Semua murid pun mulai menulis karangan. Namun, hanya Salsa yang bingung ingin membuat karangan yang seperti apa.
Salsa menengok ke arah Arka, dan menghela nafas panjang. Ia melihat Arka sudah mulai menulis namun, ia sama sekali tidak kepikiran akan menulis tentang apa.
Arka yang mendengar helaan nafas Salsa pun menoleh ke arah nya. Ia pun menulis di lembar kertas kecil lalu di dorong ke arah Salsa. Karena tidak mungkin kan Guru sedang mengawasi lalu Arka bertanya langsung ke Salsa, yang ada ia bisa bisa kena semprot. Jadi ia lebih memilih jalur aman.
Salsa yang melihat kertas itu pun langsung menoleh ke arah Arka, lalu menoleh ke arah kertas itu. Dia pun mulai membaca nya
Ujian mengarang tidak akan mendapat kan nilai nol, tulis saja apa yang ingin kau lakukan. - Arka
Semua waktu ku di habis kan untuk berurusan dengan Ryan Ren, tidak pernah memikirkan apa yang sebenar nya ingin ingin ku lakukan. - Salsa
Tulis saja apa yang kau paling sukai, itu juga sebuah cara untuk berfikir. - Arka
Setelah membaca itu Salsa pun menoleh ke arah Arka, dan mengangguk kecil sebagai jawaban ucapan Arka melalui kertas. Ia pun mulai menulis apa yang dia ingin kan dan dia sukai.
Singkat cerita semua murid sudah keluar dari kelas, hanya tersisa Ryan dan Salsa.
Ryan pun berdiri dan menghampiri meja Salsa. "Tunjukkan bukti kejahatan mu." ucap Ryan mengulurkan telapak tangan nya meminta bukti.
Kejahatan apa perselingkuhan, Ryan cemburu liat Salsa yang tadi surat surat an dengan Arka lewat kertas. Mangka nya dia meminta bukti kejahatan. Gak etis kalo seorang Ryan bilang cemburu.
"Bukti apa?" tanya Salsa bingung apa yang di maksud Ryan.
"Bukti kontrek percintaaan dini. Aku mau memberikan tahu kan nya pada Ayah dan Ibu." jawab Ryan ketus.
"Surat cinta dari penggemar mu, semua masih menumpuk di kamar ku." tantang Salsa.
Ryan pun menghela nafas karena dia kesal oleh jawaban Salsa. "Kalau begitu aku kasih tau Kenzo, bahwa kamu menyukai orang lain." ancam nya.
"Kau. Jika kau berani sembarangan bicara pada Kenzo, aku akan putus hubungan kakak beradik dengan mu." ucap Salsa marah.
"Baik. Hal apa pun lebih penting dari pada ku, ya?" ketus Ryan lalu pergi meninggalkan Salsa.
***
Aula sekolah di mana para murid sudah berkumpul semua nya, melihat acara penyambutan.
(Ujian Penentuan, Lulus Dengan Peringkat Tinggi, dan Acara Penyambutan Ujian Nasional)
Semua orang bertepuk tangan ketika melihat Kepala Sekolah naik ke atas podium. Untuk memberi sambutan.
"Selanjut nya di persilakan. Siswa Ryan Ren dari kelas 12-5 untuk memberikan sambutan." ucap Kepala Sekolah. Semua orang pun bertepuk tangan kembali.
Di atas teribun terjadilah keributan, karena Silvi menerobos sembarangan agar bisa duduk di samping Salsa.
"Apa yang kau lakukan? Kau sengaja, kan? Terakhir kali masalah kau merebut informasi Ryan dari ku, dan masih belum ku perhitungkan dengan mu." teriak adik kelas yang tadi tersengol Silvi karena menerobos masuk, hp adik kelas itu sampai terjatuh karena ulah Silvi.
"Baik, cari lah aku kapan saja." ucap Silvi santai.
Meninggalkan keributan kita balik ke podium, di mana Ryan Ren akan memberikan pidato.
"Guru dan teman sekelas yang terhormat, hallo semua nya. Aku adalah perwakilan siswa, Ryan Ren. Mulai hari ini, kehidupan kita di kelas 12 secara resmi akan di mulai. Ujian nasional juga semakin lama semakin dekat. Kita yang dulu nya membawa misi dan cita cita, datang ke SMA Huiming dan menaburkan harapan di sini. Dalam dingin nya musim semi, ada tujuan yang kita pertahan kan dengan gigih. Dalam hujan di musim panas, ada sosok kita yang teguh. Dalam suara daun berguguran di musim gugur, ada semangat kita yang agung. Pada salju di musim dingin, ada jejak kaki kita yang dalam. Di masa lalu, kita pernah bingung dan tak tau arah. Tapi kemaren sudah berlalu, yang menunggu kita adalah masa depan yang cerah. Mari kita berusaha bersama, menuliskan cerita masa muda yang paling indah. SMA Huiming seperti lapangan yang lepas landas, dan kalian adalah roket roket yang menunggu untuk di luncurkan. Kalian akan bersorak dan terbang, ke tempat yang kalian impikan. Terima kasih."
Tepuk tangan meriah ketika pidato Ryan telah usai, dan ia mundur dari depan. Lalu Kepala Sekolah maju ke podium.
"Terima kasih, untuk siswa Ryan Ren atas pidato nya. Sangat luar biasa. Siswa Ryan Ren, terus mempertahankan prestasi akademik yang sangat terbaik. Pada saat yang sama, aspek moral dan jasmani nya juga berkembang. Memenangkan berbagai penghargaan dari tingkat sekolah sampai tingkat kota, dia adalah kebanggaan sekolah kita. Juga merupakan panutan bagi semua siswa siswi yang ada di sini. Para murid semua nya, kelas 12 di mulai dari saat ini. Jika pada saat ini malas, kau hanya bisa bermimpi. Jika pada saat ini kau berusaha, kau akan mewujudkan mimpi mu. Selanjut nya, di persilahkan peserta yang berpartisipasi dalam Olimpiade untuk berkumpul di podium. Yang lain boleh bubar."
Pidato Kepala Sekolah pun usai, dan tepuk tangan mulai meriah kembali. Dan semua siswa yang tidak bersangkutan pun bubar.
***
"Universitas mana yang ingin kau tuju?" tanya Arka pada Salsa setelah mereka berada di luar.
"Aku selalu ingin belajar kedokteran, tetapi nilai ku tidak bagus. Bagaimana dengan mu?" tanya Keisya balik.
"Masih sedang mempertimbangkan. Mau makan bersama?" ajak Arka.
Belum sempat Salsa menjawab, tiba tiba ada notifikasi masuk di ponsel Salsa.
Ryan Ren
Cepat pulang dan memasak untuk ku.
14:45
Itulah isi chat Ryan yang masuk di ponsel Salsa.
"Maaf aku harus pulang dulu. Lain kali saja." tolak Salsa halus. Lalu Salsa pun pergi meninggalkan Arka sendirian.
Salsa pun berjalan membawa belanja nya. Namun di pertengahan jalan menuju rumah, Salsa berhenti ketika melihat ada anak kecil yang sedang bermain dengan Ibu nya.
"Menyenangkan atau tidak? Nana, apa kah kau ingin yang lebih tinggi?"
"Iya Mamah lebih tinggi lagi."
Begitulah obrolan yang di dengar Salsa ketika melihat anak kecil yang bermain ayunan dengan bantuan dorongan dari Ibu nya.
Salsa pun duduk di kursi taman. Dia mengingat masa kecil nya dengan Ryan dulu. Di mana Ryan kecil yang begitu melindungi nya.
...Bersambung......
SEBENAR NYA 2000 KATA MAU DI JADIIN 1 BAB CUMAN KARENA LAGI NGEJAR KONTRAK JADI SABILAH DI JADIIN 2 BAB😇 MOHON DUKUNGAN NYA, YA GUYS SUPAYA AUTHOR MAKIN SEMANGAT🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 24 Episodes
Comments