Bab 2 Ulat bulu

D.A Company.

Darren sudah berada di dalam ruangan, lebih tepatnya ruang Ceo. Pria itu tengah sibuk dengan beberapa tumpukan berkas dan laporan keuangan bulanan yang baru saja di berikan oleh asisten pribadinya.

Tiba-tiba pintu yang berada di depannya terbuka. Munculah seorang wanita cantik, tinggi dengan pakaian seksi yang kini sedang berdiri berjalan ke arahnya. Aroma menyengat parfum dari tubuh wanita itu tercium dan menyebar ke seluruh ruangan Darren.

"Siapa yang sudah mengijinkan mu masuk," ucap Darren datar tanpa menoleh sedikitpun. Bukan nya tergoda pria itu seakan ingin muntah saat menghirup udara di sekitarnya yang seakan sudah terkontaminasi.

"Kenapa kau menyebalkan sekali, padahal aku datang baik-baik karena ingin bertemu denganmu," jawab wanita itu yang tak lain adalah Veronica. Wanita yang selalu datang tanpa diundang dan sudah lama mencintai Darren.

"Steve! Seret dia keluar!" perintahnya dengan suara lantang seakan ingin menelan asistennya itu hidup-hidup.

"Baik Tuan.''

Veronica yang tak terima langsung berlari mendekat dan melingkarkan kedua tangannya ke leher Darren, memeluknya dari belakang. Dengan sengaja pula wanita itu mencium pipinya tanpa ijin.

"Aku mencintaimu Darren, sangat mencintaimu."

"Nona apa yang anda lakukan, lepaskan Tuan Darren!" teriak Steve namun tidak dihiraukan sama sekali oleh Veronica yang malah semakin membabi buta mendaratkan beberapa ciuman di pipi Darren.

Brugh!

Darren berdiri dan mendorong kasar wanita yang berani menyentuhnya tanpa ijin. Bahkan jika wanita yang berada di hadapannya ini bukan sahabat adiknya, mungkin saja Darren sudah menghabisinya saat ini juga.

"Arghh...Apa yang kau lakukan Darren!" teriak Veronica tak terima diperlakukan seperti itu. Banyak pria yang menempel dan tergoda hanya dengan senyumannya saja. Tapi tidak dengan Darren. Dia berbeda, maka dari itu Veronica berniat menjadikan pria itu miliknya.

"Cinta kau bilang hah?! Bahkan jantungku sama sekali tidak berdetak kencang saat berada di dekatmu sialan!" bentaknya membuat Veronica tersentak.

"Tapi aku bisa memberikan semuanya padamu! Bahkan tubuhku dan juga segalanya," Veronica memohon dan berlutut di hadapan Darren.

"Bawa dia keluar sekarang, jika dia memberontak habisi saja," Darren kembali menyuruh Steve untuk menyeret Veronica keluar. Kali ini wanita itu menurut. Sudah sering ia berkunjung dan melakukan hal semacam ini tapi sama sekali tidak takut dan kapok.

"Lihat saja aku pasti akan mendapatkan mu Darren," batin nya dengan tangan terkepal dan beranjak keluar dari sana.

"Shhh...shitt! Berikan obat itu padaku Steve," tubuh Darren bergetar hebat, keringat dingin keluar dan juga nafasnya sesak. Inilah sisi lain dari seorang Darren, penyakitnya yang aneh dan langka belum bisa disembuhkan.

Hanya obat dan beberapa suntikan yang bisa jadi penawar tapi hanya sementara. Saat ada yang menyentuhnya lagi, maka penyakitnya akan kambuh. Beberapa dokter hebatnya sedang mencari apa penyebabnya. Namun sampai sekarang hasilnya nihil.

"Bagaimana, apa anda sudah baikan Tuan?" tanya Steve sedikit ketakutan dan berdiri agak jauh dari Darren.

Darren mengangguk.

"Lain kali jangan biarkan ulat bulu itu masuk lagi kemari. Tubuhku gatal setiap kali dia menyentuhku."

"Ulat bulu?" Steve melongo. Kemudian kembali fokus karena mendapat lirikan maut dari Darren. "Maafkan saya tuan, padahal banyak bodyguard yang berjaga di luar tapi anehnya Nona Veronica selalu saja berhasil masuk," ujar Steve.

"Apa kau sudah menyelidiki tentang wanita yang mobilnya kau tabrak tadi?" tanya Darren menatap serius asistennya itu.

"Sudah tuan, wanita itu bernama Jean."

"Jean?"

"Ya tuan, Jean Ashley Ceo dari Jeans company. Usianya tidak jauh berbeda dari Nona Clara. Seorang wanita karir yang sukses di usia muda. Bahkan perusahaannya sudah memiliki cabang di seluruh Asia," jelas Steve dengan lantang dan percaya diri.

"Apa dia sudah punya kekasih?"

"What? Apa saya tidak salah dengar? Tuan menanyakan kekasih Nona Jean?!" Steve menganga tak percaya, untuk pertama kalinya Darren menanyakan sesuatu yang tidak masuk di akal. Pria yang tidak pernah jatuh cinta menanyakan seorang wanita bar-bar yang membentaknya di tempat umum.

"Ada masalah? Kenapa kau terlihat tidak senang hah?!" Darren menggebrak meja kuat membuat Steve mengusap dada nya berkali-kali.

"Mana saya tau tuan, dia punya kekasih atau belum. Saya hanya menyelidiki tentang prestasinya saja bukan kekasihnya."

"Kalau begitu mulai sekarang selidiki siapa kekasihnya dan apa yang dia lakukan setiap menitnya, lalu laporkan padaku." tegas Darren tanpa mau menerima penolakan dari Steve.

"Tuan, anda sedang tidak sakit bukan?" Steve mencoba memeriksa keadaan Darren yang mulai aneh sejak kejadian pagi tadi.

"Steve Lewis apa kau cari mati?!" teriak Darren sebelum asistennya itu kabur dan pergi meninggalkan ruangan.

"Kenapa aku bisa punya asisten sebodoh dia!" gerutunya kesal.

Drrt...Drrt...!

Darren meraih ponsel yang berada tidak jauh darinya dan membuka satu pesan yang tertera di layar.

..."Kak jangan lupa, malam ini Mommy dan Daddy akan terbang ke Jerman. Aku menunggumu, ingat jangan sampai terlambat"...

Pesan singkat yang dikirim oleh adiknya membuat Darren melirik jam tangannya. Ia hampir lupa kalau malam ini kedua orangtuanya akan melakukan perjalanan bisnis.

Darren meletakkan ponselnya, pikirannya kembali saat dimana ia bisa melihat dengan jelas wajah Jean. Jantungnya kembali berdetak sangat kencang. Entah kenapa rasanya ada kupu-kupu berterbangan di perutnya.

"Jean Ashley, you are mine!"

...----------------...

Jangan lupa like dan dukungan nya. Terima kasih 💕

Terpopuler

Comments

Bunda

Bunda

murahan sekali🤮🤮

2024-12-18

0

Fahmi Fahmi

Fahmi Fahmi

cinta pandangan pertama

2024-07-20

0

Bu ning Bengkel

Bu ning Bengkel

kayanya darren merasakan dirinya baru lahir ketemu wanita cantik...lanjut.....

2024-06-04

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Darren Alfred
2 Bab 2 Ulat bulu
3 Bab 3 Bandara
4 Bab 4 Jean Ashley
5 Bab 5 hotel
6 Bab 6 Pertemuan
7 Bab 7 Perdebatan
8 Bab 8 Ciuman kedua
9 Bab 9 Menginginkan nya
10 Bab 10 Tendangan maut
11 Bab 11 Pilihan yang sulit
12 Bab 12 Menemui Edward
13 Bab 13 Hampir saja
14 Bab 14 Perkelahian
15 Bab 15 Tinggal bersamaku
16 Bab 16 Makan malam
17 Bab 17 Tidak akan menyentuhmu
18 Bab 18 Kembali bertemu
19 Bab 19 Aku Mencintaimu
20 Bab 20 Pelukan hangat
21 Bab 21 Keras kepala
22 Bab 22 Kabur
23 Bab 23 Satu tembakan
24 Bab 24 Kamar hotel
25 Bab 25 Buaya betina
26 Bab 26 Mulai peduli
27 Bab 27 Tembok pembatas
28 Bab 28 Melepaskan
29 Bab 29 Melamar
30 Bab 30 Pergi bersama Edward
31 Bab 31 Darren kau kembali
32 Bab 32 Aku milikmu malam ini
33 Bab 33 Kiss morning
34 Bab 34 Bertemu calon mertua
35 Bab 35 Tamparan
36 Bab 36 Menikah
37 Bab 37 Resmi menjadi suami istri
38 Bab 38 Club malam
39 Bab 39 Suamiku
40 Bab 40 Yang pertama
41 Bab 41 Nambah lagi?
42 Bab 42 Pergi ke Mall
43 Bab 43 Jayden Attarick
44 Bab 44 Marah
45 Bab 45 Cctv
46 Bab 46 Jean hilang?
47 Bab 47 Ngidam?
48 Bab 48 Hukuman gagal
49 Bab 49 Tertembak
50 Bab 50 Hamil
51 Bab 51 Sudah sadar
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61 The End
62 Promo Novel... London One Night Stand
63 "Cinta Sang Duda Impoten" promo Novel
Episodes

Updated 63 Episodes

1
Bab 1 Darren Alfred
2
Bab 2 Ulat bulu
3
Bab 3 Bandara
4
Bab 4 Jean Ashley
5
Bab 5 hotel
6
Bab 6 Pertemuan
7
Bab 7 Perdebatan
8
Bab 8 Ciuman kedua
9
Bab 9 Menginginkan nya
10
Bab 10 Tendangan maut
11
Bab 11 Pilihan yang sulit
12
Bab 12 Menemui Edward
13
Bab 13 Hampir saja
14
Bab 14 Perkelahian
15
Bab 15 Tinggal bersamaku
16
Bab 16 Makan malam
17
Bab 17 Tidak akan menyentuhmu
18
Bab 18 Kembali bertemu
19
Bab 19 Aku Mencintaimu
20
Bab 20 Pelukan hangat
21
Bab 21 Keras kepala
22
Bab 22 Kabur
23
Bab 23 Satu tembakan
24
Bab 24 Kamar hotel
25
Bab 25 Buaya betina
26
Bab 26 Mulai peduli
27
Bab 27 Tembok pembatas
28
Bab 28 Melepaskan
29
Bab 29 Melamar
30
Bab 30 Pergi bersama Edward
31
Bab 31 Darren kau kembali
32
Bab 32 Aku milikmu malam ini
33
Bab 33 Kiss morning
34
Bab 34 Bertemu calon mertua
35
Bab 35 Tamparan
36
Bab 36 Menikah
37
Bab 37 Resmi menjadi suami istri
38
Bab 38 Club malam
39
Bab 39 Suamiku
40
Bab 40 Yang pertama
41
Bab 41 Nambah lagi?
42
Bab 42 Pergi ke Mall
43
Bab 43 Jayden Attarick
44
Bab 44 Marah
45
Bab 45 Cctv
46
Bab 46 Jean hilang?
47
Bab 47 Ngidam?
48
Bab 48 Hukuman gagal
49
Bab 49 Tertembak
50
Bab 50 Hamil
51
Bab 51 Sudah sadar
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61 The End
62
Promo Novel... London One Night Stand
63
"Cinta Sang Duda Impoten" promo Novel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!