Bab 12 Menemui Edward

Jean menghela nafas kasar. Saat ini dia sudah berada di depan sebuah kamar hotel dimana Edward pernah melakukan malam panas bersama dengan wanita lain.

"Nona yakin mau masuk? Tidak takut di gigit buaya buntung?" tanya Boy datar. Dia sedikit menyindir Jean yang keras kepala, karena terus saja ingin menemui Edward.

"Kau ini bicara apa, aku hanya menemuinya bukan ingin bercinta dengannya."

"Ya siapa tau saja Nona," timpal Boy. "Dia itu pria mata keranjang, nemplok sama nemplok sini seperti cicak!" lanjut Boy. Terlihat sekali di mata pria itu kalau dia sangat tidak menyukai Edward.

Bahkan dulu dia pernah memberitahu Jean tentang kebusukan Edward, namun Nona nya tetap saja percaya dan terbang melayang hanya dengan satu kata gombalan yang keluar dari mulutnya.

"Karena buaya yang sesungguhnya itu hanya setia pada satu pasangan saja, sedangkan dia itu buaya jadi-jadian."

Ucapan Boy membuat Jean memejamkan mata nya menahan kesal. Bukannya menghibur dirinya yang patah hati, asisten nya itu malah terkesan memojokkan dan mengoloknya dengan sindiran halus.

"Aku malas mendengat ocehan mu Boy, lagipula kenapa kau tiba-tiba menjadi bawel dan menyebalkan begini sih. Aku membayar mu bukan untuk mengomentari hidupku." celetuk Jean yang tidak terima kalau ada seseorang yang menghina mantan tunangannya itu.

Boy ingin menjawab ucapan Jean, namun pintu kamar itu sudah terlebih dahulu di buka. Keluarlah sang buaya buntung eh maksud nya di Edward dengan senyuman lebar di bibirnya.

"Honey kau sudah datang? Maaf aku baru saja selesai mandi," sapa nya dengan rambut yang sedikit basah dan handuk yang melilit di pinggang.

"Masuklah, kita bicara di dalam."

"Tidak boleh!" tegas Boy dengan tatapan tajam dan datar ke arah Edward.

Edward mengeryit bingung.

"Lupakan Ed. Mungkin dia sedang datang bulan," celetuk Jean masuk ke dalam dan meninggalkan Boy di luar sendirian.

"What?" pekiknya. "Datang bulan?" tanya nya pada diri sendiri.

Boy menunggu diluar dengan perasaan khawatir. Sekali lagi Jean masuk ke dalam sangkar buaya tanpa tau resiko apa yang akan dia terima nanti.

*

*

*

*

Sedangkan di sebuah mansion mewah dan dengan ukiran gaya Eropa. Seorang pria sedang duduk menikmati udara malam. Sesekali dia menatap datar ke arah ponsel, menunggu sang wanita pujaan hati menghubungi nya.

"Shitt! Kenapa sejak tadi dia tidak menghubungiku sama sekali," Darren memijat pelipisnya.

"Selamat malam Tuan," Steve menghampiri Darren yang terlihat sedang kesal. "Saya ingin memberitahu kalau Nona--"

"Ya aku tau apa yang ingin kau katakan. Jadi lebih baik kau pergi dari sini sebelum kesabaran ku habis!"

"Tapi tuan ini--"

"Aku tidak mau mengulang apa yang kukatakan Steve Lewis!" bentak Darren dengan nada tinggi. "Lihat semua rencana bodoh mu ini sia-sia. Dia tidak menghubungiku bahkan menonaktifkan ponselnya."

Darren melempar ponsel nya hingga hancur berkeping-keping.

Steve tau Tuan nya sedang kesal.karena menunggu kabar dari Jean. Tapi bukan itu yang ingin dia katakan.

"Nona Clara pergi bersama kekasih nya ke sebuah Club malam tanpa mau ditemani oleh bodyguard," ucap Steve tanpa memberi jeda sebelum Darren menyela ucapannya lagi.

"Apa kau bilang?!"

"Bukankah sudah jelas Tuan saya bicara apa tadi, jangan bilang anda tidak mendengarkan nya. Karena tidak ada replay," jawab Steve santai.

Dor!

Darren melepas satu tembakan ke arah Steve tapi pria itu berhasil menghindar dengan cepat.

"T-tuan mau saya mati, iya?" protes Steve dengan bibir dan kaki gemetar.

"Menurutmu? Cepat susul Clara sekarang!" perintah Darren tegas.

"Nona bahkan tidak mempedulikan ucapan saya tuan."

"Lalu?"

"Tuan sendirilah yang harus kesana menyusul Nona, atau dia akan--"

Belum selesai Steve bicara, Darren sudah beranjak dari tempat duduknya dan meninggalkan nya.

"Selalu saja seperti ini, dimana-mana asisten selalu salah," gumam Steve dengan tubuh yang masih bergetar karena ulah Darren.

...----------------...

Terpopuler

Comments

Bu ning Bengkel

Bu ning Bengkel

kata.2 steve lucu memang dari dulu kalau assiten itu selaly salah walau itu benar tetap saja salah.....lanjut....

2024-06-05

1

Rizky Riska

Rizky Riska

kata" steve kok bikin ngakak sie

2024-01-09

0

Missti Yani

Missti Yani

steve selalu ad sma tuan darren,,, ehhh iya hp d banting ancur terus klo jean telon dia mau telfon kma na tuhhhhh😆😆

2023-05-14

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Darren Alfred
2 Bab 2 Ulat bulu
3 Bab 3 Bandara
4 Bab 4 Jean Ashley
5 Bab 5 hotel
6 Bab 6 Pertemuan
7 Bab 7 Perdebatan
8 Bab 8 Ciuman kedua
9 Bab 9 Menginginkan nya
10 Bab 10 Tendangan maut
11 Bab 11 Pilihan yang sulit
12 Bab 12 Menemui Edward
13 Bab 13 Hampir saja
14 Bab 14 Perkelahian
15 Bab 15 Tinggal bersamaku
16 Bab 16 Makan malam
17 Bab 17 Tidak akan menyentuhmu
18 Bab 18 Kembali bertemu
19 Bab 19 Aku Mencintaimu
20 Bab 20 Pelukan hangat
21 Bab 21 Keras kepala
22 Bab 22 Kabur
23 Bab 23 Satu tembakan
24 Bab 24 Kamar hotel
25 Bab 25 Buaya betina
26 Bab 26 Mulai peduli
27 Bab 27 Tembok pembatas
28 Bab 28 Melepaskan
29 Bab 29 Melamar
30 Bab 30 Pergi bersama Edward
31 Bab 31 Darren kau kembali
32 Bab 32 Aku milikmu malam ini
33 Bab 33 Kiss morning
34 Bab 34 Bertemu calon mertua
35 Bab 35 Tamparan
36 Bab 36 Menikah
37 Bab 37 Resmi menjadi suami istri
38 Bab 38 Club malam
39 Bab 39 Suamiku
40 Bab 40 Yang pertama
41 Bab 41 Nambah lagi?
42 Bab 42 Pergi ke Mall
43 Bab 43 Jayden Attarick
44 Bab 44 Marah
45 Bab 45 Cctv
46 Bab 46 Jean hilang?
47 Bab 47 Ngidam?
48 Bab 48 Hukuman gagal
49 Bab 49 Tertembak
50 Bab 50 Hamil
51 Bab 51 Sudah sadar
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61 The End
62 Promo Novel... London One Night Stand
63 "Cinta Sang Duda Impoten" promo Novel
Episodes

Updated 63 Episodes

1
Bab 1 Darren Alfred
2
Bab 2 Ulat bulu
3
Bab 3 Bandara
4
Bab 4 Jean Ashley
5
Bab 5 hotel
6
Bab 6 Pertemuan
7
Bab 7 Perdebatan
8
Bab 8 Ciuman kedua
9
Bab 9 Menginginkan nya
10
Bab 10 Tendangan maut
11
Bab 11 Pilihan yang sulit
12
Bab 12 Menemui Edward
13
Bab 13 Hampir saja
14
Bab 14 Perkelahian
15
Bab 15 Tinggal bersamaku
16
Bab 16 Makan malam
17
Bab 17 Tidak akan menyentuhmu
18
Bab 18 Kembali bertemu
19
Bab 19 Aku Mencintaimu
20
Bab 20 Pelukan hangat
21
Bab 21 Keras kepala
22
Bab 22 Kabur
23
Bab 23 Satu tembakan
24
Bab 24 Kamar hotel
25
Bab 25 Buaya betina
26
Bab 26 Mulai peduli
27
Bab 27 Tembok pembatas
28
Bab 28 Melepaskan
29
Bab 29 Melamar
30
Bab 30 Pergi bersama Edward
31
Bab 31 Darren kau kembali
32
Bab 32 Aku milikmu malam ini
33
Bab 33 Kiss morning
34
Bab 34 Bertemu calon mertua
35
Bab 35 Tamparan
36
Bab 36 Menikah
37
Bab 37 Resmi menjadi suami istri
38
Bab 38 Club malam
39
Bab 39 Suamiku
40
Bab 40 Yang pertama
41
Bab 41 Nambah lagi?
42
Bab 42 Pergi ke Mall
43
Bab 43 Jayden Attarick
44
Bab 44 Marah
45
Bab 45 Cctv
46
Bab 46 Jean hilang?
47
Bab 47 Ngidam?
48
Bab 48 Hukuman gagal
49
Bab 49 Tertembak
50
Bab 50 Hamil
51
Bab 51 Sudah sadar
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61 The End
62
Promo Novel... London One Night Stand
63
"Cinta Sang Duda Impoten" promo Novel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!