17. Dunia baru.

Bang Brigas menghela nafas lega. Ia memperlakukan Maurin layaknya seorang istri meskipun dirinya masih setengah hati menerima Mauri. Satu kecupan ia berikan untuk sang istri. Jujur harus ia akui.. sejak malam itu, ada rasa yang membuatnya sangat takut. Hatinya masih terasa datar namun ia terus menginginkan Maurin dari satu malam yang membuatnya tidak bisa melupakan Maurin begitu saja. "Terima kasih" ucapnya.

"Kenapa selalu katakan itu, Maurin istri Abang dan selalu ikhlas melakukannya."

"Tapi terkadang ada wanita yang tidak bersedia jika suaminya meminta hal ini" kata Bang Brigas.

"Iya, tapi bukan Maurin orangnya" jawab Maurin.

"Alhamdulillah.." Bang Brigas mendaratkan ciuman manis di bibir Maurin.

//

Bang Ricky bersandar memejamkan matanya, duduk sendirian di belakang rumah. Rumah panggung khas daerah untuk jabatan komandan. Sejak kejadian mandi pagi itu, ia membatasi diri untuk tidak sebegitu dekat secara fisik dengan Nindy.

Ingin rasanya menguraikan rasa rindu pada Nindy tapi dirinya tidak ingin membuang naluri lelaki nya hanya karena dirinya seorang yang menginginkan.

'Astagfirullah.. dadaku sampai sakit memikirkan nya.'

Flashback Bang Ricky.

"Huuusshh" Bang Ricky mencipratkan air agar kucing itu pergi tempat Nindy mandi.

"Kamu cepat mandi..!!" Bang Ricky berjalan keluar tapi Nindy memegang tangannya.

"Jangan jauh Bang, Nindy takut ada hewan lagi"

"Ya sudah cepat..!!"

~

Bang Ricky duduk membelakangi Nindy. Ia merokok menunggui Nindy yang memilih mandi di bawah guyuran air gunung yang meluncur melalui bambu. Nyaris tak berkedip matanya melihat Nindy melalui pantulan cermin kecil di hadapannya.

Tubuhnya merespon denyut jantungnya yang berdesir menahan rasa. Sesekali ia menunduk berusaha menormalkan perasaan.

"Abang bawa handuk berapa?" Tanya Nindy lalu menyambar handuk yang ia sampirkan di bilik bambu lalu segera memakai kain kering yang di lilitkan di dadanya.

"Hanya satu." Jawab Bang Ricky.

"Yaaaa.. ini basah kena rambut Nindy" Nindy berjalan lalu menyerahkan handuk itu pada Bang Ricky. Tangan Nindy menggigil kedinginan.

"Nggak apa-apa. Tunggu di luar ya, Abang mandi dulu"

Beberapa langkah Nindy berjalan, ia menghentikan langkahnya. "Baang..!!!!!" Kemudian Nindy berbalik badan. "Hwaaaa..!!!!!!"

Secepatnya Bang Ricky menaikan celana yang baru turun setengah tiang. "Hhssssttt.. Heeh...kenapa teriak?????" Bang Ricky berjalan cepat dan memeluk Nindy agar istrinya tak lagi berteriak.

"Ada apa Ric????" Teriak selidik ibu dari jauh.

"Nggak ada apa-apa Bu. Nindy lihat ular" jawab Bang Ricky.

"Apa ibu bilang, disana masih banyak ular. Cepat selesaikan mandinya." Kata Ibu.

"Kamu ini, kenapa harus teriak??"

"Nindy kaget Bang" jawab jujur Nindy mengundang tawa Bang Ricky.

"Kaget lihat apa kamu???????"

"Ta_pi Nindy nggak pernah lihat" jawab Nindy terbata saking gugupnya berhadapan dengan Bang Ricky apalagi jelas sekali ia merasakan ada bagian tubuh Bang Ricky yang menekan perut bawahnya.

"Ya jangan lihat, nanti kamu pingsan.. di rasakan saja..!!" Tetesan basah dari rambut Nindy menambah panasnya gejolak dalam dada Bang Ricky.

Entah siapa yang memulai lebih dulu. Sudah terjadi 'adu mulut' di antara Bang Ricky dan Nindy. Perdebatan itu terjadi semakin sengit hingga Bang Ricky nyaris tidak mampu menguasai diri.

Bang Ricky mengarahkan Nindy agar menyentuhnya. Awalnya Nindy menolak tapi lama kelamaan Nindy ikut terbawa arus dan mengikuti pinta Bang Ricky.

~

Beberapa saat setelahnya, Bang Ricky mendengar d***h manja sang istri. Paham dirinya sudah tak mampu lagi menguasai diri, Bang Ricky pun menyudahi kenakalannya.

Pagi itu, ia bisa menangkap raut wajah kecewa dari Nindy, namun ada batasan yang tidak ingin ia langgar. Semalam dirinya sudah membawa Nindy bergulat di tempat yang tidak semestinya dan untuk lain kali, Bang Ricky ingin mereka berdua melakukan dengan kasih sayang dan di tempat terhormat.

Bang Ricky kembali memeluk Nindy. "Kamu nggak takut khan sama Abang?"

Nindy menggeleng pelan, tapi tubuhnya terasa gemetar dalam pelukan Bang Ricky.

"Nindy.. hanya pengen di sayang. Nindy nggak mau di pukul lagi. Apa nanti Abang juga akan pukul Nindy?" Pertanyaan polos Nindy begitu menekan perasaan Bang Ricky yang paling dalam.

"Apapun yang terjadi di antara kita, tidak akan pernah tangan ini menyakiti tubuhmu..!!"

'Dan Abang akan selalu mencintaimu istriku, setiap saat.. setiap waktu menyayangi kamu.'

Flashback off...

Merasa hatinya tak kunjung tenang, Bang Ricky menyambar handuk dan mandi di tengah dinginnya malam, melunturkan rasa gelisah yang tak berkesudahan.

***

Pagi ini hanya ada acara pisah sambut ringan dan kegiatan resminya akan di mulai esok hari.

"Ijin Ibu. Danki menunggu di lapangan" kata Om Ega saat Nindy baru saja turun dari mobil.

Nindy sekilas menyunggingkan senyum. "Terima kasih Om Ega."

"Siap ibu"

"Selamat pagi ibu" sapa para ibu pengurus ranting.

Sungguh Nindy tidak siap dengan situasi dan kondisi seperti ini. Namun ia pahami, kini dirinya sudah menjadi istri seorang abdi negara terlebih sang suami adalah pemimpin tertinggi di kompi markas penyerang.

"Selamat pagi.. Maaf ya ibu-ibu, saya merepotkan ibu-ibu semua" Nindy berusaha keras untuk membawa nama baik Bang Ricky. Mau tidak mau dirinya harus menepis segala sifat manja yang sudah mendarah daging dalam dirinya.

"Aman Bu Ricky. Kami senang punya ibu Danki baru"

"Terima kasih Bu" jawab Nindy. "Sebentar ya ibu-ibu. Saya temui suami dulu. Nanti saya menyusul ke ruangan"

"Baik ibu Ricky. Siap"

~

"Sekilas tadi Nindy baca, awal konsep kerjanya.. menarikan tari khas daerah dan video tersebut di kirim ke pengurus pusat."

"Apa lagi?" Tanya Bang Ricky sembari membaca riwayat laporan kerja Danki lama.

"Penyambutan panglima" jawab Nindy.

"Tariannya harus sama Ibu Dankinya sekalian??"

"Iya Bang, ibu Dankinya juga harus ikut" Nindy menegaskan jawabannya.

"Kamu bisa?" Tanya Bang Ricky lagi.

"Ya di coba dulu..!!"

"Kapan mulai latihan?"

"Nanti sore Bang"

"Cckk.. baru juga datang sudah sibuk begini. Kapan bisa berduaan" gumam Bang Ricky tiba-tiba donkol sendiri.

.

.

.

.

Terpopuler

Comments

Iis Cah Solo

Iis Cah Solo

malam bang bisa bebas nggk ada yg ganggu..😀😀😀

2023-09-28

0

Ratna dewi pravitasari

Ratna dewi pravitasari

pulang latihan bang berduaannya wkwkwk

2022-12-01

2

Ratu Tety Haryati

Ratu Tety Haryati

Banyak doa utk pasangan Bang Ricky-Nindy, terutama utk pasangan Bang Brigas-Maurin, semoga cinta tulus segera hadir dan keturunan menyertai selanjutnya agar tambah kokoh pernikahan mereka

2022-11-30

1

lihat semua
Episodes
1 1. Sengit.
2 2. Anak luwak vs anak macan.
3 3. Tidak akur.
4 4. Tanggung jawab.
5 5. Rasa tak karuan.
6 6. Ingin mengenal mu lebih dekat.
7 7. Menutup masa lalu.
8 8. Demi keselamatan semua.
9 9. Tiada hari tanpa ribut.
10 10. Membawamu keluar dari masalah.
11 11. Survival dadakan ( 1 ).
12 12. Mendung.
13 13. Sabar menantimu.
14 14. Persiapan pulang.
15 15. Drama sebelum..
16 16. Tempat baru.
17 17. Dunia baru.
18 18. Sisi lain.
19 19. Perkenalan.
20 20. Yang tersembunyi.
21 21. Kesal.
22 22. Kata suami istri.
23 23. Berharap jadi yang terbaik.
24 24. Nindy membuat was-was.
25 25. Galaknya Om Ricky.
26 26. Galaknya Om Ricky ( 2 ).
27 27. Om Rickynya Nindy.
28 28. Yang di perjuangkan.
29 29. Meresahkan.
30 30. Belajar sabar.
31 31. Ingat kemarin.
32 32. Kasak kusuk.
33 33. Sabar tingkat tinggi.
34 34. Perasaan yang tersimpan dalam.
35 35. Perasaan tak tertebak.
36 36. Perjuangan.
37 37. Tragedi.
38 38. Kalau sudah sayang.
39 39. Menyadari kerinduan.
40 40. Aku manusia biasa.
41 41. Tentang rasa.
42 42. Cerita kita.
43 43. Mengalah.
44 44. Bang Ganesha.
45 45. Gara-gara I Love you.
46 46. Isi hati.
47 47. Ribut.
48 48. Mencari jalan keluar.
49 49. Cinta tulus.
50 50. Belum bisa tenang.
51 51. Damai.
52 52. Menjaga bumil.
53 53. Mati lampu.
54 54. Musibah.
55 55. Kehidupan yang sedang di jalani.
56 56. Tak kunjung stabil.
57 57. Pertemuan ( 1 ).
58 58. Kacau balau.
59 59. Sedalam lautan.
60 60. Isi hati Bang Ricky.
61 61. Pertemuan ( 2 ).
62 62. Dua hati yang patah.
63 63. Masih panas.
64 64. Semua terasa menyakitkan.
65 65. Ingin lepas
66 66. Panas.
67 67. Syok berat.
68 68. Nakal.
69 69. Nakal ( 2 ).
70 70. Ku harap kamu mengerti.
71 71. Penyelesaian.
72 72. End
Episodes

Updated 72 Episodes

1
1. Sengit.
2
2. Anak luwak vs anak macan.
3
3. Tidak akur.
4
4. Tanggung jawab.
5
5. Rasa tak karuan.
6
6. Ingin mengenal mu lebih dekat.
7
7. Menutup masa lalu.
8
8. Demi keselamatan semua.
9
9. Tiada hari tanpa ribut.
10
10. Membawamu keluar dari masalah.
11
11. Survival dadakan ( 1 ).
12
12. Mendung.
13
13. Sabar menantimu.
14
14. Persiapan pulang.
15
15. Drama sebelum..
16
16. Tempat baru.
17
17. Dunia baru.
18
18. Sisi lain.
19
19. Perkenalan.
20
20. Yang tersembunyi.
21
21. Kesal.
22
22. Kata suami istri.
23
23. Berharap jadi yang terbaik.
24
24. Nindy membuat was-was.
25
25. Galaknya Om Ricky.
26
26. Galaknya Om Ricky ( 2 ).
27
27. Om Rickynya Nindy.
28
28. Yang di perjuangkan.
29
29. Meresahkan.
30
30. Belajar sabar.
31
31. Ingat kemarin.
32
32. Kasak kusuk.
33
33. Sabar tingkat tinggi.
34
34. Perasaan yang tersimpan dalam.
35
35. Perasaan tak tertebak.
36
36. Perjuangan.
37
37. Tragedi.
38
38. Kalau sudah sayang.
39
39. Menyadari kerinduan.
40
40. Aku manusia biasa.
41
41. Tentang rasa.
42
42. Cerita kita.
43
43. Mengalah.
44
44. Bang Ganesha.
45
45. Gara-gara I Love you.
46
46. Isi hati.
47
47. Ribut.
48
48. Mencari jalan keluar.
49
49. Cinta tulus.
50
50. Belum bisa tenang.
51
51. Damai.
52
52. Menjaga bumil.
53
53. Mati lampu.
54
54. Musibah.
55
55. Kehidupan yang sedang di jalani.
56
56. Tak kunjung stabil.
57
57. Pertemuan ( 1 ).
58
58. Kacau balau.
59
59. Sedalam lautan.
60
60. Isi hati Bang Ricky.
61
61. Pertemuan ( 2 ).
62
62. Dua hati yang patah.
63
63. Masih panas.
64
64. Semua terasa menyakitkan.
65
65. Ingin lepas
66
66. Panas.
67
67. Syok berat.
68
68. Nakal.
69
69. Nakal ( 2 ).
70
70. Ku harap kamu mengerti.
71
71. Penyelesaian.
72
72. End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!