...Welcmoe Back...
...Jangan lupa like dan comen...
...Happy reading...
...☆☆☆☆☆☆...
"KAU!!" ucap Vino dan Raga bersamaan.
Raga memanas melihat Vino, sama hal nya dengan Vino ia juga sangat panas, kelihatan dari raut wajah Vino yang menampilkan sedang menahan amarah nya, bagaimana pun di sini adalah toilet. "Nagapain kamu di sini?" tanya Vino dingin dan terdengar sangat jelas ada terselip nada tidak sukanya di sana.
"Terserah saya ngapain di sini, lagi pula ini tempat umum jadi siapapun bebas ada di sini," balas Raga dengan nada yang tak kalah sama dingin dan menggunakan tatapan mengejek ke arah muka Vino.
Vino yang mendengar itu sangat marah, emosi yang sedari tadi ditahan kini meluap begitu saja, tangan Vino mengepal ia pun melayangkan tinjunya, namun kekuatan Vino tidaklah seberapa dengan Raga yang notabenya adalah seorang werwolf dan kini tangan Vino ditahan oleh Raga lantas kemudian ia menghempaskan nya ke bawah.
"Kamu itu tidak ada apa-apanya dengan saya, dan kamu itu hanyalah mahluk yang tidak berguna dan merebut Nanda dari ku, huh-tapi tenang saja aku akan kembali merebut Nanda ku." Setelah mengatakan itu Raga berjalan begitu saja meninggalkan Vino di dalam toilet sedang memadamkan amarah nya.
Saking kesal nya ia sampai melampiaskan amarahnya dengan meninju tembok yang berada di samping nya sambil bergumam yang tidak jelas. Setelah sepenuhnya Vino tenang ia mulai melakukan kegiatan awal nya.
Setelah beberapa menit Vino keluar dari toilet dan pergi menuju istrinya duduk. "Kenapa lama sekali? memangnya apa yang kau lakukan di tempat jorok itu?" Setelah Vino sampai ia langsung ditanyai Nanda dengan nada curiga.
"Tidak apa-apa sayang, hanya tadi ada yang menelpon ku jadi sedikit agak lama, maaf ya sayang," bohong Vino.
"Iya aku percaya." Vino yang mendengarnya hanya tersenyum kecut, jujur saja ia tidak mengerti atas perkataan yang diucapkan raga tentang ia yang merebut Nanda, dasar pria gila tidak tahu diri dengan pede yang tingkat tinggi ia berkata semena-mena dan tidak masuk akal, ia belum mengetahui siapa Vino sebenar nya, dan bagaimana kekejaman Vino.
"Sayang makanan nya dihabisin dong," pujuk Vino karena Nanda hanya memakan sedikit spaghetti.
"Tidak ah aku tak mau, kita pulang saja, aku sangat lelah."
"Yasudah jika kau maunya seperti itu, memang lebih baik kita pulang saja." Nanda yang mendengar nya sangat girang entah kenapa ia ingin sekali pulang ke rumah dan menonton acara Drakor kesukaan nya, yah Nanda emang sangat menyukai hal-hal yang berbau Korea.
Vino membantu Nanda yang sedang kesusahan berdiri karena perut nya yang semakin hari semakin membesar ditambah lagi ia mengandung anak kembar makin membuat Nanda tidak dapat bergerak.
Demi sang buah hati Nanda rela mengorbankan apapun demi kenyamanan buah hatinya di dalam sana. "Sayang hati-hati, nanti kau bisa saja terjatuh."
Vino dengan hati-hati menuntun Nanda berjalan agar tidak jatuh dan terjadi kesalahan yang fatal dengan kehamilannya.
"Iya, sayang." Nanda langsung memasuki mobil dan mendudukkan diri nya ke sebelah kursi kemudi.
Setelah Nanda masuk Vino dengan segera ia memutari mobil mewah nya dan membuka pintu lalu duduk di kursi kemudi.
...*******...
...Tbc...
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA. TERIMA KASIH SEMUANYA YANG SUDAH MEMBACA.
...Next part...
...By:Amanda...
...Ig:Amandaferina6...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Comments