Bab 13 Hampir saja

Darren sudah berada di sebuah Club malam. Ia terpaksa pergi ke sana ditemani Steve dan beberapa anak buahnya untuk menjemput Clara.

"Bagaimana apa kau sudah menemukan dimana adikku?" Darren menarik keatas kedua lengan kemejanya sampai ke siku dan membuka sedikit dua kancing bagian atas karena merasa gerah.

Tubuh seksi dan sempurna di balik balutan kemeja itu sedikit terlihat bahkan sekarang Darren menjadi perhatian para pengunjung Club, terutama kaum wanita.

Banyak mata jalaang yang menatap ke arahnya. Ada juga yang hendak menghampirinya namun ditahan oleh para bodyguard agar tidak menyentuh Tuan nya.

"Singkirkan mereka semua yang ada disini, membuatku mual saja."

"Baik bos," jawab salah satu pengawal.

Steve menggeleng pelan. "Enak ya jadi orang tampan, mau kemanapun banyak yang nemplok. Beda sama aku yang remahan ini. Atau mungkin secuil nya dari ketampanan tuan Darren," gerutunya dalam hati.

"Steve cepat cari dia," kesal Darren yang sejak tadi melihat asisten nya melamun. "Kenapa kau malah bengong seperti orang bodoh disini."

Steve tersentak kaget. "Iya tuan ini saya juga sedang mencari Nona Clara," ujarnya dengan mata mengedar ke sana kemari.

Darren kembali berdecak. Bagaimana bisa disebut mencari, sedangkan sejak tadi Steve hanya celingak celinguk di belakang nya.

"Stupid!"

"Apa anda mengatakan sesuatu Tuan?" tanya Steve bingung.

"Lupakan!" ketus Darren saat kemudian matanya tertuju seseorang yang sangat di kenalnya. "Clara Alfred! Habislah kau malam ini."

Ya, Darren melihat Clara yang berdansa bersama seorang pria dan sedikit mabuk. Meski samar-samar tapi Darren tau kalau itu adalah adiknya.

"Beri pelajaran pada pria yang sudah berani membawa Clara datang ke tempat seperti ini," perintahnya tegas dan diangguki oleh anak buah nya.

"Lalu seret Clara ke mobil ku." Darren berjalan keluar dari tempat itu karena tidak tahan lagi dengan bau alkohol dan juga parfum milik para jalaang.

*

*

*

"Lepaskan aku Steve! Aku masih ingin berada disini," rengek Clara mencoba memberontak dan terus memukul punggung Steve yang sedang membopongnya paksa ala karung beras.

Steve tidak peduli dengan apa yang dilakukan Nona nya, yang terpenting sekarang adalah membawanya menemui Darren. Atau dia akan habis karena kemarahan bos nya yang sudah berada di ubun-ubun.

"Masuk!"

"K-kakak kenapa kau bisa tau kalau aku ada disini?"

"Masuk Clara Alfred!" ucapnya kembali dengan nada penuh penekanan.

"Mampus habislah aku," gumam Clara dalam hati.

Setengah jam perjalanan, mobil yang membawa mereka berhenti tepat di sebuah hotel yang tidak jauh dari sana. Darren sempat terdiam kenapa Steve malah membawanya kemari. Bukankah seharusnya pulang ke mansion?

"Turunlah sekarang Tuan, kamar 127 lantai tiga." celetuk Steve tanpa memberitahu apa maksud dari ucapan nya itu.

Darren mengernyit bingung.

"Apa Kakak sengaja memesan kamar untukku di sini?" tanya Clara dengan mata berbinar senang, wajahnya memerah karena mabuk namun masih sedikit sadar.

"Untuk apa? Kau akan di hukum karena sudah melanggar aturan ku," Darren menyeringai dan turun dari mobil sebelum itu ia berpesan pada Steve agar mengantar Clara pulang.

Dan di sinilah Darren berada, lantai tiga. Ia menuju ke kamar nomor 127. Langkah kaki nya terhenti saat melihat Boy. Asisten pribadi Jean, wanita yang sedang ia tunggu sejak tadi.

Ekhem!

Suara deheman Darren membuat Boy kaget dan menoleh ke asal suara. "Tuan Darren apa yang anda lakukan disini?" tanya nya gugup.

"Seharusnya aku yang bertanya pada mu. Apa yang sedang kau lakukan di depan pintu kamar orang hum?!" Darren kembali membalikan pertanyaan Boy. "Atau jangan-jangan kau sedang mengintip kekasihmu yang bercumbu dengan pria lain begitu?"

Darren tersenyum tipis tapi kemudian senyuman di bibirnya itu hilang saat melihat nomor kamar yang dikatakan oleh Steve ada di hadapannya. "Itu berarti yang ada di dalam sana...."

Darren melirik Boy dan mengangguk. Ia seakan tau apa yang akan di ucapkan oleh Pria dingin itu.

"Oh shiit!" umpatnya kesal. "Kenapa kau baru memberitahuku sekarang Boy!"

Boy menunduk menatap lantai, ia tau seperti apa Darren kalau sedang marah.

"Tuan tidak memberikan saya kesempatan untuk bicara jadi--"

"Cukup! Katakan dengan siapa wanitaku berada di dalam sana!" teriak Darren dengan nada membentak. Kali ini mungkin Edward akan menjadi sasaran empuk dan pelampiasan pria itu.

Brakk!

Anak buah Darren berhasil menghancurkan pintu kamar itu karena bosnya tidak sabaran jika harus menunggu kunci cadangan.

Dengan cepat Darren masuk dan melihat Jean yang pingsan sedangkan Edward berada di atas tubuhnya hendak mencumbu wanita itu.

Jika saja ia tidak datang tepat waktu mungkin saja Jean sudah di jelajahi oleh pria hidung belang itu.

"Jangan berani kau menyentuh wanitaku sedikitpun sialan!"

Edward menoleh ke asal suara. "Darren..."

...----------------...

Jangan lupa like nya ya kak...

Terima kasih...💕

Terpopuler

Comments

Bu ning Bengkel

Bu ning Bengkel

waaaaaa\aaaalanjut tanbah sssseeeuuuurrrr4uuuu assssy....lanjut.......

2024-06-05

0

Missti Yani

Missti Yani

pewwwww lanjutttt tambahhh seruuu

2023-05-14

0

Manggu Jimbau

Manggu Jimbau

bagus semangat 👍👍💪

2023-04-16

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Darren Alfred
2 Bab 2 Ulat bulu
3 Bab 3 Bandara
4 Bab 4 Jean Ashley
5 Bab 5 hotel
6 Bab 6 Pertemuan
7 Bab 7 Perdebatan
8 Bab 8 Ciuman kedua
9 Bab 9 Menginginkan nya
10 Bab 10 Tendangan maut
11 Bab 11 Pilihan yang sulit
12 Bab 12 Menemui Edward
13 Bab 13 Hampir saja
14 Bab 14 Perkelahian
15 Bab 15 Tinggal bersamaku
16 Bab 16 Makan malam
17 Bab 17 Tidak akan menyentuhmu
18 Bab 18 Kembali bertemu
19 Bab 19 Aku Mencintaimu
20 Bab 20 Pelukan hangat
21 Bab 21 Keras kepala
22 Bab 22 Kabur
23 Bab 23 Satu tembakan
24 Bab 24 Kamar hotel
25 Bab 25 Buaya betina
26 Bab 26 Mulai peduli
27 Bab 27 Tembok pembatas
28 Bab 28 Melepaskan
29 Bab 29 Melamar
30 Bab 30 Pergi bersama Edward
31 Bab 31 Darren kau kembali
32 Bab 32 Aku milikmu malam ini
33 Bab 33 Kiss morning
34 Bab 34 Bertemu calon mertua
35 Bab 35 Tamparan
36 Bab 36 Menikah
37 Bab 37 Resmi menjadi suami istri
38 Bab 38 Club malam
39 Bab 39 Suamiku
40 Bab 40 Yang pertama
41 Bab 41 Nambah lagi?
42 Bab 42 Pergi ke Mall
43 Bab 43 Jayden Attarick
44 Bab 44 Marah
45 Bab 45 Cctv
46 Bab 46 Jean hilang?
47 Bab 47 Ngidam?
48 Bab 48 Hukuman gagal
49 Bab 49 Tertembak
50 Bab 50 Hamil
51 Bab 51 Sudah sadar
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61 The End
62 Promo Novel... London One Night Stand
63 "Cinta Sang Duda Impoten" promo Novel
Episodes

Updated 63 Episodes

1
Bab 1 Darren Alfred
2
Bab 2 Ulat bulu
3
Bab 3 Bandara
4
Bab 4 Jean Ashley
5
Bab 5 hotel
6
Bab 6 Pertemuan
7
Bab 7 Perdebatan
8
Bab 8 Ciuman kedua
9
Bab 9 Menginginkan nya
10
Bab 10 Tendangan maut
11
Bab 11 Pilihan yang sulit
12
Bab 12 Menemui Edward
13
Bab 13 Hampir saja
14
Bab 14 Perkelahian
15
Bab 15 Tinggal bersamaku
16
Bab 16 Makan malam
17
Bab 17 Tidak akan menyentuhmu
18
Bab 18 Kembali bertemu
19
Bab 19 Aku Mencintaimu
20
Bab 20 Pelukan hangat
21
Bab 21 Keras kepala
22
Bab 22 Kabur
23
Bab 23 Satu tembakan
24
Bab 24 Kamar hotel
25
Bab 25 Buaya betina
26
Bab 26 Mulai peduli
27
Bab 27 Tembok pembatas
28
Bab 28 Melepaskan
29
Bab 29 Melamar
30
Bab 30 Pergi bersama Edward
31
Bab 31 Darren kau kembali
32
Bab 32 Aku milikmu malam ini
33
Bab 33 Kiss morning
34
Bab 34 Bertemu calon mertua
35
Bab 35 Tamparan
36
Bab 36 Menikah
37
Bab 37 Resmi menjadi suami istri
38
Bab 38 Club malam
39
Bab 39 Suamiku
40
Bab 40 Yang pertama
41
Bab 41 Nambah lagi?
42
Bab 42 Pergi ke Mall
43
Bab 43 Jayden Attarick
44
Bab 44 Marah
45
Bab 45 Cctv
46
Bab 46 Jean hilang?
47
Bab 47 Ngidam?
48
Bab 48 Hukuman gagal
49
Bab 49 Tertembak
50
Bab 50 Hamil
51
Bab 51 Sudah sadar
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61 The End
62
Promo Novel... London One Night Stand
63
"Cinta Sang Duda Impoten" promo Novel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!