Makan malam
17
Bab 17 Tidak akan menyentuhmu
18
Bab 18 Kembali bertemu
19
Bab 19 Aku Mencintaimu
20
Bab 20 Pelukan hangat
21
Bab 21 Keras kepala
22
Bab 22 Kabur
23
Bab 23 Satu tembakan
24
Bab 24 Kamar hotel
25
Bab 25 Buaya betina
26
Bab 26 Mulai peduli
27
Bab 27 Tembok pembatas
28
Bab 28 Melepaskan
29
Bab 29 Melamar
30
Bab 30 Pergi bersama Edward
31
Bab 31 Darren kau kembali
32
Bab 32 Aku milikmu malam ini
33
Bab 33 Kiss morning
34
Bab 34 Bertemu calon mertua
35
Bab 35 Tamparan
36
Bab 36 Menikah
37
Bab 37 Resmi menjadi suami istri
38
Bab 38 Club malam
39
Bab 39 Suamiku
40
Bab 40 Yang pertama
41
Bab 41 Nambah lagi?
42
Bab 42 Pergi ke Mall
43
Bab 43 Jayden Attarick
44
Bab 44 Marah
45
Bab 45 Cctv
46
Bab 46 Jean hilang?
47
Bab 47 Ngidam?
48
Bab 48 Hukuman gagal
49
Bab 49 Tertembak
50
Bab 50 Hamil
51
Bab 51 Sudah sadar
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61 The End
62
Promo Novel... London One Night Stand
63
"Cinta Sang Duda Impoten" promo Novel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!