Flashback
Nanda saat ini merasa aneh dengan tempat ia berada sekarang sebab ia belum pernah mengenal tempat ini sebelum nya.
Nanda menatap sekelilingnya, sungguh pemandangan ini sangat indah, banyak bunga mawar yang beragam warna, bentuk, dan juga harum nya.
Tidak hanya bunga mawar saja yang ada di situ tetapi masih banyak sekali tanaman yang lain nya, seperti bunga levender, liliy, dan di situ banyak sekali terdapat pohon apel dengan warna yang beragam.
Nanda terus berjalan dan ia merasa saat ini sangat haus, dan ditatap nya sekeliling nya untuk mencari sumber mata air dan ia menatap ke sebelah kananya di situ Nanda dapat melihat ada sebuah danau yang sangat indah.
Dengan air yang berwarna putih yang sangat jernih dan danau tersebut terkena pantulan matahari menjadi berkilauan.
Nanda mendekati danau tersebut dan mengambil air danau dengan menggunakan kedua tangannya dan meminum nya, sungguh rasa air danau ini sangat menggiurkan dengan rasa vanila.
"Air nya sangat enak terasa seperti rasa vanila," ungkap Nanda heran.
Tiba-tiba Nanda samar-samar mendengar pertengkaran yang berada di dalam hutan yang letak nya tidak jauh dari danau tersebut. Sungguh hutan itu sangat mengerikan, banyak pohon-pohon yang rimbun dan hawa dingin yang mencengkam membuat siapa pun yang mendekati nya dapat merasakan nyali yang menciut seketika dan merinding.
Nanda berjalan ke arah hutan karena rasa penasaran nya dapat mengalahkan rasa takut nya. Nanda dapat merasakan bulu kuduknya yang berdiri dan hawa dingin yang menghiasi sekitar hutan ini.
Perlahan Nanda masuk ke dalam hutan tersebut dan berjalan ke dalam hutan itu sangat dalam dan suara pertengkaran itu dapat Nanda dengar dengan jelas dan Nanda juga dapat mendengar auman serigala. Sungguh Nanda untuk saat ini sangat takut. Namu apalah daya rasa penasaran nya lebih besar, dan Nanda memutuskan untuk mendengar dan mengikuti sumber suara tersebut. Walau hatinya sangat ketakutan.
Dan betapa terkejut nya Nanda di situ ia melihat segerombolan serigala sedang melawan seorang manusia dan di situ juga Nanda melihat ada seorang wanita yang tangan nya ditahan sambil berteriak histeris melihat pasangan nya yang sedang terbaring lemah di atas tanah dengan tubuh yang mengeluarkan cairan merah yang kental yang tak lain adalah darah.
Tapi sebentar mengapa wanita itu sangat mirip dengan nya dan ia pun menatap seorang lelaki tampan yang sedang sekarat tersebut. Dan betapa terkejutnya Nanda saat melihat ternyata lelaki itu adalah Vino.
Perlahan air mata Nanda keluar dari mata indah nya, "tidak, tidak, itu tidak mungkin Vino, aku pasti salah lihat. Oh Tuhan tidak mungkin ini semua terjadi. Kami tak akan pernah memiliki nasib yang seperti ini."
Nanda menangis histeris, ia melirik perempuan yang sedang berteriak dan menangis yang berusaha memberontak dari kekangan tangan kekar dua laki-laki tampan.
Nanda menghampiri Vino dan berteriak sekeras-kerasnya kepada serigala agar mereka pergi dan melepaskan perempuan yang mirip dengan nya. Namun, suara nya tak dapat didengar oleh mereka.
Nanda berusaha sekeras mungkin untuk menyadarkan Vino, tapi hasilnya nihil, Vino tetap tidak sadar. Merasa lelah Nanda seraya bangkit dan menghampiri perempuan tersebut dan berusaha memegang tangan perempuan itu tapi tangan nya tak dapat disentuh oleh Nanda. Pertanda apa ini?
Di situ ia melihat perut perempuan itu sedang hamil tua, dan betapa terkejut nya Nanda melihat darah yang keluar dari paha mulus perempuan itu dan tak lama perempuan itu tidak sadarkan diri.
Dan kini semua gelap. Bahkan Nanda tak bisa melihat apapun. Apakah dia sudah mati bersama wanita yang mirip dengannya tadi?
******
Flashback of
Nanda menghela napas gusar, lagi-lagi ia teringat mimpi itu.
"Kenapa aku terus mengingat mimpi itu? Apakah orang yang di sana adalah aku? Tapi rasanya memang sangat mirip," lirih Nanda.
Nanda pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan menenangkan pikiran nya yang sekarang ini sedang berkecemuk.
******
Setelah meeting, Raga langsung pergi ke pack nya karena sedang terjadi masalah di sana. Sebab Laksa berhasil menangkap seorang vampir yang sedang memata-matai pack nya yang mana motif nya belum di ketahui Raga.
Setelah usai mengintrogasi mata-mata tersebut ia keluar dari ruang introgasi itu. Ia sudah mengetahui apa motif mata-mata sialan itu.
Ternyata motif nya adalah, ia disuruh oleh Linghton yaitu vampir selatan yang merupakan musuh bebuyutan pack Black Moon untuk mencari tahu tentang luna mereka karena Linghton mendapat kabar bahwa Raga telah menemukan matenya.
Tanpa basa basi Raga langsung membunuh Galih yang merupakan mata-mata tersebut dengan sadis.
Saat ini raga sedang berada di ruang kerjanya untuk mengurusi berkas-berkas yang membuat dirinya pusing tujuh keliling.
Tok
Tok
Tok
"Masuk," ucap Raga. Karena pintu ruang kerja nya di ketok.
Laksa yang dari balik pintu yang mendengar telah dapat persetujuan dari Raga untuk masuk, dengan cepat ia meraih knop pintu itu dan membuka nya perlahan dan Laksa langsung masuk dan memberikan hormat nya kepada Raga.
"Ada apa?" tanya Raga dingin dengan mata yang masih memandang berkas di tangannya.
"Ada berita penting Alpha, anak buah kiat yang ditugaskan untuk mengawasi luna mengatakan kepada saya bahwa ia melihat luna sedang tak baik-baik saja dan tengah menangis," ucap Laksa
"Terus?"
"Dia mengatakan jika luna telah bermimpi hal 'itu' Alpha." Raga yang mendengar itu langsung memandang Laksa dan tidak dipungkiri jika raga saat ini sedang terkejut atas apa yang tengah dialami oleh Nanda. Apakah saat ini Nanda akan tersiksa?
*****
Tbc
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA. TERIMA KASIH SEMUANYA YANG SUDAH MEMBACA.
Next part
By: amanda
Ig:amandaferina6
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Comments